<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pontianak &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/pontianak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Sat, 08 Feb 2025 10:25:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Pontianak &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>TNI AL Gagalkan Penyelundupan 46 Ton Bawang Bombay Ilegal di Pelabuhan Dwikora Pontianak</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/tni-al-gagalkan-penyelundupan-46-ton-bawang-bombay-ilegal-di-pelabuhan-dwikora-pontianak/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/tni-al-gagalkan-penyelundupan-46-ton-bawang-bombay-ilegal-di-pelabuhan-dwikora-pontianak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Feb 2025 10:25:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Penyelundupan]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[TNI AL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=23674</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Pontianak &#8211; Tim F1QR Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) XII bersama BAIS TNI menggagalkan upaya penyelundupan bawang&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Pontianak &#8211; </strong>Tim F1QR Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) XII bersama BAIS TNI menggagalkan upaya penyelundupan bawang bombay ilegal di Pelabuhan Dwikora Pontianak, dalam operasi terhadap tiga truk Fuso bermuatan total 46 ton bawang bombay yang diduga berasal dari New Zealand.</p>
<p>&#8220;Penangkapan pertama terjadi pada 6 Februari 2025 sekitar pukul 20.00 WIB dimana Tim F1QR Lantamal XII menemukan satu unit truk Fuso bernomor polisi H 9921 ME bermuatan 25 ton bawang bombay ilegal yang disamarkan dengan satu ton barang rongsok. Truk tersebut telah masuk ke dalam kapal Dharma Kartika VII dengan rute Pontianak-Semarang. Sopir truk, Suyatno (62), warga Semarang, dapat diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,&#8221; kata Wadan Lantamal 12 Pontianak, Kolonel Marinir Qomarudin di Pontianak, Sabtu (8/2/2025).</p>
<p>Dia mengatakan, hasil pemeriksaan terhadap Suyatno mengungkapkan adanya truk lain yang belum masuk kapal. Pada pukul 23.00 WIB, Tim F1QR menemukan truk Fuso H 9134 QA bermuatan 8,6 ton bawang bombay dan satu unit mobil Land Rover beserta suku cadang mobil di daerah PAL V Pontianak. Sopir truk melarikan diri dan hingga kini masih dalam pencarian.</p>
<p>Pengembangan lebih lanjut bersama BAIS TNI dan Bea Cukai pada 7 Februari 2025 pukul 15.00 WIB berhasil mengamankan satu unit truk fuso ketiga bernomor polisi KH 1894 TM. Truk ini membawa 13,4 ton bawang bombay, satu unit motor Vario, serta tiga ball barang bekas. Sopir truk ini juga tidak ditemukan di lokasi.</p>
<p>&#8220;Dari ketiga penangkapan tersebut, total bawang bombay yang diamankan mencapai 46 ton. Dengan estimasi harga Rp30.000 per kilogram, total nilai muatan bawang bombay ilegal ini mencapai Rp1,38 miliar,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Tersangka Suyatno diduga melanggar Pasal 102 huruf (a) UU RI Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan dan Pasal 86 UU RI Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan. Lantamal XII telah berkoordinasi dengan Bea Cukai dan Karantina Pelabuhan untuk proses hukum lebih lanjut. Barang bukti dan tersangka telah diserahkan kepada pihak berwenang.</p>
<p>&#8220;Keberhasilan ini diharapkan dapat melindungi petani bawang bombay lokal dari kerugian akibat masuknya produk impor ilegal. Dengan demikian, harga panen petani lokal akan lebih stabil dan meningkatkan perekonomian mereka,&#8221; kata Qomarudin. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/tni-al-gagalkan-penyelundupan-46-ton-bawang-bombay-ilegal-di-pelabuhan-dwikora-pontianak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kalbar Manfaatkan Momentum Perayaan Imlek dan Cap Go Meh untuk Tarik Wisatawan</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/kalbar-manfaatkan-momentum-perayaan-imlek-dan-cap-go-meh-untuk-tarik-wisatawan/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/kalbar-manfaatkan-momentum-perayaan-imlek-dan-cap-go-meh-untuk-tarik-wisatawan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jan 2025 12:49:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Cap Go Meh]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Singkawang]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=23049</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Pontianak &#8211; Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kalimantan Barat (Kalbar) memanfaatkan momentum perayaan Imlek dan Cap&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Pontianak &#8211; </strong>Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kalimantan Barat (Kalbar) memanfaatkan momentum perayaan Imlek dan Cap Go Meh (CGM) untuk menarik kunjungan wisatawan domestik maupun internasional.</p>
<p>&#8220;Dengan dua festival budaya unggulan, yakni Cap Go Meh Singkawang dan Cap Go Meh Pontianak, Kalbar berharap dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sekaligus memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf) daerah,&#8221; kata Kepala Disporapar Kalbar, Windy Prihastari, di Pontianak, Kamis (23/1/2025).</p>
<p>Dia menyebutkan bahwa momen Imlek dan Cap Go Meh selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, terutama karena keunikan budaya yang ditampilkan dalam perayaan tersebut.</p>
<p>&#8220;Cap Go Meh Singkawang telah lama dikenal sebagai festival budaya yang spektakuler, dengan tradisi Tionghoa berpadu dengan budaya lokal. Tahun ini, Cap Go Meh Pontianak juga masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025, yang semakin memperkuat posisi Kalbar di peta pariwisata nasional,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Selama ini, Cap Go Meh Singkawang telah menjadi ikon budaya Kalbar yang mendunia. Parade tatung, pawai lampion, tarian tradisional, dan kuliner khas daerah menjadi magnet yang menarik ribuan wisatawan setiap tahunnya.</p>
<p>&#8220;Pada tahun 2024, Singkawang berhasil menarik lebih dari 1,6 juta wisatawan dengan nilai peredaran uang lebih dari Rp20 miliar selama perayaan Imlek 2575 dan Cap Go Meh 2024. Angka ini menunjukkan peningkatan yang sangat besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dengan pencapaian tersebut, kami optimis tahun ini jumlah wisatawan akan terus meningkat,&#8221; kata Windy.</p>
<p>Festival ini juga menjadi salah satu event unggulan di Kalbar, yang terus dipromosikan untuk menarik lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun internasional.</p>
<p>Untuk pertama kalinya, Cap Go Meh Pontianak berhasil masuk dalam daftar KEN 2025. Hal ini memberikan peluang besar bagi Kota Pontianak untuk memperkenalkan keunikan budayanya kepada wisatawan.</p>
<p>&#8220;Cap Go Meh Pontianak menghadirkan berbagai kegiatan menarik, seperti pawai naga bersinar, pertunjukan seni budaya, hingga bazar kuliner khas Kalbar. Kami optimis festival ini dapat menjadi salah satu daya tarik utama untuk wisatawan,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Momentum Imlek dan Cap Go Meh tidak hanya memberikan dampak pada sektor pariwisata, tetapi juga membawa manfaat langsung bagi perekonomian lokal. Windy menjelaskan bahwa perayaan ini membuka peluang kerja baru, meningkatkan pendapatan pelaku UMKM, dan memperkuat sektor informal seperti pedagang kaki lima dan industri kreatif.</p>
<p>&#8220;Acara besar seperti ini selalu memberikan dampak signifikan bagi masyarakat lokal. Tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga memperkuat ekonomi kreatif dan memperluas jaringan pariwisata Kalbar,&#8221; katanya.</p>
<p>Untuk mendukung kesuksesan perayaan Imlek dan Cap Go Meh, Disporapar Kalbar menggencarkan promosi melalui berbagai saluran, termasuk media sosial, pameran pariwisata, dan kerja sama dengan komunitas budaya.</p>
<p>Selain itu, Disporapar juga berkolaborasi dengan pelaku usaha pariwisata dan pemerintah kabupaten/kota untuk mempersiapkan berbagai fasilitas yang mendukung wisatawan.</p>
<p>&#8220;Keberhasilan Cap Go Meh Singkawang dan Pontianak dalam menarik wisatawan menjadi bukti bahwa Kalbar memiliki potensi besar dalam sektor pariwisata. Kami terus mendorong promosi budaya dan pariwisata ini agar memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,&#8221; kata Windy. (*/ant)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/kalbar-manfaatkan-momentum-perayaan-imlek-dan-cap-go-meh-untuk-tarik-wisatawan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gereja Katolik Santo Fransiskus Asisi di Singkawang Ditetapkan sebagai Cagar Budaya</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/gereja-katolik-santo-fransiskus-asisi-di-singkawang-ditetapkan-sebagai-cagar-budaya/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/gereja-katolik-santo-fransiskus-asisi-di-singkawang-ditetapkan-sebagai-cagar-budaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Dec 2024 07:09:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Cagar Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja]]></category>
		<category><![CDATA[Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Singkawang]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=21291</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Singkawang &#8211; Gereja Katolik Santo (St) Fransiskus Asisi (Gereja Ayam Jago) Kota Singkawang, Kalimantan Barat sudah ditetapkan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Singkawang</strong> &#8211; Gereja Katolik Santo (St) Fransiskus Asisi (Gereja Ayam Jago) Kota Singkawang, Kalimantan Barat sudah ditetapkan sebagai Cagar Budaya pada 1 Agustus 2024 sehingga menambah jumlah cagar budaya yang ada di Kota Singkawang.</p>
<p>&#8220;Benar, Gereja Katolik St Fransiskus Asisi Singkawang telah ditetapkan sebagai cagar budaya, sehingga gereja ini sudah mempunyai legalitas hukum sesuai dengan UU Nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya,&#8221; kata Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Singkawang, Filicity di Singkawang, Rabu (18/12/2024).</p>
<p>Filicity mengatakan, penetapan gereja Katolik sebagai cagar budaya di Singkawang dikarenakan usia gereja sudah tua yakni berusia 98 tahun dan belum pernah dilakukan pemugaran.</p>
<p>Sebelumnya, katanya, gereja tersebut merupakan objek yang diduga sebagai cagar budaya (ODCB) dan statusnya sekarang sudah ditetapkan menjadi cagar budaya.</p>
<p>&#8220;Sebelumnya gereja ini sudah masuk sebagai ODCB dan sudah terdaftar di regnas Dapobud dengan nomor 400.6.2/311/DN-01.BUD tahun 2024 dan menjadi target kinerja kebudayaan untuk dinaikkan statusnya dari ODCB menjadi Cagar Budaya (CB),&#8221; ujarnya.</p>
<p>Beberapa poin penting yang menjadikan Gereja Katolik St Fransiskus Asisi Singkawang menjadi cagar budaya, antara lain pertama nilai sejarah yang mana gereja ini memiliki nilai sejarah yang kuat karena mencerminkan perkembangan agama Katolik di Kota Singkawang.</p>
<p>&#8220;Sejak masa kolonial atau awal penyebarannya di wilayah tersebut, gereja ini menjadi salah satu simbol sejarah persebaran misi Katolik di Kalimantan Barat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kedua, usia bangunan yang mana penetapan sebagai cagar budaya biasanya mempertimbangkan usia bangunan.</p>
<p>&#8220;Gereja Katolik St Fransiskus Asisi ini mungkin telah berdiri sejak puluhan hingga ratusan tahun yang lalu, memenuhi kriteria sebagai bangunan bersejarah,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ketiga, arsitektur bersejarah yang mana bangunan gereja ini mungkin memiliki arsitektur yang unik atau mencerminkan gaya bangunan kolonial dan bercampur dengan unsur lokal.</p>
<p>&#8220;Hal ini menambah nilai pentingnya sebagai warisan budaya yang patut dilestarikan,&#8221; katanya.</p>
<p>Keempat, peran sosial dan budaya selain sebagai tempat ibadah, gereja ini mungkin memiliki peran penting dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat Singkawang, termasuk dalam mempromosikan keberagaman budaya dan religius.</p>
<p>Kelima, keaslian dan kelestarian yang mana Gereja ini mungkin masih mempertahankan keaslian bentuk dan struktur bangunannya, sehingga layak ditetapkan sebagai cagar budaya.</p>
<p>&#8220;Keaslian ini menunjukkan betapa berharganya bangunan tersebut sebagai peninggalan masa lalu,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Keenam, nilai spiritualitas yang mana Gereja ini tidak hanya memiliki nilai budaya dan sejarah tetapi juga nilai spiritual bagi umat Katolik di Singkawang dan sekitarnya. (*/Red/ant)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/gereja-katolik-santo-fransiskus-asisi-di-singkawang-ditetapkan-sebagai-cagar-budaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Empat Kecamatan di Kota Singkawang Terendam Banjir</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/empat-kecamatan-di-kota-singkawang-terendam-banjir/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/empat-kecamatan-di-kota-singkawang-terendam-banjir/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Dec 2024 13:30:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Deras]]></category>
		<category><![CDATA[Kalimantan Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Singkawang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=21048</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Singkawang &#8211; Hujan deras pada Kamis (12/12/2024) dini hari menyebabkan banjir di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, semakin&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Singkawang &#8211;</strong> Hujan deras pada Kamis (12/12/2024) dini hari menyebabkan banjir di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, semakin meluas hingga empat kecamatan di daerah itu.</p>
<p>Sebanyak empat kecamatan itu, yakni Singkawang Barat, Singkawang Tengah, Singkawang Utara, dan Singkawang Selatan.</p>
<p>Kedalaman banjir bervariasi, sesuai dengan tinggi dan rendah dataran di wilayah masing-masing.</p>
<p>&#8220;Akibat banjir saya tidak bisa berdagang,&#8221; kata seorang warga setempat, Kartijo, di Singkawang, Kamis (12/12/2024).</p>
<p>Dia mengatakan kios yang disewanya untuk berjualan di Jalan Pramuka Kelurahan Bukit Batu sudah dimasuki air.</p>
<p>&#8220;Banjirnya dari tadi malam mulai masuk ke dalam kios,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia mengatakan banjir di Singkawang biasanya baru bisa surut setelah tiga hari. &#8220;Mudah-mudahan saja tidak hujan lagi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dia mengaku sekitar dua bulan berdagang buah dan sayuran di Jalan Pramuka Kelurahan Bukit Batu, terjadi tiga kali banjir di kawasan itu. &#8220;Banjir ketiga ini yang lumayan parah,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut dia, banjir di Jalan Pramuka disebabkan kurang memadai drainase di tepi jalan tersebut.</p>
<p>&#8220;Kalau adapun drainase sangat kecil, ditambah lagi jalannya terlalu rendah,&#8221; katanya.</p>
<p>Ketua Korwil Tagana Singkawang Ferri Samson mengatakan hingga saat ini belum ada warga yang dievakuasi dari lokasi banjir.</p>
<p>&#8220;Meskipun banjir sudah semakin meluas,&#8221; katanya.</p>
<p>Dia menyatakan tetap bersiaga untuk membantu warga yang membutuhkan pertolongan dari bencana banjir.</p>
<p>Dia meminta warga tidak segan-segan meminta bantuan kepada Tagana untuk evakuasi.</p>
<p>&#8220;Kami siap mengevakuasi warga,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Dia juga mengingatkan para orang tua selalu mengawasi anak-anaknya ketika bermain air, guna menghindari hal-hal yang tak diinginkan.</p>
<p>&#8220;Serta hindari aliran listrik dan segera amankan barang-barang elektronik ketika terjadi banjir,&#8221; ujarnya. (*/Red/ant)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/empat-kecamatan-di-kota-singkawang-terendam-banjir/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
