<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Polsek Setiabudi &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/polsek-setiabudi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 May 2024 10:00:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Polsek Setiabudi &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polisi Tangkap Pelaku Pemalsuan SIM dan Ijazah</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/polisi-tangkap-pelaku-pemalsuan-sim-dan-ijazah/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/polisi-tangkap-pelaku-pemalsuan-sim-dan-ijazah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 May 2024 10:30:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemalsuan Ijazah]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Metro Jaya]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Setiabudi]]></category>
		<category><![CDATA[Tersangka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=9449</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Kepolisian menangkap TN (32) dan PRA (21), pelaku pemalsuan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan ijazah&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; </strong>Kepolisian menangkap TN (32) dan PRA (21), pelaku pemalsuan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan ijazah serta dokumen lainnya yang diperjualbelikan melalui media sosial.</p>
<p>Kepala Seksi (Kasi) Satpas SIM Daan Mogot Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya Kompol Reza Rahandi menyatakan, keuntungan pelaku bisa mencapai Rp30 juta per bulan.</p>
<p>&#8220;Omset terakhir Rp30 juta per bulan dan pencetakan sekitar 500 unit yang sudah terjual,&#8221; ujarnya kepada pers di Jakarta, Selasa (28/5/2024).</p>
<p>Reza menjelaskan, sebenarnya secara kasat mata perbedaan antara SIM asli dan palsu namun yang terlihat jelas pada kode batang (barcode) dan hologram.</p>
<p>&#8220;Hologram itu kalau dari Korlantas<br />
pengadaannya sudah jelas bahwa hologram ini sampai kapanpun tidak akan bisa dipalsukan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Adapun barang bukti yang telah diamankan yakni lima ijazah palsu, lima SIM C palsu, satu SIM A palsu, dua SIM B1 umum palsu, tiga unit ponsel hingga satu pasang buku nikah palsu.</p>
<p>Kasus tersebut tertuang dalam laporan Polisi Nomor: LP/A/014/V/2024/Sek Budi/Res Jaksel/PMJ pada 17 Mei 2024.</p>
<p>Kedua pelaku dikenakan Pasal 263 ayat (1) jo 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama enam tahun.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kapolsek Setiabudi Kompol Firman dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, pihaknya melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku pada Jumat (17/5) pukul 23.00 WIB.​​​​​​​</p>
<p>&#8220;Kami amankan pelaku bernama TN dan PRA di Jalan Sawah Lunto No 67 RT02/RW001, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan, diduga palsukan dokumen,&#8221; katanya.</p>
<p>Modus pelaku pada kasus ini, yakni memasarkan pembuatan dokumen palsu mulai dari SIM, KTP, buku nikah dan ijazah yang komunikasinya dengan pelanggan melalui media sosial (medsos) sejak Agustus 2023.</p>
<p>Tarif pemalsuan dokumen itu SIM C dibanderol harga Rp350 ribu, SIM A seharga Rp450 ribu, SIM B1 umum Rp650 ribu, buku nikah Rp1 juta, KTP Rp250 ribu dan ijazah Rp600 ribu.</p>
<p>&#8220;Pelaku belajar pemalsuan dokumennya dari internet menggunakan komputer,&#8221; ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/polisi-tangkap-pelaku-pemalsuan-sim-dan-ijazah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
