<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Polres Metro Jakarta Selatan &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/polres-metro-jakarta-selatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 May 2025 06:19:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Polres Metro Jakarta Selatan &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pria Diduga Depresi Nekat Lompat dari JPO di Jakarta Selatan</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/pria-diduga-depresi-nekat-lompat-dari-jpo-di-jakarta-selatan/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/pria-diduga-depresi-nekat-lompat-dari-jpo-di-jakarta-selatan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 May 2025 06:20:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Depresi]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Penyeberangan Orang]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Metro Jakarta Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=28127</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Seorang pria berinisial RY (31) nekat melompat dari atas Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Seorang pria berinisial RY (31) nekat melompat dari atas Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Sultan Agung, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Rabu (21/5/2025) karena diduga mengalami depresi.</p>
<p>&#8220;Itu orang depresi, memang ada kelainan, ada riwayatnya juga dari RS Agung soal kondisi korban tersebut,&#8221; kata Kapolsek Setiabudi Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Firman saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis(22/5/2025).</p>
<p>Firman menjelaskan korban dipastikan selamat setelah dilarikan ke rumah sakit setelah dibawa Ke RS Agung, namun karena luka yang serius sehingga korban dirujuk ke RS Cipto Mangunkusumo (RSCM).</p>
<p>&#8220;Masih selamat, masih sempat dibawa ke RS, sudah kembali sama keluarga, memang keluarga juga jelaskan ada kelainan, depresi,&#8221; katanya.</p>
<p>Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menjelaskan kejadian tersebut terjadi pada Rabu (21/5) sekitar pukul 16.00 WIB.</p>
<p>&#8220;Awal kejadian saksi berinisial MZ yang bertugas d<span style="color: #ed5565;">i </span>Halte Busway depan Pasar Rumput mendapat informasi dari pengendara sepeda motor yang melintas di depan halte bahwa terdapat orang jatuh dari atas JPO,&#8221; katanya.</p>
<p>Kemudian saksi langsung menuju ke TKP dan melihat terdapat seorang pria tergeletak di tengah jalur Transjakarta.</p>
<p>&#8220;Korban langsung dibawa Ke RS Agung bersama saksi namun karena luka yang serius sehingga korban di rujuk Ke RSCM,&#8221; kata Ade Ary.</p>
<p>Ade Ary juga menambahkan peristiwa tersebut telah dilaporkan dan ditangani oleh Polsek Setiabudi Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/pria-diduga-depresi-nekat-lompat-dari-jpo-di-jakarta-selatan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Curi Laptop di Bus Transjakarta, Seorang Wanita Berhasil Ditangkap Polisi Berkat Rekaman CCTV</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/curi-laptop-di-bus-transjakarta-seorang-wanita-berhasil-ditangkap-polisi-berkat-rekaman-cctv/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/curi-laptop-di-bus-transjakarta-seorang-wanita-berhasil-ditangkap-polisi-berkat-rekaman-cctv/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 May 2025 04:55:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Bus Transjakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Metro Jakarta Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=27892</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan berhasil menangkap seorang wanita berinisial M (43) yang mencuri&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan berhasil menangkap seorang wanita berinisial M (43) yang mencuri komputer jinjing (laptop) di bus Transjakarta.</p>
<p>&#8220;Pelaku M ditangkap pada Kamis (15/5/2025), sekira pukul 16.30 WIB di wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan,&#8221; kata Kanit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKP Bima Sakti dalam keterangannya, Jumat (16/5/2025).</p>
<p>Bima menjelaskan kasus pencurian laptop<em> </em>tersebut terjadi pada Rabu (9/4/2025) sekitar pukul 16.30 WIB, korban berinisial CEN menaiki Bus Feader Transjakarta Rute 1Q Rempoa-Blok M membawa dua tas, salah satunya berisi laptop.</p>
<p>&#8220;Kemudian korban duduk di bangku bus dan meletakkan dua tas tersebut di sebelahnya. Beberapa saat kemudian korban berpindah duduk ke arah depan, namun korban lupa membawa tas yang berisi laptop miliknya,&#8221; katanya.</p>
<p>Selanjutnya pada saat korban turun dari bus, dirinya masih tidak ingat terkait tas yang berisi laptop tertinggal di bangku bus.</p>
<p>&#8220;Lalu saat korban ingat, dia langsung mencoba kembali ke terminal Blok M dan meminta bantuan kepada petugas Transjakarta terkait tas korban yang tertinggal di bus tersebut,&#8221; kata Bima.</p>
<p>Petugas Transjakarta menjelaskan tas laptop korban telah diambil oleh seorang wanita berkerudung dan wanita tersebut terekam CCTV dalam bus.</p>
<p>&#8220;Kemudian korban disarankan oleh petugas Transjakarta untuk melaporkan kejadian ini ke kantor Kepolisian terdekat,&#8221; ucap Bima.</p>
<p>Bima menyebutkan setelah korban membuat laporan, Tim opsnal Resmob melakukan penyelidikan di TKP serta mendapati  petunjuk melalui CCTV bus pengumpan (<em>feeder</em>) Transjakarta ciri-ciri pelaku dan awal pelaku menaiki bus Transjakarta.</p>
<p>&#8220;Kemudian tim opsnal Resmob pada Kamis (15/5), berhasil mengamankan tersangka dan dibawa ke kantor untuk proses lebih lanjut,&#8221; katanya</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/curi-laptop-di-bus-transjakarta-seorang-wanita-berhasil-ditangkap-polisi-berkat-rekaman-cctv/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penipu Modus Transfer Palsu di Toko Jenahara Sepakat Damai</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/penipu-modus-transfer-palsu-di-toko-jenahara-sepakat-damai/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/penipu-modus-transfer-palsu-di-toko-jenahara-sepakat-damai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Apr 2025 01:41:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Modus Transfer Palsu]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Metro Jakarta Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=26523</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Polres Metro Jakarta Selatan menyebut pemilik toko busana Jenahara di pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan sepakat&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Polres Metro Jakarta Selatan menyebut pemilik toko busana Jenahara di pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan<span style="color: #ed5565;"> </span>sepakat berdamai dengan wanita penipu bermodus transfer palsu berinisial TNA (32).</p>
<p>&#8220;Dari pemilik toko baju melakukan mediasi saja, jadi tidak melaporkan. Dari situ duduk bareng, terjadi mediasi dan berakhir dengan damai. Dengan surat perjanjian tentunya,&#8221; kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Nurma Dewi dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis (17/4/2025).</p>
<p>Untuk diketahui, TNA menipu dengan modus pembayaran via transfer palsu saat berbelanja di toko tersebut.</p>
<p>Nurma menjelaskan usai mendapat informasi peristiwa penipuan itu, pihaknya mengamankan pelaku kemudian memanggil pemilik toko.</p>
<p>&#8220;Namun demikian dari pemilik tidak menuntut. Ini delik aduan tentunya, jadi kalau ada yang menuntut baru kami tindaklanjuti. Oleh karena itu setelah mediasi, mufakat, dianggap selesai. Namun jika terjadi lagi, itu pasti kami lakukan pidana yang jelas,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu penipu berinisial TNA (32) juga telah mengucapkan permohonan maaf kepada toko Jenahara melalui unggahan video.</p>
<p>&#8220;Atas kebesaran hatinya, juga kepada kasir yang saya rugikan, terima kasih sudah memberikan keringanan kepada saya untuk melakukan ganti rugi penipuan tersebut,&#8221; kata TNA.</p>
<p>Polisi menangkap seorang wanita berinisial TNA (32) karena diduga menipu dengan modus transfer palsu saat berbelanja di salah satu toko di Pondok Indah Mall (PIM) 2, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.</p>
<p>&#8220;Kami telah mengamankan satu pelaku penipuan dengan modus transfer palsu pada salah satu gerai pakaian di Pondok Indah Mall 2,&#8221; kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Nurma Dewi kepada wartawan di Jakarta, Kamis.</p>
<p>Nurma mengatakan pihaknya menangkap TNA pada Selasa (15/4/2025) malam sekitar pukul 22.00 WIB di salah satu hotel di kawasan Kebayoran Lama.</p>
<p>Sedangkan kasusnya terjadi Jumat (11/4/2025) pukul 20.05 WIB, ketika pelaku mendatangi kasir pada saat para pengunjung ramai ingin membayar.</p>
<p>&#8220;Pembeli tersebut membayarkan barang belanjaannya via transfer melalui <em>mobile banking </em>sejumlah Rp2.186.400 dan penjaga kasir memfoto bukti transfer,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Lalu, pada Senin (14/4/2025), penjaga kasir diberitahukan bagian keuangan bahaa ditemukan selisih penjualan dan pemasukan toko.</p>
<p>Kemudian, penjaga kasir mengecek kamera pengawas (CCTV) dan ditemukan orang tersebut diduga melakukan tindak pidana penipuan. Hingga akhirnya sang kasir mengunggah rekaman CCTV di media sosial.</p>
<p>&#8220;Atas kejadian tersebut video yang diunggah menjadi <em>viral</em> dan ditindaklanjuti oleh piket reskrim,&#8221; ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/penipu-modus-transfer-palsu-di-toko-jenahara-sepakat-damai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mantan Artis Sinetron Kolosal Diduga Gunakan Uang Palsu Rp10 Juta untuk Amal di Istiqlal</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/mantan-artis-sinetron-kolosal-diduga-gunakan-uang-palsu-rp10-juta-untuk-amal-di-istiqlal/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/mantan-artis-sinetron-kolosal-diduga-gunakan-uang-palsu-rp10-juta-untuk-amal-di-istiqlal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Apr 2025 04:15:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Metro Jakarta Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sekar Arum Widara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=26414</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Mantan artis drama kolosal, Sekar Arum Widara (41) memakai uang palsu sebanyak Rp10 juta untuk&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Mantan artis drama kolosal, Sekar Arum Widara (41) memakai uang palsu sebanyak Rp10 juta untuk beramal di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat dalam rangka menyambut Lebaran.</p>
<p>&#8220;Katanya (menggunakan uang palsu) sebelum Lebaran. Jadi sehari sebelum Lebaran. Katanya buat masukin ke kotak amal,&#8221; kata Kanit Ranmor Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan Iptu Teddy Rohendi kepada wartawan di Jakarta, Rabu (16/4/2025).</p>
<p>Teddy mengatakan hal itu terkait mantan artis drama kolosal, Sekar Arum Widara yang ditangkap lantaran menggunakan uang palsu di mal kawasan Kemang, Jakarta Selatan pada Rabu (2/4/2025) sekitar pukul 21.00 WIB.</p>
<p>Hingga kini, pihak Kepolisian masih mendalami pengakuan Sekar Arum tersebut.</p>
<p>Dikatakan Sekar Arum menyadari uang yang digunakan untuk beramal tersebut terbilang palsu. Dia mengaku mendapatkan uang palsu tersebut dari temannya.</p>
<p>&#8220;Baru omongan dia, katanya dimasukin ke kotak amal Rp 10 juta. Masjid Istiqlal,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Polres Metro Jakarta Selatan menangkap mantan artis drama kolosal, Sekar Arum Widara (41) karena diduga edarkan uang palsu Rp223 juta di salah satu pusat perbelanjaan kawasan Kemang, Mampang pada Rabu (2/4) sekitar pukul 21.00 WIB.</p>
<p>Laporan tertuang dalam LP/A/08 /IV/2025/SPKT/POLRES METRO JAKARTA SELATAN/POLDA METRO JAYA.</p>
<p>Atas perbuatannya, pelaku disangkakan pasal 26 ayat 2 dan 3 Jo. 36 ayat 2 dan 3 UU RI No. 7 tahun 2011 tentang Mata Uang dan atau pasal 244 KUHP dan atau 245 KUHP dengan ancaman pidana 15 tahun penjara.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/mantan-artis-sinetron-kolosal-diduga-gunakan-uang-palsu-rp10-juta-untuk-amal-di-istiqlal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Iwan Fals Datangi Polres Jaksel terkait Kasus Organisasi OI</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/iwan-fals-datangi-polres-jaksel-terkait-kasus-organisasi-oi/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/iwan-fals-datangi-polres-jaksel-terkait-kasus-organisasi-oi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Feb 2025 03:08:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Iwan Fals]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Metro Jakarta Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=23536</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;  Penyanyi Iwan Fals didampingi istrinya, Rosanna Listanto mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan terkait kasus dugaan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211;  Penyanyi Iwan Fals didampingi istrinya, Rosanna Listanto mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan terkait kasus dugaan pemalsuan pendiri Orang Indonesia (OI) pada empat tahun lalu atau 2021.</p>
<p>&#8220;Iya memenuhi panggilan, sehubungan dengan kasus empat tahun lalu,&#8221; kata Iwan Fals kepada wartawan di Jakarta, Selasa (4/2/2025)</p>
<p>Iwan Fals dan istrinya mengaku telah diperiksa oleh polisi dengan diberikan 16 pertanyaan.</p>
<p>Sementara itu, kuasa hukum Iwan Fals, Andhika mengatakan kliennya ke kantor polisi untuk menjelaskan terkait dengan laporan yang dilayangkan sejak tahun 2021.</p>
<p>Baca juga: Lirik lagu &#8220;Ibu&#8221; oleh Iwan Fals dan penjelasannya</p>
<p>&#8220;Jadi, om Iwan dan tante Yos beritikad baik menghadiri undangan wawancara untuk memberikan klarifikasi dan yang dibutuhkan untuk penyelidikan untuk perkara yang sebelumnya dari tahun 2021 kalau enggak salah,&#8221; kata Andhika.</p>
<p>Kendati demikian, Andhika enggan menjelaskan kasus tersebut secara detail.</p>
<p>Rosanna Listanto selaku istri Iwan Fals, telah melaporkan seseorang berinisial KS lantaran tidak diterima dituduh memalsukan akta pendirian OI.</p>
<p>KS saat itu disebut sebagai kuasa hukum dari IB, salah satu pendiri OI. Laporan dilayangkan pada tahun 2021 silam.</p>
<p>Laporan Rosanna awalnya diproses di Polda Metro Jaya, Jakarta. KS selaku terlapor dikenakan Pasal 27 ayat (3) juncto Pasal 45 ayat (3) UU ITE dan atau Pasal 310 dan 311 KUHP tentang Fitnah dan Perbuatan Tidak Menyenangkan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/iwan-fals-datangi-polres-jaksel-terkait-kasus-organisasi-oi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Usia Lima Tahun di Pancoran</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/polisi-tangkap-pelaku-pencabulan-anak-usia-lima-tahun-di-pancoran/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/polisi-tangkap-pelaku-pencabulan-anak-usia-lima-tahun-di-pancoran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jan 2025 08:00:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Pencabulan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Metro Jakarta Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=22324</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Kepolisian menangkap pelaku pencabulan berinisial RA (14) dengan korban anak berinisial KR (5) di kawasan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Kepolisian menangkap pelaku pencabulan berinisial RA (14) dengan korban anak berinisial KR (5) di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan.</p>
<p>&#8220;Sudah diamankan malam itu juga,&#8221; kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Nurma Dewi kepada wartawan di Jakarta, Selasa (7/1/2025)</p>
<p>Nurma membenarkan  pelaku merupakan anak di bawah umur dan saat ini masih dimintakan keterangannya sebagai saksi.</p>
<p>Dia menambahkan kejadian dan laporan yang diterima oleh pihak Kepolisian bersamaan pada Sabtu (4/1) lalu.</p>
<p>Aksi pelecehan itu dilakukan pukul 16.00 WIB.</p>
<p>Pada awalnya, pelaku, korban, dan kakak korban yang merupakan tetangga bermain di salah satu wilayah di Rawajati, Pancoran.</p>
<p>Kemudian, korban pergi ke toilet di masjid terdekat dan pelaku mengikutinya. Kakak korban tidak mengetahui kejadian itu.</p>
<p>Saat bertemu sang kakak, korban menangis dan mengaku kesakitan.</p>
<p>&#8220;Setelah ditanya oleh kakaknya yang berumur delapan tahun, bahwa dia dilakukan atau telah terjadi hal yang tidak baik terhadap dia,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Kini,  Kepolisian telah memeriksa ayah korban dan warga sekitar termasuk sudah mendapatkan visum dari korban.</p>
<p>&#8220;Korban sudah kita lakukan visum, kemudian kita mengumpulkan barang bukti yaitu baju yang dipakai oleh korban,&#8221; ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/polisi-tangkap-pelaku-pencabulan-anak-usia-lima-tahun-di-pancoran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi Tangkap Tersangka Penyandera Bocah di Pejaten</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/polisi-tangkap-tersangka-penyandera-bocah-di-pejaten/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/polisi-tangkap-tersangka-penyandera-bocah-di-pejaten/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Oct 2024 06:15:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyandera Bocah]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Metro Jakarta Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=18262</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Polres Metro Jakarta Selatan telah menangkap tersangka penyandera terhadap bocah berusia tujuh tahun di kawasan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakar</strong>ta &#8211; Polres Metro Jakarta Selatan telah menangkap tersangka penyandera terhadap bocah berusia tujuh tahun di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan.</p>
<p>&#8220;Sudah ditangkap dan sekarang menuju Polres Metro Jakarta Selatan, &#8221; kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Gogo Galesung saat dikonfirmasi, di Jakarta, Senin (28/10/2024).</p>
<p>Sementara itu Kapolsek Pasar Minggu Kompol Anggiat Sinambela menjelaskan tersangka merupakan ayah dari anak yang disandera tersebut.</p>
<p>&#8220;Kondisi korban sudah selamat, pelaku adalah bapaknya sendiri, kemudian kita lakukan negosiasi sekitar 15 menit,&#8221; kata Anggiat.</p>
<p>Anggiat menambahkan tersangka sempat meletakkan pisau di leher anaknya, namun dia memastikan tidak ada korban yang terluka dalam kejadian tersebut.</p>
<p>&#8220;Korban penyanderaan berjenis kelamin perempuan usia tujuh tahun dan saat ini tersangka sudah dibawa ke Polres Metro Jakarta Selatan, &#8221; katanya.</p>
<p>Sebelumnya beredar video viral yang diunggah di akun X (dahulu Twitter) oleh akun @MilUsaid tentang penyanderaan seorang pria terhadap bocah di Pos Polisi di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Senin.</p>
<p>&#8220;Penyanderaan di depan Pejaten Village hari ini pukul 10.00 WIB,&#8221; tulis akun tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/polisi-tangkap-tersangka-penyandera-bocah-di-pejaten/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keluarga Vadel Laporkan Nikita karena Unggahan di Medsos</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/keluarga-vadel-laporkan-nikita-karena-unggahan-di-medsos/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/keluarga-vadel-laporkan-nikita-karena-unggahan-di-medsos/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Oct 2024 02:33:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Nikita Mirzani]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Metro Jakarta Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Vadel Alfajar Bajideh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=17482</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Keluarga Vadel Alfajar Bajideh atau VAB melaporkan Nikita Mirzani karena tersinggung dengan unggahan di media&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Keluarga Vadel Alfajar Bajideh atau VAB melaporkan Nikita Mirzani karena tersinggung dengan unggahan di media sosial Instagram (IG) artis ternama tersebut.</p>
<p>&#8220;Pelaku menghina korban di unggahan Instagram dengan akun @nikitamirzanimawardi_172,&#8221; kata Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi saat dihubungi di Jakarta, Kamis (10/10/2024)</p>
<p>Ia mengatakan saat korban melihat itu, ditemukan kalimat tak pantas seperti keluarga miskin dan penghinaan fisik.</p>
<p>&#8220;Disebutkan dimana unggahan IG tersebut dipublikasikan oleh pelaku secara umum, kalimat kalimat pelaku tersebut tidak benar,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Atas kejadian tersebut, korban melaporkannya ke Polres Metro Jakarta Selatan untuk ditindak lanjuti.</p>
<p>Kasus tersebut tertuang dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/3098/X/2024/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA tanggal 07 Oktober 2024 pukul 20.27 WIB.</p>
<p>Nikita terancam dugaan Tindak Pidana Kejahatan Informasi dan Transaksi Elektronik UU Nomor 1/2024 tentang Perubahan Kedua UU Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 (3) tentang pencemaran nama baik.</p>
<p>Dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun dan/atau denda paling banyak Rp750 juta.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/keluarga-vadel-laporkan-nikita-karena-unggahan-di-medsos/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Konvoi Berkedok Bagi-bagi Takjil, Polisi Amankan 12 Pelajar di Pesanggrahan</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/konvoi-berkedok-bagi-bagi-takjil-polisi-amankan-12-pelajar-di-pesanggrahan/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/konvoi-berkedok-bagi-bagi-takjil-polisi-amankan-12-pelajar-di-pesanggrahan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Apr 2024 01:02:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Konvoi Berkedok bagi-bagi]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Metro Jakarta Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=6658</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Polsek Pesanggrahan, Polres Metro Jakarta Selatan, mengamankan sebanyak 12 pelajar yang melakukan konvoi berkedok berbagi&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Polsek Pesanggrahan, Polres Metro Jakarta Selatan, mengamankan sebanyak 12 pelajar yang melakukan konvoi berkedok berbagi takjil, mereka kedapatan membawa bendera, petasan dan lainnya.</p>
<p>&#8220;Tindak lanjutnya sementara didalami, kita juga cek urine,&#8221; kata Kapolsek Pesanggrahan, Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Tedjo Asmoro di Jakarta, Jumat (5/4/2024) malam.</p>
<p>Menurut dia, para pelajar diamankan saat melakukan konvoi dengan membawa bendera besar yang bertuliskan berbagai kata-kata terutama nama kelompok mereka.</p>
<p>Tedjo mengatakan, pada Kamis (4/4) Polsek Pesanggrahan menerima sejumlah laporan terkait tersebarnya sebuah video yang menunjukkan adanya aksi konvoi para pelajar dan meresahkan masyarakat, serta membuat keonaran. Untuk itu, kata Tedjo pihaknya langsung menindaklanjuti laporan dari masyarakat, sehingga pihaknya langsung patroli dan mendapati sejumlah anak-anak yang sedang konvoi membawa bendera besar, serta petasan.</p>
<p>&#8220;Ini merupakan atensi bapak Kapolda, untuk selalu patroli dalam rangka mengantisipasi konvoi yang berkedok bagi-bagi takjil,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Ia menambahkan setelah dilakukan cek urine ke-12 pelajar itu dipastikan negatif, sehingga pihaknya langsung memanggil kedua orang tua, agar mereka menjaga anak-anaknya.</p>
<p>&#8220;Orang tua kita panggil, pihak sekolah nanti kita panggil juga, agar mereka bisa dibina,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut dia, para pelajar ini akan dilakukan pembinaan dan diminta untuk menandatangani perjanjian, agar tidak lagi membuat keonaran maupun keributan yang meresahkan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kalau berulang kembali, dan di tangkap kembali terbukti mengulangi nanti akan kami berikan penahanan atau rehabilitasi,&#8221; ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/konvoi-berkedok-bagi-bagi-takjil-polisi-amankan-12-pelajar-di-pesanggrahan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Sarung di Pesanggrahan Jaksel</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/polisi-gagalkan-aksi-tawuran-sarung-di-pesanggrahan-jaksel/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/polisi-gagalkan-aksi-tawuran-sarung-di-pesanggrahan-jaksel/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Mar 2024 01:49:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Petukangan Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Pesanggrahan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Metro Jakarta Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Tawuran Sarung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=5210</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Polisi menggagalkan rencana tawuran sarung oleh 12 remaja di Kelurahan Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Polisi menggagalkan rencana tawuran sarung oleh 12 remaja di Kelurahan Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan (Jaksel), pada Jumat (15/3/2024) dini hari, setelah mendapatkan informasi dari warga terkait aksi itu.</p>
<p>&#8220;Kami mendapatkan informasi dari warga melalui &#8216;call center&#8217; 110 tentang adanya remaja yang akan tawuran sarung,&#8221; kata Kapolsek Pesanggrahan, Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Tedjo Asmoro, saat dihubungi di Jakarta, Jumat (15/3/2024).</p>
<p>Menurut dia, setelah mendapatkan informasi dari warga tersebut, pihaknya langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Jamblang RT/RW 004/05 Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa informasi tersebut didapat petugas pada Jumat dini hari sekitar jam 02.20 WIB.</p>
<p>Tedjo mengatakan bahwa di lokasi yang dimaksud petugas mendapati kerumunan remaja yang diduga hendak tawuran sarung.</p>
<p>Setelah diperiksa, kata Tedjo remaja yang berjumlah 12 orang itu kedapatan membawa sarung yang sudah dililit dan diduga akan digunakan untuk perang sarung.</p>
<p>&#8220;Selain sarung, petugas juga menyita sejumlah gawai milik remaja tersebut,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa aksi tawuran sarung antara remaja dari Wilayah Larangan Ciledug dengan remaja dari Wilayah Joglo Kembangan yang rencananya akan melakukan tawuran di sekitar JORR Petukangan Utara.</p>
<p>Menurut dia, mereka berkomunikasi melalui media sosial untuk melaksanakan tawuran sarung sebelum akhirnya digagalkan oleh petugas.</p>
<p>&#8220;Saat ini ke-12 remaja tersebut menjalani pemeriksaan di Mapolsek Pesanggrahan,&#8221; katanya.</p>
<p dir="ltr">Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan mengajak warga untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) khususnya dalam rangka mencegah aksi tawuran yang marak saat Ramadhan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Polisi ini terbatas dalam pengawasan wilayah. Jadi, perlu adanya bantuan dari warga,&#8221; kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. Ade Rahmat Idnal.</p>
<p dir="ltr">Menurut dia, pada Ramadhan perlu adanya antisipasi bersama dalam rangka meningkatkan kamtibmas, karena pada momentum tersebut biasanya terjadi peningkatan gangguan kamtibmas.</p>
<p dir="ltr">Untuk itu, Kombes Ade mengajak warga bersama-sama menjaga kamtibmas di lingkungan masing-masing dan ketika terjadi gangguan langsung menghubungi anggota yang bertugas maupun telepon ke layanan pusat panggilan 110 dan itu bebas pulsa.</p>
<p dir="ltr">Ade menjelaskan, pencegahan aksi kejahatan akan jauh lebih baik, untuk itu ketika ada tanda-tanda akan terjadinya tawuran maupun kejahatan lain, maka pihaknya meminta warga agar dapat mencegah.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Untuk itu perlu kita waspadai dan upaya mencegahnya lebih awal,&#8221; katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/polisi-gagalkan-aksi-tawuran-sarung-di-pesanggrahan-jaksel/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
