<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Polisi gadungan &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/polisi-gadungan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 May 2024 13:27:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Polisi gadungan &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kerap Memalak Pedagang, Polisi Gadungan Ditangkap Polisi Asli di Jaktim</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/kerap-memalak-pedagang-polisi-gadungan-ditangkap-polisi-asli-di-jaktim/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/kerap-memalak-pedagang-polisi-gadungan-ditangkap-polisi-asli-di-jaktim/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 May 2024 13:50:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi gadungan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Jaktim]]></category>
		<category><![CDATA[Pungli]]></category>
		<category><![CDATA[Pungutan liar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=9045</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Polres Metro Jakarta Timur meringkus polisi gadungan berinisial LH yang kerap melakukan pungutan liar atau&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; </strong>Polres Metro Jakarta Timur meringkus polisi gadungan berinisial LH yang kerap melakukan pungutan liar atau pungli kepada pedagang di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.</p>
<p>&#8220;Pekerjaannya dia sehari-hari suka memalak pedagang yang ada di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur menggunakan pakaian seragam polisi,&#8221; kata Kapolres Metro Jaktim Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly di Mapolres Metro Jaktim, Senin (20/5/2024).</p>
<p>Menurut Nicolas, polisi gadungan yang memakai pakaian dinas dengan pangkat Aiptu itu mengaku aksinya tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.</p>
<p>&#8220;Bisa meraup sebesar Rp3 juta per bulan dari aksi memalak pedagang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurut dia, LH yang mengaku bertugas di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya tidak pernah menangkap pelaku narkotika ketika berpura-pura menjadi polisi.</p>
<p>&#8220;Sampai saat ini belum ada, dia hanya memalak ke pedagang toko dan sebagainya,&#8221; kata Nicolas.</p>
<p>Dia menjelaskan pelaku LH itu memang terobsesi untuk menjadi anggota Kepolisian, namun sempat gagal ketika ikut tes Polri.</p>
<p>&#8220;Kenapa dia menggunakan pakaian seragam? Karena dia terobsesi menjadi seorang anggota polisi, namun pada saat dia tes, dia tingginya kurang dan tidak bisa menjadi anggota Polri,&#8221; katanya.</p>
<p>Kendati demikian, tidak mengurangi niat LH untuk menjadi anggota polisi, sehingga melakukan aksi menipunya dengan menggunakan seragam polisi guna memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya.</p>
<p>Di hadapan polisi, LH mengaku sudah empat tahun menjalankan aksinya sebagai polisi gadungan dan meminta pungli kepada pedagang.</p>
<p>Nicolas menyebut pelaku diringkus di kawasan Jakarta Timur karena kedapatan menggunakan narkoba jenis sabu.</p>
<p>Selain meringkus pelaku, polisi juga menyita seragam lengkap Polri beserta senjata air softgun yang dibeli pelaku di daerah Jaksel.</p>
<p>Tersangka LH dikenakan pasal 378 atau 508 KUHP dengan ancaman pidana empat tahun penjara. (*/red/ant)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/kerap-memalak-pedagang-polisi-gadungan-ditangkap-polisi-asli-di-jaktim/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
