<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Polda Bali &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/polda-bali/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Fri, 31 Jan 2025 04:06:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Polda Bali &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>9 WNA Diduga Jadi Pelaku Perampokan Warga Ukraina di Bali</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/9-wna-diduga-jadi-pelaku-perampokan-warga-ukraina-di-bali/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/9-wna-diduga-jadi-pelaku-perampokan-warga-ukraina-di-bali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Jan 2025 04:06:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Bali]]></category>
		<category><![CDATA[WNA Ukraina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=23375</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Kepolisian Daerah Bali menyebutkan diduga ada sembilan orang yang menjadi pelaku perampokan terhadap seorang Warga&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Kepolisian Daerah Bali menyebutkan diduga ada sembilan orang yang menjadi pelaku perampokan terhadap seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Ukraina berinisial ll.</p>
<p>Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Kombes Pol. Ariasandy saat dikonfirmasi di Denpasar, Jumat (31/1/2025) mengatakan para terduga pelaku dari laporan korban berasal dari Negara Rusia, Ukraina dan Kazakhstan.</p>
<p>&#8220;Kalau dari pelapor memang ada melaporkan sembilan orang yang diduga WNA Rusia, Ukraina dan Kazakhstan,&#8221; kata Kombes Pol. Ariasandy.</p>
<p>Dia mengatakan pihak kepolisian Polda Bali telah juga telah memanggil para terduga pelaku lewat konsulatnya masing-masing untuk dimintai keterangan. Namun demikian, mereka tidak memenuhi panggilan dan bahkan telah dipanggil sebanyak dua kali.</p>
<p>&#8220;Sembilan orang sesuai yang dilaporkan korban dipanggil melalui konsulat-nya. Sudah dua kali panggilan, namun belum hadir,&#8221; katanya.</p>
<p>Kasus tersebut saat ini telah ditangani pihak Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali dan telah melakukan lidik dan menyampaikan hasil kepada pelapor atau korban dan sudah dua</p>
<p>Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) yang dikirimkan oleh penyidik.</p>
<p>Polda Bali juga telah melaksanakan dua kali pra rekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri dan kedutaan besar serta imigrasi terkait kasus tersebut.</p>
<p>Kendati demikian, kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa para pelaku dari dugaan perampokan dan penculikan tersebut.</p>
<p>&#8220;Terkait kasus ini Polda Bali sangat serius menangani kasus ini dan tentunya kita berharap secepatnya dapat diungkap,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sebelumnya, pihak kepolisian Polda Bali, sedang menyelidiki perampokan yang diduga dilakukan oleh sejumlah Warga Negara Asing (WNA) kepada seorang WNA asal Ukraina berinisial ll. Dalam sebuah rekaman video, seorang WNA Ukraina dan sopirnya menjadi korban penculikan dan perampokan aset kripto sekitar Rp3,4 miliar.</p>
<p>&#8220;Kasusnya sementara ditangani Ditreskrimum Polda Bali dan pelaku masih dalam lidik,&#8221; kata Sandy.</p>
<p>Peristiwa tersebut, diketahui terjadi pada tanggal 15 Desember 2024 lalu. Saat itu korban dengan sopirnya berinisial A mengendarai mobil BMW warna putih.</p>
<p>Dalam perjalanan di sekitar Jalan Tundun Penyu Dipal, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, tiba-tiba mereka dihadang oleh dua unit mobil, mobil pertama merk Alphard dengan memblokir jalan dari depan dan satu dari arah belakang.</p>
<p>Kemudian, saat mobil dari depan keluar empat orang berpakaian hitam menggunakan tutup wajah atau masker dengan membawa senjata pisau, palu dan pistol. Lalu mereka membawa korban dan sopirnya untuk naik ke salah satu mobil dengan tangan diborgol dengan kepala ditutup dengan penutup kepala warna hitam.</p>
<p>Selanjutnya, para pelaku membawa korban dan sopirnya ke sebuah vila di daerah Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Kemudian, saat tiba di vila, para pelaku mengambil secara paksa ponsel korban. Para pelaku lalu memukul korban agar bersedia mentransfer aset uang kripto ke dua akun yang diduga milik pelaku.</p>
<p>&#8220;Kemudian melanjutkan pemukulan serta memaksa pelapor (korban) untuk memberikan akun binance pelapor untuk diambil secara paksa aset kripto pelapor,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kemudian, dengan adanya kejadian tersebut korban mengalami luka di bagian telinga kanan, pergelangan tangan kanan dan kiri, luka lebam ditangan sebelah kiri, luka lebam pada mata sebelah kiri, luka lebam di kepala bagian belakang dan luka lebam pada pinggang sebelah kanan serta kerugian materi kurang lebih sebesar Rp3.496.790.194.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/9-wna-diduga-jadi-pelaku-perampokan-warga-ukraina-di-bali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengamanan WWF ke-10, Ditpolairud Polda Bali Siagakan Dua Unit Kapal dan Tiga Helikopter</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/pengamanan-wwf-ke-10-ditpolairud-polda-bali-siagakan-dua-unit-kapal-dan-tiga-helikopter/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/pengamanan-wwf-ke-10-ditpolairud-polda-bali-siagakan-dua-unit-kapal-dan-tiga-helikopter/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 May 2024 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Pengamanan]]></category>
		<category><![CDATA[Polairud]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Bali]]></category>
		<category><![CDATA[World Water Forum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=8977</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Bali &#8211; Direktorat Kepolisian Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Bali menyiagakan dua kapal dan tiga unit helikopter&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Bali &#8211; </strong>Direktorat Kepolisian Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Bali menyiagakan dua kapal dan tiga unit helikopter dalam rangka pengamanan kegiatan KTT World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali.</p>
<p>Direktur Polairud Polda Bali Kombes Ponadi mengatakan pihaknya selain mengerahkan personil juga alat material khusus (almatsus). “Jadi ada kapal-kapal kita dan diback-up oleh Korpolairud Barhakam Polri. Ada 2 kapal yang ikut terlibat kegiatan termasuk juga pesawat helikopter ada 3 unit diback-up dalam rangka untuk pengamanan kegiatan World Water Forum ke-10 di Bali ini.,” kata Ponadi dalam keterangan, Sabtu (18/5/2024).</p>
<p>Dirinya menerangkan, dalam rangka pengamanan event internasional ini, Ditpolairud Polda Bali juga berkoordinasi dengan TNI maupun Basarnas. Titik-titik pengamanan dengan menggunakan kapal, sambung Ponadi yakni di bawah kolong tol, kemudian pantai dan perairan Nusa Dua Bali.</p>
<p>Selain itu, pihak kepolisian juga melakukan patroli di wilayah pelabuhan-pelabuhan penyebrangan seperti Gilimanuk, Padangbai dan lainnya. ‘Itu titik-titik penyebrangan untuk antisipasi masuknya orang-orang dari luar Bali, antisipasi pelaku-pelaku pidana, kita berkolaborasi, kita berkoordinasi dengan satuan wilayah setempat ,” ujarnya.</p>
<p>Sementara beberapa sambung Ponadi, helikopter juga di tempatkan di dekat kegiatan World Water Forum berlangsung. Helikopter jenis Dolphin ini kata dia, digunakan dalam situasi darurat. Misalnya, jika ada delegasi yang membutuhkan penanganan medis dapat menggunakan heli untuk ke rumah sakit terdekat.</p>
<p>Ia menambahkan, para personil juga telah dilengkapi alat-alat komunikasi seperti HT, Podium dan juga aplikasi-aplikasi seperti SOT. Dengan perlengkapan tersebut, anggota bisa melaporkan situasi yang ada di lapangan ke Posko Command Center 91.</p>
<p>“Kita terkoneksi dengan posko, yang sewaktu-waktu Posko kontak dengan anggota di lapangan bisa melaporkan langsung di lapangan,” ucapnya. (*/GM)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/pengamanan-wwf-ke-10-ditpolairud-polda-bali-siagakan-dua-unit-kapal-dan-tiga-helikopter/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
