<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PIN Polio &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/pin-polio/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Jul 2024 06:59:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>PIN Polio &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polda NTB Siap Dukung Penuh Pekan Imunisasi Nasional Polio di NTB</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/polda-ntb-siap-dukung-penuh-pekan-imunisasi-nasional-polio-di-ntb/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/polda-ntb-siap-dukung-penuh-pekan-imunisasi-nasional-polio-di-ntb/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jul 2024 06:47:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Pekan Imunisasi Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[PIN Polio]]></category>
		<category><![CDATA[Polda NTB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=11811</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Mataram &#8211; Dalam rangka pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang akan dilaksanakan pada 23 Juli 2024 di&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Mataram &#8211;</strong> Dalam rangka pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang akan dilaksanakan pada 23 Juli 2024 di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pertemuan sosialisasi pelaksanaan PIN Polio dan Media Briefing diadakan pada Rabu, 10 Juli 2024. Acara tersebut berlangsung mulai pukul 08.30 wita hingga selesai, bertempat di Ruang Anggrek, Kantor Gubernur, Jalan Pejanggik No. 12, Mataram.</p>
<p>Kabid Dokkes Polda NTB, Kombes. Pol. dr. Sumarsono, Sp.RAD., dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Polda NTB mendukung penuh program Pekan Imunisasi Nasional (PIN) yang dicanangkan oleh pemerintah.</p>
<p>&#8220;Kami akan bekerja sama dengan dinas kesehatan untuk memastikan kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan imunisasi ini. Babinsa dan petugas kesehatan akan terjun langsung ke lapangan untuk memberikan vaksin polio kepada anak-anak,&#8221; ujar dr. Sumarsono.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-11813 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240710-WA0028-1-1024x768.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240710-WA0028-1-1024x768.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240710-WA0028-1-300x225.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240710-WA0028-1-768x576.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240710-WA0028-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Menurutnya, keberhasilan program ini sangat penting untuk mencegah penyebaran virus polio dan melindungi generasi muda dari penyakit yang dapat menyebabkan kelumpuhan tersebut. &#8220;Kerja sama dan koordinasi antara Polda NTB dan dinas kesehatan akan terus ditingkatkan, kami juga akan memastikan bahwa seluruh masyarakat mendapatkan informasi yang jelas mengenai pentingnya imunisasi ini,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Pekan Imunisasi Nasional Polio merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mencapai eliminasi polio di Indonesia. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk aparat kepolisian, diharapkan target cakupan imunisasi yang tinggi dapat tercapai dan NTB dapat bebas polio.</p>
<p>Acara sosialisasi dan media briefing ini juga dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan dari dinas kesehatan, organisasi masyarakat, serta media massa. Mereka sepakat untuk bersama-sama mengkampanyekan pentingnya imunisasi polio dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program ini.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-11813 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240710-WA0028-1-1024x768.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240710-WA0028-1-1024x768.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240710-WA0028-1-300x225.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240710-WA0028-1-768x576.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240710-WA0028-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Dengan semangat kolaborasi yang kuat, NTB optimis dapat sukses melaksanakan Pekan Imunisasi Nasional Polio dan melindungi generasi penerus bangsa dari ancaman penyakit polio.</p>
<p>(Yyt)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/polda-ntb-siap-dukung-penuh-pekan-imunisasi-nasional-polio-di-ntb/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinas Kesehatan NTB Siap Sukseskan PIN Polio Tahap Dua pada 23 Juli 2024</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/dinas-kesehatan-ntb-siap-sukseskan-pin-polio-tahap-dua-pada-23-juli-2024/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/dinas-kesehatan-ntb-siap-sukseskan-pin-polio-tahap-dua-pada-23-juli-2024/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jul 2024 04:57:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pekan Imunisasi Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[PIN Polio]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi NTB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=11804</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Mataram &#8211; Kepala Dinas Kesehatan NTB, Dr. dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM.MARS., menegaskan bahwa target capaian&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Mataram &#8211;</strong> Kepala Dinas Kesehatan NTB, Dr. dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM.MARS., menegaskan bahwa target capaian vaksinasi polio di 27 provinsi, termasuk NTB, adalah 95 persen; untuk mencapai target tersebut, dibutuhkan komitmen kuat dan kerjasama dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).</p>
<p>Dalam rangka pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang akan dilaksanakan pada 23 Juli 2024 di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pertemuan sosialisasi pelaksanaan PIN Polio dan Media Briefing diadakan pada Rabu, 10 Juli 2024, pukul 08.30 WITA hingga selesai, bertempat di Ruang Anggrek, Kantor Gubernur, Jalan Pejanggik No. 12, Mataram.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-11807 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240710-WA0027-1024x768.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240710-WA0027-1024x768.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240710-WA0027-300x225.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240710-WA0027-768x576.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240710-WA0027.jpg 1280w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan NTB, Dr. dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM.MARS., menegaskan perlunya dukungan dari semua pihak untuk mensukseskan PIN tahap kedua guna mencapai target eradikasi polio pada tahun 2026, Fikri menjelaskan, dalam persiapan kegiatan ini, pihaknya bersama Bappeda, TP PKK, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, serta Kominfotik Provinsi NTB telah menandatangani komitmen untuk pelaksanaan PIN tahap kedua.</p>
<p>Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio (AFP: Acute Flaccid Paralysis) telah terjadi di tujuh provinsi. PIN tahap pertama telah dilaksanakan pada 21 Mei 2024, PIN tahap kedua akan dilaksanakan pada 23 Juli 2024.</p>
<p>&#8220;Vaksin OPV2 akan diberikan kepada anak-anak usia 0-7 tahun. Jangan khawatir, vaksin polio bisa didapatkan secara gratis di Posyandu, Puskesmas, Rumah Sakit, atau fasilitas kesehatan terdekat,&#8221; ujar Fikri dalam sosialisasi Pelaksanaan PIN Polio Tahap dua.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-11806 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240710-WA0028-1024x768.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240710-WA0028-1024x768.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240710-WA0028-300x225.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240710-WA0028-768x576.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240710-WA0028.jpg 1280w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Anak-anak yang akan divaksin adalah dari usia 0 bulan hingga 7 tahun, PIN ini akan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, dengan target vaksinasi di NTB sebanyak 820.487 anak agar tidak terjadi lumpuh layuh.</p>
<p>Diskusi kali ini bertujuan untuk mensosialisasikan PIN bersama Forkopimda. Sosialisasi ini bertujuan untuk memastikan tidak ada kasus polio di NTB, untuk daerah terpencil, akan dilakukan sweeping, tetapi kami juga akan menggerakkan masyarakat untuk datang ke pos vaksinasi terdekat.</p>
<p>&#8220;Vaksin polio akan dimulai pada 23 Juli 2024 hingga akhir Agustus 2024, serentak di seluruh Indonesia,&#8221; jelas Kadis Kesehatan Fikri.</p>
<p>(Yyt).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/dinas-kesehatan-ntb-siap-sukseskan-pin-polio-tahap-dua-pada-23-juli-2024/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bersama Kita Sukseskan Eradikasi Polio 2026: Dukungan Semua Pihak Sangat Diperlukan</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/bersama-kita-sukseskan-eradikasi-polio-2026-dukungan-semua-pihak-sangat-diperlukan/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/bersama-kita-sukseskan-eradikasi-polio-2026-dukungan-semua-pihak-sangat-diperlukan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Jun 2024 05:05:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[PIN Polio]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=11127</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Bogor &#8211; Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tahap kedua akan digelar pada 23 Juli 2024. Langkah ini&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Bogor</strong> &#8211; Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tahap kedua akan digelar pada 23 Juli 2024. Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut dari Surat Menteri Kesehatan RI tertanggal 16 Mei 2024, yang menekankan pelaksanaan PIN sebagai gerakan terpadu untuk mengatasi Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio. Pelaksanaan PIN tahap kedua ini akan berlangsung serentak di 27 provinsi, termasuk Nusa Tenggara Barat (NTB).</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan NTB, Dr. dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM.MARS., menegaskan perlunya dukungan dari semua pihak untuk mensukseskan PIN tahap kedua guna mencapai target eradikasi polio pada tahun 2026. Fikri menjelaskan, dalam persiapan kegiatan ini, pihaknya bersama Bappeda, TP PKK, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, serta Kominfotik Provinsi NTB telah menandatangani komitmen untuk pelaksanaan PIN tahap kedua.</p>
<p>&#8220;KLB Polio (AFP: Acute Flaccid Paralysis) telah terjadi di tujuh provinsi. PIN tahap pertama telah dilaksanakan pada 21 Mei 2024, dan PIN tahap kedua akan dilaksanakan pada 23 Juli 2024. Vaksin OPV2 akan diberikan kepada anak-anak usia 0-7 tahun. Jangan khawatir, vaksin polio bisa didapatkan secara gratis di Posyandu, Puskesmas, Rumah Sakit, atau fasilitas kesehatan terdekat,&#8221; ujar Fikri dalam acara Advokasi dan Sosialisasi Pelaksanaan PIN Polio Tahap 2 di The Mirah Hotel, Bogor, Jawa Barat, pada 24-26 Juni 2024.</p>
<figure id="attachment_11128" aria-describedby="caption-attachment-11128" style="width: 867px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-11128 size-full" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240627-WA0014.jpg" alt="" width="867" height="745" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240627-WA0014.jpg 867w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240627-WA0014-300x258.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240627-WA0014-768x660.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 867px) 100vw, 867px" /><figcaption id="caption-attachment-11128" class="wp-caption-text">Kepala Dinas Kesehatan NTB, Dr. dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM.MARS.,</figcaption></figure>
<p>Fikri menyebutkan bahwa target capaian vaksinasi polio di 27 provinsi, termasuk NTB, adalah 95 persen. Untuk mencapai target tersebut, dibutuhkan komitmen kuat dan kerjasama dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda).</p>
<p>Dalam rangka mendukung kesuksesan ini, Kementerian Kesehatan melalui Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit telah menggelar workshop bertajuk &#8220;Advokasi dan Sosialisasi Pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional Polio Tahap 2.&#8221; Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari 27 provinsi yang terdiri dari unsur Dinas Kesehatan, Bappeda, Diskominfotik, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, dan TP PKK.</p>
<p>Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr. Yudi Pramono, MARS., dalam sambutannya melalui Zoom Meeting, menekankan pentingnya peran seluruh pihak untuk memastikan cakupan imunisasi sesuai target. Ia juga mengingatkan agar memberikan perhatian khusus kepada wilayah yang cakupan imunisasinya rendah dan rawan terjadinya KLB melalui penguatan imunisasi rutin.</p>
<p>Yudi juga menyoroti pentingnya surveilans lumpuh layu akut dan surveilans polio lingkungan. Ia meminta masyarakat, terutama orang tua, untuk melengkapi imunisasi polio anaknya sesuai jadwal yang ditentukan.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-11129 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240627-WA0011-1024x768.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240627-WA0011-1024x768.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240627-WA0011-300x225.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240627-WA0011-768x576.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240627-WA0011-1536x1152.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240627-WA0011.jpg 1600w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Diskusi dalam kegiatan tersebut juga mengemuka mengenai peran masing-masing leading sektor dalam mencapai target sasaran PIN untuk anak usia 0-7 tahun. Para ibu juga menjadi sasaran edukasi akan dampak polio bagi tumbuh kembang anak, demi generasi sehat di masa depan. Kolaborasi semua pihak sangat diperlukan untuk menyukseskan program PIN Polio ini.</p>
<p>Pentingnya strategi komunikasi dan informasi untuk meningkatkan penerimaan masyarakat dalam pelaksanaan PIN ini juga disampaikan oleh Risang Ratmajaya dari Unicef. Ia menekankan bahwa komunikasi yang baik, menyenangkan, dan menghibur kepada masyarakat akan lebih efektif dibandingkan menakut-nakuti tentang bahaya polio.</p>
<p>Menurut Risang, berbagai cara dapat dilakukan untuk mengedukasi dan mengadvokasi masyarakat, seperti melalui pertemuan informal, kegiatan Posyandu, tatap muka, khutbah, siaran keliling oleh Kominfotik atau Promkes Dinas Kesehatan provinsi masing-masing, dengan bahasa yang mudah dipahami masyarakat.</p>
<p>Peran Kominfotik sangat strategis sebagai humas dan penyuluh informasi, dengan mendiseminasikan informasi tentang pencegahan polio melalui pendekatan dan kemitraan yang baik dengan media, serta penyebaran informasi melalui media sosial.</p>
<p>Sebagai informasi, berdasarkan laman Kemenkes.go.id, poliomyelitis (polio) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus polio, yang menyerang sistem saraf dan dapat menyebabkan kelumpuhan atau bahkan kematian dalam hitungan jam. Penyakit ini menyebar melalui air, makanan, atau tangan yang terkontaminasi kotoran orang yang terinfeksi virus polio.</p>
<p>Bersama, kita dapat mengatasi polio dan memastikan masa depan yang lebih sehat bagi anak-anak Indonesia.</p>
<p>(Yyt)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/bersama-kita-sukseskan-eradikasi-polio-2026-dukungan-semua-pihak-sangat-diperlukan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
