<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pilkada Jawa Barat &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/pilkada-jawa-barat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Aug 2024 01:53:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Pilkada Jawa Barat &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Anies Putuskan untuk Tidak Maju di Pilkada Jabar</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/anies-putuskan-untuk-tidak-maju-di-pilkada-jabar/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/anies-putuskan-untuk-tidak-maju-di-pilkada-jabar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Aug 2024 21:33:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Jawa Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=15170</guid>

					<description><![CDATA[ Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Juru bicara Anies Baswedan, Sahrin Hamid, mengungkapkan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut sudah memutuskan untuk&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="titletext"> <strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Juru bicara Anies Baswedan, Sahrin Hamid, mengungkapkan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut sudah memutuskan untuk tidak maju di Pilkada Jawa Barat.</p>
<p>Sahrin menyampaikan bahwa salah satu pertimbangan Anies tidak maju adalah tidak ada permintaan khusus dari masyarakat Jabar maupun aspirasi partai politik untuk mengusung calon presiden di Pemilu Presiden 2024 tersebut selama ini, berbeda dengan Pilkada Jakarta.</p>
<p>“Sehingga, untuk itu Anies menyampaikan terima kasih, tentunya apresiasi, kepada partai yang meminta Anies untuk maju di Jawa Barat, dan dengan berbagai macam pertimbangan tentunya Anies telah menyatakan tidak maju di Jawa Barat,” kata Sahrin di Jakarta, Kamis (29/8/2024) malam.</p>
<p>Sahrin menyampaikan bahwa pihaknya belum merencanakan keberangkatan ke Kota Bandung untuk menyiapkan pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jabar pada Kamis malam.</p>
<p>“Kami belum ada komunikasi secara teknis untuk berangkat, tidak ada komunikasi soal itu. Kami baru komunikasi soal tawaran maju di Jawa Barat,” ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut, ia menjanjikan bahwa Anies akan memberikan pernyataan resmi di hadapan publik, terutama untuk membahas dinamika Pilkada 2024.</p>
<p>“Insyaallah, mungkin pada esok hari akan ada penyampaian secara khusus dari Anies untuk kebutuhan masyarakat atau publik,” katanya.</p>
<p>Sebelumnya, beredar kabar PDI Perjuangan akan mengusung Anies berpasangan dengan Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDIP Jawa Barat Ono Surono di Pilkada Jabar.</p>
<p>Adapun Ono sempat mengatakan bahwa terbuka peluang bakal calon Gubernur Jawa Barat yang akan diusung oleh partainya bukanlah kader PDIP.</p>
<p>“Jawa Barat ini merupakan wilayah besar dengan kompleksitas masalah yang besar, jumlah pemilih yang besar, sehingga bisa saja nanti calon gubernurnya bukan kader PDI Perjuangan, yang juga bisa saja nanti dipasangkan dengan kader partai lain,” kata Ono saat dihubungi dari Jakarta, Kamis.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/anies-putuskan-untuk-tidak-maju-di-pilkada-jabar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sandiaga Mengaku Lebih Percaya Diri Maju pada Pilkada Jakarta Ketimbang Jabar</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/sandiaga-mengaku-lebih-percaya-diri-maju-pada-pilkada-jakarta-ketimbang-jabar/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/sandiaga-mengaku-lebih-percaya-diri-maju-pada-pilkada-jakarta-ketimbang-jabar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jul 2024 05:00:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Jakarta 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Sandiaga Uno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=12499</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengindikasikan dirinya lebih percaya diri untuk&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengindikasikan dirinya lebih percaya diri untuk maju pada pemilihan kepala daerah (pilkada) DKI Jakarta ketimbang Jawa Barat (Jabar) meskipun sedikitnya ada dua partai politik yang mengusulkan dia maju di Jabar.</p>
<p>&#8220;Kalau DKI (Jakarta) saya jauh lebih kenal karena pernah mengikuti pilkada dan menjabat sebagai wakil gubernur, tapi belum ada penugasan (untuk maju) di DKI, jadi sabar dulu menunggu penugasan,&#8221; kata Sandiaga di Gedung Sate Bandung, Minggu (21/7/2024).</p>
<p>Terkait dengan namanya yang didorong oleh dua partai, yakni PKB dan PPP untuk maju dalam pemilihan gubernur Jawa Barat, Sandiaga mengatakan bahwa perlu kerja keras karena Jawa Barat merupakan provinsi yang terbesar di Indonesia dari jumlah penduduk.</p>
<p>&#8220;Jabar ini provinsi terbesar dan perlu kerja keras betul. Dan <em>incumbent</em> sendiri memiliki rekaman jejak yang baik, dan hasil berbagai survei menunjukkan <em>incumbent</em> sangat kuat dan diunggulkan di sini. Saya sendiri sebagai kader belum ada penugasan dari partai, termasuk untuk Jabar,&#8221; ujar Sandiaga.</p>
<p>Dengan belum adanya penugasan dari PPP, Sandiaga mengatakan dirinya kini berfokus pada tugas di kementerian selama tiga bulan ini untuk mempersiapkan penggantinya.</p>
<p>&#8220;Selama tiga bulan terakhir ini, kami harus menyiapkan kementerian untuk pengganti saya. Karenanya kita harus fokus menyelesaikan beberapa tugas dan menyiapkan tongkat estafet,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Meski demikian, Sandiaga mengharapkan pemilihan kepala daerah (pilkada) yang direncanakan berlangsung pada 27 November 2024, terutama di Jabar berjalan lancar dan aman.</p>
<p>&#8220;Untuk keterlibatan tentu partai yang memutuskan dan harus betul-betul dipertimbangkan karena Jabar adalah provinsi yang besar, sangat luas dengan jumlah penduduk terbesar se-Indonesia. Di samping itu kita harapkan semua pilkada berjalan lancar terlebih Jabar itu barometer,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sebelumnya, Sandiaga Uno santer dikabarkan akan meramaikan pesaing pemilihan Gubernur Jawa Barat  2024, setelah nama-nama beken yang sudah muncul, seperti Ridwan Kamil dari Partai Golkar), Dedi Mulyadi (Partai Gerindra), Ono Surono (PDIP), dan Ilham Habibie.</p>
<p>Dukungan datang dari Dewan Pengurus Wilayah (DPW) <em>Rumah Sandi Uno Indonesia</em> (RSI) dan seluruh jaringan RSI di 18 kabupaten dan sembilan kota di Jawa Barat.</p>
<p>Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga dikabarkan menjadi salah satu partai yang tertarik untuk mengusung Sandiaga Uno yang merupakan petinggi PPP ini.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/sandiaga-mengaku-lebih-percaya-diri-maju-pada-pilkada-jakarta-ketimbang-jabar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ridwan Kamil Masih Jadi Favorit di Pilkada Jabar</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/ridwan-kamil-masih-jadi-favorit-di-pilkada-jabar/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/ridwan-kamil-masih-jadi-favorit-di-pilkada-jabar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jul 2024 02:49:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Serentak 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Ridwan Kamil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=12047</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Deni Irvani mengungkapkan Gubernur Jawa Barat petahana&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Deni Irvani mengungkapkan Gubernur Jawa Barat petahana RIdwan Kamil masih menjadi favorit dalam pilkada Gubernur Jawa Barat dengan raihan 50,6 persen suara dari responden survei.</p>
<p>&#8220;50.6 persen masyarakat Jawa Barat itu memilih RIdwan Kamil, jadi masih memilih incumbent sebagai gubernur,&#8221; kata Deni dalam dalam siaran “Peluang Calon-calon Gubernur dalam Pilkada Jawa Barat” di kanal YouTube SMRC TV, Sabtu (13/7/2024).</p>
<p>Hal tersebut ditemukan saat SMRC menggelar simulasi semi terbuka dengan menyertakan 28 nama yang menjadi favorit masyarakat Jawa Barat untuk menduduki posisi gubernur Jawa Barat.</p>
<p>Dalam survei tersebut Ridwan Kamil mendapatkan suara 50,6 persen, disusul oleh Dedi Mulyadi dengan 25,1 persen, Deddy Mizwar 3,7 persen, dan Dede Yusuf Macan Effendi 2,7 persen, Bima Arya 2,2 persen, Desy Ratnasari 2,1 persen. Nama-nama lain masing-masing di bawah dua persen, sementara yang tidak tahu atau tidak menjawab sekitar 4,1 persen.</p>
<p>“Bila pemilihan gubernur Jawa Barat diadakan ketika survei dilakukan pada 9 Juni-1 Juli 2024, Ridwan Kamil berpeluang paling besar untuk menang,” ujar Deni.</p>
<p>Lebih jauh Deni menunjukkan bahwa jika yang bersaing hanya ada tiga calon, suara Ridwan Kamil menjadi 55,8 persen, unggul signifikan atas Dedi Mulyadi yang mendapat dukungan 35,5 persen dan Ahmad Syaikhu 4,3 persen. Sementara yang belum tahu sekitar 4,4 persen.</p>
<p>Deni menjelaskan skenario tiga calon ini berdasarkan pada asumsi tiga partai dengan perolehan suara terbanyak dalam pemilihan legislatif 2024 masing-masing membuat poros calon gubernur. Ridwan Kamil mewakili poros Partai Golkar, Dedi Mulyadi dari poros Partai Gerindra, dan Ahmad Syaikhu dari poros PKS.</p>
<p>Jika yang bersaing hanya dua nama, kata Deni, di mana yang bertarung adalah Ridwan Kamil melawan Dedi Mulyadi maka Ridwan Kamil mendapat dukungan 60,8 persen unggul atas Dedi Mulyadi yang mendapatkan suara 34,5 persen. Yang belum tahu sekitar 4,7 persen.</p>
<p>“Dalam dua bulan terakhir (Mei-Juni 2024) elektabilitas para bakal calon cenderung stabil, perubahannya masih dalam margin of error survei. Ridwan Kamil tetap unggul jauh di atas tokoh-tokoh lainnya,” kata Deni.</p>
<p>Dalam survei ini, SMRC juga menguji tiga pasangan: Ridwan Kamil-Ono Surono (Golkar-PDIP), Dedi Mulyadi-Bima Arya (Gerindra-PAN), dan Haru Suandharu-Ilham Habibie (PKS-NasDem).</p>
<p>Dalam simulasi tiga pasangan ini, pasangan Ridwan Kamil-Ono Surono mendapat dukungan 56,7 persen, unggul signifikan atas Dedi Mulyadi-Bima Arya 37,3 persen dan Haru Suandharu-Ilham Habibie 1,3 persen. Yang belum tahu sekitar 4,7 persen.</p>
<p>Deni menjelaskan bahwa keunggulan Ridwan Kamil disebabkan, antara lain karena kinerjanya sebagai gubernur dinilai memuaskan oleh umumnya pemilih dengan nilai 89,9 persen.</p>
<p>“Penilaian ini stabil dalam dua bulan terakhir. Oleh karena itu wajar jika pemilih pada umumnya masih menginginkan Ridwan Kamil kembali menjadi Gubernur Jawa Barat (76,6 persen),” kata Deni.</p>
<p>Keunggulan Ridwan Kamil juga terlihat di semua partai baik dalam simulasi perseorangan maupun pasangan. Di kalangan pemilih Partai Golkar, misalnya dukungan pada Ridwan Kamil stabil pada angka 60 dan 59 persen dalam simulasi tiga nama perseorangan dan ketika berpasangan dengan Ono Surono.</p>
<p>Sementara dukungan massa pemilih PDI Perjuangan untuk Ridwan Kamil dalam simulasi tiga nama sebanyak 56 persen menjadi 62 persen ketika dipasangkan dengan Ono Surono.</p>
<p>Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia di Provinsi Jawa Barat yang mempunyai hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.</p>
<p>Survei dilakukan pada 9 Juni 2024 &#8211; 1 Juli 2024 dengan jumlah sampel sebanyak 410 orang di setiap kabupaten/kota, sehingga total sampel di seluruh Provinsi Jawa Barat menjadi 11.070 orang.</p>
<p>Sampel dipilih dengan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error diperkirakan kurang lebih 1,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen dengan responden terpilih diwawancarai secara tatap muka.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/ridwan-kamil-masih-jadi-favorit-di-pilkada-jabar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PAN Klaim Ridwan Kamil Ingin Gaet Bima Arya untuk Pilkada Jabar</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/pan-klaim-ridwan-kamil-ingin-gaet-bima-arya-untuk-pilkada-jabar/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/pan-klaim-ridwan-kamil-ingin-gaet-bima-arya-untuk-pilkada-jabar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jul 2024 03:16:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bima Arya Sugiarto]]></category>
		<category><![CDATA[PAN]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Ridwan Kamil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=11444</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengklaim bahwa Ridwan Kamil ingin menggaet Bima&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengklaim bahwa Ridwan Kamil ingin menggaet Bima Arya menjadi wakilnya untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat 2024.</p>
<p>Menurutnya isu-isu tersebut sering didengarnya dalam perbincangan politik pada akhir-akhir ini. Adapun nama Mantan Wali Kota Bogor menurutnya menjadi salah satu dari dua kader yang disiapkan PAN untuk disodorkan di Pilkada Jawa Barat.</p>
<p>&#8220;Kita sudah putuskan untuk mengusung, mendorong Kang Bima Arya dan Teh Desi Ratnasari untuk cagub (calon gubernur) maupun cawagub (calon wakil gubernur) di Pilkada Jawa Barat,&#8221; kata Eddy di Jakarta, Rabu (3/7/2024).</p>
<p>Dengan adanya kabar niatan Ridwan Kamil selaku Gubernur Jawa Barat 2018-2023 itu, kini menurutnya PAN memiliki kesempatan untuk melenggang ke Jawa Barat.</p>
<p>Hal itu, kata dia, merupakan salah satu fokus bagi PAN karena Jawa Barat merupakan daerah yang strategis bagi peta perpolitikan.</p>
<p>Dia menilai bahwa Jawa Barat adalah provinsi dengan pemilih terbesar di Indonesia. Dengan begitu, dia memperkirakan seluruh partai politik pasti akan menurunkan kader-kader terbaiknya di provinsi tersebut.</p>
<p>&#8220;Dan kita turunkan kader terbaik kita yang bernama Kang Bima Arya Sugiarto dan Desi Ratnasari,&#8221; katanya.</p>
<p>Walaupun begitu, menurutnya komunikasi politik dengan partai-partai Koalisi Indonesia Maju menurutnya terus terjalin dalam menghadapi Pilkada 2024. Menurutnya koalisi tersebut telah berkomitmen untuk mendukung calon secara bersama-sama, termasuk untuk di Jawa Barat.</p>
<p>&#8220;Ya kita sudah menggodok nama-nama yang ada di PAN ini sudah cukup lama, jadi saya kira ini yang akan kita dorong,&#8221; kata Wakil Ketua Komisi VII DPR RI tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/pan-klaim-ridwan-kamil-ingin-gaet-bima-arya-untuk-pilkada-jabar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Guru Besar Unas: Ridwan Kamil Tidak Punya Kompetitor di Pilkada Jabar</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/guru-besar-unas-ridwan-kamil-tidak-punya-kompetitor-di-pilkada-jabar/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/guru-besar-unas-ridwan-kamil-tidak-punya-kompetitor-di-pilkada-jabar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Jun 2024 01:00:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Profesor Lili Romli]]></category>
		<category><![CDATA[Ridawan Kamil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=10974</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Guru Besar dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta Profesor Lili Romli mengatakan saat ini Ridwan Kamil&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Guru Besar dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta Profesor Lili Romli mengatakan saat ini Ridwan Kamil (RK), tidak punya kompetitor jika maju Pilkada Jawa Barat (Jabar).</p>
<p>&#8220;Peluang RK lebih besar dan belum memiliki<span style="color: #ed5565;"> </span>kompetitor,&#8221; katanya dihubungi di Jakarta, Senin (24/6/2024).</p>
<p>Menurut dia, RK sebagai mantan Gubernur Jabar memiliki basis masa yang lebih kuat, dibandingkan jika maju di Pilkada Jakarta.</p>
<p>&#8220;Kalau RK maju di Pilkada Jakarta menjadi kompetitor kuat untuk Anies Baswedan. RK perlu kerja politik yang keras, karena hasil survei di posisi ketiga,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Tetapi kata dia, sosok RK dan Anies untuk warga Jakarta, dianggap sebagai tokoh politik yang berhasil dalam memimpin dan membangun daerahnya masing-masing.</p>
<p>Hal itu juga disampaikan Lili dalam diskusi forum guru besar dan doktor insan cita, bertajuk menakar peluang Anies Baswedan pada Pilgub Jakarta 2024.</p>
<p>Sementara itu, pengamat politik sekaligus akademisi dari Universitas Paramadina Ahmad Khoirul Umam mengatakan partai politik dalam Koalisi Indonesia<span style="color: #ed5565;"> </span>Maju (KIM), yang paling diuntungkan jika Ridwan Kamil (RK) maju di Pilkada Jakarta.</p>
<p>&#8220;Sangat dipahami, bahwa yang mendorong RK bukan dari Golkar, tetapi ekternal Golkar, partai koalisi KIM, dan yang paling kencang di level Ketua Umum adalah Zulkufli Hasan,&#8221; katanya.</p>
<p>KIM merupakan koalisi partai politik pengusung pasangan Prabowo-Gibran pada pemilihan presiden 2024. Parpol itu yakni Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat serta empat partai non-parlemen yaitu PBB, Gelora, PSI dan Garuda.</p>
<p>Menurut dia, saat ini Golkar masih berhitung, apakah mengusung RK di Pilkada Jakarta atau tetap sebagai petahana di Pilkada Jawa Barat. Alasannya, jika RK meninggalkan Jabar, maka akan meninggalkan kevakuman basis kekuatan politik, yang sudah terkonsolidasi dengan baik.</p>
<p>&#8220;Kalau RK bergeser, maka basis di Jabar akan tercerai berai, dan menjadi keroyokan aktor politik yang lain,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut dia, PAN salah satu partai yang memperoleh keuntungan dari kepindahan RK. PAN mempunyai kartu bernama Bima Arya, yang sudah dua kali menjadi Wali Kota Bogor dan butuh ruang kontestasi yang lebih besar. Sementara partai lain juga untung seperti Gerindra dengan kandidat Dedi Mulyadi, yang juga mantan politikus Golkar.</p>
<p>Sebelumnya, survei terbaru SMRC menempatkan nama Ridwan Kamil berada di urutan pertama Top of Mind responden saat dilakukan simulasi nama terbuka siapa yang bakal dipilih jika Pilgub Jabar digelar hari ini. RK dipilih 52,2 persen responden SMRC pada survei yang digelar 27 Mei hingga 2 Juni 2024.</p>
<p>Di bawah RK, muncul nama Dedi Mulyadi yang hanya didukung 28,9 persen responden. Disusul nama Deddy Mizwar dengan 3,8 persen, dan Dede Yusuf Macan Effendi 1,9 persen. Nama lain sebanyak 27 muncul sebagai pilihan responden namun hanya di bawah 1,9 persen.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/guru-besar-unas-ridwan-kamil-tidak-punya-kompetitor-di-pilkada-jabar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akademisi Sebut Golkar Rugi Jika Usung Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta, Ini Alasannya</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/akademisi-sebut-golkar-rugi-jika-usung-ridwan-kamil-di-pilkada-jakarta-ini-alasannya/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/akademisi-sebut-golkar-rugi-jika-usung-ridwan-kamil-di-pilkada-jakarta-ini-alasannya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Jun 2024 03:45:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Golkar]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Ridwan Kamil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=10804</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Akademisi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedillah Badrun menyatakan Partai Golkar akan rugi jika mengusung Ridwan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Akademisi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedillah Badrun menyatakan Partai Golkar akan rugi jika mengusung Ridwan Kamil (RK) di Pilkada Jakarta pada November 2024.</p>
<p>&#8220;Kerugian lebih besar di Golkar, kalau RK ke Jakarta,&#8221; katanya dihubungi dari Jakarta, Jumat (21/6/2024).</p>
<p>Dia menjelaskan RK merupakan mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar) yang telah memiliki rekam jejak, popularitas dan elektoral yang baik di Jabar, sehingga lebih menguntungkan Golkar jika mencalonkan RK periode kedua di Pilkada Jabar.</p>
<p>&#8220;Kalau di Jakarta, memang RK berat untuk bersaing dengan Anies Baswedan, dan tidak menguntungkan buat Golkar,&#8221; katanya.</p>
<p>Ubed menjelaskan, berdasarkan riset yang pernah dilakukannya, 30 persen pemilih di Jakarta adalah pemilih rasional, 30 persen pemilih loyal dan sisanya adalah pemilih pragmatis.</p>
<p>&#8220;Anies Baswedan menguasai pemilih rasional dan loyal atau sekitar 60 persen secara peta sosiologis politik. Kalau secara politik, &#8216;bunuh diri&#8221; RK, kalau memaksakan untuk maju di Pilkada Jakarta,&#8221; katanya menegaskan.</p>
<p>Dia pun menyarankan agar Golkar mempertimbangkan strategi dengan matang, apakah mengusung RK di Pilkada Jakarta atau tetap di Jawa Barat.</p>
<p>Lanjut dia, Golkar harusnya tetap membuka pintu untuk komunikasi intensif dengan partai politik lain.</p>
<p>Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan bahwa partai berlambang pohon beringin itu lebih condong ingin mengusung Ridwan Kamil sebagai calon gubernur di Pilkada Jawa Barat.</p>
<p>Berdasarkan hasil survei, Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 itu mempunyai peluang kemenangan yang lebih besar jika berkontestasi di Jawa Barat dibandingkan di Jakarta.</p>
<p>Namun, dia memastikan sejauh ini partainya belum memutuskan karir politik anggota tersebut.</p>
<p>&#8220;Dan Ridwan Kamil ini di Jawa Barat sudah teruji, pertama approval ratingnya cukup tinggi sekali dan elektabilitasnya tidak ada yang menandingi, jauh sekali di atas nama-nama yang lain,&#8221; kata Doli kepada wartawan di Jakarta, Rabu (19/6).</p>
<p>Menurutnya Golkar pun bakal menilai pengusungan calon untuk Pilkada bakal berdasarkan kepentingan daerahnya.</p>
<p>Untuk itu, menurutnya, figur yang akan diusung bakal betul-betul cocok untuk membawa kemajuan dalam pembangunan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/akademisi-sebut-golkar-rugi-jika-usung-ridwan-kamil-di-pilkada-jakarta-ini-alasannya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Golkar Condong Ingin Ridwan Kamil di Pilkada Jabar</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/golkar-condong-ingin-ridwan-kamil-di-pilkada-jabar/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/golkar-condong-ingin-ridwan-kamil-di-pilkada-jabar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Jun 2024 14:00:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Golkar]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Serentak 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Ridwan Kamil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=10723</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan bahwa partai berlambang pohon beringin itu&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan bahwa partai berlambang pohon beringin itu lebih condong ingin mengusung Ridwan Kamil sebagai calon gubernur di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat 2024.</p>
<p>Berdasarkan hasil survei, Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 itu mempunyai peluang kemenangan yang lebih besar jika berkontestasi di Jawa Barat dibandingkan di Jakarta. Namun, dia memastikan sejauh ini partai-nya belum memutuskan karir politik anggota tersebut.</p>
<p>&#8220;Dan Ridwan Kamil ini di Jawa Barat sudah teruji, pertama approval ratingnya cukup tinggi sekali dan elektabilitasnya tidak ada yang menandingi, jauh sekali di atas nama-nama yang lain,&#8221; kata Doli kepada wartawan di Jakarta, Rabu (19/6/2024).</p>
<p>Menurutnya Golkar pun bakal menilai pengusungan calon untuk Pilkada bakal berdasarkan kepentingan daerahnya. Untuk itu, menurutnya figur yang akan diusung bakal betul-betul cocok untuk membawa kemajuan dalam pembangunan.</p>
<p>Dalam hal itu, dia menilai masyarakat Jawa Barat masih menginginkan Ridwan Kamil untuk menjadi gubernur karena pada periode sebelumnya, mantan Wali Kota Bandung itu dianggap berhasil memimpin Jawa Barat.</p>
<p>&#8220;Dan kemudian masih ada program-program atau janji kampanye yang mungkin belum dianggap tuntas, belum selesai oleh masyarakat Jawa Barat,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Terkait peluang di Jakarta, menurutnya elektabilitas nama Ridwan Kamil sudah tertandingi oleh nama-nama lainnya yang muncul seperti Anies Baswedan, dan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Sebelum nama-nama tersebut muncul, dia pun mengakui elektabilitas Ridwan Kamil di Jakarta memang cukup baik.</p>
<p>&#8220;Kami juga punya kesepahaman yang kedua, ya bahwa konfigurasi, peta politik di nasional belum tentu juga bisa dijiplak bulat-bulat di setiap daerah,&#8221; ucap dia.</p>
<p>Sebelumnya, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan partai-nya itu menyiapkan mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk maju di Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024, setelah kader yang sebelumnya disiapkan yakni Budisatrio Djiwandono memutuskan tidak maju.</p>
<p>Dia mengatakan bahwa Gerindra sudah memberikan rekomendasi kepada Ridwan Kamil untuk maju di Pilkada Jakarta. Dia menilai partai-partai lain pun akan senada dalam hal mendukung Ridwan Kamil.</p>
<p>&#8220;Bahwa soal posisinya Kang Emil, itu sudah Gerindra putuskan dan diberikan rekomendasi untuk maju di Pilkada DKI,&#8221; kata Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (4/6/2024).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/golkar-condong-ingin-ridwan-kamil-di-pilkada-jabar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengamat: Ridwan Kamil Lebih Realistis Maju Pilkada Jawa Barat Dibanding Jakarta</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/pengamat-ridwan-kamil-lebih-realistis-maju-pilkada-jawa-barat-dibanding-jakarta/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/pengamat-ridwan-kamil-lebih-realistis-maju-pilkada-jawa-barat-dibanding-jakarta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Jun 2024 08:52:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Ridwan Kamil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=10167</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai Ridwan Kamil lebih realistis&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai Ridwan Kamil lebih realistis maju pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jawa Barat dibandingkan Jakarta.</p>
<p>&#8220;Kalau (Ridwan Kamil) pindah ke Jakarta, harus kerja keras. Apalagi kalau Anies Baswedan bisa maju,&#8221; katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (10/6/2024).</p>
<p>Dia menjelaskan, jika maju di Pilkada Jakarta, Ridwan Kamil harus bekerja lebih keras lagi untuk bisa menang. Terutama, jika mantan gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali mencalonkan diri.</p>
<p>Menurut dia, Ridwan dinilai lebih mudah menang jika kembali mencalonkan diri sebagai calon Gubernur Jabar. Sebab, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Ridwan Kamil selama menjabat gubernur masih sekitar 80 persen.</p>
<p>&#8220;Dengan basis massa di Jabar dan tingkat kepuasan kinerja yang sangat tinggi, membuat bakal calon lain yang muncul di Pilkada Jabar hampir tidak memiliki peluang untuk menang,&#8221; katanya menegaskan.</p>
<p>Lanjut dia, berdasarkan statistik popularitas dan elektabilitas, nama Ridwan masih terlalu kuat dibandingkan nama potensial yang akan maju di Pilkada Jabar.</p>
<p>Ridwan Kamil (RK) dinilai bakal menang mudah menghadapi sejumlah nama yang mulai muncul sebagai bakal calon gubernur Jabar seperti Dedi Mulyadi, Deddy Mizwar, Bima Arya, atau Desi Ratnasari.</p>
<p>Diketahui, survei terbaru SMRC menempatkan nama Ridwan Kamil berada di urutan pertama <em>Top of Mind</em> responden saat dilakukan simulasi nama terbuka siapa yang bakal dipilih jika Pilkada Jabar digelar hari ini. RK dipilih 52,2 persen responden SMRC pada survei yang digelar 27 Mei hingga 2 Juni 2024.</p>
<p>Di bawah RK, muncul nama Dedi Mulyadi yang hanya didukung 28,9 persen responden. Disusul nama Deddy Mizwar dengan 3,8 persen, dan Dede Yusuf Macan Effendi 1,9 persen. Nama lain sebanyak 27 muncul sebagai pilihan responden, namun hanya di bawah 1,9 persen.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/pengamat-ridwan-kamil-lebih-realistis-maju-pilkada-jawa-barat-dibanding-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
