<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pilgub Aceh &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/pilgub-aceh/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Thu, 28 Nov 2024 02:36:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Pilgub Aceh &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hasil Quick Count, Cagub Mualem Kantongi 62 Persen Suara di Pilkada Aceh 2024</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/hasil-quick-count-cagub-mualem-kantongi-62-persen-suara-di-pilkada-aceh-2024/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/hasil-quick-count-cagub-mualem-kantongi-62-persen-suara-di-pilkada-aceh-2024/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Nov 2024 02:36:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Hitung Cepat]]></category>
		<category><![CDATA[Pilgub Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Quick count]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=20216</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Calon Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang dikenal dengan sapaan Mualem, menyatakan bahwa dirinya bersama&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;</strong> Calon Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang dikenal dengan sapaan Mualem, menyatakan bahwa dirinya bersama pasangannya, Fadhlullah (Dek Fadh), berhasil mengantongi 62 persen suara dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Aceh 2024.</p>
<p>Pernyataan ini berdasarkan hasil sementara perhitungan suara (quick count) yang telah masuk. Mualem menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada masyarakat Aceh yang telah mendukungnya.</p>
<p>“Kami berterima kasih kepada seluruh rakyat Aceh, partai pengusung dan pendukung, para relawan, serta tim pemenangan yang telah berjuang bersama. Berdasarkan suara yang sudah masuk, sebanyak 2,2 juta lebih, pasangan 02 unggul dengan persentase 62 persen,” ujar Mualem, di Banda Aceh, Rabu (27/11/2024).</p>
<p>Sementara itu, pasangannya, Dek Fadh, juga turut mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang terlibat, termasuk media yang ikut mengawal proses Pilkada Aceh 2024 ini.</p>
<p>“Hasil ini adalah wujud keinginan masyarakat Aceh. Kami mengajak seluruh rakyat untuk bersama-sama menjaga komitmen ini demi membawa Aceh ke arah yang lebih baik,” katanya.</p>
<p>Ketua Badan Pemenangan Paslon 02, H. Kamaruddin Abu Bakar atau Abu Razak, menyampaikan bahwa suara pasangan ini dominan di sejumlah kabupaten seperti Abdya, Aceh Jaya, Simeulue, Aceh Barat, Aceh Timur, dan Aceh Utara sebagai penyumbang suara terbanyak.</p>
<p>“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat Aceh atas dukungan ini, hasil ini merupakan bukti kepercayaan rakyat Aceh kepada Mualem-Dek Fadh,” ujar Abu Razak.</p>
<p>Abu Razak menyampaikan bahwa hasil akhir diperkirakan tidak akan berbeda jauh dengan hasil hitung cepat.</p>
<p>Kendati pasangan mereka unggul dalam hasil sementara, Abu Razak tetap mengingatkan para relawan dan saksi untuk terus memantau setiap tahapan Pilkada hingga pengumuman resmi dilakukan.</p>
<p>“Kita pastikan proses berjalan dengan transparansi dan keadilan,” kata Abu Razak. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/hasil-quick-count-cagub-mualem-kantongi-62-persen-suara-di-pilkada-aceh-2024/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Muzakir Manaf-Fadhullah Menang Telak dalam Debat Perdana Menghadapi Bustami-Fadhil</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/muzakir-manaf-fadhullah-menang-telak-dalam-debat-perdana-menghadapi-bustami-fadhil/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/muzakir-manaf-fadhullah-menang-telak-dalam-debat-perdana-menghadapi-bustami-fadhil/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Oct 2024 09:51:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Debat]]></category>
		<category><![CDATA[Fadhullah]]></category>
		<category><![CDATA[Muzakir Manaf]]></category>
		<category><![CDATA[Pilgub Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=18196</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Aceh &#8211; Pada Debat Perdana Pilgub Aceh 2024 yang digelar oleh KIP aceh pada 25 Oktober 2024,&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Aceh</strong> &#8211; Pada Debat Perdana Pilgub Aceh 2024 yang digelar oleh KIP aceh pada 25 Oktober 2024, sebagian besar masyarakat menilai Paslon Mualem-Fadhullah lebih menguasai panggung debat tersebut.</p>
<p>Salah satu warga aceh yang menonton jalannya debat yaitu Iskandarsyah bin Syarifuddin, Pekerja Aceh di Kuching Sarawak, Malaysia, bahkan memberi penilaian bahwa paslon Muzakir Manaf-Dek Fadh Menang Telak dengan skor 3-0 Dalam Debat Perdana Menghadapi Bustami-Fadhil.</p>
<p>Muzakir-dek fadh dinilai menang telak 3-0 atas Bustami-Fadhil berdasarkan beberapa catatan yaitu, pasangan 02 sangat unggul karna mereka memahami permasalahan yang di hadapi Aceh sesuai tema debat, memahami apa solusi yang tepat dan juga bisa menguasai audiens.</p>
<p>Mualem terlihat sangat bersemangat, mulai dari awal debat ketika beliau diberikan kesempatan untuk memberikan pemaparan atas pertanyaan yang diberikan oleh para panelis untuk sub tema pertama. Dengan mengeluarkan quotes &#8220;sitaufik kajiwoe di dayah&#8221; yang membuat semua audien dan pendukungnya yang berhadir langsung di ruang debat, memberi aplaus dan sorakan dukungan yang membuat ruang debat menjadi riuh dan bergemuruh.</p>
<p>Ketika diberi kesempatan untuk saling bertanya pada tema pertama, pasangan Mualem Sek Fadh langsung membuat KO &#8220;ureung siblah&#8221; dengan pernyataan di Aceh masih banyak rakyat yang tidak bisa membaca Alquran dan pasangan ini akan menyiapkan anggaran khusus dan juga akan mengeluarkan kartu santri, sembari menunjukkan sebuah duplikat kartu santri Aceh.</p>
<p>Menurut paslon 02 kartu ini akan diberikan untuk anak-anak Aceh yang tidak bisa mengaji.</p>
<p>Di tema kedua, izin tambang dibangkitkan, karena menurut isu yang berkembang selama menjadi Pj gubernur, Om Bus atau Bustami Hamzah telah mengeluarkan 9 izin tambang selama 5 bulan menjabat.</p>
<p>Walau Bustami sempat mengklarifikasi dan menjelaskan proses keluarnya izin tambang ini, tapi tidak membuat argumen dari paslon 02 terbantahkan.</p>
<p>Selain itu terkait Otsus Aceh, jawaban Muzakir Manaf yang menyatakan bahwa dirinya mempunyai koneksi langsung dengan Prabowo sebagai Presiden, sehingga lebih mudah untuk menyampaikan aspirasi rakyat aceh untuk memperpanjang Otsus merupakan pukulan telak bagi Bustami-Fadhil.</p>
<p>Tidak berhenti di situ Mualem Dek Fadh makin bersemangat di akhir debat.<br />
Ketika diberikan kesempatan untuk membuat clossing, Mualem sempat berpantun dalam bahasa Melayu &#8220;hendak kemana kita pergi bawalah agama selalu dihati, bagaimana memimpin negeri kalau kita tidak bisa mengaji&#8221;.</p>
<p>Pantun ini membuat pasangan 01 agak terpancing dan terlihat ketika Syech Fadhil menutup clossingnya dengan suara yang lantang gemetaran sampai tidak jelas isi dari apa yang beliau ucapkan.</p>
<p>Penampilan Mualem-Dek Fadh pada Debat perdana tersebut akan semakin menambah dukungan rakyat aceh terdadap Paslon 02, serta akan terus menaikkan elektabilitas Mualem-Dekfadh. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/muzakir-manaf-fadhullah-menang-telak-dalam-debat-perdana-menghadapi-bustami-fadhil/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alumni Master ITB ‘Tertawakan’ Hasil Survei Menangkan Bustami di Pilgub Aceh</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/alumni-master-itb-tertawakan-hasil-survei-menangkan-bustami-di-pilgub-aceh/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/alumni-master-itb-tertawakan-hasil-survei-menangkan-bustami-di-pilgub-aceh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Oct 2024 07:30:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Cagub]]></category>
		<category><![CDATA[Pilgub Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Aceh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=17405</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Banda Aceh -Dua hari terakhir, pendukung Bustami – Fadhil loncat kegirangan lantaran menerima kabar bahwa calon yang&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Banda Aceh</strong> -Dua hari terakhir, pendukung Bustami – Fadhil loncat kegirangan lantaran menerima kabar bahwa calon yang mereka jagokan, Bustami – Fadhil unggul dalam survei terbaru Pilgub Aceh 2024.</p>
<p>Survei tersebut dirilis oleh Bravo Fanta Institute (BFI) yang menempatkan pasangan Bustami – Fadhil unggul 52,08 persen sedangkan Mualem – Dek Fadh 41,25 persen dan ada 6,67 persen warga yang belum tentukan pilihan.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, alumni Pasca Sarjana Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) Institut Teknologi Bandung (ITB), Dian Rahmat Syahputra, SE M.TP dalam keterangan tertulis, Senin (7/10), menilai ada upaya untuk sekadar menyenangkan hati Bustami – Fadhil dengan memberikan data yang belum tentu akurat terkait elektabilitas Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur nomor urut 1 tersebut.</p>
<p>“Bravo Fanta Institute (BFI) tidak terdata sebagai anggota Perkumpulan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi), namun anehnya mereka bisa mengeluarkan data terbaru terkait elektabilitas Calon Gubernur Aceh, saya menduga ini survei yang belum tentu akurat yang ditujukkan untuk menyenangkan hati Om Bus yang galau lantaran elektabilitasnya jauh tertinggal di bawah Mualem,” jelas Dian yang juga peraih Rekor MURI 2022.</p>
<p>Dian menambahkan seharusnya jika ingin mempengaruhi opini publik, tim sukses Bustami – Fadhil bisa melobi lembaga survei yang kredibel dan diakui KPU. Sehingga hasilnya tidak ditertawakan para akademisi, praktisi, ataupun pihak-pihak yang mengerti metode survei.</p>
<p>“Jika Om Bus ingin unggul di survei yang kredibel, harus keluarkan duit yang besar dong, ajak lembaga survei yang sudah dikenal luas, cuma saya khawatir, hasilnya Om Bus tetap kalah dengan Mualem jika survei dilakukan oleh lembaga kredibel seperti LSI, Polltracking, Kedai KOPI dan lainnya,” kata Dian lagi.</p>
<p>Dian juga menjelaskan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah merilis sebanyak 81 lembaga terdaftar sebagai lembaga survei, jajak pendapat, dan penghitungan cepat hasil Pemilu 2024 per 6 Februari 2024 lalu.</p>
<p>“Jika memang timses Om Bus ingin menyenangkan hati Om Bus yang sedang galau, silahkan hubungi 81 lembaga survei yang sudah terdata di KPU RI. Sehingga saat hasil survei dirilis, tidak menjadi bahan tertawaan,” jelasnya.</p>
<p>Saat dilakukan pencarian di platform media sosial Instagram dan pencarian Google tidak ditemukan data adanya lembaga survei Bravo Fanta Institute (BFI). Hal ini semakin membuktikan jika lembaga survei tersebut adalah lembaga survei yang tidak kredibel dan tidak memiliki alamat domisili yang jelas.</p>
<p>Dian, yang juga sering meraih berbagai penghargaan jurnalistik tingkat nasional mengajak jurnalis-jurnalis muda di Aceh untuk lebih selektif dalam menulis rilis berita.</p>
<p>“Di masa Pilkada seperti ini, saya harap jurnalis-jurnalis muda masa depan Aceh bisa lebih cek dan ricek saat menerima rilis dari suatu lembaga, baiknya ditelusuri terlebih dahulu lembaga yang merilis berita tersebut, apakah lembaga kredibel atau lembaga abal-abal,” pungkasnya. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/alumni-master-itb-tertawakan-hasil-survei-menangkan-bustami-di-pilgub-aceh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
