<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pesisir Jakarta &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/pesisir-jakarta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Mar 2025 04:14:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Pesisir Jakarta &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pramono Anung Peringatkan Potensi Banjir Rob Akhir Maret</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/pramono-anung-peringatkan-potensi-banjir-rob-akhir-maret/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/pramono-anung-peringatkan-potensi-banjir-rob-akhir-maret/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Mar 2025 04:15:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Rob]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Pramono Anung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=25020</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis indonesia, Jakarta &#8211; Gubernur Jakarta Pramono Anung membeberkan adanya potensi banjir rob di wilayah Jakarta Utara pada 28-29&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Gubernur Jakarta Pramono Anung membeberkan adanya potensi banjir rob di wilayah Jakarta Utara pada 28-29 Maret 2025 oleh karenanya sudah menginstruksikan seluruh jajaran untuk mengaktifkan kembali pompa-pompa pengendali banjir.</p>
<p>&#8220;Dapat laporan 28-29 (Maret 2025) kemungkinannya banjir rob. Lebih baik saya diinformasikan untuk kita antisipasi agar pompa-pompa yang ada di utara akan kita aktifkan kembali seperti yang kemarin,&#8221; kata dia di Balai Kota Jakarta, Selasa (11/3/2025).</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Maruli Sijabat mengatakan potensi banjir rob tersebut terkait pasang tertinggi pada bulan Maret.</p>
<p>Wilayah yang kemungkinan terdampak yakni di pesisir utara seperti Pluit, Muara Angke, Muara Baru, dan Cilincing.</p>
<p>Pemprov DKI termasuk BPBD DKI sudah menginformasikan kepada warga di pesisir utara Jakarta seraya menyiapkan langkah-langkah antisipasi lainnya termasuk sarana evakuasi dan lokasi pengungsian.</p>
<p>&#8220;Apabila diperlukan adanya pengungsian, maka kami akan siapkan sarana untuk evakuasi dengan menggunakan perahu. Juga bisa kita maksimalkan sarana-sarana yang sudah ada,&#8221; ujar Maruli.</p>
<p>Dia menambahkan pemenuhan kebutuhan dasar warga di lokasi pengungsian juga termasuk yang akan disiapkan.</p>
<p>Sebelumnya, terkait upaya meminimalkan banjir rob, Pemprov DKI menyatakan kesiapan untuk membangun tanggul mitigasi di beberapa titik antara lain di Muara Angke, Pluit, Muara Baru, Sunda Kelapa, Marunda (Rumah Si Pitung), dan Jalan RE Martadinata.</p>
<p>Tanggul mitigasi tersebut dibangun sambil menunggu pembangunan tanggul laut atau Pengembangan Terpadu Pesisir Ibu Kota Negara (PTPIN/NCICD) rampung pada 2030.</p>
<p>Adapun NCICD atau PTPIN merupakan salah satu program strategis nasional di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA), Kementerian Pekerjaan Umum (PU).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/pramono-anung-peringatkan-potensi-banjir-rob-akhir-maret/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemprov DKI Gerak Cepat Tangani Banjir Rob dan Salurkan Bantuan kepada Warga Terdampak</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/pemprov-dki-gerak-cepat-tangani-banjir-rob-dan-salurkan-bantuan-kepada-warga-terdampak/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/pemprov-dki-gerak-cepat-tangani-banjir-rob-dan-salurkan-bantuan-kepada-warga-terdampak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Dec 2024 09:35:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Air Laut Pasang]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Rob]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov DKI]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=21257</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;  Pemprov DKI Jakarta bergerak cepat menangani banjir rob yang melanda di Marunda Pulo dan Pluit,&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; </strong><br />
Pemprov DKI Jakarta bergerak cepat menangani banjir rob yang melanda di Marunda Pulo dan Pluit, Jakarta Utara. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, banjir rob telah berangsur surut. Bantuan pun telah disalurkan kepada warga terdampak.</p>
<p>“Saat ini, banjir rob sudah berangsur surut. Di Marunda Pulo, kami pastikan air sudah surut pada pukul 13.50 WIB, sehingga aktivitas masyarakat sudah kembali normal. Sedangkan, di Jl. Dermaga Ujung, Muara Angke, Kelurahan Pluit, hingga pukul 15.00 WIB, air masih menggenang di tiga RT, yaitu RT 005, RT 010, dan RT 002, yang terletak di RW 022. Namun, tidak ada pengungsi di kedua wilayah yang terdampak rob tersebut,” papar Isnawa, di Jakarta, pada Senin (16/12).</p>
<p>Lebih lanjut, Isnawa menjelaskan, personel BPBD Provinsi DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya (SDA) Provinsi DKI Jakarta, Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam menangani banjir rob ini. “Kami juga menyiagakan satu perahu karet dan perahu/sekoci PE (polyethylene) untuk transportasi warga setempat di Muara Angke,” imbuhnya.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-21253 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/12/IMG-20241217-WA0060-1024x768.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/12/IMG-20241217-WA0060-1024x768.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/12/IMG-20241217-WA0060-300x225.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/12/IMG-20241217-WA0060-768x576.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/12/IMG-20241217-WA0060.jpg 1280w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Sementara itu, Plt. Kepala Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum memaparkan, pihaknya menyiagakan pompa polder, pompa mobile, pompa stasioner, dan satgas perbantuan untuk mempercepat penanganan banjir rob. “Kami juga menyiagakan personel untuk mengoperasikan pompa dan optimalisasi saluran drainase agar rob cepat surut,” tuturnya.</p>
<p>Tak hanya itu, Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta juga bergerak cepat menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji untuk warga terdampak. Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta Premi Lasari mengungkapkan, Suku Dinas Sosial Jakarta Utara mendistribusikan bantuan berupa makanan siap saji sebanyak 2.100 nasi boks dan air mineral setiap hari, yang dibagikan untuk makan pagi, siang, dan malam.</p>
<p>“Pendistribusian makanan siap saji dan air mineral ini telah dilakukan sejak 12 Desember lalu. Tim kami juga akan terus memastikan warga terdampak banjir rob tetap terpenuhi kebutuhan dasarnya,” pungkasnya. (*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/pemprov-dki-gerak-cepat-tangani-banjir-rob-dan-salurkan-bantuan-kepada-warga-terdampak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fenomena Banjir Rob di Pesisir Jakarta, Ini Penjelasan Plt. Kepala Dinas SDA DKI</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/fenomena-banjir-rob-di-pesisir-jakarta-ini-penjelasan-plt-kepala-dinas-sda-dki/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/fenomena-banjir-rob-di-pesisir-jakarta-ini-penjelasan-plt-kepala-dinas-sda-dki/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Dec 2024 09:14:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Air Laut Pasang]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Rob]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov DKI]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=21252</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Fenomena banjir rob yang terjadi di pesisir Jakarta beberapa waktu belakangan membuat sejumlah wilayah terendam&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;</strong> Fenomena banjir rob yang terjadi di pesisir Jakarta beberapa waktu belakangan membuat sejumlah wilayah terendam air dengan ketinggian hingga 100 sentimeter. Bukan karena curah hujan yang tinggi, banjir rob terjadi bersamaan dengan fase bulan purnama yang mengakibatkan pasang air laut meningkat secara maksimum. Sehingga, air laut pasang tersebut meluap ke daratan yang menyebabkan banjir rob.</p>
<p>Plt. Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum menjelaskan, pasang air laut dipengaruhi oleh gravitasi bulan dan matahari. Ketika bulan berada di titik purnama (posisi bulan terlihat bulat sempurna dengan seluruh permukaannya terlihat terang). Inilah yang kemudian dapat memicu banjir rob di wilayah pesisir pantai.</p>
<p>&#8220;Ini merupakan fenomena alam yang berkaitan dengan pasang air laut. Saat pasang tinggi, terutama pada fase bulan purnama atau bulan baru, permukaan air laut naik dan bisa mencapai daratan rendah yang berada dekat dengan garis pantai,&#8221; jelas Ika di Jakarta, pada Senin (16/12).</p>
<p>Ika menambahkan, durasi banjir rob yang terjadi dapat bervariasi tergantung beberapa faktor, seperti siklus pasang surut, topografi wilayah, dan kondisi cuaca. Banjir rob biasanya berlangsung sekitar dua hingga enam jam saat pasang. Untuk mengatasinya, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta mengoptimalkan penggunaan pompa untuk mengalirkan air ke laut, bahkan saat air tidak mampu mengalir secara gravitasi.</p>
<p>&#8220;Kondisi rob juga dipengaruhi faktor topografi wilayah. Di wilayah pesisir dengan permukaan tanah rendah atau di bawah permukaan laut, air rob bisa terperangkap lebih lama. Sehingga kami mengoptimalkan operasional pompa stasioner maupun mobile untuk dapat mengalirkan air dan optimalisasi saluran drainase agar air dapat mengalir dengan lancar,&#8221; tambah Ika.</p>
<p>Sementara itu, langkah jangka panjang yang dilakukan untuk mengantisipasi banjir rob adalah terus menggenjot pembangunan tanggul pengaman pantai melalui program National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) Fase A sepanjang 39 kilometer yang merupakan program sinergi dengan Kementrian PU untuk mencegah air laut masuk ke daratan saat pasang laut terjadi. Selain itu, dibangun pula sistem polder pengendali rob yang dilengkapi bendung karet untuk menahan air laut supaya tidak melimpas kembali ke daratan.</p>
<p>&#8220;Upaya pengendalian penurunan muka tanah (land subsidence) juga terus digaungkan, salah satunya dengan pembatasan penggunaan air tanah melalui Zona Bebas Air Tanah yang akan diperluas wilayahnya,&#8221; terang Ika.</p>
<p>Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta juga terus mengembangkan teknologi untuk memprediksi dan mitigasi kejadian banjir rob. Sehingga dapat memperingatkan warga kota ketika ada potensi akan terjadi banjir. Selain itu, dilakukan pula pendekatan berbasis alam dengan penanaman mangrove yang merupakan kerja sama perangkat daerah terkait dengan pihak swasta.</p>
<p>Upaya ini juga membutuhkan peran warga untuk menjaga infrastruktur di pesisir seperti tanggul, serta tidak membuang sampah sembarangan dan menggunakan jaringan air perpipaan untuk kebutuhan sehari-hari agar bisa mengurangi penurunan permukaan tanah. (*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/fenomena-banjir-rob-di-pesisir-jakarta-ini-penjelasan-plt-kepala-dinas-sda-dki/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
