<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pemkab Buru &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/pemkab-buru/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Sat, 19 Oct 2024 06:25:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Pemkab Buru &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bikin Cemas, Sumur Bor Milik Warga di Desa Dava Kabupaten Buru Semburkan Gas</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/bikin-cemas-sumur-bor-milik-warga-di-desa-dava-kabupaten-buru-semburkan-gas/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/bikin-cemas-sumur-bor-milik-warga-di-desa-dava-kabupaten-buru-semburkan-gas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Oct 2024 06:25:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Buru]]></category>
		<category><![CDATA[Sumur Bor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=17890</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Kabupaten Buru – Warga Desa Dava, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru makin khawatir dengan semburan gas dari sumur&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Kabupaten Buru </strong>– Warga Desa Dava, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru makin khawatir dengan semburan gas dari sumur bor milik warga. Hingga saat ini belum ada instansi terkait yang melakukan penelitian terhadap dampak dari gas yang keluar api saat dibakar itu.</p>
<p>Pemilik sumur maupun warga belum bisa memanfaatkan air sumur itu untuk konsumsi karena gas yang keluar dari dalam pipa baunya sangat menyengat.</p>
<p>Mereka belum menkonsumsi air tersebut, karena takut bisa berakibat buruk bagi kesehatan maupun lingkungan masyarakat sekitar.</p>
<p>Manleli Belen pemilik lahan sekaligus pemilik sumur yang viral tersebut mengaku sumur tersebut masih mengeluarkan bau gas.</p>
<p>Dia berencana menutup sumur tersebut jika masih mengeluarkan gas karena kawatir mengancam lingkungan sekitar dan mencari lokasi sumber air baru untuk dibor agar bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.</p>
<p>Melalui Pemerintah Desa Dava, Manleli meminta agar fenomena sumur gas ini segera direspons oleh pemerintah daerah melalui instansi teknis terkait.</p>
<p>Kepala Desa Dava Rasyid Belen mengatakan, pihaknya akan melakukan komunikasi dan koordinasi bersama pemerintah daerah serta instansi terkait untuk melakukan tindak lanjut, agar kepastian fenomena alam yang menggegerkan warga sekitar dapat terungkap dengan jelas.</p>
<p>Rasyid berharap dengan adanya intervensi dari pemerintah daerah maka fenomena yang terjadi akan tertangani dengan baik sehingga warga setempat tidak lagi merasa cemas.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya warga Desa Dava Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, dikejutkan oleh fenomena alam yang tak biasa. Sebuah sumur di area rumah warga bernama Manleli Belen tiba-tiba mengeluarkan gas. Fenomena ini memicu kekhawatiran warga, terutama pemilik lahan Manleli Bellen karena lokasinya hanya sekitar belasan meter dari rumah miliknya .</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-17892 size-full" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/10/IMG-20241019-WA0006.jpg" alt="" width="765" height="1280" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/10/IMG-20241019-WA0006.jpg 765w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/10/IMG-20241019-WA0006-179x300.jpg 179w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/10/IMG-20241019-WA0006-612x1024.jpg 612w" sizes="(max-width: 765px) 100vw, 765px" /></p>
<p>Dari rekaman video amatir yang diambil oleh warga menunjukan sumur yang terletak di dekat rumah warga itu, mengeluarkan api saat dibakar.</p>
<p>Fenomena ini pertama kali diketahui pada Selasa (15/10). Awalnya, warga mencium adanya bau yang menyengat yang keluar dari pipa sumur dengan kedalaman 25 meter itu.</p>
<p>Penemuan gas alam tersebut sontak membuat geger warga setempat. Untuk memastikan adanya gas, warga mencoba menyalakan korek diujung pipa yang langsung mengeluarkan api.</p>
<p>Hingga saat ini belum ada instansi berwenang melakukan penelitian untuk memastikan jenis gas yang ada di sumur milik warga Desa Dava itu.(SM)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/bikin-cemas-sumur-bor-milik-warga-di-desa-dava-kabupaten-buru-semburkan-gas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Minta Pemkab Buru Sikapi Kemunculan Buaya di Laut Namlea</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/warga-minta-pemkab-buru-sikapi-kemunculan-buaya-di-laut-namlea/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/warga-minta-pemkab-buru-sikapi-kemunculan-buaya-di-laut-namlea/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Sep 2024 10:06:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Buaya]]></category>
		<category><![CDATA[Namlea]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Buru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=16018</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Buru &#8211; Seekor buaya berukuran besar kembali muncul di dekat keramba ikan milik warga di kota Namlea,&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Buru</strong> &#8211; Seekor buaya berukuran besar kembali muncul di dekat keramba ikan milik warga di kota Namlea, Kabupaten Buru. Kemunculan buaya ini sempat menjadi tontonan warga terutama para pemilik keramba, Jumat (13/9/2024).</p>
<p>Warga bahkan sempat beberapa kali mengabadikan kemunculan sang predator tersebut.</p>
<p>Menurut mereka sudah beberapa kali hewan muara itu hilir mudik disekitar keramba ikan maupun di area pelabuhan kapal, sehingga membuat mereka merasa terancam.</p>
<p>Jamil yang tinggal di dekat keramba ikan mengaku, dia bersama warga sekitar khawatir dengan kemunculan buaya itu.</p>
<p>Jamil berharap Pemerintah Kabupaten Buru melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dapat menangkap buaya tersebut sebab sangat mengancam keselamatan warga yang menghuni di bibir pantai itu.</p>
<p>Rifai warga lainnya juga menceritakan kemunculan buaya di dermaga pelabuhan maupun di keramba bukan baru pertama melainkan sudah lebih dari setahun .</p>
<p>Dia berharap pemerintah mengambil Iangkah cepat untuk memusnahkan buaya tersebut karena kawatir bisa terjadi korban jiwa, mengingat sudah beberapa kasus warga dimangsa buaya di Pulau Buru</p>
<p>Diketahui pada awal Juli 2024 lalu salah satu warga bernama Revan Wali, berusia 13 tahun ditemukan dalam kondisi meninggal akibat diterkam buaya di Sungai Waeapo, saat itu Revan bersama teman sedang asik mandi di Sungai Waeapo, Kecamatan Lolong Guba, Kabupaten Buru.</p>
<p>Sebulan berikut, tepatnya pada 20 Agustus 2024, satu warga asal Desa Wali Namrole Kabupeten Buru Selatan atas nama Halima Rahakbauw juga tewas diterkam buaya di Sungai Wali.</p>
<p>Warga berharap ada tindakan lebih lanjut dari pihak terkait. Agar buaya tidak berkembang biak di kawasannya. karena warga merasa ketergantungan hidupnya dari sungai dan laut. (SM)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/warga-minta-pemkab-buru-sikapi-kemunculan-buaya-di-laut-namlea/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mantan Atlet Taekwondo Berharap Pemda Buru Perlu Perhatikan Masa Depan Atlet</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/mantan-atlet-taekwondo-berharap-pemda-buru-perlu-perhatikan-masa-depan-atlet/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/mantan-atlet-taekwondo-berharap-pemda-buru-perlu-perhatikan-masa-depan-atlet/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jul 2024 08:16:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Atlet]]></category>
		<category><![CDATA[Atlet Taekwondo]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Buru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=12459</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Buru &#8211; Mantan Atlet Taekwondo Kabupaten Buru Sofyan Muhammadia kepada media menjelaskan banyak atlet taekwondo yang sudah&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Buru</strong> &#8211; Mantan Atlet Taekwondo Kabupaten Buru Sofyan Muhammadia kepada media menjelaskan banyak atlet taekwondo yang sudah menoreh prestasi di negeri ini.</p>
<p>Sudah saatnya pemerintah daerah memprioritaskan masa depan para atlet yang berprestasi sebagai tanda penghargaan kepada meraka.</p>
<p>Kalau dulu banyak janji manis yang di dapatkan sekarang kita butuh sentuhan dari pemerintah terhadap masa depan anak-anak yang berprestasi.</p>
<p>&#8220;Dalam hal perkuliahan atau ada yang kepingin tes CPNS, Polisi ataupun TNI. Pemerintah harus dapat membantu mereka,&#8221; tutur Sofyan.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-12462 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240720-WA0212-842x1024.jpg" alt="" width="640" height="778" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240720-WA0212-842x1024.jpg 842w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240720-WA0212-247x300.jpg 247w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240720-WA0212-768x934.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240720-WA0212.jpg 1024w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Para atlet pada umumnya sudah berjenjang membawa nama baik daerah ke provinsi, provinsi ke pusat dan ke Internasional. Jadi harus mendapat perhatian khusus,” tegas Sofyan.</p>
<p>Sebab itu mereka ini dikatakan adalah motor pergerakan yang telah berjuang mengharumkan nama baik Daerah Kabupaten Buru.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-12464 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG_20240720_151238-1024x719.jpg" alt="" width="640" height="449" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG_20240720_151238-1024x719.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG_20240720_151238-300x211.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG_20240720_151238-768x540.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG_20240720_151238.jpg 1200w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Terkadang para atlet mengorbankan banyak hal untuk fokus meraih prestasi untuk Kabupaten Buru di bidang olahraga. Tidak sedikit yang mengabaikan pekerjaan dan bahkan pendidikannya. “Maka pemerintah<br />
sudah saatnya memperhatikan masa depan para atlet, terkhusus atlet yang berprestasi,” ujarnya.(*)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/mantan-atlet-taekwondo-berharap-pemda-buru-perlu-perhatikan-masa-depan-atlet/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPRD Desak Pemkab Buru Segera Perbaiki Ruas Jalan Rusak di Kota Namlea</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/dprd-desak-pemkab-buru-segera-perbaiki-ruas-jalan-rusak-di-kota-namlea/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/dprd-desak-pemkab-buru-segera-perbaiki-ruas-jalan-rusak-di-kota-namlea/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 May 2024 10:13:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Anggota DPRD Buru]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Rusak]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Buru]]></category>
		<category><![CDATA[Namlea]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Buru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=9394</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Kabupaten Buru &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buru, meminta agar pemerintah daerah segera memperbaiki seluruh&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Kabupaten Buru</strong> &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buru, meminta agar pemerintah daerah segera memperbaiki seluruh ruas jalan yang rusak di kota Namlea.</p>
<p>&#8220;Beberapa jalan utama di kota Namlea mengalami kerusakan,&#8221; kata Jaidun Saanun.</p>
<p>Jaidun Saanun yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Buru meminta agar pemerintah daerah segerah memperhatikan jalan rusak, tak hanya di kota Namlea melainkan di dua Kecamatan Fene Leisela dan Lolon Guba juga harus diperbaiki dan dibangun, sehingga akses jalan bisa dinikmati oleh masyarakat kabupaten buru,&#8221;tandasnya.</p>
<p>Jalan merupakan fasilitas vital bagi masyarakat, sehingga persoalan tersebut harus mendapatkan perhatian seluruh pihak terkait,&#8221; katanya, Senin (27/5/2024).</p>
<p>Sementara beberapa titik jalan yang rusak di kota Namlea diantaranya Bundaran RH Mart, Husni Hentihu, Tugu Tani, Bandar Angin. Dan masih banyak lagi lokasi jalan yang mengalami kerusakan.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-9396 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/05/IMG-20240527-WA0039-1024x545.jpg" alt="" width="640" height="341" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/05/IMG-20240527-WA0039-1024x545.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/05/IMG-20240527-WA0039-300x160.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/05/IMG-20240527-WA0039-768x409.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/05/IMG-20240527-WA0039.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Sementara apabila tidak ada dalam perencanaan atau anggaran, mungkin bisa dilakukan pemeliharaan sementara dengan penutupan lubang jalan yang rusak,&#8221; pintanya.</p>
<p>Ditempat terpisah Andi salah satu pengendara motor meminta agar pemerintah bisa dengan serius melihat kondisi jalan tersebut.</p>
<p>Kondisi jalan yang rusak menjadi kubangan setelah air hujan mengisi lubang jalan. Kondisi itu juga membahayakan bagi penguna jalan terutama para pengendara motor. (SM)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/dprd-desak-pemkab-buru-segera-perbaiki-ruas-jalan-rusak-di-kota-namlea/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjual Minyak Tanah Eceran Menjamur di Kota Namlea, Anggota DPRD Nilai Pemkab Buru Seolah Menutup Mata</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/penjual-minyak-tanah-eceran-menjamur-di-kota-namlea-anggota-dprd-nilai-pemkab-buru-seolah-menutup-mata/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/penjual-minyak-tanah-eceran-menjamur-di-kota-namlea-anggota-dprd-nilai-pemkab-buru-seolah-menutup-mata/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Mar 2024 14:25:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kabupaten Buru]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Buru]]></category>
		<category><![CDATA[Minyak Tanah]]></category>
		<category><![CDATA[Namlea]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Buru]]></category>
		<category><![CDATA[Penjual Eceran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=5170</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Namlea &#8211; Semua pangkalan minyak tanah di Kota Namlea dilarang untuk menjual minyak tanah kepada pengumpul, hal&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Namlea &#8211;</strong> Semua pangkalan minyak tanah di Kota Namlea dilarang untuk menjual minyak tanah kepada pengumpul, hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Komisi Dua DPRD Kabupaten Buru Jaidun Saanun, Kamis (14/3/2024).</p>
<p>“Semua pangkalan sudah dilarang keras menjual minyak tanah kepada pengecer,” ini sesuai rapat koordinasi antara Pemerintah Daerah, DPRD, Pertamina, Pangkalan. Bahwa penjualan terakhir hanya ada di pangkalan dengan catatan setiap orang mendapatkan dua gen berukuran lima liter.</p>
<p>&#8220;Sementara untuk UMKM atau rumah makan diperbolehkan mendapatkan empat gen,&#8221; ucap Saanun.</p>
<p>Untuk itu menyangkut dengan pendistribusian minyak tanah tidak ada yang namanya kelangkaan.</p>
<p>Ketua Komisi Dua DPRD Kabupaten Buru sesali adanya penjualan minyak tanah diatas harga het berkisar 40 ribu rupiah per lima liter dan 8 ribu rupiah per satu liter dan itu dijual bebas di media sosial (online).</p>
<p>&#8220;Ini yang membuat seolah-olah pemerintah daerah menutup mata tentang pendistribusian minyak tanah di setiap pangkalan,&#8221; sesal Saanun.</p>
<p>Seharusnya pendistribusian minyak tanah itu berakhir di pangkalan bukan berada di penjual ilegal atau pengecer, &#8220;Dalam regulasi tidak ada namanya pengecer yang ada hanyalah pangkalan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Pemerintah Daerah seharusnya hadir ditengah-tengah masyarakat untuk menstabilkan harga minyak tanah.</p>
<p>Penjabat Bupati Buru Djalaludin Salampessy diminta mengintruksikan Dinas Perindustrian dan Perdagangan melakukan operasi pasar, khusunya minyak tanah yang harganya melambung tinggi melebihi harga het.</p>
<p>Jika ditemui pangkalan yang nakal menimbun dengan sengaja menjual di atas harga het maka pemerintah daerah diminta memproses dan mencabut izin usahanya. Demikian pengecer yang menjual diatas harga het 40 ribu rupiah agar di tangkap dan diproses secara hukum. (SM)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/penjual-minyak-tanah-eceran-menjamur-di-kota-namlea-anggota-dprd-nilai-pemkab-buru-seolah-menutup-mata/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
