<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pemadam Kebakaran &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/pemadam-kebakaran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 May 2025 10:06:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Pemadam Kebakaran &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gubernur Pramono Tinjau Peralatan Penanggulangan Kebakaran di RW 01 Kelurahan Sukabumi Utara</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/gubernur-pramono-tinjau-peralatan-penanggulangan-kebakaran-di-rw-01-kelurahan-sukabumi-utara/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/gubernur-pramono-tinjau-peralatan-penanggulangan-kebakaran-di-rw-01-kelurahan-sukabumi-utara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 May 2025 10:06:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur DKI]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahaan Sukabumi Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Pemadam Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Pramono Anung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=27674</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, didampingi Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta,&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;</strong> Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, didampingi Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara, serta Wali Kota Administrasi Jakarta Barat, Uus Kuswanto, meninjau dan menginspeksi peralatan penanggulangan kebakaran di lingkungan masyarakat RT 01/RW 01, Kelurahan Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Jumat (9/5/2025).</p>
<p>Kegiatan ini merupakan bagian dari sosialisasi Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2025 tentang Gerakan Masyarakat Punya APAR (GEMPAR).</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-27676 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250510-WA0019-1024x682.jpg" alt="" width="640" height="426" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250510-WA0019-1024x682.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250510-WA0019-300x200.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250510-WA0019-768x512.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250510-WA0019-1536x1023.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250510-WA0019.jpg 900w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Dalam kunjungannya, Gubernur Pramono mengapresiasi masyarakat dan berbagai pihak yang telah berkolaborasi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran di lingkungan permukiman, termasuk Kelurahan Sukabumi Utara yang terdampak kebakaran pada 2024.</p>
<p>&#8220;Pada hari ini, saya ingin memberikan apresiasi kepada seluruh warga atas peran aktif dalam mencegah kebakaran. Saya telah menandatangani Ingub Nomor 5 Tahun 2025 tentang GEMPAR. Ini dilakukan karena kita tahu, di Jakarta ini banyak sekali daerah yang padat penduduk, sehingga ketika terjadi kebakaran, alat pemadam kebakaran yang besar kerap kesulitan masuk ke wilayah tersebut. Untuk itu, kita perlu meningkatkan ketersediaan APAR di lingkungan padat penduduk,&#8221; ujar Gubernur Pramono.</p>
<p>Dirinya juga menjelaskan, program GEMPAR merupakan implementasi Pasal 55 ayat (1) Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran di Provinsi DKI Jakarta. Dalam hal ini, masyarakat harus berperan aktif dalam mencegah dan menanggulangi kebakaran dini di lingkungannya.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-27675 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250510-WA0020-1024x681.jpg" alt="" width="640" height="426" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250510-WA0020-1024x681.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250510-WA0020-300x200.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250510-WA0020-768x511.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250510-WA0020-1536x1021.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250510-WA0020.jpg 900w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan jumlah ketersediaan APAR di lingkungan masyarakat, sehingga mampu melakukan pemadaman dini apabila terjadi kebakaran. Gubernur Pramono menyebutkan, pada 2025, tercatat sebanyak 598 kebakaran terjadi di Jakarta.</p>
<p>&#8220;Dari jumlah itu, sebanyak 141 kejadian kebakaran dapat diatasi oleh masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa 23 persen kasus kebakaran di Jakarta dapat dipadamkan warga melalui APAR. Saat ini kami mendorong agar setiap RT memiliki APAR. Dengan demikian, ini akan menjadi modal awal yang luar biasa di Jakarta, terutama di daerah padat penduduk, seperti di tempat ini, Tambora, Taman Sari, dan sebagainya,&#8221; jelas Gubernur Pramono.</p>
<p>Ia mengimbau, melalui Ingub ini, seluruh ASN di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, pegawai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), RT/RW, kader jumantik, PKK, posyandu, kader dasawisma, karang taruna, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan lainnya untuk memiliki APAR di rumah masing-masing.</p>
<p>&#8220;Selain itu, kita semua harus memantau apabila terjadi kebakaran, sehingga dapat lebih cepat diketahui dan segera dilakukan penanganan. Semoga di lingkungan kita ini dapat tercipta rasa aman dan nyaman dari ancaman bahaya kebakaran dan bencana lainnya,&#8221; ucap Gubernur Pramono.</p>
<p>Sebagai informasi, pengadaan APAR di lingkungan masyarakat dilakukan oleh Dinas Gulkarmat DKI Jakarta sesuai amanat Peraturan Gubernur Nomor 42 Tahun 2023. Di setiap RT, terdapat dua orang relawan pemadam kebakaran yang dilengkapi APAR. Saat ini, jumlah RT di DKI Jakarta mencapai 30.679. Idealnya, terdapat 61.358 APAR di Jakarta. Namun, jumlah eksisting APAR saat ini baru mencapai 7.376 tabung atau 12 persen. Ke depan, Pemprov DKI Jakarta akan terus berupaya menambah jumlah ketersediaan APAR (*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/gubernur-pramono-tinjau-peralatan-penanggulangan-kebakaran-di-rw-01-kelurahan-sukabumi-utara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siapkan Mekanisme Pendaftaran Petugas PPSU, Pemprov DKI Imbau Warga Tak Perlu Datang ke Balai Kota Jakarta</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/siapkan-mekanisme-pendaftaran-petugas-ppsu-pemprov-dki-imbau-warga-tak-perlu-datang-ke-balai-kota-jakarta/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/siapkan-mekanisme-pendaftaran-petugas-ppsu-pemprov-dki-imbau-warga-tak-perlu-datang-ke-balai-kota-jakarta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2025 15:08:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Balai Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Loker]]></category>
		<category><![CDATA[Lowongan Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Pemadam Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov DKI]]></category>
		<category><![CDATA[PPSU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=26758</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tidak datang langsung ke Balai Kota dalam rangka melamar&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;</strong> Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tidak datang langsung ke Balai Kota dalam rangka melamar pekerjaan sebagai Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP), termasuk posisi Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dan Pemadam Kebakaran (Damkar). Saat ini, Pemprov DKI sedang menyiapkan sistem pendaftaran online agar proses rekrutmen bisa dilakukan dengan lebih mudah, efisien, dan nyaman bagi masyarakat.</p>
<p>Pelamar nantinya dapat mengakses informasi melalui situs resmi Pemprov DKI Jakarta di <a href="https://www.jakarta.go.id/loker">https://www.jakarta.go.id/loker</a>. Selain itu, masyarakat juga dapat langsung mengakses situs resmi dari instansi atau unit kerja yang membuka rekrutmen PJLP sesuai kebutuhannya.</p>
<p>“Kami sedang membangun sistem yang lebih praktis dan transparan agar warga tidak perlu datang jauh-jauh ke Balai Kota untuk menyerahkan lamaran. Semua bisa diakses secara daring (online),” kata Staf Khusus Gubernur Bidang Komunikasi Publik DKI Jakarta, Cyril Raoul Hakim, Selasa (22/4/2025).</p>
<p>Meskipun demikian, Pemprov DKI berterima kasih atas tingginya antusiasme masyarakat dalam melamar kerja, terutama untuk posisi PJLP seperti PPSU dan Damkar. Sejak pagi hari, sejumlah pelamar sudah hadir di Balai Kota untuk menyerahkan berkas lamaran secara langsung. Menurut Cyril, lamaran ini akan diteruskan kepada instansi atau unit kerja terkait untuk diproses lebih lanjut sesuai dengan mekanisme yang berlaku.</p>
<p>“Kami menghargai antusias warga yang ingin bekerja dan membangun Jakarta bersama-sama. Namun, semua proses rekrutmen harus berjalan profesional dan berbasis pada kapasitas, tanpa ada titipan maupun intervensi dari pihak mana pun,” jelasnya.</p>
<p>Perlu diketahui, rekrutmen PJLP seharusnya dilakukan oleh wilayah atau suku dinas terkait, sesuai kebutuhan masing-masing unit kerja. Dengan sistem online yang sedang disiapkan, diharapkan masyarakat bisa lebih mudah mengakses peluang kerja dan proses rekrutmen dapat berlangsung secara adil, tertib, dan akuntabel.(*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/siapkan-mekanisme-pendaftaran-petugas-ppsu-pemprov-dki-imbau-warga-tak-perlu-datang-ke-balai-kota-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puluhan Rumah di Pegadungan Kalideres Ludes Terbakar</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/puluhan-rumah-di-pegadungan-kalideres-ludes-terbakar/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/puluhan-rumah-di-pegadungan-kalideres-ludes-terbakar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Oct 2024 12:31:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Kalideres]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Pemadam Kebakaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=17102</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Petugas mengakui alami kesulitan untuk mengatasi kebakaran puluhan rumah di Jalan Utan Jati Kp. Tabaci,&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; </strong>Petugas mengakui alami kesulitan untuk mengatasi kebakaran puluhan rumah di Jalan Utan Jati Kp. Tabaci, RT/RW 03/01 Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat mulai dari mulai dari sumber air yang keruh dan jauh, selang air pecah dan sejumlah objek yang berisi plastik.</p>
<p>&#8220;Kesulitan pertama, sumber air ya. Sumber air yang di sini agak kotor, kalinya agak keruh. Jadi, agak sulit,&#8221; kata Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syarifudin, di Jakarta, Rabu.</p>
<p>Kemudian, lanjut dia, pihaknya telah mengambil air di Kali Mookevart Daan Mogot, tetapi kendalanya selang air pada mobil beberapa kali pecah.</p>
<p>Kemudian, kata Syarif, lalu-lintas Jalan Daan Mogot juga menyebabkan dua selang berukuran 50 meter dan 100 meter milik petugas pecah saat pemadaman berlangsung.</p>
<p>Selain itu, kata Syarif, dua lapak plastik besar yang juga terbakar dalam insiden itu membuat petugas kesulitan memadamkan api.</p>
<p>&#8220;Ada dua lapak plastik yang besar. Biji plastik dan lapak plastik-plastik itu yang ada cukup luas itu. Dan barang-barang juga cukup banyak, sehingga menyulitkan kita untuk penuntasan. Kemudian juga ada reruntuhan seng-seng yang juga menghambat untuk penuntasan,&#8221; kata Syarif.</p>
<p>Namun demikian, kata Syarif, api sudah berhasil dilokalisasi pada pukul 13.20 WIB hingga sekitar pukul 17.00 WIB pihaknya telah memulai tahap pendinginan.</p>
<p>&#8220;Berita kebakaran diperoleh pukul 12.17 WIB, lalu pukul 13.20 WIB kita sudah bisa lokalisasi. Sekarang tahap penuntasan, pendinginan. Cuma memang karena area luas, banyak tumpukan. Nah ini kita perlu waktu cukup lama untuk penuntasan itu,&#8221; kata Syarif.</p>
<p>Syarif menyebut pihaknya menurunkan 20 unit kendaraan pemadam dan 100 personel untuk memadamkan kebakaran tersebut.</p>
<p>Adapun empat dari petugas tersebut sempat mengalami keletihan lantaran terlalu lama menghirup asap kebakaran yang mengepul.</p>
<p>&#8220;Petugas yang awal ada empat orang, karena dia terlalu lama,&#8221; kata Syarif.</p>
<p>Lebih lanjut, Syarif melanjutkan bahwa hingga kini terdapat 50 unit rumah yang terbakar dalam insiden tersebut.</p>
<p>&#8220;Info data sementara itu 50 rumah berbentuk rumah bedeng dan semi-permanen,&#8221; kata Syarif.</p>
<p>Hingga kini juga belum ada laporan korban jiwa akibat kebakaran tersebut, termasuk jumlah jiwa yang terkena dampak dari peristiwa itu.</p>
<p>(*/red)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/puluhan-rumah-di-pegadungan-kalideres-ludes-terbakar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
