<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pelabuhan &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/pelabuhan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Tue, 26 Mar 2024 13:17:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Pelabuhan &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>IKRAN Jadikan Komunikasi Nelayan Menjadi Aman</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/ikran-jadikan-komunikasi-nelayan-menjadi-aman/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/ikran-jadikan-komunikasi-nelayan-menjadi-aman/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Mar 2024 13:40:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[IKRAN Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Radio]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=6072</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Surabaya &#8211; Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas 1 Surabaya melaksanakan Kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Izin&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Surabaya &#8211;</strong> Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas 1 Surabaya melaksanakan Kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Izin Komunikasi Radio Antar Nelayan (IKRAN) bagi nelayan Pelabuhan Perikanan Pondokdadap.</p>
<p>Sebanyak enam puluh orang nelayan hadir untuk mengikuti kegiatan yang dilaksanakan pada gedung Aula Katsuwo UPT PPP Pondokdadap ini. Pemaparan materi disampaikan oleh Prof. Ir. Djamhari Sirat, MSc., Ph.D, Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Indonesia.</p>
<p>Adapun IKRAN sendiri merupakan inovasi terbaru Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dalam menyediakan solusi komunikasi radio khusus bagi nelayan. IKRAN ini pada awalnya diinisiasi karena adanya laporan mengenai interferensi komunikasi terhadap frekuensi dinas penerbangan yang disebabkan oleh penggunaan frekuensi dan perangkat yang tidak sesuai peruntukkannya oleh nelayan.<br />
Maka dari itu, IKRAN merupakan solusi berupa program komunikasi inklusif di sektor perikanan untuk komunikasi radio umum berupa pengiriman dan/atau penerimaan informasi yang bersifat umum selain informasi marabahaya, kedaruratan atau keselamatan, menggunakan perangkat telekomunikasi dengan media Spektrum Frekuensi Radio untuk mendukung kegiatan sektor perikanan.</p>
<p>Kewajiban memiliki IKRAN bagi nelayan kini diatur dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No.8 tahun 2023 tentang Komunikasi Radio Umum untuk Mendukung Sektor Perikanan. IKRAN merupakan saran wajib yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha perikanan, diantaranya:</p>
<p>A.Pelaku usaha pada subsektor penangkapan ikan;<br />
B. Pelaku usaha pada subsektor pengangkutan ikan;<br />
C. Pelaku pendukung pada subsektor penangkapan &amp; pengangkutan ikan; pekerja di atas kapal<br />
penangkap/pengangkut ikan pengangkut ikan di pelabuhan, TPI, dan sentra nelayan<br />
D. Operator stasiun radio di pelabuhan perikanan.</p>
<p>Petugas di pelabuhan perikanan yang melakukan Komunikasi Radio Umum<br />
Adapun pelaku usaha perikanan yang ditemukan tidak dapat memenuhi kewajiban tersebut, akan dikenakan sanksi administratif sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kedepannya, penerapan IKRAN diharapkan mampu mendorong nelayan untuk menggunakan frekuensi komunikasi sesuai yang diberikan agar tidak timbul lagi permasalahan intervensi saluran radio nelayan yang mengganggu<br />
komunikasi udara. Selain itu, dengan adanya IKRAN, nelayan juga diharapkan mampu menjadi pelopor (agen perubahan) tertib penggunaan frekuensi radio, dimana nelayan yang telah bersertifikat diharapkan mampu mengajak rekan di sektor perikanan untuk menggunakan frekuensi IKRAN dalam berkomunikasi. ( Vian )</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/ikran-jadikan-komunikasi-nelayan-menjadi-aman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KRYD di Pos I Pelabuhan Laut Poto Tano Berjalan Aman dan Terkendali</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/kryd-di-pos-i-pelabuhan-laut-poto-tano-berjalan-aman-dan-terkendali/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/kryd-di-pos-i-pelabuhan-laut-poto-tano-berjalan-aman-dan-terkendali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Mar 2024 06:31:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Sumbawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[KRYD]]></category>
		<category><![CDATA[Pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Poto Tano]]></category>
		<category><![CDATA[Sumbawa Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=5049</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Sumbawa Barat &#8211; Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut Tano IPTU Nurlana bersama 4 orang personil menggelar Kegiatan Rutin&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Sumbawa Barat</strong> &#8211; Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut Tano IPTU Nurlana bersama 4 orang personil menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), pada hari Selasa (12/3 /2024), pukul 21.00 Wita di Pos I Pelabuhan Laut Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat.</p>
<p>&#8220;Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan dalam rangka untuk mendukung program Kapolri tentang Presisi kapolri no. Urut 2 tentang menjamin keamanan untuk mendukung program pembangunan,&#8221; Kata Kapolres Sumbawa Barat AKBP Yasmara Harahap S.I.K melalui kasi Humas Polres IPDA Edi Sobandi Adireja, S.Sos kepada media ini.</p>
<p>Kasi humas menjelaskan, adapun tujuan dilaksanakan Kegiatan Rutin Yang Di Tingkatkan (KRYD) sebagai antisipasi tindak Pidana 3C yaitu, Pencurian dengan Pemberatan (Curat), Pencurian dengan kekerasan (Curas), Pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) serta tindak Pidana lainnya.</p>
<p>&#8220;Juga untuk menekan timbulnya gangguan kamtibmas di wilayah sumbawa barat khususnya di Kawasan Pelabuhan Poto Tano sebagai gerbang lintas Pulau Sumbawa,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-5051 size-full" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/IMG-20240313-WA0024.jpg" alt="" width="1600" height="1200" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/IMG-20240313-WA0024.jpg 1600w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/IMG-20240313-WA0024-300x225.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/IMG-20240313-WA0024-1024x768.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/IMG-20240313-WA0024-768x576.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/IMG-20240313-WA0024-1536x1152.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p>Kasi Humas menerangkan sasaran dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan Selain antisipasi tindak Pidana 3C juga di lakukan antisipasi terhadap peredaran minuman keras (Miras), orang yang membawa senjata tajam dan memiliki senjata api (Sajam dan senpi) serta antisipasi kendaraan yang membawa bahan peledak (Handak), juga antisipasi peredaran gelap Narkotika, dan barang lain yang tidak memliki dokumen yang lengkap dan sah.</p>
<p>Masih dikatakan Kasi Humas, adapun hasil dari KRYD, memberikan Teguran kepada Supir agar barang &#8211; barang muatan tidak melebihi kapasitas. Juga<br />
memberikan teguran secara lisan kepada sopir atau kondektur angkutan umum agar tidak menaikan penumpang berada di atap kendaraan yang dapat membahayakan keselamatan.Serta<br />
memberikan sosialisasi kepada pengguna jasa penyeberangan untuk dapat melakukan pembelian Tiket melalui Perryzy yang telah di berlakukan.</p>
<p>&#8221; Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berakhir pada pukul 22.00 Wita berjalan dengan tertib aman dan terkendali,&#8221; pungkas kasi Humas Polres Sumbawa Barat IPDA Edi Sobandi Adireja, S.Sos.<br />
(Yyt).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/kryd-di-pos-i-pelabuhan-laut-poto-tano-berjalan-aman-dan-terkendali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
