<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Parisada Hindu Dharma Indonesia &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/parisada-hindu-dharma-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Sun, 01 Sep 2024 11:42:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Parisada Hindu Dharma Indonesia &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Terus Bekerja, PHDI Pusat Audiensi dengan Menkopolhukam</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/terus-bekerja-phdi-pusat-audensi-dengan-menkopolhukam/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/terus-bekerja-phdi-pusat-audensi-dengan-menkopolhukam/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Sep 2024 11:41:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Audiensi]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[Menkopolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[Parisada Hindu Dharma Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PHDI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=15297</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Parisada Hindu Dharma Indonesia Pusat (PHDI) terus bekerja bergerak melayani umat, walau dalam kondisi gugatan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Parisada Hindu Dharma Indonesia Pusat (PHDI) terus bekerja bergerak melayani umat, walau dalam kondisi gugatan dan tidak ada anggaran dari Dirjen Bimas Hindu Kemenag RI. Demikian disampaikan oleh Mayjend TNI Purn Wisnu Bawa Tenaya, Ketua Umum PH PHDI Pusat bersama Sabha Pandita, Sabha Walaka dan pengurus Harian PHDI Pusat saat diterima Audensi oleh Menkopolhukam Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjhajanto, Jakarta, Jumat (30/08/2024).</p>
<p>Dalam pertemuan yang berlangsung santai dan penuh kekeluargaan tersebut, Wisnu Bawa Tenaya menjelaskan sejarah Mahasabha di Surabaya sampai Mahasabha XII di Hotel Sultan, Jakarta.</p>
<p>Sekretaris Sabha Pandita, Ida Pandita Putra Nata Siliwangi yang turut hadir, dalam kesempatan tersebut menjelaskan konsep Sampradaya dalam Hindu, dan menjelaskan pentingnya menjadikan PHDI sebagai Majelis yang menjadi rumah besar bagi seluruh umat Hindu dari berbagai sekte, klan, sampradaya, suku, bangsa dan sebagainya. PHDI adalah milik seluruh umat Hindu Indonesia.</p>
<p>Hal senada ditegaskan oleh Mayjend TNI Purn Putu Sastra yang mewakili Sabha Walaka, bahwa dalam pertemuan beberapa waktu lalu bersama Dirjen Bimas Hindu dan juga perwakilan Menkopolhukam, tidak ada alasan lagi seharusnya untuk ribut-ribut PHDI, karena apa yang dipersoalkan sudah selesai, dan kondisi ini hanya akan merugikan umat Hindu seluruh Indonesia.</p>
<p>Sementara itu Ketua Bidang Hukum PH PHDI Pusat, Yanto Jaya SH pada kesempatan yang sama melaporkan proses hukum yang dijalani oleh PHDI. Bahwa posisi terakhir gugatan yang ditujukan kepada PHDI Mahasabha XII sedang dalam tahap kasasi setelah pada tingkat Pengadilan Negeri Jakbar dan Pengadilan Tinggi Jakarta, gugatan yang ditujukan kepada PHDI Mahasabha XII ditolak. Kabid Hukum juga menjelaskan bahwa pada kasus yang lain, Putusan Kasasi TUN 431 hanya membatalkan SK AHU yang diberikan pada PHDI Mahasabha XII karena menurut pertimbangan hakim masih terjadi sengketa organisasi. Hal ini samasekali tidak mempengaruhi kondisi riil, de facto bahwa PHDI yang mendapat pengakuan dari PHDI Provinsi adalah PHDI Mahasabha XII yang sejak Mahasabha Oktober 2021 sampai Agustus 2024 ini sudah mengesahkan dan melantik pengurus PHDI di 23 Provinsi.</p>
<p>Menkopolhukam Hadi Tjhajanto menyambut hangat kedatangan Pengurus PHDI Pusat, dan menyampaikan bahwa dalam beberapa kali kunjungan ke daerah beliau seringkali ikut mengamati dinamika PHDI. Dari hasil pengamatan langsung, Menko memastikan bahwa di daerah yang beliau kunjungi semua PHDI mengaku berada di bawah kepengurusan Wisnu Bawa Tenaya.</p>
<p>Menko juga menegaskan akan membantu agar dinamika di Tubuh PHDI selesai secepat mungkin. “Kita harapkan secepatnya terwujud rekonsiliasi” demikian disampaikan mantan Panglima tersebut.</p>
<p>Dalam audensi tersebut Wisnu Bawa Tenaya didampingi oleh beberapa pengurus lainnya, yaitu Ketua Bidang Ididologi dan Kesatuan Bangsa Mayjen TNI Purn. Kasim Genawi, Ketua Bidang Organisasi D. Sures Kumar, Ketua Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yanto Jaya, Ketua Bidang Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan I Wayan Kantun Mandara, Sekretaris Bid Hukum Ida Jaka, dan kepala Sekretariat PHDI Wayan Suyasa. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/terus-bekerja-phdi-pusat-audensi-dengan-menkopolhukam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketua PHDI Ajak Umat Hindu Berdana Punia</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/ketua-phdi-ajak-umat-hindu-berdana-punia/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/ketua-phdi-ajak-umat-hindu-berdana-punia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Apr 2024 09:50:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Parisada Hindu Dharma Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PHDI]]></category>
		<category><![CDATA[Umat Hindu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=7730</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;  Ketua Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat, Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;</strong>  Ketua Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat, Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya menyebut bulan Maret hingga April 2024 sebagai bulan yang istimewa.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya di acara Dharma Santi Nasional Perayaan Hari Suci Nyepi tahun 1946/2024 di Balai Komando Kopassus, Jakarta, Kamis (25/4/2024).</p>
<p>&#8220;Bulan-bulan ini adalah bulan-bulan yang luar biasa, hari-hari besar keagamaan dan hari-hari yang bersejarah buat bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia,&#8221; ucap Wisnu.</p>
<p>&#8220;Hari-hari keagamaan yang pertama hari Suci Nyepi, selamat atas hari Suci Nyepi bagi umat Hindu Dharma dimanapun berada,&#8221; imbuhnya</p>
<p>Wisnu juga memaparkan hari-hari besar keagamaan yang berlangsung pada bulan-bulan tersebut.</p>
<p>&#8220;Yang kedua Hari Suci Ramadhan bagi umat Musilm, Minal Aidin Walfaidzin mohon maaf lahir dan batin. Kemudian ada juga hari kelahiran Zhisheng Matakin, Wei De Dong Tian. Kemudian ada juga hari besar Paskah bagi umat Kristiani, sampaikan salam kepada umat Kristiani di seluruh Tanah Air,&#8221; ujar Purnawirawan Jenderal Bintang Dua itu.</p>
<p>Selain itu, Wisnu juga menjabarkan hari-hari besar kenegaraan yang jatuh pada bulan tersebut. Salah satu yang disebut Wisnu adalah Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2024 lalu.</p>
<p>&#8220;Kemudian hari-hari besar Kenegaraan kita, Pahlawan kita R.A Kartini. Ibu-ibu kita ingat R.A Kartini, Habis Gelap Terbitlah Terang. Kita terang- benderang sekarang dengan wajah yang cerah menghadapi hari-hari bahagia seperti ini, itu tanggal 21. Lalu tanggal 22 April ketok palu MK, tanggal 24 ketetapan Presiden Republik Indonesia,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sebagai informasi, acara Dharma Santhi Nasional diselenggarakan dengan berbagai rangkaian acara sejak awal bulan Maret 2024. Puncak acara dilaksanakan pada Kamis 25 April 2024 yang dimeriahkan dengan berbagai penampilan kesenian dan hiburan.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut Wisnu menjelakan tema dalam perayaan Hari Suci Nyepi Nasional tahun 2024.</p>
<p>&#8220;Tema yang kita ambil Sat Cit Ananda, Sat itu Satya Kebenaran, Cit itu Kesadaran, dan Ananda Kebahagiaan. Maka kebenaran ini kita ambil dari sesanti Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa&#8221; jelasnya.</p>
<p>Pada akhir sambutannya Wisnu mengingatkan seluruh masyarakat khususnya Hindu untuk selalu berbagi kepada sesama. Dirinya menilai ha tersebut sebagai wujud persatuan dan gotong royong dalam membangun kesejahteraan.</p>
<p>&#8220;Setelah kita berhasil sejahtera, jangan lupa berbagi. Jangan lupa medana punia BDDN, Badan Dharma Dana Nasional. Kalau kita guyub bergotong royong untuk membangun negeri, saya rasa akan lebih cepat terlaksana. Saya rasa itu pesan moral kita untuk seluruh pemimpin-pemimpin bangsa,&#8221; pungkasnya. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/ketua-phdi-ajak-umat-hindu-berdana-punia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
