<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Papua Tengah &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/papua-tengah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 May 2025 06:46:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Papua Tengah &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kemendagri Minta Pemprov Papua Tengah Tingkatkan PAD Demi Perkuat Kapasitas Fiskal</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/kemendagri-minta-pemprov-papua-tengah-tingkatkan-pad-demi-perkuat-kapasitas-fiskal/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/kemendagri-minta-pemprov-papua-tengah-tingkatkan-pad-demi-perkuat-kapasitas-fiskal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 May 2025 06:46:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendagri]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala BSKDN Kemendagri]]></category>
		<category><![CDATA[Papua Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Papua]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=27617</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Nabire – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, N</strong><strong>abire</strong> – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna memperkuat kapasitas fiskal. Dengan kapasitas fiskal yang kuat, ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat otomatis akan berkurang.</p>
<p>Hal ini disampaikan Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri Yusharto Huntoyungo saat mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Papua Tengah di Nabire, Kamis (8/5/2025).</p>
<p>Yusharto menekankan, di tengah upaya pemerintah melakukan efisiensi anggaran, termasuk penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD), pemerintah daerah (Pemda) yang masih bergantung pada dana pusat harus lebih proaktif dan inovatif dalam menggali potensi penerimaan lokal. Menurutnya, peningkatan PAD tidak semata soal menambah pendapatan, melainkan juga membangun kemandirian dan ketahanan fiskal daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan.</p>
<p>Pasalnya, kata dia, peningkatan PAD serta tata kelola fiskal yang baik menjadi kunci mempercepat pembangunan daerah, menurunkan ketimpangan sosial, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kami harap melalui komitmen yang kuat dan kerja sama antarpemerintah, sektor swasta dan masyarakat lokal, ekonomi Papua Tengah dapat tumbuh secara konsisten,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Yusharto mendorong Pemprov Papua Tengah untuk mengoptimalkan potensi PAD melalui sektor-sektor unggulan seperti pertanian, pertambangan, dan perikanan—khususnya komoditas tuna, cakalang, dan tongkol—serta sektor perkebunan dengan komoditas kopi. Sektor-sektor tersebut dinilai memiliki peluang besar untuk mendongkrak PAD apabila dikelola secara strategis dan berkelanjutan.</p>
<p>Ia menjelaskan, berdasarkan data realisasi anggaran Tahun Anggaran 2024, sekitar 60 persen pendapatan Papua Tengah masih bersumber dari transfer pusat. Kondisi tersebut menjadikan Papua Tengah termasuk dalam kategori daerah dengan kapasitas fiskal lemah.</p>
<p>&#8220;Hal ini yang perlu kita benahi bersama agar PAD di Papua Tengah dapat ditingkatkan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Berikutnya, Yusharto mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas perencanaan anggaran dan efisiensi belanja daerah guna menghindari defisit kas serta memastikan anggaran digunakan secara tepat sasaran. Dia mendorong Pemprov Papua Tengah untuk menyusun perencanaan jangka menengah maupun tahunan yang saling terintegrasi serta didukung pengelolaan sumber daya aparatur dan keuangan secara optimal.</p>
<p>&#8220;Pemerintah Provinsi Papua Tengah diharapkan dapat mengatur alokasi baik sumber daya aparatur pemerintah maupun keuangannya dalam rangka menyusun berbagai perencanaan baik jangka menengah dan tahunan agar dapat saling terintegrasi,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>(*/Rendy)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/kemendagri-minta-pemprov-papua-tengah-tingkatkan-pad-demi-perkuat-kapasitas-fiskal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mendagri Lantik Anwar Harun Damanik sebagai Sekda Provinsi Papua Tengah</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/mendagri-lantik-anwar-harun-damanik-sebagai-sekda-provinsi-papua-tengah/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/mendagri-lantik-anwar-harun-damanik-sebagai-sekda-provinsi-papua-tengah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Oct 2024 06:01:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendagri]]></category>
		<category><![CDATA[Mendagri]]></category>
		<category><![CDATA[Papua Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Tito Karnavian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=17840</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melantik Anwar Harun Damanik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda)&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;</strong> Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melantik Anwar Harun Damanik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Tengah. Damanik menggantikan Sekda Papua Tengah sebelumnya Ribka Haluk. Pelantikan dilaksanakan di Ruang Sidang Utama (RSU), Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Jumat (18/10/2024).</p>
<p>“Pagi ini kita melaksanakan acara yang sederhana, tapi sangat berpengaruh untuk kelangsungan pemerintahan, yang berdampak luas bagi masyarakat Provinsi Papua Tengah. Hari ini kita melaksanakan pelantikan Sekretaris Daerah,” katanya.</p>
<p>Mendagri mengungkapkan, pelantikan Sekda ini terjadi pada waktu yang relatif cepat. Pasalnya, pada tanggal 20 Oktober nanti akan terjadi transisi kepemimpinan nasional dari Presiden Joko Widodo kepada presiden terpilih Prabowo Subianto. Kemudian, Sekda Provinsi Papua Tengah Ribka Haluk telah ditunjuk Prabowo Subianto untuk berada dalam jajaran kabinet, sehingga posisinya perlu segera digantikan.</p>
<p>“Proses cepat harus saya lakukan untuk penggantian Sekda, memerlukan Keputusan Presiden,” ujarnya.</p>
<p>Mendagri melanjutkan, posisi Sekda Provinsi Papua Tengah ini nantinya juga akan menjabat sebagai Penjabat (Pj.) Gubernur Papua Tengah. Berdasarkan pengalamannya, Mendagri mempelajari bahwa para pejabat yang ditempatkan di pemerintahan Papua haruslah orang yang memahami Papua.</p>
<p>“Untuk memilih Sekda di Papua, yang pertama dia harus tahu Papua, mengenal Papua, bukan belajar-belajar lagi. Untuk Papua Tengah, ia harus tahu tak hanya Nabire, Timika, tapi juga harus tahu daerah-daerah yang sulit seperti Puncak Jaya, Puncak Intan Jaya, Deiyai, Dogiyai, kemudian Paniai, harus tahu detail,” ungkapnya.</p>
<p>Kriteria pemilihan Sekda Papua Tengah juga dilihat dari pengalaman hidup dan daya tahan tinggal di wilayah Papua dalam waktu yang lama. Kriteria selanjutnya, untuk menyukseskan pelaksanaan Pilkada 2024, dibutuhkan pemimpin yang tidak terbawa arus emosi, bersifat netral dengan tidak memihak para kandidat tertentu.</p>
<p>“Itulah hasil diskusi saya dengan Ibu Ribka, beliau mengusulkan kepada saya, sekali lagi Pak Damanik diusulkan oleh Ibu Ribka. Beliau mengusulkan dalam waktu yang sangat singkat, memenuhi kriteria-kriteria itu, itu adalah Pak Damanik,” jelasnya.</p>
<p>Dari profil yang dipelajari Mendagri, Damanik telah 20 tahun bertugas di Papua Tengah. Damanik ditempatkan di Paniai sejak lulus dari Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN)/Instititut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor. “Dua puluh tahun, saya yakin Bapak cukup kuat dan bertahan di situ,” tandasnya.</p>
<p>(*/Rendy)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/mendagri-lantik-anwar-harun-damanik-sebagai-sekda-provinsi-papua-tengah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Raih Elektabilitas Tertinggi, Pasangan WAGI Berpotensi Menang di Pilkada Papua Tengah</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/raih-elektabilitas-tertinggi-pasangan-wagi-berpotensi-menang-di-pilkada-papua-tengah/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/raih-elektabilitas-tertinggi-pasangan-wagi-berpotensi-menang-di-pilkada-papua-tengah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Oct 2024 06:00:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Elektabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[Nabire]]></category>
		<category><![CDATA[Papua Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=17011</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Nabire &#8211; Laboratorium Suara Indonesia (LSI) merilis hasil survei kedua untuk mengukur preferensi politik masyarakat Provinsi Papua&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Nabire &#8211;</strong> Laboratorium Suara Indonesia (LSI) merilis hasil survei kedua untuk mengukur preferensi politik masyarakat Provinsi Papua Tengah menjelang Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2024.</p>
<p>Hasil survei kedua yang digelar sejak 19-29 September menunjukan bahwa tingkat keterpilihan paslon Kepala Daerah Papua Tengah tertinggi ada pada pasangan Willem Wandik-Aloysius Giyai (WAGI) yang mencapai 64,6 persen.</p>
<p>&#8220;Di mana pada survei LSI yang dilakukan pada 24 Agustus-1 September 2024 Elektabilitas Willem Wandik-Aloysius Giyai baru mencapai 60,7 persen,&#8221; kata Direktur Eksekutive LSI Albertus Dino, Selasa (1/10/2024).</p>
<p>Diurutan selanjutnya pasangan Meki Nawipa-Deinas Geley dipilih sebanyak 13,7%, Natalis Tabuni-Titus Natkime dipilih sebanyak 9,2%, John Wempi Wetipo-Ausilius You dipilih sebanyak 6,1%, dan sebanyak 6,4% belum menentukan pilihan.</p>
<p>Lebih lanjut, Dino mengatakan, hasil survei mencatat Willem Wandik-Giyai dikenal oleh 90,8% warga responden di Papua Tengah dan disukai oleh 93,7% dari yang mengenal namanya.</p>
<p>Sedangkan dari pasangan Meky Nawipa-Deinas Geley, dikenal oleh 60,3% warga dan disukai oleh 40,7% dari yang mengenalnya, dan pasangan lain John Wempi Wetipo-Ausilius You dikenal oleh 64,7% warga dan disukai oleh 29,7% dari yang mengenalnya.</p>
<p>Diilanjutkan pasangan Natalis Tabuni-Titus Natkime dikenal oleh 50,9% warga Papua Tengah dan disukai oleh 29,8 persen dari yang mengenalnya.</p>
<p>Dikatakan, hasil survei ini juga dapat menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat Papua Tengah, ketika Responden diberi pertanyaan “Secara umum seberapa percayakah ibu/bapak dengan ke empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di bawah ini?</p>
<p>Jawaban dari responden menunjukkan bahwa pasangan Willem Wandik-Aloysius Giyai dipercaya sebanyak 80,7%, dan sebanyak 10,1% tidak percaya, 9,2% tidak tahu/tidak jawab.</p>
<p>Kemudian, untuk pasangan Meky Nawipa-Deinas Geley,sebanyak 40,6% percaya, sebanyak 51,2% tidak percaya, dan 8,2% tidak tahu/tidak jawab. Kemudian, untuk pasangan Natalis Tabuni-Titus Natkime sebanyak 42,6% percaya, sebanyak 52,8% tidak percaya, dan 4,6% tidak tahu/tidak jawab.</p>
<p>&#8220;Lalu, untuk pasangan John Wempi Wetipo-Ausilius You sebanyak 20,6% percaya, sebanyak 74,1% tidak percaya, dan 5,3% tidak tahu/tidak jawab,&#8221; kata Dino.</p>
<p>Sisi lain, ia menjelaskan, terkait kepemimpinan untuk Papua Tengah memiliki peran penting dalam keberhasilan atau kegagalan pemerintahan baru Papua Tengah hasil dari pilkada. Hubungan antara pemimpin dengan rakyat membutuhkan kepercayaan.</p>
<p>Kepercayaan terhadap pemimpin digambarkan sebagai kepercayaan yang dimiliki masyarakat terhadap pemimpin berdasarkan keyakinan bahwa pemimpin tersebut berkompeten, memiliki integritas, konsisten, loyalitas, dan kemampuan berkomunikasi.</p>
<p>Adapun, survei LSI ini dilakukan pada 18-29 September 2024 menggunakan sampel sebanyak 1.700 responden dari populasi DPT Papua Tengah sebanyak 1.128.844. Survei ini mengunakan metode multistage random sampling.</p>
<p>&#8220;Sementara margin of error dari survei ini adalah +/-2,38% pada tingkat kepercayaan 95%. Survei dilakukan dengan metode wawancara face to face dan melalui video call,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>(*/Ahmad Zarkasi)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/raih-elektabilitas-tertinggi-pasangan-wagi-berpotensi-menang-di-pilkada-papua-tengah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tinjau Lokasi Pembangunan Pusat Pemerintahan di Papua Tengah, Wamendagri Tegaskan Komitmen soal Papua</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/tinjau-lokasi-pembangunan-pusat-pemerintahan-di-papua-tengah-wamendagri-tegaskan-komitmen-soal-papua/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/tinjau-lokasi-pembangunan-pusat-pemerintahan-di-papua-tengah-wamendagri-tegaskan-komitmen-soal-papua/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 May 2024 11:58:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[John Wempi Wetipo]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendagri]]></category>
		<category><![CDATA[Papua Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Wamendagri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=9461</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Nabire &#8211; Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo bersama rombongan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Nabire</strong> &#8211; Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo bersama rombongan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) meninjau lokasi pembangunan pusat pemerintahan Provinsi Papua Tengah di Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Selasa (28/5/2023). Bersama Penjabat (Pj.) Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk, Wempi mendampingi kunjungan para anggota legislatif yang dipimpin Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia tersebut.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Wempi menyampaikan, pembangunan pusat pemerintahan di Provinsi Papua Tengah merupakan amanat regulasi yang berkaitan dengan Daerah Otonom Baru (DOB) Papua. Hal itu termasuk pembangunan Kantor Gubernur, Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP), dan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) setempat.</p>
<p>“Bahwa komitmen keinginan pemerintah pusat kemudian Komisi II DPR RI dan kita semua untuk mewujudkan impian kita untuk mewujudkan Papua yang baru untuk mengangkat derajat, harkat, martabat orang Papua melalui pemekaran ini, kita melihat cahaya dari Provinsi Papua Tengah,” katanya.</p>
<p>Menurutnya, progres pembangunan pusat pemerintahan Provinsi Papua Tengah sudah mulai terlihat secara fisik. Hal itu dapat diamati dari kegiatan pembersihan lahan dan penyiapan drainase pada lokasi pusat pemerintahan provinsi tersebut.</p>
<p>“Tinggal yang diploting tadi yang digambar-gambar sudah kita lihat, ini pembangunan kantor gubernur, pembangunan kantor DPR, kemudian MRP, dan juga untuk OPD dengan perumahan ASN, saya kira sudah diploting, tinggal bagaimana untuk bisa membangun,” jelasnya.</p>
<p>Tak lupa, ia mengingatkan agar drainase di lokasi setempat dapat dipersiapkan dengan baik, sebelum infrastruktur dibangun. Sebab, apabila drainase tak diatur dengan baik, ke depan akan timbul masalah yang lebih rumit untuk diselesaikan.</p>
<p>“Makanya tadi saya bisik-bisik sama Ibu [Pj. Gubernur], tolong pertahankan drainase harus lebih dalam sebelum kita bangun infrastrukturnya, karena kadang kalau pertumbuhan kota itu sudah terjadi, drainase tidak diatur dengan baik, itu akan menjadi rumit,” ungkapnya.</p>
<p>Selain itu, Wempi berharap pembangunan sarana prasarana pemerintahan di seluruh DOB wilayah Papua dapat dibangun dalam waktu dekat guna mendukung proses Pilkada Serentak pada 27 November mendatang.</p>
<p>“Mari kita bangun infrastruktur kita, mempersiapkan infrastruktur dari sekarang, sehingga siapa pun yang terpilih nanti dia bisa melanjutkan sama apa yang disampaikan oleh Ibu Pj. Gubernur Papua Tengah,” tuturnya.</p>
<p>Tak ketinggalan, Wempi pun mengapresiasi kerja keras Pj. Gubernur Papua Tengah beserta jajaran atas upaya pembangunan yang telah dilakukan. Dia berharap, pemerintah di DOB Papua lainnya dapat meniru langkah serupa yang telah dilakukan Ribka Haluk dan jajaran.</p>
<p>“Saya jujur sampaikan, Ibu Pj. terima kasih karena kita memberi mandat tugas untuk Ibu melaksanakan di sini, makanya saya berani berdiri di depan Pak Ketua, Wakil Ketua dan seluruh anggota Komisi II DPR untuk menyampaikan penghargaan terima kasih,” tandasnya.</p>
<p>(*/Rendy)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/tinjau-lokasi-pembangunan-pusat-pemerintahan-di-papua-tengah-wamendagri-tegaskan-komitmen-soal-papua/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
