<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Oknum &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/oknum/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Mon, 10 Feb 2025 11:03:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Oknum &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Presiden Prabowo Sebut Oknum Pembangkang Harus Berani Berhadapan dengan Emak-Emak! </title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/presiden-prabowo-sebut-oknum-pembangkang-harus-berani-berhadapan-dengan-emak-emak/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/presiden-prabowo-sebut-oknum-pembangkang-harus-berani-berhadapan-dengan-emak-emak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Feb 2025 11:03:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Efisiensi]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan]]></category>
		<category><![CDATA[Muslimat NU]]></category>
		<category><![CDATA[Oknum]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=23739</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Presiden RI Prabowo Subianto menyentil oknum-oknum yang tidak menyetujui kebijakan efisiensi anggaran dan merasa kebal&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;</strong> Presiden RI Prabowo Subianto menyentil oknum-oknum yang tidak menyetujui kebijakan efisiensi anggaran dan merasa kebal hukum menghadapi keputusan-keputusan yang diambil oleh dirinya saat memperjuangkan kemakmuran rakyat.</p>
<p>Dalam sambutan pada pembukaan Kongres XVIII Muslimat Nahdlatul Ulama di Surabaya, Jawa Timur, Senin, (10/2/2025) Prabowo mengatakan dirinya tak masalah dengan pembangkangan tersebut, namun oknum itu harus berani berhadapan langsung dengan rakyat, terutama kalangan ibu-ibu yang disebutnya dengan emak-emak.</p>
<p>&#8220;Kau boleh melawan Prabowo, tetapi nanti kau lawan emak-emak itu semua itu. Bandel, dablek!&#8221; kata Prabowo dalam siaran langsung di akun YouTube Sekretariat Presiden.</p>
<p>Di hadapan para Muslimat NU yang merupakan kalangan ibu-ibu, Presiden Prabowo menceritakan langkah efisiensi di berbagai kementerian dan lembaga diambil agar pengeluaran-pengeluaran yang tidak diperlukan dan berpotensi menjadi ladang korupsi bisa dihilangkan.</p>
<p>Namun, pada praktiknya ada saja pihak-pihak yang kontra dengan keputusan tersebut dan bahkan merasa kebal dari keputusan yang diambil Prabowo itu sehingga mengabaikannya.</p>
<p>&#8220;Ada, yang melawan saya, ada. Dalam birokrasi merasa sudah kebal hukum, merasa sudah menjadi raja kecil, ada,&#8221; ujar Prabowo.</p>
<p>Padahal, menurut Prabowo, langkah efisiensi yang diambilnya sudah tepat karena program-program yang terdampak efisiensi merupakan kegiatan bersifat seremonial dan hanya untuk menggugurkan syarat formal di atas kertas.</p>
<p>Presiden mencontohkan beberapa kegiatan yang dirasakan tak perlu dilakukan pada era pemerintahannya sehingga anggaran untuk acara tersebut bisa digunakan untuk menangani persoalan yang dihadapi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Cukup kajian-kajian, cukup. Apa itu FGD? forum group discussion, forum group discussion, mau diskusi apa lagi? Itu tuh mengentaskan kemiskinan absolut. Bantu rakyat, yang lapar carikan makan, sekolahnya rusak? perbaiki, jalan yang rusak? perbaiki. Diskusi, diskusi. Studi banding, studi banding, mau belajar bagaimana mengentaskan kemiskinan studi bandingnya ke Australia. Australia salah satu 10 negara terkaya di dunia, kok belajar ke Australia?&#8221; kata Prabowo.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/presiden-prabowo-sebut-oknum-pembangkang-harus-berani-berhadapan-dengan-emak-emak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polres Palas Tangkap Tiga Oknum LSM terkait Kasus Pemerasan Terhadap Kepala Sekolah</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/polres-palas-tangkap-tiga-oknum-lsm-terkait-kasus-pemerasan-terhadap-kepala-sekolah/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/polres-palas-tangkap-tiga-oknum-lsm-terkait-kasus-pemerasan-terhadap-kepala-sekolah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jan 2025 12:43:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Pemerasan]]></category>
		<category><![CDATA[LSM]]></category>
		<category><![CDATA[Oknum]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Palas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=22843</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Palas &#8211; Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Padang Lawas (Satreskrim Polres Palas) berhasil mengungkap dan menangkap tiga&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Palas</strong> &#8211; Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Padang Lawas (Satreskrim Polres Palas) berhasil mengungkap dan menangkap tiga oknum anggota LSM Garuda Sakti Indonesia yang terlibat dalam aksi pemerasan terhadap Kepala Sekolah SMP Negeri 01 Sosa Julu, Kabupaten Palas.</p>
<p>Kasus ini dilaporkan oleh Kepala Sekolah, Masitoh Hasibuan, S.Pd, bersama Riswan Efendi, Ketua Persatuan Wartawan Daerah (Perwada) Kabupaten Padang Lawas, pada Jumat, 17 Januari 2025. Para pelaku memanfaatkan modus pemeriksaan penggunaan Dana BOS tahun 2023 dan 2024 untuk menekan korban agar menyerahkan uang tunai.</p>
<p>Kapolres Padang Lawas, AKBP Diari Astetika, SIK, menyatakan bahwa ketiga pelaku, yakni BTZ (48), AZ (54), dan AL (47), mendatangi sekolah dengan alasan memeriksa realisasi Dana BOS.</p>
<p>Mereka mengancam akan mempublikasikan dugaan ketidaksesuaian penggunaan dana tersebut jika tidak diberikan sejumlah uang. “Para pelaku menggunakan ancaman publikasi sebagai bentuk tekanan terhadap kepala sekolah untuk menyerahkan uang,” ungkap Kapolres, minggu (19/1/2025) sore.</p>
<p>Aksi para pelaku semakin berani ketika mereka mengikuti korban hingga ke Dinas Pendidikan dan Bank Sumut sebelum akhirnya bertemu di sebuah kafe di Kecamatan Barumun. Di lokasi tersebut, korban menyerahkan uang sebesar Rp 2.950.000 dalam amplop berwarna kuning.</p>
<p>Setelah menyerahkan uang, korban langsung menghubungi Kanit Tipidkor Polres Padang Lawas, IPTU B.C. Nasution, yang segera melaporkan kejadian ini kepada Kasat Reskrim Polres Padang Lawas, AKP Raden Saleh Harahap. Tim Satreskrim kemudian bergerak cepat ke lokasi untuk mengamankan para pelaku.</p>
<p>Ketiga pelaku diamankan saat berusaha meninggalkan lokasi kafe menggunakan mobil Toyota Avanza hitam dengan nomor polisi B 2599 SED. Polisi menemukan barang bukti berupa amplop kuning berisi uang hasil pemerasan 59 lembar uang pecahan Rp 50.000, dua unit ponsel, serta enam surat tugas dan kartu pers. “Polisi mendslsmi dugaan pelaku lainnya dan korban lebih dari satu orang,&#8221; tambah Kapolres.</p>
<p>Kapolres AKBP Diari Astetika, SIK, menegaskan akan memberantas segala bentuk tindak pidana, terutama yang merugikan masyarakat di sektor pendidikan. “Polisi tidak akan mentolerir tindakan premanisme, terlebih yang dilakukan terhadap tenaga pendidik. Kasus ini akan diproses hingga tuntas, dan pelaku akan dijerat dengan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan,” tegasnya.</p>
<p>Kapolres juga mengapresiasi keberanian korban dalam melaporkan kejadian ini, sehingga polisi dapat bertindak cepat. Selain itu Barang bukti menjadi kunci dalam proses hukum untuk membuktikan perbuatan para pelaku.</p>
<p>Ia mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan aksi serupa agar dapat segera ditindaklanjuti. “silahkan laporkan jika ada hal sama yang dilakukan para pelaku, polisi akan memastikan memberikan perlindungan kepada masyarakat, terutama mereka yang menjadi korban tindak pidana,” pungkasnya. (081)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/polres-palas-tangkap-tiga-oknum-lsm-terkait-kasus-pemerasan-terhadap-kepala-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diduga Pungli, Sejumlah Oknum Satpol PP Kota Bekasi Dilakukan Pembinaan</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/diduga-pungli-sejumlah-oknum-satpol-pp-kota-bekasi-dilakukan-pembinaan/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/diduga-pungli-sejumlah-oknum-satpol-pp-kota-bekasi-dilakukan-pembinaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Sep 2024 13:40:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Oknum]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pungli]]></category>
		<category><![CDATA[Satpol PP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=15628</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Kota Bekasi &#8211; Satpol PP Kota Bekasi melakukan pembinaan terhadap sejumlah oknum anggotanya yang diduga melakukan Pungutan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Kota Bekasi &#8211;</strong> Satpol PP Kota Bekasi melakukan pembinaan terhadap sejumlah oknum anggotanya yang diduga melakukan Pungutan Liar (Pungli) terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) di kolong tol Becakayu Bekasi Selatan.</p>
<p>Dugaan praktik pungli yang dilakukan sejumlah oknum Satpol PP Kota Bekasi terungkap lewat pemberitaan dan Video yang beredar di media yang langsung diselidiki oleh Satpol PP Kota Bekasi.</p>
<p>Sekretaris Satpol PP Kota Bekasi, Amsiyah mengatakan, setelah menerima laporan dan pemberitaan yang beredar pihaknya langsung mengadakan penyelidikan dengan meminta keterangan kepada oknum anggotanya terkait kasus tersebut.</p>
<p>“Mereka telah dimintai keterangan dan sekaligus dilakukan pembinaan dan pengawasan kepada oknum anggota tersebut,&#8221; ungkapnya, Jum&#8217;at (6/9/2024).</p>
<p>Amsiyah menegaskan, apabila setelah dilakukan penyelidikan ada anggotanya yang terbukti melakukan tindakan pungli, maka akan diberikan teguran dan sanksi yang tegas sesuai peraturan yang ada.</p>
<p>Satpol PP Kota Bekasi, berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan menjaga Kenyamanan, Keamanan, Keindahan dan Ketertiban,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>(*/Ahmad Zarkasi)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/diduga-pungli-sejumlah-oknum-satpol-pp-kota-bekasi-dilakukan-pembinaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
