<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Nissan &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/nissan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 Nov 2024 05:18:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Nissan &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Nissan Pangkas 9.000 Pekerjaan dan Kurangi Produksi Mobil</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/nissan-pangkas-9-000-pekerjaan-dan-kurangi-produksi-mobil/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/nissan-pangkas-9-000-pekerjaan-dan-kurangi-produksi-mobil/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Nov 2024 05:30:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Nissan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=19074</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Pabrikan otomotif Nissan telah mengumumkan rencana untuk mengurangi produksi mobil sebesar 20 persen serta memangkas&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Pabrikan otomotif Nissan telah mengumumkan rencana untuk mengurangi produksi mobil sebesar 20 persen serta memangkas hingga 9.000 pekerjaan dari tenaga kerja globalnya dalam menghadapi kerugian finansial yang signifikan.</p>
<p>Menurut siaran Drive pada Senin (11/11/2024), sekitar 130.000 orang di seluruh dunia dipekerjakan oleh Nissan, yang memproduksi mobil di Jepang, China, Meksiko, Amerika Serikat, dan tempat lainnya.</p>
<p>CEO Nissan, Makoto Uchida menyatakan bahwa perusahaan sekarang dalam &#8220;mode darurat.&#8221; Kondisi tersebut membuat perusahaan memotong gaji tim kepemimpinan, termasuk memangkas 50 persen gaji Uchida, mulai bulan depan.​​​​​​​</p>
<p>Nissan, yang merupakan bagian dari tiga serangkai Renault-Nissan-Mitsubishi, juga berencana melepas sebagian besar dari 34,07 persen sahamnya di Mitsubishi dan mengurangi biaya tetap sebesar 300 miliar yen atau kurang lebih Rp30 triliun.</p>
<p>Langkah-langkah tersebut diambil setelah perusahaan membukukan kerugian sebesar 9,3 miliar yen atau hampir Rp1 triliun pada kuartal ketiga tahun 2024, dari Juli sampai September.​​​​​​​</p>
<p>Kerugian itu membuat Nissan kemudian merevisi perkiraan penjualan tahun 2024 dari 3,7 juta menjadi 3,4 juta kendaraan, yang diumumkan dengan rencana bisnis The Arc pada Maret 2024.</p>
<p>&#8220;Kami tidak punya pilihan selain merevisi sebagian rencana tersebut&#8230; Saya sangat menyesal menghadapi situasi yang menantang ini di tahun pertama The Arc,&#8221; kata Uchida dalam sebuah pernyataan.​​​​​​​</p>
<p>The Arc mengajukan serangkaian target progresif terhadap strategi elektrifikasi Nissan tahun 2030, dengan tujuan meningkatkan penjualan dan margin laba masing-masing satu juta unit dan enam persen pada 1 April 2027.</p>
<p>Revisi rencana perusahaan juga bisa menyebabkan penundaan rencana produksi model-model baru. Nissan sebelumnya mengumumkan rencana untuk merilis 30 model baru pada 2027.</p>
<p>Sementara penjualan globalnya turun 3,8 persen hingga akhir September 2024, Nissan menghadapi tantangan terbesar di pasar mobil paling besar di dunia, yaitu China dan Amerika Serikat.</p>
<p>Di China, penjualan Nissan turun 14,3 persen dari tahun-ke-tahun hingga akhir September 2024, menyusul 16,1 persen selama tahun kalender 2023.</p>
<p>Meskipun lebih awal dalam menghadirkan kendaraan listrik dengan mobil seperti Nissan Leaf pertama, yang diperkenalkan tahun 2010, Nissan jauh tertinggal dari para pesaingnya.</p>
<p>Perusahaan pada 2023 hanya menjual 130.000 kendaraan listrik di seluruh dunia, jauh lebih sedikit dibandingkan dengan penjualan mobil listrik Tesla yang mencapai 1,81 juta unit.</p>
<p>Oleh karena itu, Nissan bermitra dengan Mitsubishi dan Honda dalam mengembangkan mobil listrik untuk pasar Tiongkok guna menghadapi persaingan ketat dengan merek-merek China seperti BYD.​​​​​​​</p>
<p>Penjualan mobil Nissan di Amerika Serikat juga merosot 15,5 persen.​​​​​​​ Uchida menunjuk kurangnya model hibrida sebagai kendala utama penjualan.</p>
<p>Ketiadaan produk hibrida membuat Nissan belum bisa memanfaatkan peningkatan popularitas mobil hibrida di Amerika Serikat, tempat penjualan mobil hibrida meningkat 28 persen dari tahun ke tahun pada paruh pertama 2024.</p>
<p>&#8220;Semua orang (di Nissan) menyadari bahwa strategi produk dengan powertrain hibrida yang komprehensif di Amerika Serikat sangat dibutuhkan,&#8221; kata Ketua Dewan Penasihat Dealer Nasional Nissan di Amerika Serikat, Tyler Slade.</p>
<p>​​​​​​​Selain itu, dua mobil listrik Nissan yang ditawarkan di Amerika Serikat, hatchback Leaf dan SUV Ariya, tidak memenuhi syarat untuk memperoleh insentif pajak kendaraan listrik.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/nissan-pangkas-9-000-pekerjaan-dan-kurangi-produksi-mobil/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
