<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Minyakita &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/minyakita/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Thu, 13 Mar 2025 04:02:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Minyakita &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>DKI Perketat Pengawasan Produk Minyak Goreng Bersubsidi Minyakita</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/dki-perketat-pengawasan-produk-minyak-goreng-bersubsidi-minyakita/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/dki-perketat-pengawasan-produk-minyak-goreng-bersubsidi-minyakita/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2025 04:15:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Minyakita]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov DKI Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=25132</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta -Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta telah memperketat pengawasan produk&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> -Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta telah memperketat pengawasan produk minyak goreng bersubisidi, MinyaKita.</p>
<p>Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menuturkan, pengawasan dilakukan sebagai tindak lanjut dari surat dari Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan.</p>
<p>&#8220;Telah dilaksanakan pengawasan terhadap dua pelaku usaha re-&#8216;<em>packaging</em>&#8216; atau pengemasan ulang minyak goreng merek Minyakita, yaitu PT Binamas Karya Fausta dan CV Surya Agung pada 10-11 Maret 2025,&#8221; ujar Pramono di Jakarta, Kamis (13/3/2025).</p>
<p>CV Surya Agung melakukan pengemasan ulang minyak goreng dari PT Asianagro Agungjaya. Sedangkan PT Binamas Karya Fausta melakukan pengemasan ulang minyak goreng dari PT Sinar Mas Agro Resources&amp;Technology Tbk.</p>
<p>Pengujian terhadap 80 sampel MinyaKita<span style="color: #ed5565;"> </span>kemasan satu liter di CV Surya Agung menunjukkan hasil yang sesuai standar, tetapi di PT Binamas Karya Fausta ditemukan ketidaksesuaian.</p>
<p>&#8220;Telah dilakukan pengujian terhadap 80 sampel MinyaKita<span style="color: #ed5565;"> </span>kemasan satu liter pada lokasi CV Surya Agung dengan hasil diterima dan pada lokasi PT Binamas Karya Fausta dengan hasil ditolak,&#8221; katanya.</p>
<p>Pengawasan MinyaKita<span style="color: #ed5565;"> </span>juga dilakukan di Toko Sinar Matahari, Sumur Batu, Jakarta Pusat, bekerjasama dengan Polda Metro Jaya.</p>
<p>Hasilnya, 12 sampel MinyaKita<span style="color: #ed5565;"> </span>dari produsen CV Rabbani Bersaudara, Tangerang, dinyatakan ditolak karena melebihi toleransi takaran yang diizinkan, yakni sebanyak 15 ml.</p>
<p>&#8220;Rata-rata isi atau volume dari barang yang diuji adalah 795,4 ml dan rata-rata selisih atau kekurangan adalah 204,96 ml,&#8221; katanya.</p>
<p>Pramono juga memastikan ketersediaan MinyaKita<span style="color: #ed5565;"> </span>dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.</p>
<p>Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, produksi MinyaKita<span style="color: #ed5565;"> </span>dalam tiga bulan terakhir, yakni 1 Januari-11 Maret 2025 mencapai 20.453 ton.</p>
<p>Dari total 20.453 ton MinyaKita<span style="color: #ed5565;"> </span>yang telah diproduksi, 9.899 ton telah diterima oleh pengecer. Sisanya sebanyak 10.544 ton sedang dalam proses distribusi.</p>
<p>Dengan estimasi kebutuhan masyarakat sebesar 24.932 ton, stok MinyaKita<span style="color: #ed5565;"> </span>di Jakarta berada dalam kondisi aman dengan tingkat pemenuhan 80-100 persen untuk periode 1 Januari-11 Maret 2025.</p>
<p>Adapun berdasarkan hasil monitoring, stok yang tersedia di Food Station (FS) sebanyak 42.720 buah dan akan terdapat penambahan pasokan per 13 Maret 2025 sebanyak 50.400 buah atau 4.200 karton.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan di Bulog Divisi Regional DKI Jakarta-Banten terkait stok MinyaKita<span style="color: #ed5565;"> </span>di Wilayah DKI Jakarta-Banten, diketahui bahwa terdapat sekitar 192.915 Liter MinyaKita,&#8221; kata Pramono.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/dki-perketat-pengawasan-produk-minyak-goreng-bersubsidi-minyakita/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
