<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Malam Takbiran &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/malam-takbiran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Apr 2024 22:05:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.3</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Malam Takbiran &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polisi Bubarkan Massa Konvoi dan Nyalakan Petasan di Jakarta</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/polisi-bubarkan-massa-konvoi-dan-nyalakan-petasan-di-jakarta/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/polisi-bubarkan-massa-konvoi-dan-nyalakan-petasan-di-jakarta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Apr 2024 23:04:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Konvoi]]></category>
		<category><![CDATA[Malam Takbiran]]></category>
		<category><![CDATA[Petasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=6915</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Aparat kepolisian membubarkan massa yang melakukan konvoi sembari menyalakan petasan dan kembang api di Jakarta&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Aparat kepolisian membubarkan massa yang melakukan konvoi sembari menyalakan petasan dan kembang api di Jakarta pada Selasa malam hingga Rabu (10/4/2024) dini hari.</p>
<p>Berdasarkan pantauan, tampak ribuan massa yang mayoritas merupakan muda-mudi melakukan konvoi dengan kendaraan roda dua dan bahkan nekat menaiki atap bus sambil menyalakan flare.</p>
<p>Akibatnya, terjadi kemacetan di wilayah Jalan Gunung Sahari, Jalan Angkasa, dan Jalan Benjamin Sueb di Kemayoran, Jakarta Pusat hingga mengarah ke wilayah Ancol, Jakarta Utara.</p>
<p>Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro tampak memimpin langsung pembubaran massa tersebut.</p>
<p>​​​&#8221;Tolong bubar silahkan putar arah balik ke rumah besok kita mau Lebaran,&#8221; kata Kapolres dari bak mobil patroli.</p>
<p>Setidaknya hingga pukul 00.37 WIB aktivitas pembubaran yang dilakukan aparat kepolisian masih berlangsung.</p>
<p>Massa digiring untuk membubarkan diri ke arah Kali Sunter dan sebagian ke arah Gunung Sahari oleh aparat kepolisian menggunakan mobil rantis dan kendaraan patroli roda dua.</p>
<p>Selain itu pedagang kaki lima yang berbaris di sepanjang jalan juga diminta membubarkan diri.</p>
<p>Bahkan, petugas kepolisian berpakaian sipil bertindak tegas dengan menghentikan konvoi dan mengamankan sejumlah massa beserta petasan, kembang api yang mereka gunakan.</p>
<p>Dengan pembubaran itu, Kapolres mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan konvoi dan menyalakan petasan di jalan raya karena dapat mengganggu ketertiban umum dan membahayakan keselamatan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/polisi-bubarkan-massa-konvoi-dan-nyalakan-petasan-di-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sambut Malam Takbiran, Masjid Istiqlal Siapkan Rampak Bedug </title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/sambut-malam-takbiran-masjid-istiqlal-siapkan-rampak-bedug/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/sambut-malam-takbiran-masjid-istiqlal-siapkan-rampak-bedug/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Apr 2024 09:49:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Malam Takbiran]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid Istiqlal]]></category>
		<category><![CDATA[Pawai Obor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=6890</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Masjid Istiqlal menyiapkan rampak bedug, takbir nasional dan pawai obor saat malam takbiran untuk menyambut&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Masjid Istiqlal menyiapkan rampak bedug, takbir nasional dan pawai obor saat malam takbiran untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.</p>
<p>&#8220;Ada dua acara, takbir nasional, rampak bedug di plaza Al-Fattah. Sebelumnya ada pelepasan pawai obor,&#8221; kata Wakil Kepala Bidang Penyelenggara Peribadatan Masjid Istiqlal Abu Hurairah Abd. Salam saat dihubungi, di Jakarta, Selasa (9/4/2024)</p>
<p>Rampak bedug merujuk Kementerian Kebudayaan merupakan seni bedug dengan menggunakan banyak bedug dan ditabuh secara serempak sehingga menghasilkan irama khas.</p>
<p>Abu mengatakan dalam acara takbir nasional, Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar akan memberikan sambutan dilanjutkan perwakilan dari Sarawak.</p>
<p>&#8220;Dari Sarawak semacam memberikan sambutan, diikuti ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri. Istiqlal bekerja sama dengan beberapa di masjid luar. Dilanjutkan rampak bedug, lalu takbir sampai sekitar pukul 22.00-22.30 WIB,&#8221; kata dia.</p>
<p>Sementara itu, terkait pawai obor, Abu menjelaskan, kegiatan ini pertama kali diadakan di Istiqlal dan difasilitasi Kementerian Agama.</p>
<p>Menurut informasi yang dia ketahui, sebanyak 200 orang berpartisipasi dalam pawai obor, bekerja sama dengan sejumlah masjid.</p>
<p>&#8220;Untuk menghidupkan tradisi. Dulu kan ada bambu, pokoknya ada yang benar-benar obor, ada yang digital. Maknanya bukan di obornya tapi perayaan,&#8221; ujar Abu.</p>
<p>Dia belum dapat memastikan lokasi kegiatan pawai obor di sekitar masjid semata atau bisa ke luar masjid karena masih menunggu izin dari pasukan pengamanan presiden.</p>
<p>&#8220;Karena malam takbiran itu pasukan pengamanan presiden mengambilalih, diizinkan keluar atau hanya di masjid,&#8221; kata Abu.</p>
<p>Sebelumnya, Masjid Istiqlal mengadakan itikaf pada 10 malam terakhir Ramadhan melibatkan sebanyak 500 orang Muslim.</p>
<p>Selain itikaf yang difasilitasi pengelola, mereka juga melakukan itikaf mandiri tanpa perlu mendaftarkan diri.</p>
<p>Sementara itu, Kementerian Agama dijadwalkan mengadakan Sidang Isbat penentuan 1 Syawal 1445 Hijriah atau Lebaran 2024 pada hari ini</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/sambut-malam-takbiran-masjid-istiqlal-siapkan-rampak-bedug/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
