<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lembaga Kebudayaan Betawi &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/lembaga-kebudayaan-betawi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Sun, 13 Jul 2025 06:50:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Lembaga Kebudayaan Betawi &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>DPP Permata MHT Gelar Pelatihan Seni Budaya Pantun, Dihadiri 150 Peserta</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/dpp-permata-mht-gelar-pelatihan-seni-budaya-pantun-dihadiri-150-peserta/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/dpp-permata-mht-gelar-pelatihan-seni-budaya-pantun-dihadiri-150-peserta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Jul 2025 06:49:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Beky Mardani]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[H. Supli Ali]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Kebudayaan Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Pantun Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Permata MHT]]></category>
		<category><![CDATA[Yahya Andi Saputra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=30116</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Organisasi Kemasyarakatan Persatuan Masyarakat Jakarta Mohammad Husni Thamrin (DPP Permata MHT), menggelar kegiatan pelatihan seni&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Organisasi Kemasyarakatan Persatuan Masyarakat Jakarta Mohammad Husni Thamrin (DPP Permata MHT), menggelar kegiatan pelatihan seni budaya pantun sebagai wujud nyata dalam melestarikan seni budaya khususnya kebudayaan Betawi, kegiatan ini berlangsung selama dua hari 11-12 Juli 2025, yang berlokasi di Hotel Horison Arcadia Mangga Dua, Jakarta Pusat.</p>
<p>Sebanyak 150 orang peserta hadir mengikuti kegiatan ini, mereka berasal dari pengurus DPC dan Korwil permata MHT di lima wilayah DKI dan Kepulauan Seribu.</p>
<p>Dalam kegiatan pelatihan ini menghadirkan dua orang narasumber utama, yakni Drs. Yahya Andi Saputra, M.Hum, seorang budayawan Betawi, yang akan membahas sejarah dan kebiasaan berpantun di tanah Betawi, serta Drs. Zahrudin, M.Hum, atau biasa dikenal sebagai raja pantun, yang akan memberikan tehnik atau cara membuat pantun dengan baik dan benar. Kedua narasumber tersebut akan di pandu oleh H.Beky Mardani, Ketua Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) yang bertindak sebagai moderator.</p>
<p>Ketua harian DPP Permata MHT, HM Nuh, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Permata MHT terus berkomitmen dalam melestarikan kebudayaan Betawi, sebagai wujud nyata dalam mendukung program Pemprov DKI, menuju lima abad menjadikan Jakarta sebagai kota global dan berbudaya.</p>
<p>Jakarta merupakan kota yang sangat kaya akan budaya, salah satunya adalah pantun Betawi, kota ini dapat memperkuat posisinya sebagai kota global yang dinamis dan semakin menarik jika kearifan lokalnya selalu dijaga dengan baik.</p>
<p>&#8220;Kita berterima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta, Bang Anung (Pramono Anung) dan Wagub Rano Karno, yang terus berkomitmen mau menjadikan budaya Betawi, sebagai budaya yang di banggakan di kota Jakarta ini,&#8221; ucap HM Nuh.</p>
<figure id="attachment_30119" aria-describedby="caption-attachment-30119" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-30119 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0020-1024x536.jpg" alt="" width="640" height="335" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0020-1024x536.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0020-300x157.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0020-768x402.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0020-1536x804.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0020-2048x1073.jpg 2048w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0020-scaled.jpg 1800w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-30119" class="wp-caption-text">Para pengurus DPP Permata MHT foto bersama usai acara</figcaption></figure>
<p>Banyak sekali kegiatan budaya terutama budaya Betawi yang kembali di populerkan oleh Bang Anung dan Bang Rano, pada saat ini, diantaranya ada Festival Bandeng, Andilan Potong Kebo, bahkan kuliner khas Betawi berupa bir pletok yang kini menjadi hidangan wajib di Balaikota DKI Jakarta.</p>
<p>Ia menambahkan, ucapan terimakasih juga diberikan kepada Dewan Pembina Permata MHT, Bang Fauzi Bowo dan Ketua Umum DPP Permata MHT, H Marullah Matali, yang terus memberikan arahannya agar Permata MHT terus memberikan kontribusinya kepada masyarakat Jakarta, dalam mendukung program pemerintah DKI.</p>
<p>Senada dengannya, Sekjen Permata MHT, H Supli Ali, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai ajang pelatihan keterampilan berpantun, tetapi juga sebagai media sosialisasi pentingnya pelestarian budaya lisan (pantun) di tengah arus globalisasi.</p>
<p>&#8220;Saya sangat mengapresiasi kerja sama seluruh panitia yang telah berkontribusi secara maksimal demi kesuksesan acara pada hari ini,&#8221; ujar H Supli Ali.</p>
<figure id="attachment_30117" aria-describedby="caption-attachment-30117" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="wp-image-30117 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0024-768x1024.jpg" alt="" width="640" height="853" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0024-768x1024.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0024-225x300.jpg 225w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0024-1152x1536.jpg 1152w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0024-1536x2048.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0024-scaled.jpg 1350w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-30117" class="wp-caption-text">Sekjen DPP Permata MHT, H Supli Ali (kiri) menyerahkan sertifikat kepada narasumber Yahya Andi Saputra.</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, salah satu narasumber acara Yahya Andi Saputra, menjelaskan bahwa pantun telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) pada sesi ke-15 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage tanggal 17 Desember 2020. Dengan demikian, pantun menjadi tradisi budaya Indonesia ke-11 yang masuk daftar warisan budaya tak benda yang diakui dunia.</p>
<p>Pemerintah Republik Indonesia juga secara resmi telah menetapkan tanggal 17 Desember sebagai Hari Pantun Nasional, lewat Keputusan Menteri Kebudayaan RI Nomor 163/M/2025 yang ditandatangani langsung oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon, pada 7 Juli 2025.</p>
<p>Penetapan ini menjadi momen penting dalam upaya pelestarian pantun sebagai bagian dari warisan budaya lisan yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Melayu dan Nusantara secara luas, termasuk Betawi.</p>
<p>Ia menambahkan, pantun memiliki berbagai jenis berdasarkan isi dan tujuannya. Beberapa jenis pantun yang umum dikenal antara lain pantun jenaka, pantun nasihat, pantun teka-teki, pantun kiasan, pantun agama, pantun peribahasa, pantun perkenalan, pantun percintaan, dan pantun anak-anak.</p>
<p>&#8220;Pantun memiliki ciri khas, yaitu tiap baitnya selalu terdiri atas empat baris, yang terdiri dari 8-12 suku kata di tiap barisnya, pantun harus memiliki sampiran dan isi bersajak atau berima a-b-a-b,&#8221; jelas Yahya.</p>
<p><strong>Pantun Nasihat di Tradisi Palang Pintu di Acara Pernikahan</strong></p>
<p>Bagi sebagian besar masyarakat Betawi, tradisi palang pintu dalam sebuah acara pernikahan sering kita saksikan selain seni beladiri diri pencak silat,<br />
berbalas pantun menjadi ciri khas lainnya.<br />
Menurut Yahya Andi Saputra, sekarang ini sudah banyak yang salah dalam melaksanakan tatacara berpantun dalam acara pernikahan tersebut.</p>
<p>&#8220;Pernikahan itu adalah acara yang sakral, seharusnya kita menggunakan pantun nasihat, menyesuaikan dengan situasi dan kondisi acara.<br />
Gunakan bahasa yang santun dan sopan, meskipun ada unsur jenaka, tapi jangan berlebihan, misalnya melorotin celana, menampar muka, tempeleng kepala, dan lain sebagainya, karena itu bukan ciri khas dari palang pintu, itu sudah menjurus kepada lenong.<br />
Juga usahakan pantun yang disampaikan mudah dipahami dan enak didengar dengan bahasa yang halus dan sopan,&#8221; tegas Yahya.</p>
<p>Pernyataan ini diamini oleh Ketua Lembaga Kebudayaan Betawi, H Beky Mardani, menurutnya apa yang dikatakan Bang Yahya adalah benar, pernikahan adalah acara yang sangat sakral.</p>
<p>&#8220;Jadi sebaiknya dalam acara palang pintu jangan ada unsur tambahan seperti yang di katakan Bang Yahya, mari kita perbaiki, kita kembalikan sesuai dengan pakemnya,&#8221; harap Ketua LKB.</p>
<p>Palang pintu merupakan sebuah acara tradisi pernikahan adat Betawi, sebagai simbol diplomasi dan mufakat antara pihak laki-laki dan perempuan.<br />
Tradisi palang pintu telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda dari Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2016, menandakan pentingnya tradisi ini dalam budaya Betawi.<br />
Dengan demikian, palang pintu bukan hanya sekadar prosesi, tetapi juga merupakan bagian penting dari pernikahan adat Betawi yang sarat dengan makna dan filosofi kehidupan.</p>
<figure id="attachment_30118" aria-describedby="caption-attachment-30118" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="wp-image-30118 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0022-768x1024.jpg" alt="" width="640" height="853" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0022-768x1024.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0022-225x300.jpg 225w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0022-1152x1536.jpg 1152w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0022-1536x2048.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0022-scaled.jpg 900w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-30118" class="wp-caption-text">Ketua Harian DPP Permata MHT, HM Nuh (kanan) menyerahkan sertifikat kepada salah satu narasumber Drs Zahrudin</figcaption></figure>
<p>Narasumber lainnya yakni Drs. Zahrudin atau yang lebih dikenal sebagai raja pantun mencoba berbagi ilmu tentang seni budaya pantun.<br />
Menurutnya, setiap orang bisa untuk melakukan seni berpantun tetapi butuh kesabaran dan ketekunan juga kecepatan otak untuk berpikir dalam menyusun kalimat pantun tersebut.</p>
<p>&#8220;Pantun memiliki empat baris dalam satu bait. Dua baris pertama adalah sampiran, berfungsi sebagai pengantar atau pembuka. Dua baris terakhir adalah isi, yang berisi maksud atau pesan pantun. Rima pantun biasanya berpola a-b-a-b atau a-a-a-a.<br />
Kemudian rajin berlatih membuat contoh-contoh sederhana. Pilih tema yang mudah, lalu buat isi pantun terlebih dahulu sebelum menentukan sampirannya, maka kita akan mudah dan cepat dalam membuat pantun,&#8221; terang Zahrudin.</p>
<p>Sebelumnya, acara di buka oleh Wakil Kadis Kebudayaan DKI, Puspa Dirjaya, yang menekankan pentingnya pelestarian budaya di setiap daerah.</p>
<p>&#8220;Budaya daerah merupakan identitas bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan. Pelestarian budaya daerah penting untuk mempertahankan warisan leluhur, memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta menjadi aset wisata yang berharga, termasuk budaya lisan (pantun) yang hari ini sedang mengadakan kegiatan pelatihan oleh DPP Permata MHT,&#8221; pungkas Puspa Dirjaya.</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris Kota (Seko) Jakarta Pusat, Denny Ramdany, mengatakan, dengan adanya undang-undang yang baru soal Jakarta, harusnya kita bisa meniru yang ada di Bali, yaitu adanya Pecalang.</p>
<p>Pecalang bukan hanya sekadar petugas keamanan biasa, melainkan juga menjadi representasi dari kearifan lokal dan pelestari nilai-nilai budaya di wilayah tersebut.</p>
<p>&#8220;Salah satu faktor yang dinilai sebagai kota global berdasarkan Global Cities Index (GCI) salah satunya adalah kearifan lokal, dalam hal ini budaya dan kesenian Betawi yang harus di perkuat,&#8221; ungkap Denny.</p>
<p>Ia menambahkan, bahwa Gubernur DKI Jakarta sudah berkomitmen untuk melestarikan dan menjadikan budaya Betawi sebagai identitas utama Jakarta sebagai kota global.</p>
<p>&#8220;Sekarang Betawi jadi jagoannya, karena alas hukumnya sudah ada, komandonya juga ada, ayo sama-sama kita jalani,&#8221; tutup Denny, diiringi tepuk tangan para peserta yang hadir.</p>
<p>Beberapa pengurus Permata MHT yang juga turut hadir dalam kegiatan ini antara lain, H Hamzah, H Naman Setiawan, Ustadz Zaini Hamdan, H Yusron Sjarief, Ustadz Hazami, dan para pengurus DPC masing-masing wilayah.(hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/dpp-permata-mht-gelar-pelatihan-seni-budaya-pantun-dihadiri-150-peserta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>HUT ke-498, Ketum LKB Sebut Jakarta sebagai Mozaik Keberagaman Paling Representatif di Indonesia</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/hut-ke-498-ketum-lkb-sebut-jakarta-sebagai-mozaik-keberagaman-paling-representatif-di-indonesia/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/hut-ke-498-ketum-lkb-sebut-jakarta-sebagai-mozaik-keberagaman-paling-representatif-di-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2025 02:41:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Beky Mardani]]></category>
		<category><![CDATA[HUT Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Kebudayaan Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[LKB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=29374</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Menyambut HUT Jakarta ke-498, Ketua Umum Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB), Beky Mardani, menyebut Jakarta sebagai&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;</strong> Menyambut HUT Jakarta ke-498, Ketua Umum Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB), Beky Mardani, menyebut Jakarta sebagai mozaik keberagaman paling representatif di Indonesia.</p>
<p>Hal itu, kata Beky, menjadi modal yang bagus bagi Jakarta, saat hendak memposisikan diri sebagai kota global. Keistimewaan dalam meramu dan menjaga keberagaman selama ratusan tahun ini jarang dimiliki oleh daerah lain di Indonesia.</p>
<p>Sebagai mozaik keberagaman, di Jakarta tumbuh budaya lokal, nasional, dan global. Mulai dari pementasan lenong, pameran kuliner nusantara, hingga festival jazz internasional. Jakarta setiap hari tidak hanya menyapa warganya, tapi juga warga seluruh Indonesia yang berinteraksi bisnis dan jasa di Jakarta, dan warga dunia yang menjadi pelancong dan tamu negara.</p>
<p>Fonemena itu bahkan sudah ada sejak Jakarta masih bernama Sunda Kalapa, pelabuhan besar yang berada di bawah pengaruh Kerajaan Pajajaran. Hal yang terus dipertahankan hingga kini dan insyaallah kelak, ketika usia kota ini mencapai 5 abad, dua tahun mendatang.</p>
<p>Sebagai mozaik keberagaman, bukan hanya semua suku, ras, dan agama, ada di Jakarta. Pemandangan kontras gedung pencakar langit dan gang-gang sempit pun menjadi bagian dari romantika Jakarta. Di sisi lain, tradisi lokal Betawi dipertahankan, meski terus digempur globalisasi dan glokalisasi yang sulit dihindarkan.</p>
<p>&#8220;Sebagai orang Betawi, saya bangga Jakarta bisa berkembang sejauh ini, memberi makna yang amat dalam pada konsep kerukunan, keharmonisan, dan keberagaman bangsa,&#8221; tegas Beky, melalui keterangan tertulisnya, pada Minggu (22/6/2025).</p>
<figure id="attachment_29369" aria-describedby="caption-attachment-29369" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-29369 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250623-WA0001-1024x678.jpg" alt="" width="640" height="424" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250623-WA0001-1024x678.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250623-WA0001-300x199.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250623-WA0001-768x508.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250623-WA0001-1536x1017.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250623-WA0001.jpg 900w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-29369" class="wp-caption-text">Ketua Umum Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB), Beky Mardani dan Wagub DKI Rano Karno</figcaption></figure>
<p>Seraya menambahkan, hal itu tidak lepas dari peran orang Betawi yang dikenal egaliter, toleran, dan menyadari betul pentingnya menjaga keberagaman.</p>
<p>Di hari ulang tahun Jakarta ke-498, Beky mengajak masyarakat Betawi dan segenap warga Jakarta untuk terus menjaga keindahan mozaik keberagaman itu, yang telah menjadi jati diri mereka sejak zaman dahulu kala.</p>
<p>&#8220;Selamat ulang tahun buat warga Jakarta, semoga dapat selalu hidup rukun dan harmoni dalam tradisi, serta siap menyambut tantangan baru sebagai warga kota global, mendunia tanpa kehilangan jati diri,&#8221; tutup Beky.(*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/hut-ke-498-ketum-lkb-sebut-jakarta-sebagai-mozaik-keberagaman-paling-representatif-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sarasehan ke-III Kaukus Muda Betawi, Ketum LKB: Ini Bukan Soal Kepentingan Segelintir Pihak, tapi&#8230; </title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/sarasehan-ke-iii-kaukus-muda-betawi-ketum-lkb-ini-bukan-soal-kepentingan-segelintir-pihak-tapi/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/sarasehan-ke-iii-kaukus-muda-betawi-ketum-lkb-ini-bukan-soal-kepentingan-segelintir-pihak-tapi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2025 11:55:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Beky Mardani]]></category>
		<category><![CDATA[Kaukus Muda Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Ketum LKB]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Kebudayaan Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Pelestarian Budaya Betawi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=28552</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bersama Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menghadiri kegiatan Sarasehan ke-III&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;</strong> Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bersama Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menghadiri kegiatan Sarasehan ke-III Kaukus Muda Betawi bertema “Menyongsong 498 Tahun Kota Jakarta dan Lembaga Adat Masyarakat Betawi Tahun 2025”. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, pada Senin (2/6/2025).</p>
<p>Gubernur Pramono menyambut antusias terselenggaranya acara ini karena merupakan langkah penting menuju usia ke-500 tahun Kota Jakarta. Menurutnya, forum ini menjadi ruang untuk memperkuat rasa kebersamaan, membangun dialog, dan meneguhkan toleransi di tengah keragaman warga Jakarta.</p>
<p>“Menurut saya, ini bagian dari komitmen kita untuk menyelesaikan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024, di mana Jakarta kini tengah bertransformasi menjadi kota global dan pusat ekonomi nasional. Jadi, kalau tidak sekarang diselesaikan, menurut saya kita akan mengalami kesulitan. Bahkan, Ketua DPRD-nya punya komitmen, serta teman-teman sekalian di sini berkeinginan untuk itu juga,” ujar Gubernur Pramono.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-28555 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250602-WA0042-1024x683.jpg" alt="" width="640" height="427" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250602-WA0042-1024x683.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250602-WA0042-300x200.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250602-WA0042-768x512.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250602-WA0042.jpg 900w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Ia menilai sarasehan ini juga menjadi momen strategis bagi para tokoh, budayawan, seniman, pelaku ekonomi, serta seluruh lapisan masyarakat untuk bertukar gagasan, sekaligus merumuskan langkah konkret dalam memperkuat peran lembaga adat sebagai penjaga dan penggerak budaya Betawi.</p>
<p>“Maka, saya meminta Dinas Kebudayaan serta para wali kota dan bupati agar budaya Betawi kita menjadi naik kelas. Kita juga sudah melakukan kerja sama dengan sepuluh hotel berbintang lima untuk budaya Betawi, itu menjadi budaya utama ketika kita datang ke hotel. Kita mulai contohnya di Hotel Borobudur; selama dua bulan, Borobudur akan menyajikan makanan khas Betawi setiap hari,” jelas Gubernur Pramono.</p>
<p>Lebih lanjut, ia mengatakan, budaya Betawi memiliki peran penting sebagai identitas kultural Jakarta. Oleh karena itu, budaya Betawi perlu terus dirawat, dilestarikan, dan dikembangkan melalui kolaborasi antarpemangku kepentingan yang dikenal dengan semangat “Betawi Cultural Collaboration.”</p>
<p>Menurut Gubernur Pramono, masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan budaya. Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta menempatkan lembaga kebudayaan dan organisasi masyarakat Betawi sebagai mitra utama dalam merawat nilai-nilai luhur, sekaligus mendorong kemajuan budaya Betawi.</p>
<p>“Sebagai bentuk komitmen nyata, saya bersama Bang Doel menetapkan peningkatan pariwisata melalui promosi budaya Betawi sebagai program prioritas dalam 100 hari pertama pemerintahan kami. Sejumlah kegiatan seperti Festival Bandeng, Andilan Potong Kebo, pagelaran seni budaya, Lebaran Betawi, hingga silaturahmi dengan para tokoh kami dorong sebagai bagian dari upaya pelestarian yang nyata. Ke depan, kami akan terus memperkuat budaya Betawi ini,” pungkasnya.</p>
<p><strong>Pelestarian Kebudayaan Betawi</strong></p>
<p>Salah satu fokus penting dalam Sarasehan III adalah dorongan untuk merevisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pelestarian Kebudayaan Betawi. Revisi ini dinilai penting untuk memperluas ruang partisipasi dan memperkuat perlindungan, pemanfaatan, pengembangan, serta pembinaan budaya Betawi secara komprehensif.</p>
<p>Hal yang sama juga di ungkapkan oleh Pembina Kaukus Muda Betawi, Beky Mardani, menurutnya, Sarasehan ini merupakan forum silaturahmi dan tukar gagasan yang sangat dibutuhkan dalam proses memajukan budaya Betawi di tengah dinamika Jakarta sebagai kota global.</p>
<p>“Saat ini Jakarta sedang menata diri sebagai kota global yang berbudaya. Maka penting bagi kita membangun sinergi lintas komponen Betawi agar memiliki satu orientasi dan perspektif yang sama dalam menjaga dan memajukan budaya kita,” jelas Beky yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB)</p>
<p>Beky menekankan revisi Perda 4/2015 tidak boleh hanya menjadi kepentingan birokratis, tetapi harus menjadi bagian dari cita-cita bersama masyarakat Betawi. Terlebih, dua tahun ke depan, Jakarta akan memasuki usia ke-5 abad, momen penting yang harus dimanfaatkan untuk memperkuat identitas dan ketahanan budaya lokal.</p>
<p>“Komitmen bersama dari seluruh elemen Betawi adalah kunci untuk mendorong percepatan revisi Perda ini. Ini bukan soal kepentingan segelintir pihak, tapi kehormatan budaya kita,” tutup Beky.</p>
<figure id="attachment_28553" aria-describedby="caption-attachment-28553" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-28553 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250602-WA0115-1024x683.jpg" alt="" width="640" height="427" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250602-WA0115-1024x683.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250602-WA0115-300x200.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250602-WA0115-768x512.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250602-WA0115-1536x1024.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250602-WA0115-2048x1365.jpg 2048w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250602-WA0115-scaled.jpg 900w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-28553" class="wp-caption-text">Ketua Umum Forum Betawi Rempug (FBR), KH Lutfi Hakim</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Forum Betawi Rempug (FBR), KH Lutfi Hakim juga menegaskan keabsahan regulasi daerah terkait Lembaga Adat Masyarakat Betawi akan diuji dan didiskusikan melalui forum ini. Sejumlah akademisi yang hadir sebagai narasumber untuk memberikan masukan objektif, konstruktif, dan strategis.</p>
<p>“Di usia ke-498 ini, Jakarta membutuhkan peta jalan budaya yang kuat. Baik regulasi maupun pimpinan adat Betawi sudah terbentuk. Maka perlu diperkuat dengan kebijakan yang adaptif dan berpihak,” jelasnya.</p>
<p>(*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/sarasehan-ke-iii-kaukus-muda-betawi-ketum-lkb-ini-bukan-soal-kepentingan-segelintir-pihak-tapi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bang Beky Ingin Sanggar Binaan LKB  Siap Menjawab Beragam Tantangan</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/bang-beky-ingin-sanggar-binaan-lkb-siap-menjawab-beragam-tantangan/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/bang-beky-ingin-sanggar-binaan-lkb-siap-menjawab-beragam-tantangan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Mar 2025 21:42:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Bang Beky]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Kebudayaan Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[LKB]]></category>
		<category><![CDATA[Sanggar Betawi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=25754</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Ketua Umum Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) Beky Mardani meminta pada sanggar-sanggar binaan LKB bersiap menjawab&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Ketua Umum Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) Beky Mardani meminta pada sanggar-sanggar binaan LKB bersiap menjawab beragam tantangan ke depan.</p>
<p>Hal itu disampaikan Bang Beky, sapaan akrabnya, saat berbicara di acara “Buka Puasa Bersama LKB dan Sanggar-Sanggar Binaan” di Sekretariat LKB di Jakarta Selatan, Senin (24/3).</p>
<p>Acara ini diikuti sekitar 100 sanggar binaan, antara lain sanggar tari, teater, palang pintu, perguruan silat, dan para pelaku seni lain. Tampak hadir Ramdani Kubil alias Bang Madit dan Hj Tonah yang dikenal luas lantaran perannya sebagai Emak Zaenab di sinetron “Si Doel Anak Sekolahan”.</p>
<p>Beberapa tantangan ke depan itu, kata Beky, pertama, saat ini disiapkan Raperda Pemajuan Budaya Betawi, sesuai amanat UU No 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta (DKJ). Hal ini menjadi peluang sekaligus tantangan bagi para seniman dan budayawan Betawi agar mempersiapkan karya-karya terbaik mereka.</p>
<p>Apalagi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara tegas menunjukkan perhatian besarnya pada budaya Betawi dalam beberapa kesempatan.</p>
<p>Bang Anung berjanji menjadikan budaya Betawi sebagai budaya utama di Jakarta, menjadikan bir pletok sebagai “jamuan resmi” Balaikota DKI, menggantikan teh dan kopi. Termasuk merencanakan wajah atau nuansa Betawi di batas kota dan fasilitas umum lainnya yang relevan.</p>
<p>Kedua, kota ini sedang menyongsong peringatan “Lima Abad Jakarta” (1527-2027), sehingga Beky memperkirakan banyak pementasan dan inovasi-inovasi di bidang seni budaya, termasuk budaya Betawi, yang digelar guna merayakan momen bersejarah, yang hanya menghampiri 500 tahun sekali tersebut.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-25756 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/03/IMG-20250329-WA0002-1024x585.jpg" alt="" width="640" height="366" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/03/IMG-20250329-WA0002-1024x585.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/03/IMG-20250329-WA0002-300x171.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/03/IMG-20250329-WA0002-768x439.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/03/IMG-20250329-WA0002.jpg 900w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Ketiga, lanjut Beky, LKB sedang menggodok beberapa usulan yang akan dijadikan sebagai kado istimewa HUT Jakarta ke-498 pada Juni 2025 nanti.</p>
<p>“Semua peluang dan tantangan itu harus dijawab pelaku seni budaya Betawi. Caranya dengan terus meningkatkan kreativitas, sehingga dapat menghasilkan karya-karya bernilai tinggi dan diterima bukan hanya di Jakarta dan Indonesia, tapi juga masyarakat global,” urai Beky yang juga Ketua PMI Jakarta Barat, dalam siaran persnya.</p>
<p>Jelang buka puasa, sempat dibuka dialog antara pengurus LKB, diwakili Imbong Hasbullah, Yahya Andi Saputra, Yoyo Muchtar, dan Ahmad Supandi dengan para pelaku seni dan pengurus sanggar. Diskusi hangat soal kesesuaian kostum dengan audiens dan ruang pentas, etika di atas panggung, hingga pakem pertunjukan dibahas secara terbuka.</p>
<p>Pengurus dan pelaku seni budaya akhirnya sepakat untuk duduk bareng membuat SOP pertunjukan seni budaya Betawi yang sesuai pakem. Sehingga siapa pun yang mentas nantinya, akan betul-betul menampikan budaya Betawi yang agung dan adiluhung, tanpa menutup kesempatan berkreativitas.</p>
<p>Acara ditutup dengan pembagian bingkisan tanda kasih dari LKB kepada para pelaku seni dan pengurus sanggar, serta dilanjutkan dengan tarawih bersama.(*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/bang-beky-ingin-sanggar-binaan-lkb-siap-menjawab-beragam-tantangan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LKB Terima Kunjungan Rombongan Tetua Adat Tanah Datar di PBB Setu Babakan</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/lkb-terima-kunjungan-rombongan-tetua-adat-tanah-datar-di-pbb-setu-babakan/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/lkb-terima-kunjungan-rombongan-tetua-adat-tanah-datar-di-pbb-setu-babakan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Sep 2024 13:23:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Kebudayaan Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[LKB]]></category>
		<category><![CDATA[Tetua Adat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=16418</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) mendapatkan kunjungan dari para tetua adat Tanah Datar, Padang, Sumatera Barat,&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;</strong> Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) mendapatkan kunjungan dari para tetua adat Tanah Datar, Padang, Sumatera Barat, pada Jumat (19/9/2024).<br />
Suasana ramai tampak di Gedung Serbaguna Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan.</p>
<p>Tak kurang dari 40 orang anggota rombongan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kabupaten Tanah Datar Jumat siang itu diagendakan bersilaturahmi dengan jajaran pengurus LKB dan PBB Setu Babakan. Rombongan dipimpin oleh Staf Ahli Bupati Tanah Datar Drs. Erizanur M.Si dan Ketua LKAAM Aresno Datuk Andomo S.Ag.</p>
<p>&#8220;Kami datang ke sini untuk belajar. Karena di Sumatera Barat saat ini sedang ada upaya untuk menggali kembali budaya tradisional dan adat istiadat yang hampir punah. Baik kuliner maupun budaya lainnya,&#8221; jelas Erizanur. Dia melihat banyak kesamaan antara Betawi dan Minangkabau, sehingga proses saling belajar ini bisa sangat menguntungkan. Dia menambahkan, tiga tahun terakhir ini, upaya pelestarian dan pengembangan budaya di Sumatera Barat sudah menampakkan banyak kemajuan.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-16420 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/09/IMG-20240920-WA0028-1024x768.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/09/IMG-20240920-WA0028-1024x768.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/09/IMG-20240920-WA0028-300x225.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/09/IMG-20240920-WA0028-768x576.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/09/IMG-20240920-WA0028.jpg 900w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Sebelum ke Setu Babakan, rombongan yang terdiri dari para pemangku adat &#8211; biasa disebut Angku &#8211; ini juga melakukan kunjungan &#8220;belajar&#8221; ke Yogyakarta. Pada kesempatan silaturahmi di Setu Babakan ini, Erizanur tak lupa mengundang segenap pengurus LKB untuk melakukan kunjungan balasan ke Kabupaten Tanah Datar.</p>
<p>Dia mempromosikan, salah satunya, istana Pagaruyung yang di masa lalu pernah terbakar, namun kini sudah dibangun kembali untuk mengembalikan keindahannya.</p>
<p>Sementara Datuk Andomo lebih banyak memperkenalkan lembaga kekerabatan adat yang dipimpinnya. &#8220;Sama seperti LKB, tugas kami adalah melestarikan, mengembangkan, dan mengawasi pelaksanaan adat dan budaya Minangkabau di Tanah Datar,&#8221; ucap Datuk Andomo.</p>
<p>Dirinya menambahkan, lembaga tidak secara langsung mengurusi adat di nagari (desa). Karena urusan adat nagari dipegang oleh Kepala Adat nagari. Jika ada permasalahan adat dan permasalahan hukum misalnya, barulah lembaga kerapatan ambil peran.<br />
Sebagaimana diketahui, Kabupaten Tanah Datar sendiri memiliki 75 nagari.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-16419 size-full" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/09/IMG-20240920-WA0036.jpg" alt="" width="720" height="710" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/09/IMG-20240920-WA0036.jpg 720w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/09/IMG-20240920-WA0036-300x296.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /></p>
<p>Di pihak tuan rumah, Ketua Umum LKB Beky Mardani, menjelaskan posisi LKB sebagai mitra strategis Pemprov DKI yang membawahi sanggar-sanggar Betawi di Jabodetabek. Ia juga memaparkan peran penting dan manfaat PBB Setu Babakan yang kawasannya menyatu dengan masyarakat sekitar.</p>
<p>Dari hasil survei menunjukkan, 72 persen pengunjung Setu Babakan datang untuk melihat atraksi seni dan budaya Betawi. &#8220;Makanya atraksi budaya masih menjadi daya tarik utama,&#8221; jelas Beky.<br />
Dirinya juga tak menampik jika kelak LKB melakukan kunjungan balasan ke Tanah Datar untuk belajar.</p>
<p>&#8220;Apalagi Jakarta saat ini sedang menggodok realisasi lembaga adat yang diamanatkan Undang &#8211; Undang DKJ,&#8221; ucap Beky.</p>
<p>Sebelumnya, Kepala UPK PBB Setu Babakan, Toni Bako menyambaikan salam hangat kepada semua anggota rombongan, tanpa kecuali. PBB Setu Babakan menyambut para tamu istimewa ini dengan cara istimewa pula. Selain disuguhi kesenian tarian dan jamuan kuliner khas Betawi, para tamu juga dipersilakan berkeliling mengunjungi seluruh area di Setu Babakan. (*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/lkb-terima-kunjungan-rombongan-tetua-adat-tanah-datar-di-pbb-setu-babakan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sarasehan di Setu Babakan Bahas Upaya Pelestarian Budaya Betawi Seiring Perkembangan Teknologi</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/sarasehan-di-setu-babakan-bahas-upaya-pelestarian-budaya-betawi-seiring-perkembangan-teknologi/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/sarasehan-di-setu-babakan-bahas-upaya-pelestarian-budaya-betawi-seiring-perkembangan-teknologi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Sep 2024 04:12:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Beky Mardani]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Kebudayaan Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Pelestarian Budaya Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Setu Babakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=16121</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Dalam rangka memperingati ulang tahun ke-24 Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Dalam rangka memperingati ulang tahun ke-24 Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, menggelar acara sarasehan, pada Sabtu (14/9/2024).</p>
<p>Hadir dalam acara ini, Diennaryati Tjokrosuprihatono, mantan Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Ekuador pada periode 2017-2020.<br />
Menurutnya, budaya Betawi terbukti dapat go international jika dikelola secara profesional dan dikemas dengan baik.</p>
<p>&#8220;Dalam menyambut Jakarta sebagai kota global, budaya Betawi perlu beradaptasi dan berkembang meskipun banyak yang harus dibenahi,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Dienny menceritakan, bahwa ketika mengadakan halal bihalal bersama masyarakat Indonesia dan umat muslim Ekuador, usai melaksanakan shalat Ied bersama di Masjid As-salam yang ada di Quito, ia menampilkan budaya Betawi.<br />
Dalam acara open house dan halal bihalal bersama masyarakat Indonesia dan sahabat Indonesia dari Ekuador di Wisma Duta itu hadir sejumlah pejabat pemerintah Ekuador, pebisnis, seniman, perwakilan sahabat muslim Ekuador serta chef ternama dari Ekuador.</p>
<p>Dirinya menambahkan, bahwa hidangan yang disiapkan pun khas kuliner Betawi. &#8220;Saya orang Betawi sehingga setiap aktivitas kehidupan mengamalkan nilai-nilai Budaya Betawi,&#8221; ungkapnya.<br />
Ia juga menceritakan, bagaimana masyarakat Indonesia dan seluruh tamu asing yang hadir menyerbu hidangan mulai dari lontong, opor ayam, rendang, sate Betawi, bakso, otak-otak, kerupuk sampai berbagai kue-kue manis pun laris dinikmati tamu yang umumnya belum mengenal berbagai masakan khas Indonesia.</p>
<p>Dalam acara ini tampil sebagai pembicara adalah Ketua Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) Beky Mardani, serta dosen Institut Sains dan Teknologi Nasioal (ISTN) Daisy Radnawati, dengan moderator wartawan senior, Lahyanto Nadie.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-16123 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/09/IMG-20240915-WA0012-1024x576.jpg" alt="" width="640" height="360" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/09/IMG-20240915-WA0012-1024x576.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/09/IMG-20240915-WA0012-300x169.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/09/IMG-20240915-WA0012-768x432.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/09/IMG-20240915-WA0012.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p><strong>MENGIKUTI TREND</strong></p>
<p>Dalam sambutannya Beky Mardani mengatakan, bahwa upaya pelestarian budaya Betawi pengemasannya harus mengikuti trend, mengikuti perkembangan teknologi mutakhir, termasuk kecerdasan buatan (A.I.,Artificial Intelligence) dengan memaksimalkan peran media sosial yang menjadi pusat rujukan generasi masa kini. Tanpa menghilangkan esensi nilai nilai yang melekat pada kebudayaan Betawi.</p>
<p>Ketua Umum LKB tersebut dengan penuh semangat menyampaikan idenya dalam sarasehan yang bertajuk &#8220;Benteng Utama Budaya Betawi Siap Mendukung Jakarta sebagai Kota Global&#8221;.</p>
<p>Acara sarasehan berlangsung di tengah kemeriahan menyambut milad (ulang tahun) Perkampungan Betawi ke-24, yang jatuh 15 September 2024 ini. Pada tahun 2000, 15 September, Gubernur Sutiyoso memulai pembangunan kawasan ini.<br />
Sarasehan mengkaji beragam wacana, konsep dan aktivitas keseharian budaya Betawi di masa kini dan masa depan. ”Kampung Betawi ini memiliki empat fungsi, pelestarian, pembinaan, pemanfaatan dan pengembangan budaya Betawi.  Hari ini kita syukuri, sambil terus dibenahi, ” kata Beky Mardani.</p>
<p><strong>TEMPAT STUDI</strong></p>
<p>Perkampungan Betawi di Srengseng Sawah, kata Beky, kini telah menjadi tempat studi budaya bagi mahasiswa yang berkampus di sekitarnya, seperti Universitas Pancasila, UI, ISTN dan lainnya dan kawasan di ibukota lainnya. “Dari penelitian, 72% yang datang untuk wisata budaya” katanya, sembari kunjungan anak anak sekolah juga rutin berdatangan. ”Di sini bisa dilihat, prototip rumah Betawi pinggir, tengah dan pesisir, ada lengkap,&#8221; papar Beky Mardani, yang juga mantan aktifis mahasiswa dan jurnalis teve swasta ini.</p>
<p>Merujuk pada gagasan pembangunannya, Kampung Betawi di Setu Babakan tak cuma menjadi lokasi wisata budaya melainkan juga edukasi pengembangan budaya. Dengan luas lahan 289 hektare, terdiri daratan dan air (setu) yang menyatu dengan pemukiman warga, Kampung Budaya Betawi memiliki kelebihan dan kekurangan. “Kami berharap agar warga di sekitar ini juga merasa memiliki kampung Betawi ini dan mendapat manfaat dari keberadaan kampung budaya ini,&#8221; ucap Beky.</p>
<p>Merespon pada perkembangan terkini, setelah Jakarta tak lagi menjadi ibukota, Kampung Betawi dan Setu Babakan siap menjadi ikon global, dengan menawarkan gagasan; menyelenggarakan festival budaya sebagai agenda tahunan, meningkatkan diplomasi budaya dan kolaborasi dengan seniman internasional dan terus ‘branding’ masyarakat Betawi sebagai masyarakat terbuka dan kaya akan keberagaman.</p>
<p>Menyadari perkembangan teknologi informasi yang efektif dan fungsional, Beky berharap Situs Perkampungan Betawi juga bisa dihadirkan secara virtual, ”Supaya bisa dilihat oleh mereka yang tidak bisa datang ke sini. Ada semacam tour virtual budaya Betawi,&#8221; ucap Beky.</p>
<p>”Sarana ada, pelaku ada . Tinggal action,&#8221; paparnya.</p>
<p><strong>MODIFIKASI ELEMEN BETAWI</strong></p>
<p>Pembicara ke dua, Dr. Daisy Radnawati, S.T., M.Si., pakar arsitektur lanskap dari ISTN, menyatakan terjadi distrupsi luar biasa dalam perkembangan budaya, tak hanya Betawi melainkan juga seluruh budaya tradisional di dunia global.<br />
“Rasanya perlu diselenggarakan seminar international tentang Budaya Betawi – fokus membahas budaya Betawi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Pengaruh budaya Tionghoa,  Arab yang berbaur menjadi Betawi seperti apa nantinya?<br />
Wakil rektor ISTN ini menyebut tantangan semua pihak terkait, bagaimana menjaga keseimbangan modernisasi dan menjaga tradisi.</p>
<p>“Saya dibesarkan di Betawi, lahir dan besar di wilayah Betawi. Dulu ada tradisi warga bareng ke mushala. Sekarang, warga jalan bareng masih ada tapi sudah bukan ke mushala, ” kenangnya.</p>
<p>Daisy mengaku telah buku Peran Batik dalam Pelestarian Budaya dan menawarakan desain yang menghadirkan elemen budaya betawi di berbagai perabotan rumah, sebagai karya kreasi dan modifikasi, tanpa melanggar nilai budaya dan simbol sakral di dalamnya.<br />
Sependapat dengan Beky Mardani, Daisy menyatakan perlunya memanfaatkan dan belajar dengan A.I. (artificial intelligence) dan dunia digital untuk mempromosikan Budaya Betawi ke kancah global.</p>
<p>”Saya sudah coba, bikin lagu pakai AI satu menit bisa. Yang penting promt-nya sesuai dengan khas Betawi,&#8221; pungkasnya. (*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/sarasehan-di-setu-babakan-bahas-upaya-pelestarian-budaya-betawi-seiring-perkembangan-teknologi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketum LKB Beky Mardani Sambut Gembira Penetapan Delapan Budaya Betawi Menjadi WBTb</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/ketum-lkb-beky-mardani-sambut-gembira-penetapan-delapan-budaya-betawi-menjadi-wbtb/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/ketum-lkb-beky-mardani-sambut-gembira-penetapan-delapan-budaya-betawi-menjadi-wbtb/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Aug 2024 13:54:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Beky Mardani]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Kebudayaan Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[LKB]]></category>
		<category><![CDATA[Warisan Budaya tak Benda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=15004</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Ketua Umum Lembaga Kebudayan Betawi (LKB) Beky Mardani menyambut gembira penetapan delapan budaya Betawi menjadi&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Ketua Umum Lembaga Kebudayan Betawi (LKB) Beky Mardani menyambut gembira penetapan delapan budaya Betawi menjadi Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia 2024.</p>
<p>“Penetapan ini menunjukkan betapa kaya dan beragamnya budaya Betawi. Sekaligus pengakuan atas eksistensi budaya asli yang berkembang di Jakarta, yang telah menjadi ibu kota negara selama berpuluh tahun,” ujarnya.</p>
<p>Dirinya menambahkan, sejauh ini sudah puluhan budaya Betawi yang tercatat dan diakui sebagai WBTb Indonesia asal Jakarta.</p>
<p>“Setiap tahun itemnya selalu bertambah,” tambah Beky sumringah. Secara khusus dia mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi DKI Jakarta, Iwan Henry Wardhana, yang telah membantu LKB mengawal penetapan WBTb tahun ini. Dia juga mengapresiasi kerja tim di LKB yang mempersiapkan kajian dan berbagai kelengkapan penunjang.</p>
<p>Diketahui, baru-baru ini Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi DKI Jakarta bersama Lembaga Kebudayaan Betawi sukses menghantarkan delapan budaya Betawi untuk ditetapkan sebagai WBTb Indonesia 2024. Penetapan itu disampaikan oleh Ketua Tim Ahli WBTb Indonesia Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) G.R. Lono Lastoro Simatupang dan Sekretaris Tim Ahli WBTb Toto Sucipto di Jakarta.</p>
<figure id="attachment_15005" aria-describedby="caption-attachment-15005" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-15005 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/08/IMG-20240826-WA0003-1024x576.jpg" alt="" width="640" height="360" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/08/IMG-20240826-WA0003-1024x576.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/08/IMG-20240826-WA0003-300x169.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/08/IMG-20240826-WA0003-768x432.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/08/IMG-20240826-WA0003-1536x864.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/08/IMG-20240826-WA0003.jpg 1600w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-15005" class="wp-caption-text">Suasana sidang penetapan delapan budaya Betawi menjadi Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia 2024</figcaption></figure>
<p>Penetapan ini menandai akhir proses panjang yang telah dilakukan sejak Januari 2024 lalu. Masing-masing karya budaya yang diajukan harus lulus tiga tahap penilaian tim ahli, diakhiri sidang penetapan oleh Tim Ahli WBTb Indonesia Kemdikbudristek pada 19-22 Agustus 2024 di Hotel Holiday Inn &amp; Suites, Jakarta.</p>
<p>Delapan karya budaya Betawi yang ditetapkan sebagai WBTb Indonesia 2024 yaitu Nyorog, Kopi Jahe Betawi, Si Pitung, Rias Bakal, Bahasa Kreol Tugu, Oblog, Musik Sampyong, dan Gambus Betawi.</p>
<p>Tahun ini, Kemendikbudristek menilai 272 karya budaya dari 31 provinsi. Pemprov DKI Jakarta sendiri kiwari telah memiliki 85 WBTb Indonesia yang ditetapkan sejak 2013 hingga tahun 2024.</p>
<p>Lebih jauh, Beky Mardani sepakat dan mendukung pernyataan Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek Hilmar Farid, yang meminta agar warisan budaya yang telah dicatatkan atau ditetapkan itu dapat segera dimasukkan dalam proses belajar-mengajar. Baik dalam pendidikan formal, informal, maupun non formal sebagai sumber pembelajaran kebudayaan.</p>
<p>Jadi, kata Beky, seharusnya memang tidak berhenti pada upaya mendapatkan sertifikat saja. Melainkan lebih dar itu, bagaimana mengupayakan agar setelah penetapan, karya-karya budaya tersebut dapat terus eksis di tengah-tengah masyarakat.</p>
<p>Beky juga berharap dukungan dari berbagai pihak, khususnya yang bergerak di bidang pendidikan dan budaya, agar bersama-sama LKB menggali lebih dalam budaya Betawi.</p>
<p>&#8220;Lewat riset dan penelitian-penelitian, sehingga lebih banyak lagi karya budaya Betawi yang dapat dicatat, dilestarikan, dan dikembangkan,” ajak Beky, yang juga Ketua PMI Kota Jakarta Barat ini. (*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/ketum-lkb-beky-mardani-sambut-gembira-penetapan-delapan-budaya-betawi-menjadi-wbtb/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LKB Bagikan Kartu BPJS Ketenagakerjaan bagi 1.000 Seniman Betawi</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/lkb-bagikan-kartu-bpjs-ketenagakerjaan-bagi-1-000-seniman-betawi/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/lkb-bagikan-kartu-bpjs-ketenagakerjaan-bagi-1-000-seniman-betawi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Apr 2024 16:52:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Beky Mardani]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Ketenagakerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Kebudayaan Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[LKB]]></category>
		<category><![CDATA[Seniman Betawi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=6729</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) memberikan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada para seniman yang dibinanya. Total ada&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;</strong> Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) memberikan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada para seniman yang dibinanya. Total ada sekitar 1.000 seniman yang mendapat kartu BPJS Ketenagakerjaan sebagai bantuan asuransi sosial.</p>
<p>Penyerahan kartu BPJS kepada seniman Betawi itu dilakukan secara simbolis oleh Ketua Umum LKB H Beky Mardani kepada perwakilan seniman Hj Tonah, Bang Burhan,dan Bang Madit, dalam acara buka puasa bersama di Jakarta, Kamis (4/4/2024).</p>
<p>Hadir pula memeriahkan buka puasa bersama ini Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Firmansyah Wahi, serta perwakilan Dinas kebudayaan Pemprov DKI Jakarta, Dinas Parekraf.</p>
<p>Ketua Umum LKB H Beky Mardani menjelaskan, kartu BPJS Ketenagakerjaan ini diberikan kepada 1.000 seniman Betawi yang berkegiatan kesenian di sanggar masing-masing. Misalnya sanggar gambang kromong, seluruh pemain musiknya dapat kartu dengan manfaat jaminan kematian bagi keluarga atau ahli warisnya. Kartu BPJS Ketenagakerjaan ini diberikan selama satu tahun.</p>
<p>&#8220;Ini tahun kedua dengan dukungan dari Dinas Kebudayaan Pemprov Jakarta untuk jaminan kematian,&#8221; ujar Beky Mardani.</p>
<p>Menurutnya, pemberian jaminan sosial ini sudah berjalan untuk tahun kedua. Dan manfaatnya sudah dirasakan oleh keluarga seniman yang dikelola oleh Hj Tonah. Total manfaat yang diterima keluarganya sekitar Rp 40 juta.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-6731 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/04/IMG-20240406-WA0020-1024x493.jpg" alt="" width="640" height="308" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/04/IMG-20240406-WA0020-1024x493.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/04/IMG-20240406-WA0020-300x144.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/04/IMG-20240406-WA0020-768x370.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/04/IMG-20240406-WA0020-1536x739.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/04/IMG-20240406-WA0020.jpg 1600w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Seniwati Betawi Hj Tonah mengakui manfaat kartu BPJS Ketenagakerjaan yang diterimanya.</p>
<p>&#8220;Ada anggota yang meninggal dunia, bermanfaat bagi keluarga almarhum,&#8221; ujarnya di acara yang sama.</p>
<p>Selain buka puasa bersama, LKB juga memberikan paket sembako kepada para pengurus dan sanggar.</p>
<p><strong>FGD UU Daerah Khusus Jakarta</strong></p>
<p>Pada kesempatan sama, Beky juga mengungkapkan renvana LKB membuat kelompok diskusi terarah atau focus group discussion (FGD) mengenai UU Daerah Khusus Jakarta (DKJ) yang baru saja disahkan pada akhir Maret lalu. UU ini perlu dicermati oleh LKB dan para seniman Betawi sebagai payung hukum baru pembangunan kota Jakarta yang tidak lagi berstatus ibukota negara.</p>
<p>&#8220;Saya mengajak seniman Betawi mneningkatkan kualitas dan daya kreativitasnya karena UU DKJ membuat ruang itu semakin terbuka. Mari kita kawal UU DKJ ini dan turunannya, seperti peraturan daerah (perda) Pemajuan Budaya Betawi,&#8221; pungkas Beky. (*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/lkb-bagikan-kartu-bpjs-ketenagakerjaan-bagi-1-000-seniman-betawi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apresiasi Pengesahan RUU DKJ, Ketum LKB Minta DPRD-Pemprov Jakarta Siapkan 2 Aturan Turunan</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/apresiasi-pengesahan-ruu-dkj-ketum-lkb-minta-dprd-pemprov-jakarta-siapkan-2-aturan-turunan/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/apresiasi-pengesahan-ruu-dkj-ketum-lkb-minta-dprd-pemprov-jakarta-siapkan-2-aturan-turunan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Mar 2024 21:15:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Beky Mardani]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Kebudayaan Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[LKB]]></category>
		<category><![CDATA[RUU DKJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=6271</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Ketua Umum Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB), Beky Mardani, mengapresiasi pengesahan Rancangan Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;</strong> Ketua Umum Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB), Beky Mardani, mengapresiasi pengesahan Rancangan Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (RUU DKJ) oleh DPR, Kamis (28/3). Langkah ini diyakini akan membuka peluang pengembangan lembaga masyarakat Betawi, termasuk upaya pelestarian dan pemajuan kebudayaannya.</p>
<p>&#8220;LKB menyambut baik UU DKJ ini dan melihatnya sebagai peluang sekaligus tantangan dalam aspek kelembagaan masyarakat Betawi dan juga dalam upaya pelestarian, pembinaan, pemajuan, dan pengembangan budaya Betawi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Setelah teregistrasi, ia berharap DPRD dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta segera menyusun regulasi turunannya. Sebab, sesuai isi Pasal 31 RUU DKJ yang telah disahkan setidaknya memandatkan penyusunan dua peraturan daerah (perda).</p>
<p>&#8220;Setidaknya ada dua perda yang harus disiapkan, yakni Perda tentang Lembaga Adat Betawi dan Perda Pemajuan Budaya Betawi,&#8221; jelasnya.</p>
<p>&#8220;Masyarakat Betawi di-challenge untuk memberikan masukan untuk kedua perda ttersebut. Elemen organisasi kebetawian harus bersatu dan bersama-sama merumuskannya,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Beky berharap rumusan perda dapat memberikan perlindungan, pembinaan, pengembangan, dan pemanfaatan dari budaya Betawi. Apalagi, UU DKJ memandatkan Jakarta sebagai kota global.</p>
<p>&#8220;Karenanya, Pemprov Jakarta juga harus mereview dan mengevaluasi terhadap strategi pemajuan kebudayaan. Kalau diperlukan, harus melihat kembali pokok-pokok pikiran pemajuan kebudayaan yang ada dan merumuskan kembali strategi pencapaiannya. Secara indeks, pemajuan kebudayaan Jakarta masih relatif rendah, terutama dalam aspek ekspresi budaya serta kelembagaan dan ekonomi budaya,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sebagai kota global Jakarta beruntung mempunyai budaya inti betawi yg inklusif dan nilai2 budaya yg demokratis, egaliter serta humanis. Nilai-nilai budaya ini perlu trus di sosialisasikan dan di kembangkan. Nilai-nilai tersebut akan menjadi oase dalam kemajuan Jakarta.</p>
<p>Selain itu, keberadaan budaya Betawi akan menjadi kekhasan tersendiri sebagai Provinsi dengan empat kekhususannya dan aglomerasi akan menjadi perekat dengan adanya budaya betawi di dalamnya.(*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/apresiasi-pengesahan-ruu-dkj-ketum-lkb-minta-dprd-pemprov-jakarta-siapkan-2-aturan-turunan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan Bisa Gagal Seperti Condet, Ketua LKB Ungkap Alasannya</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/perkampungan-budaya-betawi-setu-babakan-bisa-gagal-seperti-condet-ketua-lkb-ungkap-alasannya/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/perkampungan-budaya-betawi-setu-babakan-bisa-gagal-seperti-condet-ketua-lkb-ungkap-alasannya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Mar 2024 10:26:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Lainnya]]></category>
		<category><![CDATA[Beky Mardani]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Kebudayaan Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[LKB]]></category>
		<category><![CDATA[Perkampungan Budaya Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Setu Babakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=4909</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; &#8220;Jika begini terus, Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan bisa gagal seperti Condet,&#8221; kata Ketua Lembaga&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; &#8220;Jika begini terus, Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan bisa gagal seperti Condet,&#8221; kata Ketua Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) Beky Mardani, Senin, 11 Maret 2023.</p>
<p>Mengapa Beky begitu sewot? Kegundahan Beky lantaran kondisi PBB Setu Babakan makin memprihatinkan. Ia mencontohkan bahwa makin banyak cluster yang marak dibangun.</p>
<p>&#8220;Saat ini saja sudah lebih dari 60 cluster, satu pun tidak ada yang bernuansa Betawi&#8221; ujarnya.</p>
<p>Rumah cluster merupakan jenis perumahan yang dibangun di lingkungan yang sama, dengan bentuk bangunan berdesain modern yang serupa. Meskipun terdapat sejumlah rumah yang modelnya sama, namun jumlah unit pada komplek tersebut biasanya terbatas.</p>
<p>Padahal PBB Setu Babakan dirancang oleh Pemerintah DKI Jakarta sebagai kawasan yang berfungsi melestarikan dan mengembangkan budaya Betawi. &#8220;Rumah yang ada di kawasan ini harus seluruhnya berarsitektur Betawi, sesuai Pergub Nomor 151 tahun 2007,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Beky mengingatkan bahwa jauh sebelum munculnya PBB Setu Babakan sebenarnya daerah Condet Jakarta Timur pun pernah dijadikan kawasan cagar budaya melalui SK Gubernur No. D. IV-1511/e/3/74 bertanggal 30 April 1974. Saat itu gubernurnya Ali Sadikin, yang menjabat sejak 1966 hingga 1977.</p>
<p>Penetapan Condet sebagai kawasan cagar budaya di masa itu agar aset kultural atas praktik budidaya pertanian dan perkebunan yang ketika itu masih cukup eksis dilakukan masyarakat setempat, yang kental budaya khas masyarakat Betawi, dapat dipertahankan dan dilestarikan.</p>
<p>Lebih istimewa lagi lokasi Condet di tepi Sungai Ciliwung yang mengalir pernah ditemukan benda-benda arkeologis, seperti kapak perimbas dan aneka peralatan yang biasa digunakan manusia purba. Temuan itu diperkirakan milik masyarakat hunian yang hidup di tepian sungai Ciliwung dan diduga sebagai nenek moyang masyarakat Betawi.</p>
<p>Saat ini kondisi Condet tidak lagi mencerminkan sebagai Kampung Betawi karena masyarakatnya semakin majemuk dan bangunannya semrawut.</p>
<p>&#8220;Jelas Condet gagal sebagai Cagar Budaya Betawi,&#8221; ujar Beky yang juga Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Barat itu.</p>
<p><strong>BANYAK PENYIMPANGAN</strong></p>
<p>Sementara itu, PBB Setu Babakan di Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa Jakarta Selatan yang ditetapkan lewat Perda No. 3 Tahun 2005.</p>
<p>Ketua Forum Pengkajian dan Pengembangan PBB Abdul Syukur menjelaskan bahwa Gubernur Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan Surat Keputusan Gubernur No. 92 tahun 2000 tentang Penataan Lingkungan Perkampungan Budaya Betawi di Kelurahan Srengseng Sawah Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan. Berdasarkan SK tersebut akhirnya mulailah dibangun embrio PBB pada tanggal 15 September 2000.<br />
&#8220;Namun belakangan ini banyak penyimpangan dari rencana awal. Banyak masukkan dari Forum Jibang tidak digubris oleh Pemda,&#8221; katanya.</p>
<p>Padahal, menurut Syukur, PBB Setu Babakan adalah benteng terakhir mempertahankan kebudayaan Betawi. “Itu komitmen kami sebagai penduduk inti kota Jakarta.” ucapnya.</p>
<p>Ia menjelaskan setelah PBB Setu Babakan berusia hampir seperempat abad tetapi belum ada perkembangan yang signifikan.<br />
Sekretaris Forum Ji Bang, Indra Sutisna menjelaskan bahwa dari luas 289 hektare, baru 80 hektare yang dimiliki oleh Pemprov DKI Jakarta.  Kawasan milik Pemprov terdiri dari Zona Embrio, Kampung Muhammad Husni Thamrin, Kampung Abdurrahman Saleh, Kampung Ismail Marzuki, dan Kampung KH Noer Alie.<br />
Menurut Indra, penyebaran pembangunan cluster hampir merata di setiap RW terutama 7, 8, dan 9.<br />
&#8220;Sedangkan di RW 06 lebih sedikit,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ketua RW 09 Srengseng Sawah Rudi Saputra mengakui bahwa banyak perubahan yang tidak sesuai di wilayahnya. &#8220;Banyak cluster yang dibangun karena mendapatkan izin dari PTSP.&#8221; Terang Rudi.</p>
<p>Rudi mencontohkan tentang Kebijakan Strategis Daerah (KSD) 66 yang sudah disiapkan tetapi tidak digunakan oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA), padahal proyek itu dikawal oleh Walikota Jakarta Selatan. &#8220;Lahan seluas 9 hektare itu berubah fungsi menjadi areal makam Covid-19. Sebaiknya koordinasi antar dinas lebih efektif lagi.&#8221; Pungkasnya.</p>
<p>Pengusaha yang juga tokoh Betawi Sibroh Malisi menyarankan agar Pemda segera melakukan pembebasan lahan. &#8220;Segera lakukan pembebasan, jika tidak maka masyarakat membangun sesuai selera masing-masing,&#8221; kata pemilik RS Sibroh Ali Malisi.</p>
<p>Lahan yang berpotensi dibeli oleh Pemprov DKI adalah berlokasi berdekatan dengan lahan yang saat ini telah dimiliki oleh Pemprov di Kampung KH Noor Ali, DKI yang direncanakan untuk membangun SMKN 74 Jakarta, wilayah RT 001/07 (timur Setu Babakan), sebelah barat jembatan Kampung Ismail Marzuki, bantaran barat Setu Babakan, sisa lahan di Setu Mangga Bolong, dan lingkungan rencana taman di RT 003, dan 008 di RW 09 Srengseng Sawah.</p>
<p>Namun Deputi Gubernur Bidang Kebudayaan Marullah Matali pernah mengemukakan bahwa untuk saat ini belum ada anggaran untuk pembebasan lahan tersebut.</p>
<p>Ia berjanji akan meningkatkan koordinasi antar dinas yang memiliki aset, tugas, dan wewenang di PBB Setu Babakan yaitu Dinas Kebudayaan, Pertamanan dan Hutan Kota, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), SDA, UMKM, Dinas Cipta. (*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/perkampungan-budaya-betawi-setu-babakan-bisa-gagal-seperti-condet-ketua-lkb-ungkap-alasannya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
