<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lebaran Betawi &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/lebaran-betawi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Sat, 26 Apr 2025 08:39:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Lebaran Betawi &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gubernur Pramono Hadiri Lebaran Betawi 2025 di Monas, Ajak Warga Lebih Mengenal Tradisi Betawi</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/gubernur-pramono-hadiri-lebaran-betawi-2025-di-monas-ajak-warga-lebih-mengenal-tradisi-betawi/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/gubernur-pramono-hadiri-lebaran-betawi-2025-di-monas-ajak-warga-lebih-mengenal-tradisi-betawi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Apr 2025 08:39:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Monas]]></category>
		<category><![CDATA[Pramono Anung]]></category>
		<category><![CDATA[Rano Karno]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi Betawi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=26958</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur (Wagub) Rano Karno menghadiri acara Lebaran Betawi&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur (Wagub) Rano Karno menghadiri acara Lebaran Betawi 2025 yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Sabtu (26/4). Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Pramono menegaskan, budaya Betawi merupakan akar dari identitas Kota Jakarta.</p>
<p>“Saya menyambut baik penyelenggaraan Lebaran Betawi sebagai momen istimewa yang mewarnai perjalanan menuju 500 tahun Kota Jakarta, sekaligus sarana untuk memperkuat kebersamaan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Jakarta,” ujar Gubernur Pramono.</p>
<figure id="attachment_26961" aria-describedby="caption-attachment-26961" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-26961 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/04/IMG-20250426-WA0037-1011x1024.jpg" alt="" width="640" height="648" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/04/IMG-20250426-WA0037-1011x1024.jpg 1011w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/04/IMG-20250426-WA0037-296x300.jpg 296w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/04/IMG-20250426-WA0037-768x778.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/04/IMG-20250426-WA0037-1516x1536.jpg 1516w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/04/IMG-20250426-WA0037.jpg 900w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-26961" class="wp-caption-text">Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung</figcaption></figure>
<p>Ia menambahkan, kegiatan bertema “Menyongsong Lima Abad Jakarta dengan Semangat Mempererat Kearifan Lokal Masyarakat Betawi” ini menjadi pengingat untuk terus memelihara tradisi serta nilai-nilai budaya Betawi. Gubernur Pramono berharap kegiatan ini menjadi momen istimewa bagi warga Jakarta, khususnya masyarakat Betawi, untuk mempererat kebersamaan di tengah keberagaman suku dan etnis.</p>
<p>Perayaan Lebaran Betawi turut melibatkan pelaku UMKM, seniman lokal, hingga generasi muda yang aktif menyebarkan semangat kebudayaan melalui media sosial. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya bersama dalam membentuk karakter kota yang berdaya saing, dengan tetap berakar pada jati diri dan kearifan lokal.</p>
<p>“Melalui Lebaran Betawi, masyarakat Jakarta diajak untuk berefleksi agar semakin mengenal tradisi Betawi melalui beragam kuliner, produk, maupun pentas seni budaya,” imbuhnya.</p>
<p>Gubernur Pramono menjelaskan, dalam amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024, Jakarta sebagai daerah khusus memiliki identitas, kultur, dan budaya yang tidak terpisahkan dari budaya Betawi. Penguatan terhadap warisan budaya Betawi harus terus diupayakan, mulai dari pelestarian kesenian, tradisi, kuliner, hingga pengenalan sosok para pahlawan Betawi yang berjasa bagi masyarakat Jakarta, salah satunya Mohammad Husni Thamrin.</p>
<p>“Pada momen Lebaran Betawi tahun ini, saya bersama Bang Doel, selaku Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, berkomitmen untuk menghormati sosok dan perjuangan beliau dengan menempatkan patung Mohammad Husni Thamrin di Jalan M.H. Thamrin dan menjadikannya sebagai simbol Kota Jakarta,” paparnya.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-26960 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/04/IMG-20250426-WA0039-1024x812.jpg" alt="" width="640" height="508" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/04/IMG-20250426-WA0039-1024x812.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/04/IMG-20250426-WA0039-300x238.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/04/IMG-20250426-WA0039-768x609.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/04/IMG-20250426-WA0039-1536x1218.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/04/IMG-20250426-WA0039.jpg 900w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Penempatan ulang patung M.H. Thamrin menjadi bagian dari program quick wins 100 hari kepemimpinan Pramono Anung dan Rano Karno. Gubernur Pramono menyebut, patung M.H. Thamrin harus berada di lokasi yang sentral dan strategis di Jakarta, setara dengan penempatan Patung Jenderal Sudirman di Jalan Sudirman.</p>
<p>Selain itu, ia juga menyampaikan, ke depannya Pemprov DKI Jakarta berkomitmen mendukung penuh pelibatan koleksi Museum Sejarah Jakarta serta pelestarian Warisan Budaya Takbenda dalam memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang berbudaya.</p>
<p>“Kemudian, saya juga akan membuat Benyamin Sueb Award, sebuah penghargaan yang diberikan kepada wilayah yang menjaga lingkungannya dengan baik. Ini saya lakukan sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh Betawi, Benyamin Sueb,” ungkapnya.</p>
<p>Dalam acara ini, Gubernur Pramono juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi mendukung penyelenggaraan acara. Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus berlanjut agar budaya Betawi semakin dikenal dan dilestarikan sebagai warisan asli Jakarta.</p>
<p>“Saya melihat acara Lebaran Betawi terselenggara dengan baik dan meriah. Saya memberikan apresiasi dan selamat. Untuk itu, secara khusus saya juga meminta agar acara seperti ini tidak hanya dilakukan di tingkat provinsi. Kalau bisa, diadakan juga di enam wilayah Jakarta. Kalau di sini ada kiriman seserahan dari wali kota dan bupati, nanti di tingkat kota kita buat lebih semarak dengan melibatkan camat dan lurah agar budaya Betawi tetap terjaga hingga ke tingkat paling bawah,” tuturnya.(*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/gubernur-pramono-hadiri-lebaran-betawi-2025-di-monas-ajak-warga-lebih-mengenal-tradisi-betawi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketum FBR Berharap Lebaran Betawi Tidak Terjebak Menjadi Seremoni Mahal Tanpa Substansi</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/ketum-fbr-berharap-lebaran-betawi-tidak-terjebak-menjadi-seremoni-mahal-tanpa-substansi/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/ketum-fbr-berharap-lebaran-betawi-tidak-terjebak-menjadi-seremoni-mahal-tanpa-substansi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2025 14:19:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[FBR]]></category>
		<category><![CDATA[Forum Betawi Rempug]]></category>
		<category><![CDATA[Ketum FBR]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Lutfi Hakim]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov DKI Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=26804</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Kota tengah bersiap menggelar perhelatan budaya tahunan Lebaran Betawi 2025. Lebih dari sekadar seremoni tradisional,&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Kota tengah bersiap menggelar perhelatan budaya tahunan Lebaran Betawi 2025. Lebih dari sekadar seremoni tradisional, perayaan tahun ini diharapkan menjadi momen penting pengakuan budaya Betawi di kancah internasional.</p>
<p>Dengan mengusung tema “Menyongsong Lima Abad Jakarta dengan Semangat Mempererat Kearifan Lokal Masyarakat Betawi”, Lebaran Betawi 2025 dirancang sebagai ajang yang mengedepankan kekayaan seni, tradisi, dan kuliner khas Betawi.</p>
<p>Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan dukungan penuh terhadap agenda ini, bahkan menyatakan komitmennya untuk menjadikan Lebaran Betawi sebagai ikon budaya bertaraf internasional melalui pendekatan diplomasi budaya Asia.</p>
<p>Salah satu langkah strategis yang dinanti adalah kehadiran para Duta Besar dari negara-negara Asia yang akan diundang untuk menyaksikan langsung keragaman budaya Jakarta. Kehadiran mereka dinilai sebagai simbol pengakuan atas kekayaan lokal Betawi yang telah mengakar selama berabad-abad.</p>
<p>Lebaran Betawi juga menjadi panggung diplomasi budaya, mempererat hubungan antarbangsa lewat seni, kuliner, serta nilai-nilai kearifan lokal. Inisiatif ini sejalan dengan semangat Forum Betawi Rempug (FBR) yang selama ini konsisten mengusung misi pelestarian tradisi dan perajutan kebhinekaan dari Tanah Betawi.</p>
<p>Ketua Umum FBR, KH. Lutfi Hakim, menegaskan, Lebaran Betawi adalah simbol persatuan dalam keberagaman. Ia mengingatkan bahwa semangat toleransi di Jakarta sudah tumbuh sejak lebih dari 117 tahun silam, kala masyarakat Betawi menjadi saksi sekaligus fasilitator awal gerakan kebangsaan Indonesia.</p>
<p>“Irama harmoni Jakarta ibarat musik tanjidor: ceria, terstruktur, dan menyatukan. Lebaran Betawi bukan hanya milik orang Betawi, tapi milik seluruh warga Jakarta,” ujar Lutfi Hakim, Rabu (23/4/2025).</p>
<p>Lebih jauh Imam Besar FBR mengingatkan agar acara ini tidak terjebak menjadi seremoni mahal tanpa substansi. Menurut mereka, sudah saatnya warisan budaya Betawi diperjuangkan secara serius hingga mendapatkan pengakuan hukum yang sah.</p>
<p>Fokus utama perjuangan FBR saat ini adalah dorongan terhadap penerbitan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Lembaga Adat Masyarakat Betawi. Payung hukum ini dinilai krusial untuk melindungi eksistensi budaya Betawi, mengintegrasikannya ke dalam sistem pemerintahan dan pendidikan, serta mencegah budaya lokal hanya menjadi tontonan tahunan.</p>
<p>Lebaran Betawi 2025 dinilai sebagai momentum ideal bagi Gubernur Pramono Anung untuk menyampaikan komitmen atas penerbitan Pergub tersebut. Meski proses formalnya masih membutuhkan waktu, sinyal politik dari kepala daerah akan menjadi langkah simbolik yang penting.</p>
<p>Kyai Lutfi Hakim, yang juga Wakil Ketua PWNU Jakarta, mengimbau agar pemerintah tidak lagi terjebak dalam wacana mempersatukan ormas Betawi. Menurutnya, masing-masing ormas telah memiliki badan hukum sendiri dan dapat berkembang secara mandiri di bawah pengawasan dan pembinaan Kesbangpol.</p>
<p>“Yang kita butuhkan bukan lagi penyatuan formal, tetapi penguatan kelembagaan adat Betawi yang inklusif dan representatif. Lewat Pergub itu, kita bicara masyarakat Betawi secara kolektif, bukan berdasarkan golongan,” tegasnya.</p>
<p>Lebaran Betawi 2025 diharapkan tak hanya menjadi panggung kosmetik atau perayaan budaya yang meriah, namun juga tonggak penting dalam pelestarian dan penguatan identitas masyarakat Betawi di tengah arus modernisasi Jakarta.(*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/ketum-fbr-berharap-lebaran-betawi-tidak-terjebak-menjadi-seremoni-mahal-tanpa-substansi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur Pramono Terima Audiensi Panitia Penyelenggara Lebaran Betawi 2025</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/gubernur-pramono-terima-audiensi-panitia-penyelenggara-lebaran-betawi-2025/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/gubernur-pramono-terima-audiensi-panitia-penyelenggara-lebaran-betawi-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2025 14:17:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Monas]]></category>
		<category><![CDATA[Pramono Anung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=26713</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menerima audiensi panitia penyelenggara Lebaran Betawi 2025 di Balai Kota&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;</strong> Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menerima audiensi panitia penyelenggara Lebaran Betawi 2025 di Balai Kota Jakarta, Senin (21/4/2025). Dalam pertemuan tersebut, Gubernur menyampaikan dukungan penuhnya terhadap perhelatan budaya tahunan tersebut, dan memastikan kehadirannya pada acara puncak yang akan digelar pada Sabtu, 26 April 2025.</p>
<p>“Pak Gubernur sudah menyampaikan konfirmasi akan hadir langsung di acara puncak tanggal 26 nanti,” ungkap Ketua Umum Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi), Abdul Goni.</p>
<figure id="attachment_26716" aria-describedby="caption-attachment-26716" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="wp-image-26716 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/04/IMG-20250421-WA0059-1024x683.jpg" alt="" width="640" height="427" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/04/IMG-20250421-WA0059-1024x683.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/04/IMG-20250421-WA0059-300x200.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/04/IMG-20250421-WA0059-768x512.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/04/IMG-20250421-WA0059.jpg 900w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-26716" class="wp-caption-text">Panitia penyelenggara Lebaran Betawi 2025 Makmun Amin, menyampaikan keterangan pers usai beruadiensi dengan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Senin (21/4/2025)</figcaption></figure>
<p>Lebih lanjut, Abdul Goni menyampaikan bahwa Gubernur Pramono memberikan arahan khusus agar penyelenggaraan tahun ini berlangsung meriah dan berkesan.</p>
<p>“Pesan dari Pak Gubernur, acaranya harus meriah dan ‘wow’. Insyaallah, panitia akan bekerja keras untuk mewujudkan harapan tersebut,” ujarnya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-26714 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/04/IMG-20250421-WA0060-1024x682.jpg" alt="" width="640" height="426" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/04/IMG-20250421-WA0060-1024x682.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/04/IMG-20250421-WA0060-300x200.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/04/IMG-20250421-WA0060-768x512.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/04/IMG-20250421-WA0060.jpg 900w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Ketua Pelaksana Lebaran Betawi 2025, Makmun Amin, menjelaskan bahwa rangkaian acara akan berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 April 2025, dengan lokasi terpusat di sisi selatan dan tenggara kawasan Monas. Kegiatan akan diisi dengan pertunjukan seni budaya, bazar kuliner khas Betawi, dan berbagai atraksi dari pagi hingga malam hari.</p>
<p>“Lebaran Betawi tahun ini mengusung tema ‘Menyongsong Lima Abad Jakarta: Merawat Kearifan Lokal, Mempererat Persatuan’, yang menjadi momentum untuk merekatkan masyarakat Jakarta lintas suku, agama, dan latar belakang budaya,” kata Makmun.</p>
<p>Ia menambahkan, panitia juga berencana menghadirkan Duta Besar dari negara-negara Asia, kepala daerah dari wilayah penyangga Jakarta, serta perwakilan dari berbagai komunitas di Ibu Kota.</p>
<p>“Kami ingin menjadikan Lebaran Betawi tidak hanya sebagai ajang silaturahmi masyarakat Betawi, tetapi juga sebagai wadah inklusif yang mempertemukan seluruh elemen masyarakat Jakarta. Ini adalah ruang kebersamaan dan perayaan identitas Jakarta sebagai kota yang majemuk,” tambah Makmun.</p>
<p>Sementara itu, Wakil Ketua Panitia, Riano P. Ahmad, menekankan pentingnya semangat kolaborasi dalam perayaan ini.</p>
<p>“Lebaran Betawi bukan hanya milik masyarakat Betawi, tapi milik seluruh warga Jakarta. Semua etnis dan komunitas yang ada di Ibu Kota diundang untuk ikut merayakan,” pungkasnya. (*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/gubernur-pramono-terima-audiensi-panitia-penyelenggara-lebaran-betawi-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tradisi Unik Andilan, Cikal Bakal Koperasi dan Arisannya Orang Betawi</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/tradisi-unik-andilan-cikal-bakal-koperasi-dan-arisannya-orang-betawi/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/tradisi-unik-andilan-cikal-bakal-koperasi-dan-arisannya-orang-betawi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Mar 2025 22:38:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Adat Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Andilan]]></category>
		<category><![CDATA[Arisan]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran Betawi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=25758</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Pernah enggak terpikir, peletak dasar bisnis koperasi dan arisan itu sejatinya orang Betawi? Salah satu&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Pernah enggak terpikir, peletak dasar bisnis koperasi dan arisan itu sejatinya orang Betawi?</p>
<p>Salah satu tradisi unik masyarakat Betawi dalam menyambut Ramadan dan Lebaran adalah Andilan alias arisan kebo.</p>
<p>Sayangnya, tradisi ini belakangan mulai banyak ditinggalkan oleh masyarakat Betawi sendiri. Padahal makna dan nilai kearifan lokalnya amat dalam.</p>
<p>Tak jelas kapan budaya patungan kerbau Andilan ini mulai dipraktikkan. Namun pilihan kerbau &#8211; orang Betawi bilang kebo &#8211; sebagai obyek patungan jelas menunjukkan ciri masyarakat agraris. Jadi, ini memang praktik yang sudah ada sejak zaman baheula.</p>
<p>Memangnya orang Betawi dulunya masyarakat agraris?</p>
<p>Arsiparis Pusat Arsip Nasional, Mona Lohanda &#8211; yang banyak meneliti dokumen peninggalan kolonial di era Batavia &#8211; menyebut komunitas Betawi berkembang di sekitar Batavia dengan pola hidup agraris. Mona juga menyoroti banyaknya tanah partikelir yang dimanfaatkan oleh masyarakat Betawi untuk bertani dan beternak.</p>
<p>Ridwan Saidi pun bilang, masyarakat Betawi pada awalnya adalah masyarakat agraris. Sebelum karena perkembangan zaman dan urbanisasi, dipaksa beradaptasi dengan bidang perdagangan dan jasa yang tumbuh pesat di Jakarta.</p>
<p>Bisa dibayangkan, kawasan Meester Cornelis dulu adalah sentra perkebunan dan peternakan. Kampung Melayu sentra perikanan. Di Srengseng Sawah, Setu Babakan, Jagakarsa dan sekitarnya terhampar persawahan nan luas. Pasar Minggu dan Condet jadi sentra buah-buahan.</p>
<p>Maka patut dicatat kemungkinan tradisi Andilan ini sudah ada, bahkan sebelum VOC menginjakkan kaki di Jakarta. Bersamaan dengan pesatnya perkembangan Islam pada awal abad ke-13 hingga abad ke-16 Masehi. Ketika pola hidup agraris dan kegirangan menyambut Ramadan dan Lebaran (agamis) menyatu dalam kearifan dan kecerdasan lokal orang Betawi, bernama Andilan.</p>
<p>Andilan sendiri merupakan tradisi patungan warga (bisa 10-30 orang, bisa satu kampung) untuk membeli kerbau. Kerbau tersebut kemudian dipelihara atau diangon/digembalakan selama bulan Ramadan. Lalu disembelih pada H-1 atau H-2 jelang Lebaran. Hasil sembelihan itu kemudian dibagikan kepada mereka yang ikut andil (patungan). Diolah sebagai semur santapan Lebaran.</p>
<p>Praktik Andilan ini menunjukkan, sejak zaman dulu orang Betawi telah mengenal apa yang kini kita kenal sebagai kolaborasi, koperasi, dan arisan. Andilan bisa disebut cikal bakal koperasi terlihat dari aktivitas menabung untuk mencapai satu tujuan: membeli kerbau. Setelah itu prosesi pemotongan hingga bagi-bagi daging dilakukan secara gotong royong. Mencerminkan semangat kebersamaan, berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.</p>
<p>Andilan juga bisa disebut sebagai cikal bakalnya arisan. Arisan daging kebo tentunya. Karena arisan yang kita pahami sekarang (menggunakan uang) baru dikenal sekitar abad ke-20, populer lebih dulu di kalangan ibu rumah tangga dan kalangan pekerja.</p>
<p>Sayangnya, Andilan belakangan mulai ditinggalkan oleh masyarakat Betawi sendiri. Banyak penyebabnya. Mulai dari sulitnya mencari lahan angon kebo, lunturnya semangat gotong-royong di perkotaan, hingga tidak terwariskannya dengan baik, nilai-nilai kearifan lokal Andilan kepada anak-anak muda Betawi.</p>
<p>Padahal, Andilan mengandung makna filosofis amat dalam: kebersamaan, keadilan, gotong royong, dan kepedulian sosial. Andilan sebagai tradisi tak hanya harus bertahan karena genuitasnya, namun juga sangat dimungkinkan terus berkembang sesuai kemajuan zaman.</p>
<p>Seraya berharap, misalnya, kelak ada anak-anak muda Betawi yang melek teknologi informasi menciptakan Andilan Online. Sehingga Andilan muncul di berbagai platform digital. Tanpa harus mengorbankan dan menghilangkan filosofi adiluhung yang terkandung di dalamnya.</p>
<p>Sebuah hil yang tidak mustahal, kata pelawak Srimulat, almarhum Asmuni. (*icoel*)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/tradisi-unik-andilan-cikal-bakal-koperasi-dan-arisannya-orang-betawi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
