<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kota Singkawang &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/kota-singkawang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Wed, 12 Feb 2025 08:41:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Kota Singkawang &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hadiri Perayaan Cap Go Meh, Wamendagri Bima Arya Puji Toleransi di Kota Singkawang</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/hadiri-perayaan-cap-go-meh-wamendagri-bima-arya-puji-toleransi-di-kota-singkawang/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/hadiri-perayaan-cap-go-meh-wamendagri-bima-arya-puji-toleransi-di-kota-singkawang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Feb 2025 08:41:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bima Arya Sugiarto]]></category>
		<category><![CDATA[Cap Go Meh]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Singkawang]]></category>
		<category><![CDATA[Wamendagri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=23865</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Singkawang – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengapresiasi kuatnya nilai toleransi dalam perayaan Cap&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Singkawang –</strong> Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengapresiasi kuatnya nilai toleransi dalam perayaan Cap Go Meh di Kota Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar). Menurutnya, masyarakat Singkawang memiliki sikap saling menghormati antarumat beragama, yang semakin memupuk kerukunan dan kepedulian sosial.</p>
<p>&#8220;Bapak/Ibu yang saya hormati, jika kami memiliki kewenangan untuk menobatkan Kota Singkawang, izinkan kami menobatkan Kota Singkawang sebagai kota toleransi dengan kerukunan sejati,&#8221; katanya dalam perayaan Festival Cap Go Meh 2025 di Kota Singkawang, Kalbar, Rabu (12/2/2025).</p>
<p>Bima menambahkan, Kota Singkawang dihuni oleh masyarakat dengan latar belakang kepercayaan dan budaya yang beragam. Namun, keberagaman tersebut tidak menjadi penghalang bagi mereka untuk hidup berdampingan dan saling menghargai.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-23867 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250212-WA0036-1024x683.jpg" alt="" width="640" height="427" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250212-WA0036-1024x683.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250212-WA0036-300x200.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250212-WA0036-768x512.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250212-WA0036-1536x1024.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250212-WA0036-2048x1365.jpg 2048w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250212-WA0036-scaled.jpg 900w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Ia pun menilai bahwa hal ini merupakan bukti nyata kerukunan sejati, yang layak menjadi inspirasi bagi seluruh daerah. Lebih lanjut, Bima menegaskan, Kota Singkawang telah memberi pelajaran berharga tentang pentingnya menjaga perbedaan sebagai sebuah keniscayaan.</p>
<p>&#8220;Di Singkawang, perbedaan tidak menjauhkan, tetapi perbedaan justru mempersatukan. Di Singkawang, perbedaan tidak mencerai-beraikan, tetapi perbedaan itu menguatkan. Di Singkawang, perbedaan tidak menghancurkan peradaban,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain menyoroti aspek toleransi, Bima juga menekankan, perayaan Cap Go Meh di Singkawang merupakan perayaan terbesar di Nusantara yang memberikan dampak positif bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat. Perayaan ini, katanya, menjadi momentum bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk-produk mereka kepada khalayak yang lebih luas.</p>
<p>&#8220;Cap Go Meh adalah berkah bagi UMKM, Cap Go Meh adalah berkah bagi pengusaha hotel. Cap Go Meh adalah berkah bagi rental mobil. Cap Go Meh berkah bagi pengusaha odong-odong, dan berkah bagi seluruh rakyat Kota Singkawang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>(*/Rendy)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/hadiri-perayaan-cap-go-meh-wamendagri-bima-arya-puji-toleransi-di-kota-singkawang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wamendagri Bima Arya Apresiasi Persiapan Meriah Perayaan Cap Go Meh di Singkawang</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/wamendagri-bima-arya-apresiasi-persiapan-meriah-perayaan-cap-go-meh-di-singkawang/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/wamendagri-bima-arya-apresiasi-persiapan-meriah-perayaan-cap-go-meh-di-singkawang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Feb 2025 15:25:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bima Arya Sugiarto]]></category>
		<category><![CDATA[Cap Go Meh]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Singkawang]]></category>
		<category><![CDATA[Perayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Wamendagri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=23822</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Singkawang – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengapresiasi persiapan perayaan Cap Go Meh 2025&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Singkawang –</strong> Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengapresiasi persiapan perayaan Cap Go Meh 2025 di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Selasa (11/2/2025). Acara yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (12/2/2025) itu dinilai telah dipersiapkan dengan matang. Tak heran, masyarakat pun menyambutnya dengan begitu meriah.</p>
<p>Bima, yang hadir mengenakan baju bernuansa merah, mengaku bersyukur dapat mengikuti rangkaian acara Cap Go Meh. Ia mengungkapkan, selama 12 tahun terakhir dirinya belum sempat mengunjungi Singkawang karena harus mempersiapkan acara serupa di Kota Bogor. Oleh karena itu, melihat antusiasme masyarakat serta kemeriahan persiapan Cap Go Meh, Bima optimistis perayaan ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat serta perekonomian Kota Singkawang.</p>
<p>“Kotanya padat, tamu-tamunya antusias, dan geliat ekonominya luar biasa,” ujar Bima kepada awak media di sela-sela kunjungannya.</p>
<figure id="attachment_23823" aria-describedby="caption-attachment-23823" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="wp-image-23823 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250211-WA0041-1024x683.jpg" alt="" width="640" height="427" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250211-WA0041-1024x683.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250211-WA0041-300x200.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250211-WA0041-768x512.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250211-WA0041-1536x1024.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250211-WA0041-2048x1365.jpg 2048w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250211-WA0041-scaled.jpg 900w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-23823" class="wp-caption-text">Wamendagri Bima Arya Sugiarto saat meninjau persiapan perayaan Cap Go Meh 2025 di Kota Singkawang</figcaption></figure>
<p>Ia juga meyakini bahwa di bawah kepemimpinan Wali Kota Singkawang terpilih, kota tersebut akan semakin dikenal luas dan menarik lebih banyak wisatawan, termasuk dari mancanegara. Lebih lanjut, Bima menilai Singkawang memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.</p>
<p>Bima pun menegaskan komitmennya untuk mendukung program-program pembangunan di Kota Singkawang. “Saya semaksimal mungkin akan membantu Bu Wali Kota [terpilih] nanti agar program-program pemerintah pusat juga mendukung Kota Singkawang ini. Ini aset bangsa yang luar biasa,” tandasnya.</p>
<p>Sebagai informasi, dalam kunjungan tersebut, Bima tampak menyalami para pengunjung yang memadati lokasi acara. Ia juga meninjau dan menyaksikan lebih dekat berbagai ornamen kebudayaan yang ditampilkan dalam perayaan Cap Go Meh di Singkawang.</p>
<p>(*/Rendy)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/wamendagri-bima-arya-apresiasi-persiapan-meriah-perayaan-cap-go-meh-di-singkawang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Amankan Pawai Lampion di Singkawang, Polisi Kerahkan 430 Personel Gabungan</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/amankan-pawai-lampion-di-singkawang-polisi-kerahkan-430-personel-gabungan/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/amankan-pawai-lampion-di-singkawang-polisi-kerahkan-430-personel-gabungan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Feb 2025 13:02:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Cap Go Meh]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Singkawang]]></category>
		<category><![CDATA[Pawai Lampion]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Singkawang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=23653</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Singkawang &#8211; Polres Singkawang, Kalimantan Barat, melibatkan sebanyak 430 personel gabungan untuk melakukan pengamanan pawai lampion yang&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Singkawang &#8211; </strong>Polres Singkawang, Kalimantan Barat, melibatkan sebanyak 430 personel gabungan untuk melakukan pengamanan pawai lampion yang akan dilaksanakan di Singkawang pada Senin (10/2/2025) malam.</p>
<p>&#8220;Ratusan personel ini melibatkan kepolisian, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Sat Brimob,&#8221; kata Kabag Ops Polres Singkawang, Kompol Eko Andi Sutejo, Jumat (7/2/2025).</p>
<p>Sementara untuk pengamanan pada pelaksanaan Cap Go Meh, kata dia, pihaknya melibatkan sebanyak 955 personel gabungan.</p>
<p>Menurutnya area yang akan menjadi titik persiapan perlintasan para tatung berada di Jalan Alianyang, Syafiudin dan Antasari. Sedangkan rutenya berada di Jalan Firdaus, Diponegoro dan arus buang di Jalan Stasiun.</p>
<p>Sementara titik persiapan penjemputan kendaraan tatung berada di Jalan Yohana Godang dan GM Situt serta ada titik-titik parkir di Gedung Happy Building dan Gedung Samudra.</p>
<p>Sementara Ketua Panita Pelaksana Perayaan Imlek dan Cap Go Meh Singkawang, Bong Chin Thong mengatakan beberapa peserta yang akan mengikuti pawai lampion antara lain instansi pemerintahan, instansi swasta, sekolah, perkumpulan, yayasan dan umum.</p>
<p>&#8220;Para peserta ada yang menggunakan kendaraan roda empat, roda dua dan jalan kaki,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara rute yang akan dilalui peserta pawai lampion yaitu mulai dari halaman Kantor Walikota Singkawang, berjalan menuju Jalan Diponegoro, Niaga, Budi Utomo, Hasan Saad, Setia Budi, Niaga, Stasiun dan finis di Jalan GM Situt depan Gedung Happy Building.</p>
<p>Saat ini, katanya, panitia sedang membangun Panggung Kehormatan di depan Kantor Walikota Singkawang untuk para tamu undangan yang akan menyaksikan pawai lampion dan pawai tatung.</p>
<p>Dia berharap pelaksanaan pawai lampion nanti dapat berjalan dengan aman dan lancar.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Pembuatan Reflika Sembilan Naga dari Santo Yosef Singkawang Group, Bong Sin Fo mengatakan sembilan replika naga buatannya akan turut meramaikan pawai lampion pada Senin (10/2) malam.</p>
<p>Pada pawai lampion nanti, katanya, masing-masing naga akan dibawa sebanyak 30 orang pemain, yang meliputi pembawa bendera, penabuh gendang dan sebagainya.</p>
<p>&#8220;Total dari sembilan naga lebih kurang 400-an peserta,&#8221; ujarnya. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/amankan-pawai-lampion-di-singkawang-polisi-kerahkan-430-personel-gabungan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gereja Katolik Santo Fransiskus Asisi di Singkawang Ditetapkan sebagai Cagar Budaya</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/gereja-katolik-santo-fransiskus-asisi-di-singkawang-ditetapkan-sebagai-cagar-budaya/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/gereja-katolik-santo-fransiskus-asisi-di-singkawang-ditetapkan-sebagai-cagar-budaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Dec 2024 07:09:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Cagar Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja]]></category>
		<category><![CDATA[Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Singkawang]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=21291</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Singkawang &#8211; Gereja Katolik Santo (St) Fransiskus Asisi (Gereja Ayam Jago) Kota Singkawang, Kalimantan Barat sudah ditetapkan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Singkawang</strong> &#8211; Gereja Katolik Santo (St) Fransiskus Asisi (Gereja Ayam Jago) Kota Singkawang, Kalimantan Barat sudah ditetapkan sebagai Cagar Budaya pada 1 Agustus 2024 sehingga menambah jumlah cagar budaya yang ada di Kota Singkawang.</p>
<p>&#8220;Benar, Gereja Katolik St Fransiskus Asisi Singkawang telah ditetapkan sebagai cagar budaya, sehingga gereja ini sudah mempunyai legalitas hukum sesuai dengan UU Nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya,&#8221; kata Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Singkawang, Filicity di Singkawang, Rabu (18/12/2024).</p>
<p>Filicity mengatakan, penetapan gereja Katolik sebagai cagar budaya di Singkawang dikarenakan usia gereja sudah tua yakni berusia 98 tahun dan belum pernah dilakukan pemugaran.</p>
<p>Sebelumnya, katanya, gereja tersebut merupakan objek yang diduga sebagai cagar budaya (ODCB) dan statusnya sekarang sudah ditetapkan menjadi cagar budaya.</p>
<p>&#8220;Sebelumnya gereja ini sudah masuk sebagai ODCB dan sudah terdaftar di regnas Dapobud dengan nomor 400.6.2/311/DN-01.BUD tahun 2024 dan menjadi target kinerja kebudayaan untuk dinaikkan statusnya dari ODCB menjadi Cagar Budaya (CB),&#8221; ujarnya.</p>
<p>Beberapa poin penting yang menjadikan Gereja Katolik St Fransiskus Asisi Singkawang menjadi cagar budaya, antara lain pertama nilai sejarah yang mana gereja ini memiliki nilai sejarah yang kuat karena mencerminkan perkembangan agama Katolik di Kota Singkawang.</p>
<p>&#8220;Sejak masa kolonial atau awal penyebarannya di wilayah tersebut, gereja ini menjadi salah satu simbol sejarah persebaran misi Katolik di Kalimantan Barat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kedua, usia bangunan yang mana penetapan sebagai cagar budaya biasanya mempertimbangkan usia bangunan.</p>
<p>&#8220;Gereja Katolik St Fransiskus Asisi ini mungkin telah berdiri sejak puluhan hingga ratusan tahun yang lalu, memenuhi kriteria sebagai bangunan bersejarah,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ketiga, arsitektur bersejarah yang mana bangunan gereja ini mungkin memiliki arsitektur yang unik atau mencerminkan gaya bangunan kolonial dan bercampur dengan unsur lokal.</p>
<p>&#8220;Hal ini menambah nilai pentingnya sebagai warisan budaya yang patut dilestarikan,&#8221; katanya.</p>
<p>Keempat, peran sosial dan budaya selain sebagai tempat ibadah, gereja ini mungkin memiliki peran penting dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat Singkawang, termasuk dalam mempromosikan keberagaman budaya dan religius.</p>
<p>Kelima, keaslian dan kelestarian yang mana Gereja ini mungkin masih mempertahankan keaslian bentuk dan struktur bangunannya, sehingga layak ditetapkan sebagai cagar budaya.</p>
<p>&#8220;Keaslian ini menunjukkan betapa berharganya bangunan tersebut sebagai peninggalan masa lalu,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Keenam, nilai spiritualitas yang mana Gereja ini tidak hanya memiliki nilai budaya dan sejarah tetapi juga nilai spiritual bagi umat Katolik di Singkawang dan sekitarnya. (*/Red/ant)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/gereja-katolik-santo-fransiskus-asisi-di-singkawang-ditetapkan-sebagai-cagar-budaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
