<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kombes Pol Gidion Arif Setyawan &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/kombes-pol-gidion-arif-setyawan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 Mar 2024 23:58:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Kombes Pol Gidion Arif Setyawan &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polisi Terapkan Tiga Langkah Tangani Masalah Tawuran Remaja</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/polisi-terapkan-tiga-langkah-tangani-masalah-tawuran-remaja/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/polisi-terapkan-tiga-langkah-tangani-masalah-tawuran-remaja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Mar 2024 23:58:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Metro Jakarta Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Kombes Pol Gidion Arif Setyawan]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Metro Jaya]]></category>
		<category><![CDATA[Tawuran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=5737</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan pihaknya menerapkan tiga langkah dalam&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakart</strong>a &#8211; Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan pihaknya menerapkan tiga langkah dalam menangani masalah tawuran remaja dan pemuda di daerah setempat pada bulan Ramadhan 1445 Hijriah.</p>
<p>&#8220;Kami lakukan upaya secara lembut, agak keras dan cara keras dengan melakukan penindakan hukum terhadap pelaku ini,&#8221; kata Kombes Pol Gidion, di Jakarta, Kamis (21/3/2024).</p>
<p>Ia mengatakan upaya lembut yang dilakukan adalah sosialisasi kepada sekolah, kepada orangtua dan warga, agar melarang anak mereka terlibat dalam aksi tawuran.</p>
<p>&#8220;Kami dorong agar orangtua dan guru memberikan nasihat kepada anak mereka untuk tidak terlibat aksi tawuran,&#8221; kata dia lagi.</p>
<p>Namun jika hal tersebut tidak membuat mereka jera melakukan tawuran, maka dilakukan tindakan agak tegas dengan tidak mengeluarkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) bagi mereka yang terlibat tawuran.</p>
<p>&#8220;Ini tentu berdampak pada masa depan mereka, sehingga upaya ini juga bertujuan memberikan efek jera,&#8221; kata lulusan Akademi Kepolisian 1996 ini pula.</p>
<p>Mantan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Timur dan Polda Riau ini mengatakan, jika upaya itu tidak membuat jera dan malah membuat aksi tawuran terus terjadi, maka dilakukan tindakan tegas.</p>
<p>Menurut dia, jika senjata tajam itu melukai orang atau bahkan membuat meninggal tentu akan diproses secara hukum.</p>
<p>&#8220;Bisa dijerat aksi pidana penganiayaan atau bahkan pembunuhan,&#8221; katanya lagi.</p>
<p>Selain itu, dirinya melakukan peningkatan kegiatan rutin seperti patroli kepolisian di tengah masyarakat. Kemudian mendirikan posko keamanan bersama dengan masyarakat, sehingga membuat aksi ini dapat dicegah.</p>
<p>&#8220;Aksi ini berhasil menekan frekuensi terjadinya tawuran. Sejak tawuran pertama di Koja di awal Ramadhan dan sampai saat ini tidak terjadi lagi, tapi kami terus melakukan upaya-upaya agar ini tidak lagi terjadi kembali,&#8221; kata dia pula.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/polisi-terapkan-tiga-langkah-tangani-masalah-tawuran-remaja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Keluarga Terjun dari Apartemen Teluk Intan Tunggu Pemeriksaan Ahli</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/kasus-keluarga-terjun-dari-apartemen-tunggu-pemeriksaan-ahli/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/kasus-keluarga-terjun-dari-apartemen-tunggu-pemeriksaan-ahli/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Mar 2024 10:45:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Metro Jakarta Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Bunuh Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Kombes Pol Gidion Arif Setyawan]]></category>
		<category><![CDATA[Penjaringan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=5440</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan pengungkapan kasus satu keluarga terjun&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan pengungkapan kasus satu keluarga terjun dari lantai paling atas Apartemen Teluk Intan Penjaringan masih menunggu pemeriksaan ahli dan laboratorium forensik.</p>
<p>&#8220;Untuk kasus &#8216;Penjaringan&#8217; ini terus terang masih belum rilis karena belum final, kami masih nunggu pemeriksaan sejumlah ahli dan laboratorium forensik,&#8221; kata dia saat jumpa pers di Jakarta, Senin (18/3/2024).</p>
<p>Ia mengatakan ada tiga ahli yang terlibat dalam penyidikan kasus ini mulai dari ahli forensik yang berkaitan dengan Deoxyribo Nucleic Acid (DNA).</p>
<p>DNA merupakan molekul yang memuat seluruh instruksi genetik yang diturunkan oleh orang tua atau ke generasi berikutnya melalui reproduksi.</p>
<p>Kemudian ahli psikologi forensik dan ahli kinetis yang bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadi aksi tersebut.</p>
<p>&#8220;Pertanyaan besarnya apakah ini murni bunuh diri atau ada pihak lain yang menyebabkan aksi ini terjadi,&#8221; kata dia.</p>
<p>Menurut dia pertanyaan ini yang harus dijawab dengan investigasi keilmuan (<em>scientific investigation)</em> dari laboratorium forensik.</p>
<p>Selain itu pihaknya sudah memeriksa 12 saksi dari pihak keluarga, orang yang berada di lokasi dan lainnya.</p>
<p>&#8220;Korban ini tertutup dengan keluarga lainnya bahkan sudah satu tahun tidak berkomunikasi dengan keluarganya,&#8221; kata dia.</p>
<p>Kemudian biasanya dalam peristiwa bunuh diri ditemukan tanda-tanda yang ditinggalkan korban baik berupa catatan digital, atau pesan.</p>
<p>Menurut dia di kasus ini telepon korban semua hancur dan sulit untuk diekstrak sehingga menjadi kendala tersendiri.</p>
<p>&#8220;Kami masih mengumpulkan semua keterangan untuk menetapkan penyebab kejadian tersebut,&#8221; kata dia.</p>
<p>Sebelumnya Kapolsek Metro Penjaringan Kompol Agus Ady Wijaya mengatakan keempat korban bunuh diri di Apartemen Teluk Intan Penjaringan Jakarta sudah mempersiapkan diri untuk melakukan aksi nekat tersebut.</p>
<p>&#8220;Persiapan itu terlihat dari gerak gerik mereka di CCTV sebelum melakukan aksi bunuh diri,&#8221; kata Kompol Agus.</p>
<p>Ia mengatakan dari hasil rekaman kamera pemantau keempat korban menyebutkan, mereka adalah satu keluarga terdiri pria berinisial AE dan istrinya AIL serta dua anak mereka satu lelaki berinisial JWA (13) dan perempuan JL (16).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/kasus-keluarga-terjun-dari-apartemen-tunggu-pemeriksaan-ahli/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polres Jakarta Utara Tingkatkan Patroli Siber dan Tindak Akun Penyebar Informasi Tawuran</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/polres-jakarta-utara-tingkatkan-patroli-siber-dan-tindak-akun-penyebar-informasi-tawuran/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/polres-jakarta-utara-tingkatkan-patroli-siber-dan-tindak-akun-penyebar-informasi-tawuran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Mar 2024 01:34:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi Tawuran]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Metro Jakarta Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Kombes Pol Gidion Arif Setyawan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Jakarta Utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=5367</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan pihaknya meningkatkan patroli siber untuk&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan pihaknya meningkatkan patroli siber untuk menindak akun-akun media sosial yang menginformasikan aksi tawuran di wilayahnya.</p>
<p>&#8220;Kami menugaskan patroli ditingkatkan dan mengawasi <em>admin-admin</em> media sosial yang meng-<em>endorse</em> aksi tawuran,&#8221; kata Kombes Pol Gidion saat Apel Operasi Kejahatan Jalanan di Polsek Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (16/3/2024).</p>
<p>Menurut dia, dengan melakukan patroli dan penindakan terhadap akun media sosial akan membuat penyebaran informasi tawuran semakin ditekan.</p>
<p>&#8220;Ini sebagai upaya pencegahan yang dilakukan untuk menekan aksi tawuran terutama di bulan Ramadhan,&#8221; kata dia.</p>
<p>Ia mengatakan ada beberapa akun media sosial yang identik dengan aksi tawuran yang terjadi di Jakarta Utara.</p>
<p>&#8220;Media sosial ini menjadi ajang pamer bagi mereka, ada yang pamer celurit yang panjang atau aksi tawurannya,&#8221; kata dia.</p>
<p>Gidion mengatakan titik tawuran di Jakarta Utara sudah dipetakan dan memang ada sejumlah lokasi yang disukai pelaku tawuran.</p>
<p>&#8220;Mereka suka di jalan yang lebar dan luas dan kami sudah petakan serta meningkatkan patroli setiap malamnya,&#8221; kata dia.</p>
<p>Menurut dia, pelaku tawuran banyak yang datang dari luar Jakarta Utara, tapi mereka melakukan aksi di wilayahnya.</p>
<p>&#8220;Bukan berarti tawuran dilakukan oleh masyarakat setempat, tapi banyak pelaku (dari luar Jakarta Utara), yang melakukan aksi tawuran di Jakarta Utara,&#8221; kata dia.</p>
<p>Selain patroli, pihaknya akan meningkatkan patroli dan pelibatan masyarakat dalam meningkatkan keamanan lingkunganya dalam mencegah terjadinya aksi kriminal.</p>
<p>&#8220;Mari kita semua bekerja sama untuk saling menguatkan agar tercipta kondisi lingkungan yang aman tertib dan nyaman,&#8221; kata dia.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/polres-jakarta-utara-tingkatkan-patroli-siber-dan-tindak-akun-penyebar-informasi-tawuran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
