<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kabupaten Agam &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/kabupaten-agam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Fri, 07 Jun 2024 01:15:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Kabupaten Agam &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Musna RKP 2025, Menggali Potensi Nagari Sungaipuar di Bagian Barat Kabupaten Agam</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/musna-rkp-2025-menggali-potensi-nagari-sungaipuar-di-bagian-barat-kabupaten-agam/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/musna-rkp-2025-menggali-potensi-nagari-sungaipuar-di-bagian-barat-kabupaten-agam/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jun 2024 01:15:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Palembayan]]></category>
		<category><![CDATA[Sungaipuar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=10000</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Agam &#8211; Nagari Sungaipuar Kecamatan Palembayan yang terletak Bagian Barat Kabupaten Agam termasuk agak terisolir dengan jarak&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Agam &#8211;</strong> Nagari Sungaipuar Kecamatan Palembayan yang terletak Bagian Barat Kabupaten Agam termasuk agak terisolir dengan jarak 40 Km dari pusat kota Kabupaten, yang mana Nagari Sungaipuar termasuk salah satu dari 92 Nagari di Kabupaten Agam dan Kecamatan Palembayan termasuk salah satu dari 16 Kecamatan di Agam.</p>
<p>Nagari Sungaipuar Kaya dengan Potensi hutan yang belum terjamah. Salah satunya cukup banyak ditemukan &#8221; Populasi Tumbuhan Batang Kemenyan &#8221; dan juga potensi Agrowisata Alam yang masih Original seperti Air Terjun, Kolam Mata Air yang diketahui Airnya super jernih dan tidak mengalami kekeringan walau musim panas berbulan &#8211; bulan, warga setempat menamai kolam mondak plesetan dari bahasa Belanda. Dan di Sungaipuar juga ditemukan aliran sungai yang cukup menantang bagi pegiat Arung Jeram yang masyarakat menamakan Batang Sianok, juga di daerah ini ditemukan pemandangan alam yang berlatar belakang Danau Maninjau yang berpeluang pengembangan Olahraga Paralayang pemicu adrenalin yang dinamai masyarakat Viuw Bateh Gadang dan juga ditemukan ojek wisata langka yakni Aliran Sungai Perut Bumi, yang mana aliran sungai ini menghilang dipermukaan dan mengalir melalui terowongan bawah batu karang yang kedalamannya 30 meter.</p>
<p>Di dalamnya terdapat kolam dua tingkatan dan terowongan tembus ke Sungai Batang Sianok, Masyarakat menamakan &#8220;Bubuihan Karang Baurai&#8221;.</p>
<p>Dan satu lagi yang kalah menariknya adalah sebuah perbukitan letaknya cukup tinggi ternyata tempat pengamatan Kimparan terminal berbagai jenis Burung yang berputar2 diangkasa sebelum pulangnya kesarang masing &#8211; masing yang masyarakat menamakannya Bukit Kapalo Gajah, ditambah lagi dengan letak geografis Nagari Sungaipuar adalah perbukitan yg landai berpotensi tempat para komunitas Olahraga Trabas dan komunitas Sepeda Gunung, demikian disampaikan oleh Yulifsonneri AMd selaku Walinagari Sungaipuar saat awak media meliput Acara MUSNA ( Musyawarah Nagari) penyusunan dan penetapan RKP (Rencana Kerja Pemerintahan) Nagari untuk tahun 2025 dan DU RKP untuk tahun 2026, Kamis (6/6/2024) bertempat di aula Kantor Walinagari Sungaipuar.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-10002 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240607-WA0003-1024x768.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240607-WA0003-1024x768.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240607-WA0003-300x225.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240607-WA0003-768x576.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240607-WA0003.jpg 1280w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Kegiatan ini merupakan Agenda Rutin tahunan Nagari / Desa sesuai Amanat UU Desa No 6 Tahun 2014.<br />
Nagari Sungaipuar merupakan Nagari yang kedua pelaksanaan Musna yang tepat waktu di Kecamatan Palembayan.<br />
Acara ini di hadiri oleh Camat, Instansi/ UPTD dan Bamus, Tokoh Adat, Tokoh Masyakat, Babinsa / Babinkantibmas, bidan Desa dan Lembaga- lembaga Nagari lainnya.</p>
<p>Terselenggaranya kegiatan Musna RKP / DU RKP ini diawali dengan telah terselenggaranya MUSJOR ( Musyawarah Jorong ) yang mana Musjor ini dasar Penggalian Gagasan Pembangunan Fisik, Pembinaan dan Pemberdayaan Masyarakat untuk diajukan ke Musna Penetapan RKP / DU RKP begitu paparan Ketua Bamus Nagari Sungaipuar Detra Prilvia Aries Datuak Sinaro selaku penyelenggara .</p>
<p>Camat Palembayan yang diwakili Bapak Afdal kasi Pemerintahan dan Pembangunan menyampaikan Ketepatan waktu Agenda Musna merupakan sebuah catatan dalam mencapai IDM Nagari, untuk saat ini Nagari Sungaipuar Predikat IDM adalah Nagari MAJU dan selangkah lagi akan menyandang Predikat Mandiri. Diharapkan Pemerintah Nagari dan Pemerintahan Nagari saling mempertahankan status yang telah didapat, dan penyusunan RKP / DU RKP berpedoman pada aturan dan sedapatnya kegiatan mengarah pada poin-poin penambahan nilai IDM untuk tahun berikutnya.</p>
<p>Pengunaan Dana Desa berdasarkan kesesuaian kebutuhan bukan kesesuaian keinginan menutup kata sambutannya.<br />
Yang menarik pemaparan dari pihak instansi yg pada kesempatan ini diwakili oleh M.Irsad S.Ag sekalu Kepala KUA Palembayan menyorot tentang pembangunan yang berlandaskan Agamis.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-10003 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240607-WA0001-1024x768.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240607-WA0001-1024x768.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240607-WA0001-300x225.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240607-WA0001-768x576.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240607-WA0001.jpg 1280w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Mengawali paparannya , Sumatera Barat umumnya dan Kabupaten Agam Khususnya tahun ini banyak cobaan musibah dan bencana dan banyak menelan korban harta dan jiwa. Hal ini tak terlepas dari kurang jelinya kita menyusun RKP / DU RKP Nagari yang agak kurang pro pada ajaran agama dan cinta Lingkungan. Pembinaan dan Pemberdayaan SDM ummat terlengahkan. Boleh membangun Fisik Wisata tapi bangunlah SDM nya masyarakat pelakunya dan Ciptakan Perna yang mengikat baik untuk penyelenggara maupun untuk Wisatawannya. Sang Pencipta akan murka jika ummat jauh dari ajaran dan Alam akan marah jika insan sebagai khalifah di bumi kurang bersahabat dengan alam.</p>
<p>Babinsa / Babinkhantibmas yg di wakili Dedi Irianto menyorot tentang keamanan disegala bidang, yang lebih ditekankan pada pengunaan Dana Desa yang rawan dengan hukum. Jangan sampai berurusan dengan aparat hukum karena ketelodoran dan penyelewengan yang disengaja, apalagi yang namanya SPJ Fiktif. Pengawasan Dana Desa saat ini adalah segala Lapisan dan unsur Masyarakat.</p>
<p>Setelah terbentuk Tim Penyusun RKP / DU RKP serta Tim Verifikasi RKP/ DU RKP kegiatan di tutup dengan Doa.<br />
( ant ID 038 )</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/musna-rkp-2025-menggali-potensi-nagari-sungaipuar-di-bagian-barat-kabupaten-agam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Forum Perhutanan Sosial Lingkungan UPTD KPHL Agam Raya Gelar Pertemuan Perdana</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/forum-perhutanan-sosial-lingkungan-uptd-kphl-agam-raya-gelar-pertemuan-perdana/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/forum-perhutanan-sosial-lingkungan-uptd-kphl-agam-raya-gelar-pertemuan-perdana/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Jun 2024 06:37:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Forum]]></category>
		<category><![CDATA[Hutan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Agam]]></category>
		<category><![CDATA[UPTD Agam Raya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=9946</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Agam &#8211; Forum Perhutanan Sosial Lingkungan UPTD KPHL Agam Raya yang sudah berdiri setahun enam bulan silam,&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Agam &#8211; </strong>Forum Perhutanan Sosial Lingkungan UPTD KPHL Agam Raya yang sudah berdiri setahun enam bulan silam, menggelar pertemuan perdana dengan 22 anggotanya yang terdiri dari LPHN (Lembaga Pengelolaan Hutan Nagari ) dan HKM (Hutan Kemasyarakatan) yang populasinya menyebar di Nagari Wilayah Agam. Kegiatan berlangsung di Hotel Syariah Sakura Lubuk Basung, Kamis (6/6/2024).</p>
<p>Boy Martin S.H , MSi, Kepala UPTD KPHL AGAM RAYA dalam kata sambutannya mengatakan, Forum PS ini merupakan satu-satunya Forum yg baru terbentuk di Sumatera Barat dan diharapkan menjadi sebuah wadah saling tukar informasi antar sesama pegiat perhutanan sosial di Agam, yang  diketahui bahwa di Agam hutannya kaya dengan potensi, baik itu Agrofarestri Wisata maupun Agroforestri hasil hutan bukan kayu (HHBK).</p>
<p>&#8220;Kalau dikelola secara profesional akan mendongkrak perekonomian masyarakat pinggiran dan sangat diharapkan hutan menjadi peluang pendapatan baru bagi masyarakat yg domisilinya berdampingan dengan hutan, baik itu hutan rakyat, hutan produksi dan Hutan Lindung serta hutan Konservasi, dengan slogan Hutan Lestari Masyarakat Sejahtera,&#8221; paparnya.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-9950 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240606-WA0042-1024x512.jpg" alt="" width="640" height="320" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240606-WA0042-1024x512.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240606-WA0042-300x150.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240606-WA0042-768x384.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240606-WA0042.jpg 1152w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Pertemuan Diskusi Forum ini dihadiri dan dibuka oleh Kepala Dinas Kehutanan Sumatera Barat, Ir Yozarwardi Up, S. HUT, MSi dan Andi Junaidi satuan Pengaman Hutan ( Polhut ) dan juga NGO LSM WRI &#8211; WARSI.<br />
Kadis Kehutanan Sumbar dalam sambutannya menyampaikan, Tiga hal yg wajib di diterapkan bagi Pengurus LPHN :</p>
<p>1. Penguatan Lembaga PS<br />
2. Penguatan identifiikasi Potensi Hutan PS dan Tata Kelola PS oleh Lembaga<br />
3. Pengelolaan Usaha baik oleh PS maupun KUPS.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-9947 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240606-WA0038-1024x512.jpg" alt="" width="640" height="320" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240606-WA0038-1024x512.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240606-WA0038-300x150.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240606-WA0038-768x384.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/06/IMG-20240606-WA0038.jpg 1152w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Tiga hal ini merupakan dasar pengembangan dan capaian keberhasilan PS dan KUPS.<br />
Dan Kadis Apresiasi pada UPTD Agam Raya yang telah berhasil menggiring LPHN dan HKM tersimpul dalam satu Wadah FORUM PS yg mana ini satu2nya di Sumatera Barat.</p>
<p>Dikesempatan lain awak Media Analis mewancarai Ketua LPHN Ampek Koto Palembayan Slamet Raharjo menyampaikan bahwa LPHN nya baru berdiri, memang banyak Potensi Hutan yang dapat didayagunakan dan di kembangkan kayak Pegiat Gula Aren dan Kulang Kaling yang ada di wilayah kerjanya.</p>
<p>&#8220;Kami masih meraba dan akan terus belajar bagaimana pengembangan dan kesinambungan usaha pegiat hasil hutan bukan kayu ini dan kini berharap Forum PS ini dapat menjembatani dan wadah konsultasi PS di Agam,&#8221; demikian paparan Slamet Raharjo mengakhiri wawancaranya.</p>
<p>( ID &#8211; 038 )</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/forum-perhutanan-sosial-lingkungan-uptd-kphl-agam-raya-gelar-pertemuan-perdana/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Banjir Lahar Dingin Terjang Kecamatan Ampek Angkek di Kabupaten Agam</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/banjir-lahar-dingin-terjang-kecamatan-ampek-angkek-di-kabupaten-agam/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/banjir-lahar-dingin-terjang-kecamatan-ampek-angkek-di-kabupaten-agam/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 May 2024 13:40:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Lahar Dingin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=8607</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Lubuk Basung &#8211; Sebanyak 254 warga Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat terdampak banjir lahar dingin&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Lubuk Basung &#8211; </strong>Sebanyak 254 warga Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat terdampak banjir lahar dingin yang terjadi Sabtu malam (11/5/2024) dan belasan rumah dilaporkan rusak berat.</p>
<p>Camat Ampek Angkek, Rahmat Fajri, Senin, mengatakan banjir bandang yang melanda Desa Sungai Pua dan Bukik Batabuah berdampak kepada aliran Sungai Batang Aia Katiak yang melewati daerah di Ampek Angkek.</p>
<p>&#8220;Aliran Batang Katiak ini melewati lima desa kecil di Kecamatan Ampek Angkek, yaitu Ampang Gadang, Batu Taba, Balai Gurah, Biaro Gadang dan Lambah,&#8221; katanya.</p>
<p>Aliran banjir lahar dingin yang berhulu ke Gunung Marapi itu mengakibatkan delapan unit rumah di Batu Taba dan enam unit rumah di Nagari Balai Gurah mengalami rusak berat.</p>
<p>&#8220;Warga yang terdampak sebanyak 40 orang di Ampang Gadang, 154 orang di Batu Taba dan 60 orang di Balai Gurah. Total ada 254 orang warga Ampek Angkek yang terdampak,&#8221; kata Rahmat Fajri.</p>
<p>Kecamatan Ampek Angkek berada persis di bagian utara atau daerah lebih rendah bersebelahan dengan Kecamatan Canduang yang menjadi daerah terparah dampak bencana banjir bandang.</p>
<p>Warga yang rumahnya rusak berat, dievakuasi ke fasilitas umum dan rumah sanak saudara. Sebagian lainnya memilih mengungsi ke rumah ibadah.</p>
<p>&#8220;Kami bergotong royong membersihkan rumah dan aliran sungai kami memilih mengungsi ke masjid agar aman,&#8221; kata salah seorang warga, Rizal.</p>
<p>Rizal mengaku trauma dengan banjir bandang yang terjadi. Rumahnya tidak bisa ditempati dengan dua kendaraan rusak berat diterjang banjir.</p>
<p>&#8220;Hancur semuanya, bukan seperti pemukiman warga lagi di sini. Banyak kendaraan rusak dan sawah pertanian semua dilibas banjir,&#8221; kata dia. (*/red/ant)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/banjir-lahar-dingin-terjang-kecamatan-ampek-angkek-di-kabupaten-agam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
