<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kabar Duka &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/kabar-duka/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Tue, 13 May 2025 04:59:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Kabar Duka &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kabar Duka, H. Eddie Nalapraya &#8220;Bapak Pencak Silat Dunia&#8221; Wafat di Usia 93 Tahun</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/kabar-duka-h-eddie-nalapraya-bapak-pencak-silat-dunia-wafat-di-usia-93-tahun/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/kabar-duka-h-eddie-nalapraya-bapak-pencak-silat-dunia-wafat-di-usia-93-tahun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 May 2025 04:58:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Eddie Nalapraya]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Duka]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Pencak Silat]]></category>
		<category><![CDATA[TMII]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh Betawi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=27779</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Innalillahi Wainnailaihi Raji&#8217;un, kabar duka datang dari dunia pencak silat tanah air, Mayjen TNI (Purn)&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; </strong>Innalillahi Wainnailaihi Raji&#8217;un, kabar duka datang dari dunia pencak silat tanah air, Mayjen TNI (Purn) DR. (HC) H. Eddie Mardjoeki Nalapraya, hari ini Selasa (13/5/2025) puku 9.50 WIB, telah meninggal dunia di RS Pondok Indah, Jakarta Selatan, dalam usia 93 tahun.</p>
<p>Kabar duka ini disampaikan oleh Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta periode 2009-2014 Pardi melalui grup WhatsApp aktivis dan jurnalis.</p>
<p>Ia juga mengatakan bahwa jenazah akan disemayamkan di Padepokan pencak silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan akan dimakamkan di Taman makam pahlawan Kalibata.</p>
<p>Almarhum merupakan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta (1984-1987) kelahiran Tanjung Priok, 6 Juni 1931 ini disebut sebagai ‘Bapak Pencak Silat Dunia’ karena kontribusinya yang besar kepada Pencak Silat, olahraga bela diri asli kebanggaan bangsa Indonesia.</p>
<p>Eddie Nalapraya begitu dia dikenal, sempat menduduki jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta bidang pemerintahan medio 1982-1987 dengan Gubernur, Letjen TNI Purn Raden Soeprapto.</p>
<p>Eddie Marzuki Nalapraya juga pernah menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) pada tahun 1981-2003.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-27780 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250513-WA0016-975x1024.jpg" alt="" width="640" height="672" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250513-WA0016-975x1024.jpg 975w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250513-WA0016-286x300.jpg 286w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250513-WA0016-768x806.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/05/IMG-20250513-WA0016.jpg 900w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Kecintaan Eddie kepada pencak silat sudah tumbuh sejak dahulu kala. Sebagai seorang pejuang yang mempertahankan kemerdekaan Indonesia pada Agresi Militer Belanda 1947.</p>
<p>Eddie mulai tertarik dengan kemampuan Pencak Silat pejuang lainnya dalam melawan penjajah. Alhasil ia mulai dekat dan bersahabat dengan kalangan pesilat dan menekuninya.</p>
<p>Pria yang juga sempat menjadi Ketum Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) itu juga berperan penting dalam upaya membuat Pencak Silat diakui The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) sebagai Warisan Budaya Dunia tak Benda.</p>
<p>Kala itu Eddie mengemban amanah sebagai pembina Tim Pencak Silat Road to UNESCO dan Olympic tahun 2014-2019.</p>
<p>Sebelumnya pada tahun 1980, Eddie Nalapraya turut serta dalam pembentukan Persekutuan Pencak Silat Antar Bangsa (Persilat).</p>
<p>Tak hanya itu, Ia juga sempat menggagas berdirinya organisasi Pencak Silat di negara-negara tetangga antara lain, Persekutuan Silat Singapore (Persisi), Persekutuan Silat Kebangsaan Malaysia (Pesaka) dan utusan dari Brunei Darusalam.</p>
<p>Pada tahun terbentuknya Persilat, Eddie terpilih sebagai Presiden. Setelah itu, tepatnya pada Tahun 1987, Silat dipertandingkan pada SEA Games.</p>
<p>Kompetisi Silat juga diupayakan hadir di negara lain. Pada tahun 2008, Eddie menggagas kejuaraan Pencak Silat di seluruh Eropa dan ia ditetapkan ‘Bapak Pencak Silat Eropa di Swiss.</p>
<p>Saat Presiden Spanyol dalam kunjungannya ke tanah air, Eddie Marzuki Nalapraya dinobatkan sebagai Bapak Pencak Silat Dunia.</p>
<p>Selamat Jalan Babe Eddie (Eddie Marzuki Nalapraya), segala perjuanganmu akan kami kenang, khususnya pencak silat sebagai olahraga beladiri asal Indonesia. (*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/kabar-duka-h-eddie-nalapraya-bapak-pencak-silat-dunia-wafat-di-usia-93-tahun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Innalillahi, Komedian Senior Mat Solar &#8220;Bajuri&#8221; Meninggal Dunia di RS Pondok Indah</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/innalillahi-komedian-senior-mat-solar-bajuri-meninggal-dunia-di-rs-pondok-indah/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/innalillahi-komedian-senior-mat-solar-bajuri-meninggal-dunia-di-rs-pondok-indah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2025 21:18:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bajuri]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Duka]]></category>
		<category><![CDATA[Komedian]]></category>
		<category><![CDATA[Mat Solar]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal Dunia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=25316</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Dunia hiburan tanah air kembali berduka. Aktor sekaligus komedian senior Nasrullah, yang dikenal sebagai Mat&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; </strong>Dunia hiburan tanah air kembali berduka<strong>. </strong>Aktor sekaligus komedian senior Nasrullah, yang dikenal sebagai Mat Solar atau &#8220;Bajuri&#8221; dalam sinetron komedi (sitkom) &#8220;Bajaj Bajuri&#8221;, telah wafat di bulan Ramadhan, tepatnya pada Senin (17/3/2025) pukul 22.30 WIB di RS Pondok Indah.</p>
<p>Kabar duka itu disampaikan melalui akun Instagram lawan mainnya di sitkom itu sekaligus politikus Rieke Diah Pitaloka @riekediahp, yang menyampaikan belasungkawa dan meminta maaf atas segala kesalahan almarhum, serta ungkapan duka cita dari para warganet yang merasa kehilangan sosok yang telah menghibur mereka selama bertahun-tahun.</p>
<p>Jenazah almarhum kini disemayamkan di rumah duka Jl. H Saidin No. 73 RT 06/03 Bambu Apus Pamulang, Tangerang Selatan dan rencananya akan dimakamkan pada Selasa, 18 Maret 2025 pukul 09.00/10.00 WIB di Taman Pemakaman Umum (TPU) Haji Daiman, Cimanggis Ciputat.</p>
<p>Mat Solar dilahirkan pada 4 Desember 1962, dan wafat pada usia 62 tahun. Dia dikabarkan sempat berjuang pulih melawan stroke sejak 2015.</p>
<p>Selain dikenal lewat perannya sebagai Bajuri, aktor kawakan tersebut juga membintangi sinetron &#8220;Tukang Bubur Naik Haji&#8221;.</p>
<p>(*)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/innalillahi-komedian-senior-mat-solar-bajuri-meninggal-dunia-di-rs-pondok-indah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Deltras Sidoarjo Berduka, Pelatih Bejo Sugiantoro Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/deltras-sidoarjo-berduka-pelatih-bejo-sugiantoro-meninggal-dunia-di-usia-47-tahun/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/deltras-sidoarjo-berduka-pelatih-bejo-sugiantoro-meninggal-dunia-di-usia-47-tahun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Feb 2025 13:58:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Deltras Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Duka]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatih Deltras]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=24441</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Kabar duka datang dari Sidoarjo, mantan pemain timnas yang kini menjadi pelatih Deltras Sidoarjo, Bejo&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Kabar duka datang dari Sidoarjo, mantan pemain timnas yang kini menjadi pelatih Deltras Sidoarjo, Bejo Sugiantoro meninggal dunia di usia 47 tahun pada Selasa sore (25/2/2025) WIB.</p>
<p>Pemain bernama lengkap Sugiantoro, namun biasa disapa Bejo, lahir pada tanggal 2 April 1977 di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, almarhum Bejo Sugiantoro mempunyai seorang anak yang juga pemain sepak bola bernama Rachmat Irianto, yang kini bermain di klub Persib Bandung, berposisi sebagai gelandang bertahan.</p>
<p>Bejo Sugiantoro, merupakan legenda Persebaya Surabaya, meninggal dunia diduga karena Serangan jantung.</p>
<p>Hal ini diceritakan oleh Maura Hally mantan pemain Persebaya Surabaya, mengutip dari Suara Surabaya, dirinya mengungkapkan kronologi meninggalnya Bejo Sugiantoro. Saat itu<br />
Bejo tengah bermain sepak bola dengan tim Rosita pada Selasa sore. Selain Bejo, terdapat pula sejumlah eks pemain Persebaya lainnya. Termasuk Anang Ma’ruf rekan sejawat Bejo.</p>
<p>“Saat babak pertama masih fit. Bahkan sempat guyonan dengan Anang,” cerita Maura Hally saat on air mengudara di Radio Suara Surabaya, Selasa petang.</p>
<p>Kemudian, ketika babak kedua baru berjalan lima hingga sepuluh menit, Bejo mendadak kolaps di lapangan.</p>
<p>“Pada saat itu saya sudah diganti. Kemudian anak-anak terlihat mengerubungi seseorang. Saya tanya siapa yang jatuh. Ternyata Bejo,” ungkapnya.</p>
<p>Selepas itu, tim medis dari SIER pun memberikan pertolongan pertama. Tak lama berselang, Bejo Sugiantoro dilarikan ke RS Royal Surabaya menggunakan ambulans milik PT SIER.</p>
<p>“Kami tunggu di lapangan. Tidak lama kemudian, kami mendapatkan kabar bahwa Bejo meninggal dunia pukul 17.20 WIB. Seketika anak-anak lemas semua mendengar kabar tersebut,” ungkapnya.</p>
<p>Perlu diketahui, selain Persebaya Surabaya, Bejo pernah memperkuat Mitra Kukar, PSPS Pekanbaru, Persidafon Dafonsoro, dan Deltras Sidoarjo, almarhum merupakan Libero yang cukup handal pada masanya, sehingga selalu menjadi langganan Timnas Indonesia. (*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/deltras-sidoarjo-berduka-pelatih-bejo-sugiantoro-meninggal-dunia-di-usia-47-tahun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kabar Duka, Ketua Dewan Penasehat Permata MHT Ahmad Sjarief Mustafa Meninggal Dunia</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/kabar-duka-ketua-dewan-penasehat-permata-mht-ahmad-sjarief-mustafa-meninggal-dunia/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/kabar-duka-ketua-dewan-penasehat-permata-mht-ahmad-sjarief-mustafa-meninggal-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Sep 2024 06:15:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Sjarief Mustafa]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Duka]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Permata MHT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=16831</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Innalillahi Wainnailaihi rojiun, kabar duka datang dari mantan Kepala Dinas Bina Mental Spiritual dan Kesejahteraan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;</strong> <em>Innalillahi Wainnailaihi rojiun</em>, kabar duka datang dari mantan Kepala Dinas Bina Mental Spiritual dan Kesejahteraan Sosial (2001-2007), Ahmad Sjarief Mustafa, meninggal dunia pada Sabtu pagi (28/9/2024), di RS Siloam Kebon Jeruk, Jakarta Barat.</p>
<p>Kabar duka ini disampaikan oleh salah satu kerabatnya yakni HM Nuh, yang juga sebagai Ketua Harian Organisasi Kemasyarakatan Permata MHT, dimana almarhum juga sebagai Ketua Dewan Penasehat.</p>
<p>&#8220;Berita Duka Cita Innalillahi wainnailaihi Raji&#8217;un, telah berpulang ke Rahmatullah dengan tenang Kakanda H. Achmad Sjarief Mustafa bin H. Mustafa, pagi ini di RS Siloam Kebon Jeruk, Mohon di maafkan Jika ada kesalahan selama hidupnya.Semoga wafat nya dalam keadaan husnul khotimah,&#8221; tulis HM Nuh dalam WAG nya.</p>
<p>Sementara itu salah satu kerabat terdekat lainnya yakni H Supli Ali, yang menjabat sebagai Sekjen Permata MHT, juga membenarkan kabar duka tersebut.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa almarhum selama ini menderita penyakit diabetes sudah cukup lama.<br />
&#8220;Habis acara Maulid di Masjid depan rumahnya, kemudian pulang, dadanya terasa sesak, lalu dibawa ke RS Siloam Kebon Jeruk, dalam perjalanan ke rumah sakit beliau tidak sadarkan diri, hingga akhir hayatnya,&#8221; terang H Supli.</p>
<p>Alamat Rumah Duka Almarhum, Jalan H. Djairi RT 01 RW 02 Nomor 1 Kel. Rawa Buaya Cengkareng Jakarta Barat.</p>
<p>Selama masih aktif menjabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, nama Ahmad Sjarief Mustafa sangat akrab ditelinga. Putra dari Mualim Radjiun Pekojan, lahir di Jakarta pada tanggal 21 Juli 1951, (73 thn)<br />
Jabatan terakhir almarhum adalah Kepala Dinas Bina Mental Spiritual Kesejahteraan Sosial Provinsi DKI Jakarta (2001-2007).</p>
<p>Almarhum menamatkan pendidikannya pada salah satu Kampus di bilangan Grogol, Jakarta Barat, dan tamat pada tahun 1980.</p>
<p>Selesai kuliah almarhum memulai karir sebagai Pegawai Negeri Sipil di Badan Pengawas Daerah (Bawasda), sebuah lembaga pengawasan yang dibentuk sebagai perangkat daerah yang ditujukan untuk menjamin agar pemerintahan daerah berjalan sesuai dengan rencana. Jabatan yang diembannya selama di Bawasda adalah sebagai Inspektur Wilayah Kota Jakarta Barat, tahun 1983 hingga 2001.</p>
<p>Catatan lainnya adalah, selain mengabdi kepada negara, almarhum juga aktif dalam organisasi massa, sebagai Wakil Ketua PWNU Provinsi DKI Jakarta dan juga pernah menjabat sebagai Ketua Organisasi Kemasyarakatan Persatuan Masyarakat Jakarta Mohammad Husni Thamrin (Permata MHT) yang turut membentuk Badan Musyawarah Masyarakat Betawi (Bamus Betawi).</p>
<p>Saat ini Permata MHT dijabat oleh<br />
Dr. H. Marullah Matali, Lc., M.Ag, dan almarhum sebagai Dewan Penasehat, selamat jalan H. Achmad Sjarief Mustafa, semoga semua amal ibadah dan kebaikan &#8211; kebaikan yang telah diberikan almarhum selama hidupnya akan mendapatkan ganjaran pahala dari Allah SWT. (hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/kabar-duka-ketua-dewan-penasehat-permata-mht-ahmad-sjarief-mustafa-meninggal-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
