<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jakarta Timur &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/jakarta-timur/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 Jul 2025 02:33:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.3</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Jakarta Timur &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kebakaran Lima Rumah di Jaktim, Satu Korban Meninggal</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/kebakaran-lima-rumah-di-jaktim-satu-korban-meninggal/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/kebakaran-lima-rumah-di-jaktim-satu-korban-meninggal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jul 2025 02:35:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=30153</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Kebakaran lima rumah di Jalan Kerja Bakti VIII RT 03/RW 07, Makasar, Jakarta Timur (Jaktim)&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Kebakaran lima rumah di Jalan Kerja Bakti VIII RT 03/RW 07, Makasar, Jakarta Timur (Jaktim) pada Minggu (13/7/2025) pukul 21.45 WIB mengakibatkan satu orang meninggal dunia.</p>
<p>&#8220;Kebakaran lima rumah di Jalan Kerja Bakti VIII RT 03/RW 07 di Makasar, satu orang korban meninggal dunia atas nama Dwi Hariningsih, usia sekitar 55 tahun,&#8221; kata Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur Abdul Wahid saat dihubungi  di Jakarta, Senin (14/7/2025).</p>
<p>Abdul menyebut, saat insiden itu terjadi, korban berada di dalam rumah dan tidak bisa menyelamatkan diri ke luar rumah.</p>
<p>&#8220;Kondisi korban sakit, tidak bisa jalan ke luar. Jadi, korban tertinggal di dalam rumah saat api membesar,&#8221; ujar Abdul.</p>
<p>Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur mengerahkan sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dan 60 personel untuk memadamkan api.</p>
<p>Informasi kebakaran disampaikan salah seorang warga sekitar yang datang ke pos Dinas Gulkarmat Jakarta pada Minggu (13/7) pukul 21.45 WIB.</p>
<p>Lalu, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) bersama dua unit pemadam kebakaran untuk pengerahan awal.</p>
<p>&#8220;Kami menerima informasi pukul 21.45 WIB, langsung kami menuju lokasi tiba pukul 21.50 WIB. Mulai pemadaman awal pukul 21.51 WIB,&#8221; ucap Abdul.</p>
<p>Api berhasil dilokalisir sekitar pukul 22.15 WIB dan pendinginan mulai pukul 22.36 WIB. Status kebakaran saat ini sudah hijau dan padam sekitar pukul 23.20 WIB.</p>
<p>Kerugian akibat kebakaran lima rumah di Makasar, Jakarta Timur, mencapai Rp525 juta.</p>
<p>Abdul mengungkapkan, kebakaran diduga akibat kebocoran tabung gas.</p>
<p>&#8220;Pada saat terjadi kebakaran, api tiba-tiba membesar, diduga dari kebocoran tabung gas yang diketahui oleh para tetangga,&#8221; jelas Abdul.</p>
<p>Kebakaran tersebut menyebabkan warga penasaran sekaligus memberi pertolongan untuk korban di dalam rumah.</p>
<p>Sebanyak 18 orang yang berada di lima rumah tersebut berhasil diselamatkan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/kebakaran-lima-rumah-di-jaktim-satu-korban-meninggal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lansia Tewas dalam Kebakaran Rusun Klender Jakarta Timur</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/lansia-tewas-dalam-kebakaran-rusun-klender-jakarta-timur/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/lansia-tewas-dalam-kebakaran-rusun-klender-jakarta-timur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Jul 2025 06:20:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Duren Sawit]]></category>
		<category><![CDATA[Gulkarmat DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Rusun Klender]]></category>
		<category><![CDATA[Lansia Meninggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=30090</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Seorang wanita lanjut usia (lansia) ditemukan meninggal dunia dalam kebakaran rumah susun (rusun) di Jalan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Seorang wanita lanjut usia (lansia) ditemukan meninggal dunia dalam kebakaran rumah susun (rusun) di Jalan Delima Raya, Kelurahan Malaka Sari, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Sabtu (12/7/2025) dini hari.</p>
<p>&#8220;Seorang wanita lansia atas nama Ibu Asmini (70) meninggal dunia dalam kebakaran Rusun Klender di lantai empat,&#8221; kata Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Bayu Meghantara saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (12/7/2025).</p>
<p>Bayu menyebut, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur mengerahkan sebanyak 13 unit mobil pemadam kebakaran dan 65 personel untuk memadamkan api.</p>
<p>Informasi kebakaran disampaikan salah seorang warga sekitar yang datang ke pos Damkar Jakarta Timur pada pukul 00.56 WIB.</p>
<p>Lalu, pihak Sudin Gulkarmat Jakarta Timur langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) bersama satu unit pemadam kebakaran untuk pengerahan awal.</p>
<p>&#8220;Kami menerima informasi pukul 00.56 WIB, langsung kami menuju lokasi tiba pukul 01.01 WIB. Mulai pemadaman awal pukul 01.02 WIB,&#8221; ujar Bayu.</p>
<p>Api berhasil dilokalisir sekitar pukul 01.35 WIB dan pendinginan mulai pukul 02.02 WIB. Status kebakaran saat ini sudah hijau dan padam sekitar pukul 02.39 WIB.</p>
<p>Sudin Gulkarmat Jakarta Timur masih menyelidiki terkait penyebab api dan total kerugian akibat kebakaran tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/lansia-tewas-dalam-kebakaran-rusun-klender-jakarta-timur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kebakaran Hebat di Pulogebang, 65 Petugas Dikerahkan Jinakkan Api</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/kebakaran-hebat-di-pulogebang-65-petugas-dikerahkan-jinakkan-api/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/kebakaran-hebat-di-pulogebang-65-petugas-dikerahkan-jinakkan-api/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Jul 2025 01:40:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Pulo Gebang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=30020</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Sebanyak 65 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur dikerahkan untuk&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Sebanyak 65 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur dikerahkan untuk memadamkan kebakaran rumah di Jalan Rawa Kuning RT07/RW 07, Pulogebang, Kecamatan Cakung.</p>
<p>&#8220;Sebanyak 13 unit mobil pemadam kebakaran dan 65 personel Gulkarmat Jakarta Timur dikerahkan untuk memadamkan api,&#8221; kata Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Muchtar Zakaria saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (11/7/2025).</p>
<p>Muchtar menyebut, informasi kebakaran disampaikan oleh salah satu warga sekitar melalui call center Dinas Gulkarmat Jakarta pada pukul 06.38 WIB.</p>
<p>Lalu, pihak Sudin Gulkarmat Jakarta Timur langsung menuju tempat kejadian perkara bersama satu unit pemadam kebakaran untuk pengerahan awal.</p>
<p>&#8220;Kami terima kabar pukul 06.38 WIB, terus tiba di lokasi sekitar pukul 06.50 WIB. Awal pemadaman kami lakukan pukul 06.51 WIB,&#8221; ujar Muchtar.</p>
<p>Dia menyebut, saat ini pihaknya terus berupaya untuk memadamkan api agar tak semakin merambat ke bangunan lainnya, sekaligus meminimalisir kerugian.</p>
<p>&#8220;Status kebakaran saat ini situasi kuning, api dilokalisir pukul 07.14 WIB. Saat ini sudah proses pendinginan,&#8221; ucap Muchtar.</p>
<p>Api diduga akibat adanya arus pendek listrik (korsleting), namun belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran dan total kerugian yang melanda rumah itu.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/kebakaran-hebat-di-pulogebang-65-petugas-dikerahkan-jinakkan-api/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>28 RT di Jaksel dan Jaktim Terendam Banjir Akibat Meluapnya Kali Ciliwung</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/28-rt-di-jaksel-dan-jaktim-terendam-banjir-akibat-meluapnya-kali-ciliwung/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/28-rt-di-jaksel-dan-jaktim-terendam-banjir-akibat-meluapnya-kali-ciliwung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Mar 2025 00:30:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kali Ciliwung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=24680</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis indonesia, Jakarta &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyatakan, terdapat 28 rukun tetangga (RT) di daerah&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyatakan, terdapat 28 rukun tetangga (RT) di daerah Jakarta Selatan (Jaksel) dan Jakarta Timur (Jaktim) yang terendam banjir akibat meluapnya Kali Ciliwung.</p>
<p>&#8220;Hingga pukul 04.00 WIB genangan (banjir) terjadi di 28 RT,&#8221; kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan di Jakarta, Senin (3/3/2025).</p>
<p>Menurut dia, banjir yang terjadi itu diakibatkan meluapnya Kali Ciliwung sehingga mengakibatkan daerah yang berada di bantaran sungai terendam banjir.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa hujan yang terjadi di DKI Jakarta dan sekitarnya pada Minggu (2/3) menyebabkan kenaikan Bendung Katulampa yang berada di Bogor, Jawa Barat, menjadi siaga 3 atau waspada pada pukul 20.20 WIB.</p>
<p>Kemudian, lanjut Yohan, di hari yang sama pada pukul 20.40 siaga 2, dan pada pukul 20.40 WIB Bendung Katulampa menjadi siaga 1 atau bahaya sekitar pukul 21.30 WIB.</p>
<p>Selanjutnya di Pos Pantau Depok kata Yohan, berstatus siaga 3 waspada pukul 21.40 WIB, siaga 2 pukul 00.00 WIB, dan siaga 1 atau bahaya pukul 00.30 WIB.</p>
<p>&#8220;Untuk di Pos Pantau Angke Hulu menjadi siaga 3 pukul 23.00 WIB dan menyebabkan terjadinya beberapa banjir di wilayah DKI Jakarta,&#8221; katanya.</p>
<p>Berikut 28 RT yang terdampak banjir akibat meluapnya Kali Ciliwung di Jakarta.</p>
<p>Jakarta Selatan terdapat 11 RT yang terdiri dari:</p>
<p>Kelurahan Lenteng Agung dua RT dengan ketinggian air 30-40 sentimeter. Kelurahan Tanjung Barat, banjir terjadi di dua RT dengan ketinggian air mulai dari 40 sentimeter sampai 1,15 meter.</p>
<p>Kelurahan Rawajati, satu RT ketinggian air 30 sentimeter. Kelurahan Pejaten Timur, terdapat di enam RT dengan ketinggian air 1,3 meter sampai 1,5 meter.</p>
<p>Jakarta Timur terdapat di 17 RT yang terdiri dari:</p>
<p>Kelurahan Bidara Cina dengan tiga RT terendam banjir ketinggian 60 sentimeter. Kelurahan Kampung Melayu, terdapat di empat RT dengan ketinggian 65 sentimeter.</p>
<p>Selanjutnya di Kelurahan Balekambang, ketinggian air 50-90 sentimeter. Kelurahan Cawang lima RT dengan ketinggian air 1,3 meter. Kelurahan Cililitan dua RT ketinggian air 30 sentimeter sampai 1,5 meter.</p>
<p>&#8220;Untuk penyebab banjir semua karena luapan Kali Ciliwung,&#8221; katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/28-rt-di-jaksel-dan-jaktim-terendam-banjir-akibat-meluapnya-kali-ciliwung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sebanyak 10 Unit Rumah Terbakar di Matraman Akibat Korsleting Listrik</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/sebanyak-10-unit-rumah-terbakar-di-matraman-akibat-korsleting-listrik/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/sebanyak-10-unit-rumah-terbakar-di-matraman-akibat-korsleting-listrik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Dec 2024 01:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Matraman]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Kebon Manggis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=20730</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Sebanyak 10 unit rumah tinggal di Jalan Kebon Manggis, Kelurahan Kebon Manggis, Kecamatan Matraman, Jakarta&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Sebanyak 10 unit rumah tinggal di Jalan Kebon Manggis, Kelurahan Kebon Manggis, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, hangus terbakar pada Kamis (5/12/2024) malam sekitar pukul 23.43 WIB.</p>
<p>&#8220;Kebakaran menghanguskan 10 unit rumah yang diduga karena arus pendek listrik atau korsleting,&#8221; kata Perwira piket Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur Sonar saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (6/12/2024).</p>
<p>Sonar menjelaskan petugas pemadam kebakaran mengerahkan 21 unit mobil pemadam dengan 100 personel untuk memadamkan si jago merah yang membakar 10 rumah tersebut.</p>
<p>&#8220;Jumlah mobil pemadam 21 unit, 8 dari Jakarta Pusat 13 dari Jakarta Timur,&#8221; katanya.</p>
<p>Tidak ada korban dalam peristiwa kebakaran itu, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.</p>
<p>Sonar mengaku unit pemadaman kebakaran yang diterjunkan sulit menuju titik api karena akses tidak memungkinkan dilintasi mobil besar.</p>
<p>&#8220;Unit kita jauh di luar sana enggak bisa mendekat ke TKP, sehingga kita berusaha melokalisir api dulu,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kendati demikian, api sudah berhasil dikuasi dan dilakukan pendinginan pada pukul 01.00 WIB dan pemadaman selesai pukul 02.45 WIB.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/sebanyak-10-unit-rumah-terbakar-di-matraman-akibat-korsleting-listrik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kompor Gas Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Rumah Semi Permanen di Jaktim</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/kompor-gas-diduga-jadi-penyebab-kebakaran-rumah-semi-permanen-di-jaktim/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/kompor-gas-diduga-jadi-penyebab-kebakaran-rumah-semi-permanen-di-jaktim/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Nov 2024 12:50:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Kompor Gas]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Semi Permanen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=20021</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur menyebut penyebab kebakaran di rumah semi&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur menyebut penyebab kebakaran di rumah semi permanen Jalan Kemuning Bendungan, Kelurahan Rawa Bunga, Jatinegara, pada Minggu  (24/11/2024) pagi berasal dari api kompor gas.</p>
<p>Kepala Seksi Pengendalian Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur (Jaktim) Abdul Wahid dalam keterangannya di Jakarta, Minggu mengatakan api berasal dari kompor gas pemilik kos dan menyebabkan 40 rumah semi permanen terbakar.</p>
<p>Untuk memadamkan api, Sudin Gulkarmat Jaktim mengerahkan 90 orang personel dan 16 unit mobil pemadam.</p>
<p>Petugas melokalisir tempat kejadian sekitar pukul 10.45 WIB atau berselang 42 menit setelah menerima informasi kebakaran yakni pukul 10.03 WIB. Lalu, pada pukul 11.13 WIB, petugas melakukan pendinginan hingga pukul 12.40 WIB.</p>
<p>Adapun akibat peristiwa tersebut, sebanyak 120 orang meliputi 70 kepala keluarga terdampak. Sementara kerugian diperkirakan mencapai Rp1,4 miliar.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/kompor-gas-diduga-jadi-penyebab-kebakaran-rumah-semi-permanen-di-jaktim/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tawuran Antarwarga di Jaktim, Polisi Tangkap 18 Orang Pelaku</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/tawuran-antarwarga-di-jaktim-polisi-tangkap-18-orang-pelaku/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/tawuran-antarwarga-di-jaktim-polisi-tangkap-18-orang-pelaku/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Nov 2024 23:20:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Tawuran Antarwarga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=19914</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Aparat kepolisian dari Polres Metro Jakarta Timur telah menangkap 18 pelaku tawuran yang terjadi antara&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Aparat kepolisian dari Polres Metro Jakarta Timur telah menangkap 18 pelaku tawuran yang terjadi antara warga Kebon Singkong, Klender, Duren Sawit dan Cipinang Jagal, Pulogadung, Jakarta Timur.</p>
<p>&#8220;Hasil sweeping malam ini, kami berhasil menangkap empat orang. Jadi, totalnya ada 18 pelaku tawuran yang ditangkap,&#8221; kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly usai memimpin sweeping senjata tajam di Kebon Singkong, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (22/11/2024) malam.</p>
<p>Sebanyak 700 lebih personel gabungan dari Polres Metro Jaktim, Brimob Polda Metro Jaya, Satpol PP Jaktim dan TNI melakukan sweeping senjata tajam dan pelaku tawuran di empat kelurahan, yakni Kebon Singkong, Klender (Duren Sawit), Cipinang Jagal (Pulogadung), Cipinang Muara (Jatinegara), dan Jatinegara Kaum (Pulogadung).</p>
<p>Operasi skala besar yang selesai sekitar pukul 23.00 WIB itu menyita sejumlah senjata tajam jenis celurit, cocor bebek, stik golf, 2 karung botol beling dan busur beserta anak panah.</p>
<p>&#8220;Barang bukti ini yang disiapkan untuk tawuran. Botol beling untuk membuat bom molotov dan untuk alat melempar saat tawuran. Kami juga menemukan minuman keras, dari tempat para remaja yang kumpul,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Remaja yang menyimpan minuman beralkohol itu, kata dia, sempat melarikan diri ketika melihat kedatangan polisi yang melakukan sweeping ke rumah-rumah warga.</p>
<p>&#8220;Pas mereka melihat kita, mereka melarikan diri dan di TKP kita temukan ada minuman keras dan dua sepeda motor yang kita amankan,&#8221; katanya.</p>
<p>Nicolas menjelaskan operasi skala besar ini melibatkan sekitar 738 personel gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP.</p>
<p>&#8220;Sweeping ini berjalan dengan aman, lancar, tertib dan kami bisa menemukan alat-alat yang diduga disimpan oleh anak-anak atau pelaku tawuran. Jadi kegiatan kita pada malam hari ini sungguh mendapatkan hasil yang baik dan ini berkat kerja sama dari semua pemangku kepentingan yang ada di Jakarta Timur,&#8221; paparnya.</p>
<p>Operasi skala besar dan sweeping ini dilakukan untuk menciptakan suasana wilayah yang aman dan kondusif menjelang Pilkada Jakarta 2024.</p>
<p>&#8220;Kami berharap kegiatan ini dapat didukung oleh semua pihak yang ada di Jakarta Timur agar pelaksanaannya mendapatkan hasil yang maksimal,&#8221; tutur Nicolas.</p>
<p>Tawuran warga antara wilayah Kebon Singkong (Bonsi) dan Cipinang Jagal kerap terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai dan jalur rel kereta api, Duren Sawit, sejak beberapa pekan ini. Dua orang warga pelaku tawuran tewas.</p>
<p>Berdasarkan catatan, tawuran yang terjadi pada Minggu (10/11/2024) terdapat satu orang remaja warga Kampung Cipinang Jagal, Kecamatan Pulogadung yang tewas tertabrak kereta saat lakukan aksi tawuran.</p>
<p>Kemudian tawuran yang terjadi pada Kamis malam (21/11/2024), terdapat satu orang warga berinisial TH (52) warga Cipinang Jagal, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, tewas akibat terkena lemparan batu. Sementara tiga orang lainnya mengalami luka-luka.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/tawuran-antarwarga-di-jaktim-polisi-tangkap-18-orang-pelaku/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapolres Jaktim: Pelaku Tawuran di Ngurah Rai Tak Ada yang Ditangkap</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/kapolres-jaktim-pelaku-tawuran-di-ngurah-rai-tak-ada-yang-ditangkap/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/kapolres-jaktim-pelaku-tawuran-di-ngurah-rai-tak-ada-yang-ditangkap/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Nov 2024 05:00:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Cipinang Jagal]]></category>
		<category><![CDATA[Duren Sawit]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kebon Singkong]]></category>
		<category><![CDATA[Klender]]></category>
		<category><![CDATA[Tawuran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=19785</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta -Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly menyebut pelaku tawuran antara warga Kebon Singkong,&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> -Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly menyebut pelaku tawuran antara warga Kebon Singkong, Klender, Duren Sawit dengan warga Cipinang Jagal, Pulogadung di Jalan I Gusti Ngurah Rai, pada Kamis (21/11/2024) dini hari tak ada yang ditangkap.</p>
<p>&#8220;Tidak ada yang ditangkap karena saat anggota kami tiba mereka langsung membubarkan diri,&#8221; kata Nicolas saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (21/11/2024).</p>
<p>Menurut dia aksi tawuran yang melibatkan dua kelompok warga itu tidak menimbulkan korban luka dan jiwa.</p>
<p>&#8220;Namun, para pelaku tawuran ini membawa senjata tajam seperti yang ditemukan di lokasi kejadian, yakni panah, celurit, dan golok,&#8221; kata dia.</p>
<p>Nicolas mengaku sudah sering memberikan imbauan kepada kedua belah pihak melalui kegiatan &#8220;Ngopi Kamtibmas&#8221; dan &#8220;Jumat Curhat&#8221; agar tidak melakukan aksi tawuran yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.</p>
<p>&#8220;Kami juga mendirikan pos pantau terpadu dan menempatkan personel untuk mencegah tawuran. Kami juga melakukan razia (sweeping) senjata tajam,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Nicolas pun mengharapkan adanya kerja sama dan sinergi antara pemerintah kota dan seluruh masyarakat untuk menjaga lingkungannya tetap kondusif.</p>
<p>&#8220;Kami mengimbau seluruh warga khususnya warga di Cipinang Jagal dan Kebon Singkong agar menaati hukum yang berlaku di Indonesia. Jangan saling terprovokasi atau saling dendam mendendam atau merasa yang paling benar dan menyalahkan yang lain,&#8221; kata Nicolas.</p>
<p>Kalau masih seperti itu terus, akan terus terjadi tawuran di wilayah kita. Itu sangat merugikan pemerintah dan khususnya merugikan warga negara itu sendiri, tutur Kapolres menambahkan.</p>
<p>Polres Metro Jaktim pun mengaku akan memperketat pengamanan di kawasan itu agar tidak terjadi tawuran susulan.</p>
<p>&#8220;Kami akan melakukan penjagaan di wilayah tersebut,&#8221; kata Kabag Ops Polres Metro Jaktim Rachmat Eko Mulyadi usai Rapat Koordinasi Penanganan Tawuran di Kantor Wali Kota Jaktim, pada Selasa (19/11/2024).</p>
<p>Menurut dia, ada tiga Polsek yang dilibatkan mengingat kawasan itu merupakan wilayah perbatasan antara Duren Sawit, Pulogadung dan Jatinegara.</p>
<p>Saat ini Polres beserta pemerintah kota (Pemkot) Jakarta Timur tengah mencari solusi untuk menyelesaikan tawuran yang terjadi di Kebon Singkong.</p>
<p>&#8220;Iya, ini juga tadi kan lagi dicari solusi jalan keluar terhadap penyelesaian kasus tawuran yang terjadi di Kebon Singkong. Masih belum final ini ya, rencana-rencana kegiatannya,&#8221; kata Eko.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/kapolres-jaktim-pelaku-tawuran-di-ngurah-rai-tak-ada-yang-ditangkap/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tawuran Antarwarga Kembali Terjadi di Jakarta Timur</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/tawuran-antarwarga-kembali-terjadi-di-jakarta-timur/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/tawuran-antarwarga-kembali-terjadi-di-jakarta-timur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Nov 2024 02:20:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Antatwarga]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Tawuran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=19776</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Tawuran antarwarga kembali terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur pada Kamis (21/11/2024)&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Tawuran antarwarga kembali terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur pada Kamis (21/11/2024) dini hari melibatkan warga Kebon Singkong, Klender, Duren Sawit dengan warga Cipinang Jagal, Pulogadung.</p>
<p>Puluhan warga yang rata-rata anak muda itu saling serang dengan membawa senjata tajam, kayu, batu, kembang api, dan bom molotov.</p>
<p>Tawuran yang terjadi saat umat Muslim akan melaksanakan ibadah Shalat Subuh itu berlangsung selama satu jam.</p>
<p>Aparat kepolisian gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur yang datang ke lokasi berhasil membubarkan tawuran antarwarga tersebut.</p>
<p>&#8220;Tidak ada korban dalam aksi tawuran itu,&#8221; kata salah satu warga, Syawal.</p>
<p>Menurut dia aksi tawuran antar warga Kebon Singkong dan Cipinang Jagal sudah empat kali terjadi selama sebulan terakhir.</p>
<p>&#8220;Tawuran ini sudah empat kali selama sebulan ini. Tawuran ini kerap terjadi pada pukul 03.30 WIB,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Syawal mengaku aksi tawuran antar warga itu memang beberapa kali terjadi dan sudah berlangsung lama.</p>
<p>&#8220;Sudah lama juga reda (tidak tawuran), eh mulai tawuran lagi. Kadang-kadang ada yang memanasi dulu, sehingga warga lain terpancing,&#8221; kata Syawal.</p>
<p>Sebelumnya, tawuran serupa terjadi pada Senin malam (18/11/2024) yang menyebabkan pos terpadu milik warga RW 01 Kebon Singkong hancur.</p>
<p>Bahkan, seorang remaja tewas tertabrak kereta saat terlibat tawuran di dekat perlintasan kereta di Jalan I Gusti Ngurah Rai pada Minggu (10/11/2024).</p>
<p>Aparat kepolisian dari Polres Metro Jaktim pun mengaku akan memperketat pengamanan di kawasan itu agar tidak terjadi tawuran susulan.</p>
<p>&#8220;Kami akan melakukan penjagaan di wilayah tersebut,&#8221; kata Kabag Ops Polres Metro Jaktim Rachmat Eko Mulyadi usai Rapat Koordinasi Penanganan Tawuran di Kantor Wali Kota Jaktim, pada Selasa (19/11/2024).</p>
<p>Menurut dia, ada tiga Polsek yang dilibatkan mengingat kawasan itu merupakan wilayah perbatasan antara Duren Sawit, Pulogadung, dan Jatinegara.</p>
<p>Saat ini Polres Jakarta Timur dan Pemkot Jakarta Timur tengah mencari solusi untuk menyelesaikan tawuran yang berulang terjadi di Kebon Singkong.</p>
<p>&#8220;Iya, ini juga tadi kan lagi dicari solusi jalan keluar terhadap penyelesaian kasus tawuran yang terjadi di Kebon Singkong. Masih belum final ini ya, rencana-rencana kegiatannya,&#8221; kata Eko.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/tawuran-antarwarga-kembali-terjadi-di-jakarta-timur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tawuran Antar Warga Kembali Terjadi di Jakarta Timur</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/tawuran-antar-warga-kembali-terjadi-di-jakarta-timur/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/tawuran-antar-warga-kembali-terjadi-di-jakarta-timur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Nov 2024 13:45:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Tawuran antar Warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=19584</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Tawuran antar dua kelompok warga kembali terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Tawuran antar dua kelompok warga kembali terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur melibatkan warga Kebon Singkong, Duren Sawit dengan warga Jagal, Cipinang, Pulogadung pada Senin (18/11/2024) malam.</p>
<p>Kedua kelompok tersebut saling serang menggunakan menggunakan batu, botol kaca, hingga saling lempar petasan.</p>
<p>Tawuran yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB itu berlangsung selama satu jam, sebelum dibubarkan oleh anggota Polres Metro Jakarta Timur menggunakan gas air mata.</p>
<p>Tawuran itu menyebabkan kaca pos terpadu milik warga RW 01 Kecamatan Duren Sawit, hancur serta menyebabkan arus lalu lintas mengalami kemacetan.</p>
<p>Salah satu warga, Amin menyebutkan peristiwa tawuran antar warga itu dipicu oleh petasan dari warga Cipinang Jagal ke warga Kebon Singkong.</p>
<p>Warga berharap tidak ada lagi aksi tawuran karena memiliki dampak yang kurang baik bagi masyarakat sekitar.</p>
<p>&#8220;Kami harap aparat Kepolisian terus melakukan penjagaan agar tidak ada lagi aksi tawuran susulan,&#8221; kata Amin.</p>
<p>Hingga saat ini, aparat Kepolisian masih berjaga-jaga untuk mengantisipasi tawuran susulan antar warga tersebut.</p>
<p>Sebelumnya, seorang remaja tewas tertabrak kereta saat terlibat tawuran di dekat pelintasan kereta di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (10/11/2024) pagi.</p>
<p>&#8220;Ada satu remaja warga Kampung Jagal Kelurahan Jati Kecamatan Pulogadung Jakarta Timur tertabrak kereta api akibat tawuran, meninggal dunia,&#8221; kata Kapolsek Duren Sawit Polres Metro Jakarta Timur, AKP Sutikno saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (10/11/2024).</p>
<p>Sutikno menjelaskan kejadian tawuran tersebut terjadi pada Minggu pagi sekitar pukul 07.30 WIB di seberang jembatan Kebon Singkong, Duren Sawit.</p>
<p>&#8220;Antara warga Jagal, Kelurahan Jati, Kecamatan Pulogadung, dengan anak-anak remaja warga Kelurahan Cipinang Muara Kecamatan Jatinegara campur dengan anak-anak Jalan Pertanian, Klender,&#8221; katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/tawuran-antar-warga-kembali-terjadi-di-jakarta-timur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
