<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jaga Lingkungan &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/jaga-lingkungan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Jul 2025 05:51:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Jaga Lingkungan &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kolaborasi APMJI dan FORSEPSI Perkuat Edukasi Pengelolaan Minyak Jelantah</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/kolaborasi-apmji-dan-forsepsi-perkuat-edukasi-pengelolaan-minyak-jelantah/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/kolaborasi-apmji-dan-forsepsi-perkuat-edukasi-pengelolaan-minyak-jelantah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2025 05:51:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[APMJI]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[FORSEPSI]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=30340</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Bandung &#8211; Asosiasi Pengepul Minyak Jelantah Indonesia (APMJI) bersama Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia (FORSEPSI) secara&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Media Analis Indonesia, Bandung &#8211; Asosiasi Pengepul Minyak Jelantah Indonesia (APMJI) bersama Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia (FORSEPSI) secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai langkah awal kolaborasi dalam penguatan pengelolaan minyak jelantah berbasis komunitas.</p>
<p>Keterangan tertulis APMJI Kamis (17/7/2025), menyebutkan bahwa penandatanganan nota kesepahaman yang berlangsung di Bandung pada Selasa (15/7/2025) dihadiri langsung oleh Ketua Umum APMJI, Sugianto, dan Ketua Umum FORSEPSI, Mina Dewi Sukmawati. Kerja sama ini merupakan respons konkret terhadap permasalahan limbah rumah tangga, khususnya minyak jelantah yang masih sering dibuang sembarangan ke saluran air maupun ke tanah.</p>
<p>Data menunjukkan bahwa mayoritas rumah tangga di Indonesia belum memiliki sistem pembuangan minyak bekas yang ramah lingkungan, sehingga menimbulkan pencemaran serius terhadap air tanah dan ekosistem perairan. Limbah ini juga menyumbat saluran air dan berkontribusi terhadap timbulnya banjir serta penurunan kualitas lingkungan.</p>
<p>APMJI sebagai organisasi yang aktif dalam pemanfaatan minyak jelantah sebagai energi terbarukan, menilai pentingnya keterlibatan masyarakat dalam membangun sistem pengelolaan yang inklusif.</p>
<p>&#8220;Kami melihat potensi besar dalam kerja sama ini, terutama karena FORSEPSI memiliki jaringan komunitas yang kuat dan tersebar luas di berbagai daerah,&#8221; ujar Ketua Umum APMJI, Sugianto.</p>
<p>FORSEPSI sendiri dikenal sebagai forum yang berkomitmen pada pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah dan pendekatan ekonomi sirkular. Ketua Umum FORSEPSI, Mina Dewi Sukmawati, menyampaikan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan visi mereka untuk menciptakan lingkungan yang bersih sekaligus memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Melalui kerja sama ini, kami ingin membangun kesadaran baru bahwa limbah rumah tangga seperti minyak jelantah bukan hanya masalah, tetapi juga peluang,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Nota Kesepahaman ini menjadi fondasi bagi kedua organisasi untuk mengembangkan berbagai program bersama dalam pengelolaan minyak jelantah secara bertanggung jawab, berkelanjutan, dan memberdayakan. Lingkup kerja sama mencakup dukungan kegiatan edukasi, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan model ekonomi sirkular yang dapat diterapkan secara luas di berbagai daerah.</p>
<p>Dengan adanya kolaborasi ini, APMJI dan FORSEPSI menunjukkan bahwa sinergi antara asosiasi dan komunitas mampu menjadi kekuatan strategis dalam menjawab tantangan pengelolaan limbah sekaligus menciptakan dampak ekonomi positif yang berkelanjutan. (*/red)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/kolaborasi-apmji-dan-forsepsi-perkuat-edukasi-pengelolaan-minyak-jelantah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pj Gubernur NTB Apresiasi Usaha Masyarakat NTB dalam Menjaga Lingkungan</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/pj-gubernur-ntb-apresiasi-usaha-masyarakat-ntb-dalam-menjaga-lingkungan/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/pj-gubernur-ntb-apresiasi-usaha-masyarakat-ntb-dalam-menjaga-lingkungan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 May 2024 02:41:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat NTB]]></category>
		<category><![CDATA[Pj Gubernur NTB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=9354</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Lombok Utara &#8211; Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, mengajak seluruh&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Lombok Utara</strong> &#8211; Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif menjaga kelestarian alam, termasuk tanah, air, dan udara. Imbauan ini disampaikan mengingat dampak signifikan lingkungan terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat.</p>
<p>&#8220;Komitmen kita untuk merawat bumi adalah wujud syukur yang nyata. Mari bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan,&#8221; ujar Gita, yang akrab disapa Miq Gite, saat menghadiri acara penyelamatan tanah adat Pawang Sumur Timba di Dusun Kopang, Desa Medana, Tanjung Lombok Utara, Sabtu (25/5/2024).</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-9355 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/05/IMG-20240526-WA0004-1024x683.jpg" alt="" width="640" height="427" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/05/IMG-20240526-WA0004-1024x683.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/05/IMG-20240526-WA0004-300x200.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/05/IMG-20240526-WA0004-768x512.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/05/IMG-20240526-WA0004.jpg 1280w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Dalam sambutannya, Miq Gite mengapresiasi usaha masyarakat NTB dalam menjaga lingkungan. &#8220;Kita harus bersyukur kepada leluhur yang telah mewariskan alam ini untuk kita jaga dan lestarikan bagi generasi mendatang,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Bupati Lombok Utara, Djohan Sjamsu, juga menekankan pentingnya menjaga alam sebagai tanggung jawab bersama, terutama bagi masyarakat di Gumi Tioq Tata Tunaq.</p>
<p>&#8220;Kita harus mengembangkan potensi alam untuk kesejahteraan masyarakat, namun tetap menjaga kelestariannya,&#8221; jelasnya.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-9357 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/05/IMG-20240526-WA0003-1024x683.jpg" alt="" width="640" height="427" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/05/IMG-20240526-WA0003-1024x683.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/05/IMG-20240526-WA0003-300x200.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/05/IMG-20240526-WA0003-768x512.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/05/IMG-20240526-WA0003.jpg 1280w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Djohan menambahkan bahwa hutan adat di desa dapat dijadikan destinasi wisata yang bernuansa alam, yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar, tetapi juga menjaga kelestarian alam. &#8220;Pengoptimalan potensi hutan adat untuk pariwisata adalah langkah strategis,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sebagai bagian dari peringatan hari jadi Lombok Utara yang ke-16 pada bulan Juli mendatang, Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara berencana untuk menanam bibit pohon di Tanah Adat yang berada di Dusun Kopang, Desa Medana, dan sekitarnya.</p>
<p>Dengan kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan demi kesejahteraan bersama serta masa depan yang lebih baik.</p>
<p>(Yyt)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/pj-gubernur-ntb-apresiasi-usaha-masyarakat-ntb-dalam-menjaga-lingkungan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
