<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>IPDN &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/ipdn/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Jul 2025 10:45:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>IPDN &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mendagri Tito Dorong Alumni IPDN Lanjutkan Studi ke Luar Negeri</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/mendagri-tito-dorong-alumni-ipdn-lanjutkan-studi-ke-luar-negeri/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/mendagri-tito-dorong-alumni-ipdn-lanjutkan-studi-ke-luar-negeri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jul 2025 10:45:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[IPDN]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendagri]]></category>
		<category><![CDATA[Mendagri]]></category>
		<category><![CDATA[Tito Karnavian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=30773</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Sumedang – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memberikan motivasi dan mendorong alumni Institut Pemerintahan Dalam&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Sumedang</strong> – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memberikan motivasi dan mendorong alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXII untuk melanjutkan studi ke luar negeri. Hal ini disampaikan Mendagri saat memberikan amanat pada acara Pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXXII Tahun 2025 di Lapangan Parade, Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (28/7/2025).</p>
<p>Mendagri mengungkapkan, para alumni IPDN memiliki perjalanan karier yang panjang setelah lulus. Karena itu, sebagai pimpinan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), ia ingin memperkuat kapasitas alumni IPDN melalui pendidikan tinggi. Terlebih, IPDN telah bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dikelola oleh Kementerian Keuangan guna mengirimkan sebanyak-banyaknya lulusan IPDN untuk belajar ke luar negeri.</p>
<p>“Di luar negeri akan dapat tiga [kelebihan], yaitu knowledge, ilmu pengetahuan, kemudian jaringan internasional, dan terjun langsung masuk ke dalam peradaban, kultur yang peradaban yang lebih maju. Peradaban negara-negara yang disiplin, antikorupsi, tepat waktu, dan lain-lain,” katanya.</p>
<p>Mendagri berharap, sepulangnya dari luar negeri, alumni penerima beasiswa LPDP dapat menjadi motor penggerak dan agen perubahan di lingkungan kerja masing-masing. Ia menyebutkan, sejak tahun 2021 hingga 2024, sudah ada 50 lulusan IPDN yang berangkat studi magister (S2) ke luar negeri. Pada tahun 2025 ini, sebanyak 27 alumni juga akan segera diberangkatkan.</p>
<p>“Target tahun 2026, kita akan memberangkatkan minimal 100 lulusan IPDN untuk sekolah ke luar negeri dengan biaya LPDP,” imbuhnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Mendagri mencontohkan negara-negara maju seperti Singapura dan Cina yang telah lama menerapkan strategi serupa. Singapura mengirimkan siswa terbaiknya ke luar negeri sejak lulus SMA, sedangkan Cina bahkan sejak tingkat SMP. Ribuan pelajar dikirim setiap tahun, dan saat mereka kembali, kontribusi mereka terbukti mendorong kemajuan pesat di berbagai bidang.</p>
<p>“Membawa kultur yang baik sehingga akan dapat membuat revolusi mental, revolusi budaya, mempengaruhi ASN lain yang empat juta orang, dan empat juta orang bisa mempengaruhi 285 juta penduduk Indonesia. Itulah harapan kita, di situlah pesan kita kepada adik-adik semua,” tambahnya.</p>
<p>Untuk mendukung program tersebut, IPDN telah menambahkan kurikulum Bahasa Inggris dan modul LPDP sesuai arahan Mendagri. Penambahan ini diharapkan dapat memperbesar peluang alumni IPDN untuk studi ke luar negeri.</p>
<p>Bahkan, pada Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) IPDN tahun ini, telah diterapkan tes Bahasa Inggris (IELTS dan TOEFL) sebagai langkah peningkatan kualitas calon Praja yang siap menghadapi tantangan global dan kerja sama internasional.</p>
<p>“Jadi yang masuk adalah anak-anak yang memang anak-anak yang terpilih,” tandasnya.</p>
<p>(*/Rendy)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/mendagri-tito-dorong-alumni-ipdn-lanjutkan-studi-ke-luar-negeri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mendagri Tito Harap Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan di Lingkungan ASN</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/mendagri-tito-harap-lulusan-ipdn-jadi-agen-perubahan-di-lingkungan-asn/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/mendagri-tito-harap-lulusan-ipdn-jadi-agen-perubahan-di-lingkungan-asn/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jul 2025 13:21:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[ASN]]></category>
		<category><![CDATA[IPDN]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendagri]]></category>
		<category><![CDATA[Mendagri]]></category>
		<category><![CDATA[Tito Karnavian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=30530</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jatinangor – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian berharap lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mampu&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jatinangor</strong> – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian berharap lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mampu menjadi agen perubahan di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia mendorong alumni IPDN untuk terus mengembangkan karier, termasuk dengan melanjutkan pendidikan ke luar negeri.</p>
<p>Hal itu disampaikannya dalam Sidang Senat Terbuka IPDN dalam rangka Wisuda Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan, Magister Terapan Studi Pemerintahan, Doktor Ilmu Pemerintahan, dan Program Profesi Kepamongprajaan Tahun Akademik 2024/2025. Kegiatan berlangsung di Gedung Balairung Rudini, Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (23/7/2025).</p>
<p>Tanpa mengesampingkan ASN dari alumni perguruan tinggi lain, Mendagri menilai IPDN memiliki kekuatan karena memberikan pembelajaran spesifik di bidang ilmu pemerintahan serta membentuk jiwa korsa di kalangan peserta didiknya.</p>
<p>“Sehingga saya mengharapkan dari ASN ini [yang menjadi] agent of change adalah lulusan IPDN,” ujarnya.</p>
<p>Oleh karena itu, ia mengimbau para alumni IPDN untuk memperkuat pengetahuan, salah satunya melalui studi lanjut ke luar negeri. Mendagri juga mendorong agar alumni memanfaatkan program beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).</p>
<p>Ia mengatakan bahwa pihaknya telah menambahkan kurikulum di IPDN yang melatih para praja untuk mahir berbahasa asing. Kemampuan ini penting karena menjadi salah satu syarat utama dalam memperoleh beasiswa LPDP. Ia meyakini bahwa alumni IPDN merupakan individu terpilih dengan kapasitas pengetahuan yang mumpuni dan dapat dikembangkan lebih lanjut, termasuk dalam kemampuan berbahasa asing.</p>
<p>“Kalau saya tahu anak-anak di sini (IPDN) adalah anak-anak yang pintar.<br />
Mereka lebih dari 30 ribu orang bayangkan yang tes, yang diterima hanya lebih kurang 1.000 orang,” ujarnya.</p>
<p>Mendagri menjelaskan bahwa melanjutkan pendidikan ke luar negeri memiliki banyak keuntungan, antara lain mendapatkan pengetahuan baru, memperluas jaringan internasional, dan mengenal budaya lain melalui interaksi dengan mahasiswa dari berbagai negara.</p>
<p>“Saya enggak mengatakan [perguruan tinggi] dalam negeri buruk, tidak, sekolah di dalam negeri kita hanya mendapatkan satu saja, yaitu knowledge, ilmu pengetahuan,” ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan, negara-negara besar banyak berinvestasi dalam dunia pendidikan dengan mengirimkan generasi mudanya belajar ke luar negeri. Lulusan dari program tersebut terbukti mampu membawa kemajuan bagi negaranya, termasuk melakukan reformasi tata kelola pemerintahan.</p>
<p>Karena itu, Mendagri menilai Indonesia perlu melakukan hal serupa. Salah satu langkah strategis yang dapat ditempuh adalah dengan mendorong ASN untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri agar mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik.</p>
<p>(*/Rendy)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/mendagri-tito-harap-lulusan-ipdn-jadi-agen-perubahan-di-lingkungan-asn/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sekjen Kemendagri Pimpin Pelepasan Retret Kepala Daerah Gelombang II ke IPDN Jatinangor</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/sekjen-kemendagri-pimpin-pelepasan-retret-kepala-daerah-gelombang-ii-ke-ipdn-jatinangor/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/sekjen-kemendagri-pimpin-pelepasan-retret-kepala-daerah-gelombang-ii-ke-ipdn-jatinangor/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Jun 2025 07:12:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[IPDN]]></category>
		<category><![CDATA[Jatinangor]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendagri]]></category>
		<category><![CDATA[Retret Kepala Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Sekjen Kemendagri]]></category>
		<category><![CDATA[Tomsi Tohir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=29333</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir memimpin Apel Penyambutan sekaligus Pelepasan Kepala&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir memimpin Apel Penyambutan sekaligus Pelepasan Kepala Daerah Peserta Retret Gelombang II di Plaza Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Minggu (22/6/2025). Dari kantor Kemendagri, para peserta akan menggunakan Kereta Cepat Whoosh menuju Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, sebagai lokasi retret.</p>
<p>Dalam amanatnya di hadapan para peserta retret yang mengenakan seragam PDL Praja, Tomsi menyampaikan bahwa kegiatan orientasi atau retret kepala daerah bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan juga sarana untuk mendisiplinkan diri. Selama kegiatan, para kepala daerah akan mengurus kebutuhan pribadinya secara mandiri sebagai bagian dari latihan disiplin kerja.</p>
<p>“Biasa sehari-hari ada yang nemenin, ada yang setrika, bersih-bersih sepatu, sekarang ngurus sendiri, sama seperti dulu lagi. Kemudian dimulai yang biasa bangun siang, sekarang bangun pagi. Olahraga biar sehat, itu juga untuk melatih supaya kita biasa rapat pagi. Kemudian dilanjutkan dengan materi,” katanya.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-29334 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250622-WA0013-1024x683.jpg" alt="" width="640" height="427" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250622-WA0013-1024x683.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250622-WA0013-300x200.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250622-WA0013-768x512.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250622-WA0013-1536x1024.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250622-WA0013-2048x1365.jpg 2048w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250622-WA0013-scaled.jpg 900w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Tomsi menjelaskan, materi retret akan mencakup tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kepala daerah, regulasi yang berlaku, serta kebijakan pemerintah, termasuk kebijakan nasional. Selain itu, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para kepala daerah untuk saling mengenal dan bertukar informasi terkait daerah masing-masing.</p>
<p>“Diharapkan dapat menjadi suatu tim yang baik. Dan dalam pelaksanaannya bisa saling membantu untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berprinsip good governance. Dan tentunya kita ketahui bersama bahwa setiap kabupaten itu tidak bisa berdiri sendiri,” ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan, setiap daerah memiliki keterkaitan dengan daerah lainnya, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Misalnya, dalam program pengendalian inflasi, kerja sama antardaerah penting ketika ada komoditas yang mengalami lonjakan harga.</p>
<p>“Kalau di sini ada cabai banyak, di sini cabai mahal, iya kan? Ini bisa saling berhubungan. Kenapa? Kita melayani masyarakat supaya masyarakat kita mendapatkan sembako dengan harga yang murah, dengan harga yang terjangkau,” tambahnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Tomsi berpesan bahwa retret ini juga menyentuh aspek nasionalisme. Setiap daerah perlu mengedepankan kepentingan nasional di atas kepentingan daerahnya sendiri. Pemahaman ini penting agar Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap utuh dan dapat maju bersama. “Ini juga tentunya harus dapat dipahami dengan sebaik-baiknya,” tandasnya.</p>
<p>(*/Rendy)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/sekjen-kemendagri-pimpin-pelepasan-retret-kepala-daerah-gelombang-ii-ke-ipdn-jatinangor/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>IPDN Teguhkan Komitmen Kepemimpinan Melalui Studium Generale Bersama Menko AHY</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/ipdn-teguhkan-komitmen-kepemimpinan-melalui-studium-generale-bersama-menko-ahy/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/ipdn-teguhkan-komitmen-kepemimpinan-melalui-studium-generale-bersama-menko-ahy/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 May 2025 04:40:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[IPDN]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendagri]]></category>
		<category><![CDATA[Menko AHY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=27545</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Sumedang – Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) meneguhkan komitmennya dalam membentuk kepemimpinan unggul di lingkungan civitas academica&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Sumedang –</strong> Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) meneguhkan komitmennya dalam membentuk kepemimpinan unggul di lingkungan civitas academica melalui Studium Generale bersama Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Kegiatan tersebut berlangsung di Balairung Rudini, Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (7/5/2025).</p>
<p>Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor IPDN Suhajar Diantoro menyampaikan, kehadiran Menko AHY merupakan kehormatan besar bagi seluruh keluarga besar IPDN. Di tengah kesibukannya, Menko AHY menyempatkan diri hadir dan berbagi wawasan kepemimpinan dengan para praja dan civitas academica.</p>
<p>Dalam sambutannya, Suhajar melaporkan, IPDN merupakan sekolah kedinasan di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang berfokus mendidik kader pemerintahan dalam negeri di bidang ilmu pemerintahan. IPDN juga baru saja meraih akreditasi unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).</p>
<p>“Bapak Menko yang saya hormati, saat ini IPDN telah mencapai predikat akreditasi unggul, Alhamdulillah. Baru bulan yang lalu, Bapak Menko, dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi untuk masa lima tahun ke depan,” katanya.</p>
<p>Ia menambahkan, sistem pendidikan IPDN menerapkan kurikulum terpadu yang mengombinasikan pengajaran, pelatihan, dan pengasuhan, dengan komposisi 60 persen praktikum dan 40 persen teori. Model pembelajaran berbasis boarding school ini membentuk lulusan yang memiliki kompetensi teoretis, empiris, dan yuridis.</p>
<p>Suhajar juga menjelaskan, para praja yang mengikuti kuliah umum kali ini merupakan praja tingkat akhir yang akan menyelesaikan pendidikannya pada bulan Juli mendatang. Oleh karena itu, momentum Studium Generale ini diharapkan dapat memperkaya wawasan mereka sebelum memasuki dunia kerja sebagai abdi negara.</p>
<p>“Kami berharap ini akan menjadi bagian yang sangat penting kepada anak-anak Bapak semuanya terutama yang insyaallah satu atau dua bulan ini akan segera mengakhiri kuliahnya,” tambahnya.</p>
<p>Adapun dalam Studium Generale tersebut, Menko AHY memberikan materi berjudul “Membangun Infrastruktur untuk Semua Menuju Indonesia Emas 2045”. AHY menyampaikan tiga pokok materi terkait tantangan global saat ini, pembangunan Indonesia masa kini dan mendatang, serta pesan-pesan untuk para praja sebagai calon pemimpin bangsa.</p>
<p>Ia memaparkan, Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tengah menuju tujuan besar Indonesia Emas 2045. Guna mencapai tujuan tersebut, ia menekankan pentingnya infrastruktur sebagai tulang punggung pembangunan, sekaligus peran strategis Kemendagri dalam mengorkestrasi kepemimpinan pemerintahan, mulai dari pusat hingga daerah.</p>
<p>“Dua puluh tahun lagi, kita berharap Indonesia semakin maju dan sejahtera masyarakatnya,” pesannya.</p>
<p>Usai pelaksanaan Studium Generale, Menko AHY menerima Penganugerahan Tanda Penghargaan Kartika Astha Brata Utama sekaligus dikukuhkan sebagai Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan. AHY menyebut, Astha Brata adalah delapan prinsip kepemimpinan yang diajarkan di IPDN, yang berasal dari karakter matahari, bulan, bintang, udara, awan, api, laut, dan bumi. Nilai-nilai luhur ini sangat relevan dalam membentuk kepemimpinan yang bijak dan melayani.</p>
<p>“Saya atas nama pribadi dan keluarga besar Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, mengucapkan terima kasih atas kehormatan dan penghargaan yang telah diberikan, berupa Kartika Astha Brata Utama dan sekaligus sebagai anggota atau alumni kehormatan IPDN,” ungkapnya.</p>
<p>Sebagai informasi, sebelum pelaksanaan Studium Generale, didampingi Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk dan Plt. Rektor IPDN Suhajar Diantoro, Menko AHY melakukan kunjungan ke Gedung Menza Nusantara, ruang makan para praja IPDN. Dalam kesempatan tersebut, AHY bersama civitas academica IPDN melaksanakan makan siang bersama dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.</p>
<p>(*/Rendy)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/ipdn-teguhkan-komitmen-kepemimpinan-melalui-studium-generale-bersama-menko-ahy/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
