<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Inter Milan &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/inter-milan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Jun 2025 23:59:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Inter Milan &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Atletico Madrid Tertarik, Inter Milan Ogah Lepas Carlos Augusto</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/atletico-madrid-tertarik-inter-milan-ogah-lepas-carlos-augusto/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/atletico-madrid-tertarik-inter-milan-ogah-lepas-carlos-augusto/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jun 2025 00:45:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Atletico Madrid]]></category>
		<category><![CDATA[Carlos Augusto]]></category>
		<category><![CDATA[Inter Milan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=29442</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Klub Liga Italia Inter Milan dilaporkan tak akan melepas pemain bertahan Carlos Augusto pada bursa&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Klub Liga Italia Inter Milan dilaporkan tak akan melepas pemain bertahan Carlos Augusto pada bursa transfer musim panas ini meski ada ketertarikan dari klub Liga Spanyol Atletico Madrid.</p>
<p>Dikutip dari Football Italia, Rabu (25/6/2025), Atletico Madrid sudah melakukan langkah awal untuk mencoba memboyong Carlos Augusto, namun Inter Milan sama sekali tidak berpikir untuk melepas pemain Brasil tersebut.</p>
<p>Inter Milan memandang Carlos Augusto masih dibutuhkan tenaganya pada lini pertahanan Nerazzuri musim depan meski ada pergantian pelatih dari Simone Inzaghi ke Cristian Chivu.</p>
<p>Dikabarkan Cristian Chivu sebagai pelatih anyar Inter Milan menilai Carlos Augusto masih masuk ke dalam skema permainannya untuk mengarungi kompetisi musim 2025/26 mendatang.</p>
<p>Pemain berusia 26 tahun tersebut menjadi bagian penting di dalam skuad Inter Milan pada musim kompetisi 2024/25 dan tampil sebanyak 29 pertandingan serta menyumbangkan tiga gol serta empat assist dari total 1.680 menit bermain.</p>
<p>Pada musim lalu juga, Carlos Augusto membantu Inter Milan menempati peringkat kedua Liga Italia, berada di semifinal Piala Italia dan mencapai partai final Liga Champions.</p>
<p>Pemain kelahiran 7 Januari 1999 itu mengawali kariernya sebagai pesepakbola profesional bersama klub Liga Brasil Corinthians pada Januari 2018 dan pindah ke klub Liga Italia pada musim panas 2020 bersama Monza.</p>
<p>Setelah tiga musim berseragam Monza, penampilan Carlos Augusto menarik perhatian Inter Milan dan La Beneamata meminjamnya selama satu musim untuk kompetisi 2023/24.</p>
<p>Selanjutnya Inter Milan mempermanenkan Carlos Augusto dengan mengeluarkan biaya transfer Rp230 miliar kepada Monza pada musim panas 2024/25 dan setelah itu ia menjadi pilihan utama di lini pertahanan Nerazzuri.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/atletico-madrid-tertarik-inter-milan-ogah-lepas-carlos-augusto/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inter Milan Menang Dramatis 2-1 atas Urawa Reds</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/inter-milan-menang-dramatis-2-1-atas-urawa-reds/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/inter-milan-menang-dramatis-2-1-atas-urawa-reds/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2025 23:17:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Inter Milan]]></category>
		<category><![CDATA[Urawa Reds]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=29306</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Inter Milan meraih kemenangan secara dramatis 2-1 atas tim Jepang, Urawa Reds dalam lanjutan Grup&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Inter Milan meraih kemenangan secara dramatis 2-1 atas tim Jepang, Urawa Reds dalam lanjutan Grup E Piala Dunia Antarklub 2025 di Lumen Field, Washington pada Minggu (22/6/2025) dini hari WIB.</p>
<p>Urawa berhasil unggul di laga ini berkat gol Ryoma Watanabe di babak pertama. Inter mampu comeback berkat gol Lautaro Martinez dan Valentin Carboni di paruh kedua.</p>
<p>Kemenangan ini membuat Inter naik ke peringkat pertama sementara grup E dengan raihan empat poin. Sementara Urawa tertahan ke dasar klasemen dengan raihan nol poin, demikian yang dilansir laman resmi FIFA.</p>
<p>Inter Milan langsung menunjukkan dominasi sejak awal pertandingan, mereka terus menekan pertahanan Urawa Reds.</p>
<p>Di sisi lain, Urawa memilih bermain lebih defensif. Mereka bertahan rapat dan hanya sesekali melancarkan serangan balik untuk mengancam gawang Inter.</p>
<p>Urawa justru membuka keunggulan pada menit ke-11. Takuro Kaneko melepas umpan tarik dari sisi kanan yang disambut sempurna Ryoma Watanabe dengan tembakan datar dan membuat Urawa unggul 1-0.</p>
<p>Inter langsung meningkatkan intensitas serangan setelah kebobolan. Namun, pertahanan Urawa yang rapi membuat Nerazzurri kesulitan menciptakan peluang berbahaya, dan banyak tembakan mereka hanya bersifat spekulatif.</p>
<p>Hingga turun minum, skor 1-0 untuk keunggulan Urawa tetap bertahan. Inter perlu mencari solusi untuk membongkar pertahanan ketat lawan di babak kedua.</p>
<p>Inter Milan langsung melakukan perubahan di awal babak kedua. Chivu memasukkan Henrikh Mkhitaryan dan Francesco Pio Esposito menggantikan Nicola Zalewski dan Sebastiano Esposito untuk bermain lebih menyerang.</p>
<p>Namun strategi ini tetap sulit berkembang karena Urawa tetap bermain disiplin dengan pertahanan rapat.</p>
<p>Baru pada menit ke-78, Inter akhirnya menemukan celah. Nicolo Barella menyepak bola penjuru yang disambut dengan tendangan Lautaro Martinez. Kedudukan menjadi 1-1.</p>
<p>Gol ini membuat Inter semakin bersemangat mengejar gol kemenangan, sementara Urawa mulai bermain lebih terbuka.</p>
<p>Pada menit ke-92, Valentino Carboni menjadi pahlawan Inter. Pemain pengganti ini sukses mencetak gol untuk mengubah skor menjadi 2-1.</p>
<p>Tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga pertandingan berakhir. Inter Milan sukses meraih kemenangan dramatis atas Urawa Reds.</p>
<p><strong>Susunan Pemain</strong></p>
<p>Inter Milan (3-5-2): Sommer; Augusto, de Vrij, Darmian; Dimarco, Zalewski, Asllani, Barella, Henrique; Martinez, S.Esposito</p>
<p>Urawa Reds Diamond (4-2-3-1): Nishikawa; Naganuma, Hoibraten, Boza, Ishihara; Gustafson, Yasui; Watanabe, Savio, Kaneko; Matsuo</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/inter-milan-menang-dramatis-2-1-atas-urawa-reds/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cristian Chivu Resmi Gantikan Simone Inzaghi sebagai Pelatih Inter Milan</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/cristian-chivu-resmi-gantikan-simone-inzaghi-sebagai-pelatih-inter-milan/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/cristian-chivu-resmi-gantikan-simone-inzaghi-sebagai-pelatih-inter-milan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Jun 2025 01:55:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Cristian Chivu]]></category>
		<category><![CDATA[Inter Milan]]></category>
		<category><![CDATA[Simone Inzaghi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=28745</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Klub Liga Italia Inter Milan dikabarkan segera mengumumkan penunjukan Cristian Chivu sebagai pelatih baru untuk menggantikan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Klub Liga Italia Inter Milan dikabarkan segera mengumumkan penunjukan Cristian Chivu sebagai pelatih baru untuk menggantikan juru taktik sebelumnya Simone Inzaghi yang hengkang ke klub Arab Saudi, Al Hilal.</p>
<p>Kabar ini dikonfirmasi oleh pakar transfer Italia Gianluca Di Marzio melalui media sosialnya, dikutip di Jakarta, Sabtu, yang menyebutkan bahwa Chivu telah menyetujui kontrak berdurasi dua tahun hingga Juni 2027 dengan gaji sekitar dua juta euro (Rp37 miliar) per musim.</p>
<p>Chivu sendiri bukanlah sosok asing bagi Inter Milan. Pria asal Rumania itu pernah membela Nerazzurri selama tujuh tahun (2007-2014) dan menjadi bagian dari skuad bersejarah yang meraih <em>treble</em> (Serie A, Coppa Italia, dan Liga Champions UEFA) pada tahun 2010 di bawah asuhan pelatih Jose Mourinho.</p>
<p>Setelah pensiun pada 2014, Chivu memulai karier kepelatihannya di akademi Inter Milan. Dia menangani berbagai kelompok usia dari U-14 hingga U-19, sebelum akhirnya ditunjuk melatih tim senior Parma sejak Februari 2025.</p>
<p>Keputusan Inter untuk menunjuk Chivu datang setelah upaya mereka untuk merekrut Cesc Fabregas dari Como 1907 gagal. Como, yang dimiliki pengusaha Indonesia Hartono bersaudara, menegaskan bahwa Fabregas tidak akan hengkang.</p>
<p>Nama-nama seperti Patrick Vieira dan Roberto De Zerbi juga sempat dipertimbangkan, tetapi Chivu menjadi pilihan utama karena ketersediaan dan hubungan emosionalnya yang kuat dengan klub.</p>
<p>Selama melatih Parma, Chivu mencatatkan tiga kemenangan, tujuh hasil imbang, dan tiga kali kalah yang membuat klub itu finis peningkatan 16 dan cukup untuk bertahan di Serie A musim depan.</p>
<p>Inter harus segera melakukan persiapan dengan pelatih baru jelang pertandingan menghadapi klub MLS, Monterrey pada laga pembuka Grup E Piala Dunia Antarklub FIFA, 18 Juni 2025.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/cristian-chivu-resmi-gantikan-simone-inzaghi-sebagai-pelatih-inter-milan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tinggalkan Inter Milan, Simone Inzaghi Resmi Latih Raksasa Arab Saudi Al Hilal</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/tinggalkan-inter-milan-simone-inzaghi-resmi-latih-raksasa-arab-saudi-al-hilal/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/tinggalkan-inter-milan-simone-inzaghi-resmi-latih-raksasa-arab-saudi-al-hilal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Jun 2025 23:15:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Al Hilal]]></category>
		<category><![CDATA[Inter Milan]]></category>
		<category><![CDATA[Simone Inzaghi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=28606</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Simone Inzaghi dipastikan tak lagi menjadi pelatih Inter Milan musim depan karena akan bergabung dengan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Simone Inzaghi dipastikan tak lagi menjadi pelatih Inter Milan musim depan karena akan bergabung dengan klub Arab Saudi Al Hilal.</p>
<p>Inter mengumumkan kepergian Inzaghi setelah sang pelatih mengadakan pertemuan dengan petinggi Inter di markas tim pada Selasa (3/6/2025).</p>
<p>&#8220;Klub dan Simone Inzaghi memutuskan berpisah. Keputusan ini diambil atas kesepakatan bersama setelah pertemuan beberapa menit lalu,&#8221; ujar pernyataan Inter do situs resmi klub.</p>
<p>&#8220;Kiprah Inzaghi di Inter akan selalu diingat oleh fans, pemain, manajer, dan para pegawai, sebagai sosok yang punya semangat luar biasa, profesional, dan berdedikasi.&#8221;</p>
<p>Kepergian Inzaghi dikabarkan karena merasa tidak lagi didukung oleh manajemen tim untuk membentuk tim tangguh, agar bisa bersaing.</p>
<p>Inter menuntaskan musim tanpa trofi, setelah dikalahkan 0-5 oleh Paris Saint-Germain di final Liga Champions.</p>
<p>Setelah meninggalkan Inter, Inzaghi disebut akan menerima pinangan Al Hilal yang akan memberikannya kontrak dua tahun dengan gaji fantastis, 30 juta euro per musim atau sekitar Rp557 miliar.</p>
<p>Inzaghi akan resmi menandatangani kontrak dengan Al Hilal dalam waktu dekat, agar bisa memimpin tim saat mengikuti Piala Dunia Antarklub 2025 pertengahan bulan ini.</p>
<p>Inzaghi akan memimpin Al Hilal menghadapi Real Madrid pada Juni. Sementara, Inter dikabarkan mengincar Cesc Fabregas atau Roberto De Zerbi sebagai penggantinya.</p>
<p>Selama menangani Inter sejak 2021, Inzaghi berhasil meraih satu gelar Serie A, dua Coppa Italia, tiga Piala Super Italia, dan dua kali finalis Liga Champions.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/tinggalkan-inter-milan-simone-inzaghi-resmi-latih-raksasa-arab-saudi-al-hilal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gol Hakimi &#8220;Menghakimi&#8221; Mantan Klubnya dalam Final Liga Champions 2024-2025</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/gol-hakimi-menghakimi-mantan-klubnya-dalam-final-liga-champions-2024-2025/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/gol-hakimi-menghakimi-mantan-klubnya-dalam-final-liga-champions-2024-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Jun 2025 07:34:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Achraf Hakimi]]></category>
		<category><![CDATA[Inter Milan]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Champions]]></category>
		<category><![CDATA[Paris Saint-Germain]]></category>
		<category><![CDATA[PSG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=28517</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Klub sepak bola asal Perancis, Paris Saint-Germain (PSG) berhasil menjadi juara Liga Champions musim kompetisi&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Klub sepak bola asal Perancis, Paris Saint-Germain (PSG) berhasil menjadi juara Liga Champions musim kompetisi 2024-2025 usai menang telak 5-0 atas Inter Milan di final. Kemenangan besar PSG ini menjadi rekor baru dalam partai final kompetisi Eropa, yang berlangsung di Allianz Arena, Munich, pada Minggu (1/6/2025) dini hari WIB.</p>
<p>Pada babak pertama PSG sudah unggul 2-0, dua gol tersebut di cetak oleh Achraf Hakimi dan Desire Doue. Lalu di babak kedua, PSG menambah gol lewat Khvicha Kvaratskhelia, Doue, dan Senny Mayulu</p>
<p>Achraf Hakimi, bek Paris Saint-Germain (PSG), memberikan gestur permohonan maaf kepada penggemar Inter Milan setelah mencetak gol pembuka pada final Liga Champions. Pemain internasional Maroko itu membuka keunggulan PSG pada menit ke-12. Ia dengan tenang membobol gawang Yann Sommer meneruskan umpan Desire Doue ke gawang kosong.</p>
<p>Gol ini tercipta tepat di hadapan tribun yang diisi oleh para suporter Inter. Begitu bola melewati garis gawang, Hakimi segera mengangkat tangan, memberikan gestur maaf kepada mereka.</p>
<p>Alasan di balik gestur tersebut karena Hakimi pernah menjadi bagian dari skuad Inter Milan yang meraih Scudetto Serie A pada tahun 2021.</p>
<p>Hakimi menghabiskan satu musim di Giuseppe Meazza, membuat 47 penampilan di bawah arahan Antonio Conte. Selama membela Nerazzurri, pemain internasional Maroko itu mencatatkan tujuh gol dan 11 assist, meninggalkan kesan mendalam meski singkat.</p>
<p>PSG kemudian memboyong Hakimi pada musim panas 2021 untuk menyudahi petualangannya di Italia.</p>
<p>Dengan hasil kemenangan ini PSG menjadi tim pertama yang memenangi final Liga Champions denga selisih 5 gol tanpa balas.</p>
<p>Dari hasil ini juga menjadikan gelar Liga Champions yang pertama untuk PSG yang di latih oleh Luis Enrique. (*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/gol-hakimi-menghakimi-mantan-klubnya-dalam-final-liga-champions-2024-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inter Tersungkur di Final, Barella: Kami Tak akan Menyerah</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/inter-tersungkur-di-final-barella-kami-tak-akan-menyerah/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/inter-tersungkur-di-final-barella-kami-tak-akan-menyerah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Jun 2025 07:25:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Inter Milan]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Champions]]></category>
		<category><![CDATA[Nicolo Barella]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=28513</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Gelandang Inter Milan Nicolo Barella mengatakan timnya akan bangkit kembali setelah menelan kekalahan menyakitkan 0-5&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Gelandang Inter Milan Nicolo Barella mengatakan timnya akan bangkit kembali setelah menelan kekalahan menyakitkan 0-5 dari Paris Saint-Germain (PSG) dalam laga final Liga Champions di Allianz Arena, Minggu (1//6/2025) dini hari WIB.</p>
<p>Inter hampir mendapatkan treble winners musim ini, namun dalam satu bulan terakhir mereka gagal mendapatkannya, setelah disingkirkan AC Milan pada semifinal Coppa Italia dan dikalahkan Napoli dalam perebutan Scudetto.</p>
<p>Di sisi lain, kemenangan dengan selisih gol terbesar di Liga Champions ini membuat PSG meraih treble winners musim ini setelah mereka memenangkan Piala Prancis dan Liga Prancis.</p>
<p>&#8220;Kami selalu bangkit dari kekalahan dan kami selalu mencoba untuk mengangkat diri kami kembali ketika kami jatuh. Hari ini adalah pukulan besar bagi kami, tetapi satu-satunya cara untuk kembali ke performa terbaik kami adalah dengan bekerja keras,&#8221; kata Barella, dikutip dari laman resmi klub, Minggu.</p>
<p>Nerazzurri bermain sangat buruk pada babak pertama setelah hanya menciptakan dua tembakan dari 39 persen penguasaan bola, dan kebobolan dua gol dari Achraf Hakimi (12&#8242;) dan Desire Doue (20&#8242;).</p>
<p>Pada babak kedua, Inter lebih banyak menyerang, namun itu justru dimanfaatkan dengan baik oleh PSG yang mengeksploitasi pertahanan mereka dengan tambahan tiga gol melalui gol kedua Doue (63&#8242;), Khvicha Kvaratskhelia (73&#8242;), Senny Mayulu (86&#8242;).</p>
<p>&#8220;Di babak kedua, kami mencoba untuk maju ke lapangan, tahu bahwa kami akan mengambil risiko, tetapi PSG terus menunjukkan kualitas mereka,&#8221; kata pemain asal Italia itu.</p>
<p>Sementara itu, Francesco Acerbi mengatakan PSG sangat sulit dibendung, namun ia merasa itu juga salah timnya sendiri. Di babak kedua, Inter mencoba bangkit, namun Acerbi mengatakan timnya terhambat secara mental dan fisik, terlebih ketika PSG mencetak gol ketiganya.</p>
<p>Lebih lanjut, meski menelan kekalahan besar, bek veteran 37 tahun itu tetap bangga dengan perjalanan timnya yang menempuh final Liga Champions dua kali dalam tiga tahun terakhir.</p>
<p>&#8220;Di babak kedua, kami mencoba untuk terus maju, tetapi tidak berhasil: kami terhambat secara mental dan fisik. Namun, kami tetap bangga dengan jalan yang telah membawa kami ke final kedua dalam tiga tahun. Sekarang kami perlu memahami apa yang kurang dari kami secara mental dan dari sana, kami akan bangkit lagi,&#8221; tutur dia.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/inter-tersungkur-di-final-barella-kami-tak-akan-menyerah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gagal di Final Liga Champions, Inzaghi Tetap Bangga pada Inter Milan</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/gagal-di-final-liga-champions-inzaghi-tetap-bangga-pada-inter-milan/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/gagal-di-final-liga-champions-inzaghi-tetap-bangga-pada-inter-milan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Jun 2025 00:59:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Inter Milan]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Champions]]></category>
		<category><![CDATA[PSG]]></category>
		<category><![CDATA[Simone Inzaghi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=28501</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi legawa tim asuhannya gagal menjuarai Liga Champions seusai takluk 0-5&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi legawa tim asuhannya gagal menjuarai Liga Champions seusai takluk 0-5 dari Paris Saint-Germain (PSG) pada partai final di Stadion Allianz Arena, Muenchen, Minggu (1/6/2025).</p>
<p>Dikutip dari laman resmi UEFA di jakart, Minggu (1/6/2025), Inzaghi mengatakan jika PSG layak menang dan Inter harus belajar dari kekalahan menyakitkan itu.</p>
<p>&#8220;Paris pantas memenangkan pertandingan ini dan trofi. Kami kecewa, tetapi jalan menuju titik ini sangat bagus. Sebagai pelatih, saya bangga dengan para pemain saya. Pertandingan itu, tentu saja, tidak cukup bagus bagi kami,&#8221; kata dia.</p>
<p>Pelatih berkebangsaan Italia itu menambahkan jika dirinya bangga dengan pencapaian anak-anak asuhnya yang berhasil melangkah jauh di kompetisi Eropa pada musim 2024-2025.</p>
<p>Inzaghi berharap kekalahan ini dapat membuat Inter Milan semakin kuat dan tampil lebih baik lagi di masa mendatang.</p>
<p>&#8220;Saya berterima kasih kepada para pemain saya atas apa yang telah mereka lakukan musim ini. Kami tidak memenangkan trofi, tetapi saya bangga menjadi pelatih mereka,&#8221; tutur Inzaghi.</p>
<p>&#8220;Kekalahan ini sangat berat karena terjadi di final. Kami bisa bangkit lebih kuat dari kekalahan ini, seperti yang kami lakukan pada tahun 2023 dan kemudian memenangkan liga pada musim berikutnya,&#8221; ujar dia menambahkan.</p>
<p>Inter Inter Milan menelan kekalahan telak dari PSG dengan skor 5-0 di final Liga Champions UEFA 2024-2025. PSG melesakkan gol lewat Achraf Hakimi, Desire Doue (dua gol), Khvicha Kvaratskhelia dan Senny Mayulu.</p>
<p>Ini merupakan kegagalan kedua Inter Milan di final Liga Champions dalam tiga tahun terakhir setelah pada partai puncak musim 2022-2023, <em>Nerazzurri</em> takluk 0-1 dari Manchester City.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/gagal-di-final-liga-champions-inzaghi-tetap-bangga-pada-inter-milan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akhir Sebuah Penantian: PSG Angkat Trofi Liga Champions untuk Pertama Kalinya</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/akhir-sebuah-penantian-psg-angkat-trofi-liga-champions-untuk-pertama-kalinya/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/akhir-sebuah-penantian-psg-angkat-trofi-liga-champions-untuk-pertama-kalinya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 May 2025 22:30:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Inter Milan]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Champions]]></category>
		<category><![CDATA[PSG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=28498</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Klub Liga Prancis Paris Saint-Germain (PSG) menjuarai Liga Champions UEFA 2024-2025 seusai menghajar Inter Milan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Klub Liga Prancis Paris Saint-Germain (PSG) menjuarai Liga Champions UEFA 2024-2025 seusai menghajar Inter Milan dengan skor telak 5-0 di Stadion Allianz Arena, Muenchen, Minggu  (1/6/2025) dini hari WIB.</p>
<p>Dikutip dari laman UEFA di Jakarta, kemenangan PSG atas Inter Milan hadir berkat gol dari Achraf Hakimi (12&#8242;), Desire Doue (20&#8242;, 63&#8242;), Khvicha Kvaratskhelia (73&#8242;) dan Senny Mayulu (86&#8242;).</p>
<p>Ini merupakan gelar Liga Champions pertama PSG sepanjang sejarah setelah sebelumnya pencapaian terbaik mereka adalah menembus partai final pada musim 2019-2020 tetapi takluk dari Bayern Muenchen 0-1.</p>
<p>PSG langsung mengambil inisiatif menyerang sejak laga dimulai dan mampu unggul cepat pada menit ke-12 setelah umpan dari Desire Doue dapat dikonversikan menjadi gol oleh Achraf Hakimi.</p>
<p>Skuad asuhan Luis Enrique dapat menggandakan keunggulan menjadi 2-0 setelah Doue membobol gawang dari Inter Milan pada menit ke-20 setelah memaksimalkan umpan Ousmane Dembele.</p>
<p>Inter sebenarnya tidak tinggal diam dan berupaya untuk setidaknya memperkecil ketertinggalan, tetapi hingga turun minum skor 2-0 untuk keunggulan PSG tetap bertahan.</p>
<p>Memasuki babak kedua, Inter berupaya untuk mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu, namun PSG dapat menambah keunggulan pada menit ke-63 lewat gol kedua Doue yang menerima umpan Vitinha skor berubah menjadi 3-0.</p>
<p>PSG semakin memperlebar keunggulan dari Inter pada menit ke-73 setelah mampu menambah gol dan mengubah kedudukan menjadi 4-0 setelah umpan Dembele dapat dikonversikan menjadi gol oleh Khvicha Kvaratskhelia.</p>
<p>Les Parisiens dapat menegaskan keunggulan mereka setelah menambah keunggulan menjadi 5-0 melalui gol yang dicetak oleh Senny Mayulu setelah menerima umpan dari Bradley Barcola. Kedudukan tersebut bertahan hingga laga usai.</p>
<p>Secara statistik PSG unggul jauh dari Inter Milan dengan 59 persen penguasaan bola. Sepanjang laga, PSG melepaskan 23 kali percobaan di mana delapan di antaranya tepat sasaran.</p>
<p>Sementara Inter Milan, di tengah 41 persen penguasaan bola, hanya membuat delapan tembakan yang dua di antaranya menemui target.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/akhir-sebuah-penantian-psg-angkat-trofi-liga-champions-untuk-pertama-kalinya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tundukkan Como, Inter Tetap Gagal Rebut Scudetto ke-21</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/tundukkan-como-inter-tetap-gagal-rebut-scudetto-ke-21/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/tundukkan-como-inter-tetap-gagal-rebut-scudetto-ke-21/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 May 2025 23:19:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Como]]></category>
		<category><![CDATA[Inter Milan]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Italia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=28210</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Inter Milan berhasil menutup musim Liga Italia Serie A 2024/25 mereka dengan mengalahkan Como 2-0&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Inter Milan berhasil menutup musim Liga Italia Serie A 2024/25 mereka dengan mengalahkan Como 2-0 dalam laga pekan ke-38 di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como, Sabtu (24/5/2025) dini hari WIB, tapi Nerazzurri harus puas menjadi runner-up kompetisi tersebut.</p>
<p>Pasalnya, di pertandingan lain Napoli juga meraih kemenangan dengan skor identik atas Cagliari. Inter finis di posisi kedua dengan raihan 81 poin, terpaut satu poin dari Napoli yang keluar sebagai juara, demikian catatan laman resmi Serie A.</p>
<p>Hasil ini membuat Inter harus rela menunda gelar ke-21 Liga Italia mereka dan kini mengalihkan fokus untuk membidik gelar keempat Liga Champions dengan menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) di partai final, pada Minggu (1/6/2025) dini hari WIB pekan depan.</p>
<p>Di sisi lain, meski kalah Como dipastikan finis di urutan ke-10 klasemen akhir sebuah pencapaian yang bagus bagi tim promosi. Tim besutan Cesc Fabregas itu menutup musim dengan koleksi 49 poin, unggul lima poin dari Torino dan Udinese yang baru memainkan laga pekan pemungkas Liga Italia sehari berselang.</p>
<p>Kemenangan Inter atas Como dihasilkan gol-gol yang dicetak Stefan de Vrij dan Joaquin Correa setelah tuan rumah tampil dominan lewat 61 persen penguasaan bola dan 18 percobaan tembakan.</p>
<p>Inter langsung mengambil inisiatif menyerang ketika laga dimulai dan menciptakan peluang lewat tendangan Matteo Darmian yang masih membentur lini pertahan Como.</p>
<p>Situasi sepak pojok pada menit ke-12 yang berakhir dengan gol sundulan De Vrij ke gawang Como sempat melambungkan harapan Inter, sebab pada saat bersamaan Napoli masih bermain nirgol kontra Cagliari.</p>
<p>Sayangnya, harapan itu meredup lantaran di Napoli tuan rumah memimpin lewat gol akrobatik Scott McTominay.</p>
<p>Sementara itu, Como berusaha memberi perlawanan dan menciptakan peluang lewat Nico Paz serta Ivan Smolcic, yang sayangnya belum membuahkan hasil.</p>
<p>Como bahkan harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-45 karena kiper Pepe Reina harus diganjar kartu merah langsung oleh wasit setelah melalui tinjauan VAR karena melanggar Mehdi Taremi. Tentu ini bukanlah laga perpisahan yang diinginkan oleh Pepe Reina setelah beberapa waktu lalu mengumumkan untuk pensiun.</p>
<p>Enam menit babak kedua berjalan, Inter menggandakan keunggulan mereka lewat aksi individu Correa yang berakhir dengan gol ke gawang Como. Namun, pada saat bersamaan mantan pemain Inter Romelu Lukaku juga menggandakan keunggulan Napoli atas Cagliari.</p>
<p>Skor 2-0 untuk kemenangan Inter bertahan hingga bubaran di Como, demikian juga kedudukan identik bagi Napoli atas Cagliari, memaksa Nerazzurri mengikhlaskan gelar juara bagi I Partenopei.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/tundukkan-como-inter-tetap-gagal-rebut-scudetto-ke-21/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inter Singkirkan Barcelona dan Melaju ke Final Liga Champions</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/inter-singkirkan-barcelona-dan-melaju-ke-final-liga-champions/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/inter-singkirkan-barcelona-dan-melaju-ke-final-liga-champions/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 May 2025 23:25:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Barcelona]]></category>
		<category><![CDATA[Inter Milan]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Champions]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=27458</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Inter Milan melaju ke final Liga Champions setelah menang 4-3 atas tamunya Barcelona dalam laga&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakart</strong>a &#8211; Inter Milan melaju ke final Liga Champions setelah menang 4-3 atas tamunya Barcelona dalam laga leg kedua semifinal di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Rabu (7/5/2025) dini hari WIB.</p>
<p>Pada pertandingan ini, Davide Frattesi menjadi pahlawan kemenangan <em>Nerazzurri</em> lewat gol penentu kemenangannya pada menit ke-99. Hasil itu sekaligus membuat Inter unggul agregat 7-6.</p>
<p>Inter tampil impresif sejak awal. Mereka membuka keunggulan di menit ke-22 saat permainan <em>pressing</em> tinggi mereka membuahkan hasil. Denzel Dumfries merebut bola dan mengirim umpan matang ke Lautaro Martinez yang hanya perlu menaklukkan kiper Wojciech Szczesny. 1-0 untuk Inter.</p>
<p>Menjelang turun minum, wasit Szymon Marciniak menghadiahi penalti untuk Inter setelah Pau Cubarsi dianggap melanggar Martinez. Algojo Inter Hakan Calhanoglu menjalankan tugasnya dengan sempurna, sepakannya menembus gawang Barca untuk membawa Inter unggul 2-0 yang bertahan sampai babak pertama usai.</p>
<p>Barcelona memperlihatkan karakter gigihnya pada awal babak kedua. Eric Garcia mencetak gol balasan pada menit ke-54 lewat sepakan voli indah memanfaatkan umpan Gerard Martin. Skor berubah menjadi 2-1 masih untuk keunggulan Inter.</p>
<p>Tim Katalan itu berhasil menyamakan kedudukan enam menit berselang, atau tepatnya menit ke-60. Martin kembali menjadi kreator melalui umpannya yang disundul masuk oleh Dani Olmo. Skor kini berubah menjadi imbang 2-2</p>
<p>Tekanan terus dilancarkan tim asuhan Xavi Hernandez. Mereka sempat mendapat penalti saat Lamine Yamal dilanggar Henrikh Mkhitaryan, namun VAR membatalkan keputusan itu karena pelanggaran terjadi di luar kotak terlarang.</p>
<p>Menjelang waktu normal usai, Barcelona justru mampu membalikkan keadaan. Pada menit ke-87, Raphinha menyambar bola pantul hasil tembakannya sendiri untuk menembus gawang kiper Yann Sommer. 3-2 untuk keunggulan <em>Blaugrana</em>.</p>
<p>Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Inter melancarkan serangan balik cepat pada menit ke-90+3, dan Denzel Dumfries menyodorkan umpan yang dimaksimalkan Francesco Acerbi untuk menyamakan skor jadi 3-3.</p>
<p>Skor akhir waktu normal 3-3, dan agregat 6-6, membuat pertandingan harus dilanjutkan dengan perpanjangan waktu.</p>
<p>Pada menit ke-99, Marcus Thuram melakukan aksi brilian di sisi kanan dan mengirim bola kepada Frattesi. Sang gelandang memainkan umpan satu-dua dengan Mehdi Taremi sebelum menaklukkan Szczesny dengan tembakan mendatar ke tiang jauh. 4-3 untuk keunggulan Inter.</p>
<p>Barcelona mencoba membalas, pemain pengganti Robert Lewandowski menyambar umpan kiriman Lamine Yamal, tetapi bola masih melayang. Keunggulan 4-3 untuk Inter pun bertahan, sekaligus membawa mereka ke partai puncak.</p>
<p>Pada final, Inter akan berhadapan dengan pemenang antara PSG melawan Arsenal. PSG menggenggam keunggulan 1-0 atas The Gunners.</p>
<p>Daftar pemain:<br />
Inter Milan: Yann Sommer, Yann Bisseck, Francesco Acerbi, Alessandro Bastoni, Denzel Dumfries, Nicolo Barella, Hakan Calhanoglu, Henrikh Mkhitaryan, F Dimarco, Lautaro Martinez, Marcus Thuram</p>
<p>​​​​​​​Pelatih: Simone Inzaghi</p>
<p>Barcelona: Wojciech Szcesny, Eric Garcia, Pau Cubarsi, Inigo Martinez, Gerard Martin, Frenkie De Jong, Pedri, Lamine Yamal, Dani Olmo, Raphinha, Ferran Torres</p>
<p>​​​​​​​Pelatih: Hansi Flick</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/inter-singkirkan-barcelona-dan-melaju-ke-final-liga-champions/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
