<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>HPN &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/hpn/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Fri, 31 Jan 2025 16:02:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>HPN &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Road to HPN 2025, Literasi Jadi Kunci Pencegahan Pinjol Ilegal dan Judol</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/road-to-hpn-2025-literasi-jadi-kunci-pencegahan-pinjol-ilegal-dan-judol/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/road-to-hpn-2025-literasi-jadi-kunci-pencegahan-pinjol-ilegal-dan-judol/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Jan 2025 16:02:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Pers Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[HPN]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[PWI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=23393</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Road to HPN 2025 menggelar Seminar Nasional &#8220;Peran Media dalam Pencegahan Pinjol dan Judol&#8221; dengan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Road to HPN 2025 menggelar Seminar Nasional &#8220;Peran Media dalam Pencegahan Pinjol dan Judol&#8221; dengan menghadirkan empat narasumber dari Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK), LKBPH PWI Pusat, dan Dekan Fakultas Hukum dan Dekan Fakultas Fikom Universitas Sahid Jakarta.</p>
<p>Road to HPN menuju Puncak Acara Hari Pers Nasional (HPN) di Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada 9 Februari 2025.</p>
<p>Kepala Departemen Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Rudy Agus Purnomo Raharjo menyatakan pinjaman online ilegal sangat berbahaya bagi masyarakat.</p>
<p>Rudy dalam paparannya pada acara Seminar Nasional &#8220;Peran Media dalam Pencegahan Pinjol dan Judol&#8221; kerja sama PWI Pusat dan Universitas Sahid Jakarta Selatan merinci pinjol ilegal itu menjerat nasabah dengan bunga tinggi.</p>
<p>Belum lagi seluruh data handphone nasabah pinjol ilegal bisa tersedot dan tersebar ke hal layak. Serta perilaku penagih pinjol ilegal ini tidak beretika.</p>
<p>OJK telah memberangus 2.900 pinjol ilegal, menutup 228 rekening dan 1.400 WhatsApp. Namun OJK belum bisa memberantas habis pinjol ilegal dengan alasan suplai and demand di masyarakat.</p>
<p>&#8220;Satu ditutup yang lain timbul karena ada suplai and demand. Faktor ekonomi juga berpengaruh sehingga kenapa pinjol ilegal itu marak,&#8221; ujar Rudy Agus Purnomo Raharjo pada Seminar Nasional Road to HPN 2025 di Universitas Sahid Kampus Soepomo, Jakarta Selatan, Jumat (31/1/2025).</p>
<p>Rudy Agus Purnomo menambahkan faktor edukasi masyarakat yang masih rendah menjadi faktor. Ia mengeluarkan data tingkat literasi 65 persen tapi inklusi 75 persen. &#8220;Tafsirnya masyarakat membeli produk dan layanan tapi tingkat literasi rendah,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ketua LKBPH PWI Pusat HM Untung Kurniadi mengatakan masyarakat banyak terjerat pinjol ilegal karena kemudahan persyaratan dan cepat cair. Untung menyebutkan ada yang hanya menunggu satu jam, pinjaman itu sudah bisa cair dengan syarat yang tidak ribet. Korban pinjol terbanyak adalah ibu-ibu dan guru karena banyak tunggangan.</p>
<p>Bukan hanya itu, wartawan pun banyak terjerat pinjol ilegal. Untung menceritakan pengalaman saat dampingi wartawan terjerat pinjol ilegal untuk lapor polisi.</p>
<p>Dasar yang dipegang, kata Untung adalah pernyataan Mahfud MD yang menyebutkan hutang pinjol ilegal tak perlu dibayar.</p>
<p>Namun laporan polisi itu tidak diterima dengan alasan masuk dalam kategori pelanggaran perdata.<br />
&#8220;Jadi sebenarnya hutang pinjol itu bisa enggak dibayar kah? Tolong nanti Dekan Hukum Usahid menjelaskan,&#8221; ujar HM Untung Kurniadi.</p>
<p>Dekan Fakultas Hukum Usahid<br />
Dr Yuherman SH, MH langsung merespon. Ia mengatakan hutang pinjol ilegal itu secara norma tetap harus dibayar. Akan tetapi, tagihan hutang pinjol ilegal itu tidak bisa dibayar melalui pengadilan. Karena itu sama saja dengan hutang judi online yang tidak bisa dibayar melalui pengadilan.</p>
<p>&#8220;Pengadilan hanya menyoroti perilaku judi dengan pasal 303, tapi hutang judinya tidak bisa dibawa ke pengadilan,&#8221; ujar Dr Yuherman SH, MH.</p>
<p>Dekan Fikom Universitas Sahid Jakarta Dr Mirza Ronda, M Si mengatakan peran media sangat penting dalam mencegah pinjol ilegal dan judol.</p>
<p>Media harus terus mengawal sampai akhir sehingga informasi itu bisa sampai ke masyarakat.</p>
<p>Mirza mencontohkan kesuksesan media dalam mengawal isu pagar laut di Tangerang. Media terus mengikuti dan mengkonfirmasi pihak terkait sehingga semua terbongkar.</p>
<p>&#8220;Kalau kasus judi online yang kemarin sudah melibatkan Komdigi itu harusnya terus dikawal sampai persidangan. Sehingga isu itu menjadi top of mind. Itu peran media,&#8221; ujar Mirza Ronda.</p>
<p>Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun mengatakan pinjol ilegal dan judol bukan hanya marak di Indonesia. Masyarakat Singapura, kata Hendry pun banyak yang terjerumus dalam judi online. Korbannya pun sama kebanyakan dari kaum ibu.</p>
<p>&#8220;Di Indonesia besar karena kita ini kebanyakan masyarakat pemimpi. Padahal kalau mau banyak uang kerja keras,&#8221; ujar Hendry Ch Bangun.</p>
<p>Rektor Universitas Sahid Jakarta, Prof. Dr. Ir Giyatmi dalam sambutannya mengatakan media punya peran penting dan menjadi garda terdepan dalam mencegah pinjol ilegal dan judol di tengah masyarakat. Dirinya berharap seminar nasional ini bisa berlanjut dengan membuat riset sederhana terkait faktor yang menyebabkan masyarakat terjerat pinjol ilegal dan judol.</p>
<p>&#8220;Kami berharap seminar ini dapat menggali peran media dalam pencegahan pinjol ilegaldan judol,&#8221; ujar Prof Dr. Ir Giyatmi. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/road-to-hpn-2025-literasi-jadi-kunci-pencegahan-pinjol-ilegal-dan-judol/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketum PWI Pusat Dukung Program Ketahanan Pangan Lewat HPN 2025 di Kalsel</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/ketum-pwi-pusat-dukung-program-ketahanan-pangan-lewat-hpn-2025-di-kalsel/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/ketum-pwi-pusat-dukung-program-ketahanan-pangan-lewat-hpn-2025-di-kalsel/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jan 2025 06:30:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Hendry Ch Bangun]]></category>
		<category><![CDATA[HPN]]></category>
		<category><![CDATA[Kalsel]]></category>
		<category><![CDATA[PWI Pusat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=22591</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun menyatakan PWI mendukung program ketahanan pangan Pemerintahan Prabowo&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun menyatakan PWI mendukung program ketahanan pangan Pemerintahan Prabowo melalui kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).</p>
<p>&#8220;(Dukungan PWI&#8211;Red) Ini tercermin dari kegiatan HPN 2025 yang telah disepakati antara Panitia Pelaksana (Panpel) HPN Pusat dan Daerah,&#8221;ujar Ketua Umum (Ketum) PWI Pusat Hendry Ch Bangun pada Rapat Persiapan HPN 2025 di Jakarta, Senin (13/1). Rapat dipimpin Ketua Panpel HPN 2025 Pusat, Raja Pane.</p>
<p>Rapat juga mendengarkan laporan kegiatan &#8220;soft launching&#8221; HPN 2025 di Banjarmasin, Jumat (10/1/2025) lalu. Kegiatan itu ditandai penyerahan foto logo dan maskot HPN 2025 dari Ketum PWI Pusat Hendry Ch Bangun kepada Sekdaprov Kalsel Dr Roy Rizali Anwar ST MT.</p>
<p>Sektor pertanian adalah salah satu mesin pertumbuhan ekonomi Kalsel. Saat ini, Kalsel bersama Kementerian Pertanian tengah menyiapkan lahan pertanian sekitar 500 ribu hektar untuk mendukung program swasembada pangan&#8212; Program unggulan Presiden Prabowo. Ini juga program prioritas Pemprov Kalsel menuju daerah lumbung pangan di Kalimantan. HPN 2025 diharapkan dapat berkontribusi positif dalam menyukseskan program pemerintah tersebut.</p>
<p>Ketua Panpel Pusat HPN 2025 Pusat, Raja Pane menyatakan sejumlah program sudah disepakati akan mengisi kegiatan HPN 2025. Di antaranya seminar &#8220;Pers Mendorong Terwujudnya Ketahanan Pangan Nusantara&#8221; yang dijadwalkan akan melibatkan semua pemangku kepentingan di sektor pertanian, mulai dari Menko Pangan Zulfikli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Nasution, Gubernur Kalsel H Muhidin, akademisi dari Universitas Lumbung Mangkurat hingga Kelompok Tani Andalan di Kalsel.</p>
<p>Ketua PWI Pusat Hendry Ch Bangun menegaskan PWI mendukung program pemerintah bukan untuk &#8220;menjilat&#8221;. Ini untuk menjaga kedaulatan negara. Ini untuk menegaskan kembali bahwasanya ideologi PWI adalah Merah Putih. NKRI. Sesuai spirit Kongres PWI pertama di Surakarta tahun 1946 lalu.</p>
<p>&#8220;Oleh karena itu, selain memberikan dukungan positif, PWI tetap akan bersikap kritis dan melakukan kontrol sosial,&#8221;ujar Hendry Bangun.</p>
<p>Setelah menghadiri &#8220;soft launching&#8221; HPN 2025 di Banjarmasin dan melihat langsung dukungan Pemprov Kalsel, Ketum PWI Pusat Hendry Ch Bangun menyatakan bersyukur. Kalsel, tambahnya, memang pantas jadi tuan rumah HPN 2025. Persiapannya luar biasa. &#8220;Ini keputusan yang tepat,&#8221;katanya.</p>
<p>Hendry Bangun meminta Panpel HPN 2025 Pusat memanfaatkan sisa waktu jelang peringatan HPN 2025 secara optimal. Presiden Prabowo diharapkan hadir dalam acara puncak HPN 2025 yang mengambil tema &#8220;Pers Mengawal Ketahanan Pangan untuk Kemandirian Bangsa&#8221;.</p>
<p>HPN 2025 juga memiliki sejumlah program lainnya, baik yang didedikasikan untuk kemajuan pers nasional maupun pembangunan Indonesia. Seperti seminar nasional bertajuk &#8220;Ekonomi Pancasila Prabowonomics&#8221;.</p>
<p>Setiap tahun, peringatan HPN dilaksanakan pada 9 Februari, yakni hari kelahiran PWI. Terkait HPN 2025, peringatan HPN-nya akan disesuaikan dengan dinamika yang ada.</p>
<p>&#8220;Tapi tanggal berapa pun diadakan, HPN adalah PWI. PWI adalah HPN sesuai Keppres tahun 1985,&#8221;demikian penegasan Ketum PWI Pusat Hendry Ch Bangun. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/ketum-pwi-pusat-dukung-program-ketahanan-pangan-lewat-hpn-2025-di-kalsel/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
