<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gunung Marapi &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/gunung-marapi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Sat, 17 May 2025 04:37:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.3</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Gunung Marapi &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gunung Marapi Erupsi Dua Kali, Kolom Abu Capai 1.000 Meter</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/gunung-marapi-erupsi-dua-kali-kolom-abu-capai-1-000-meter/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/gunung-marapi-erupsi-dua-kali-kolom-abu-capai-1-000-meter/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 May 2025 04:37:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=27931</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Gunung Marapi di Sumatera Barat mengalami erupsi dua kali dalam waktu berdekatan dengan tinggi letusan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Gunung Marapi di Sumatera Barat mengalami erupsi dua kali dalam waktu berdekatan dengan tinggi letusan mencapai 1.000 meter dan 700 meter dari puncak gunung berapi itu, Sabtu (17/5/2025).</p>
<p>Warga di sekitar gunung itu, mengaku mendengar dentuman yang cukup keras dalam peristiwa tersebut.</p>
<p>&#8220;Dentuman terdengar keras, rumah kami bergoyang. Kami langsung keluar rumah dan melihat jelas letusan dengan asap pekat di puncak Gunung Marapi,&#8221; kata seorang warga Kecamatan Ampek Angkek, Agam Widia (35).</p>
<p>Kepulan asap letusan terlihat jelas dari Kota Padang Panjang, Kabupaten Agam wilayah timur dan Kota Bukittinggi.</p>
<p>Petugas Pengamat Gunung Api (PGA) di Bukittinggi Ahmad Rifandi menyebutkan letusan terjadi pada jam 09.47 WIB dan 09.54 WIB dengan intensitas abu teramati tebal condong ke arah timur laut dan utara.</p>
<p>Erupsi pertama pada pukul 09.47 WIB dengan tinggi kolom abu teramati 1.000 meter di atas puncak gunung itu (3.891 meter di atas permukaan laut). Erupsi kedua pada pukul 09.54 WIB dengan ketinggian 700 meter.</p>
<p>&#8220;Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara dan timur laut,&#8221; katanya.</p>
<p>Erupsi pertama terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30,4 mm dan durasi sementara ini sekitar 51 detik. PGA mengungkap erupsi masih berlangsung saat laporan dibuat.</p>
<p>Erupsi kedua terekam di seismogram dengan amplitudo 7,4 mm dengan durasi 1 menit 15 detik.</p>
<p>Saat ini, aktivitas vulkanik Gunung Marapi berada pada status level II (waspada) dengan rekomendasi masyarakat di sekitar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek).</p>
<p>&#8220;Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah, bantaran atau aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Marapi agar tetap mewaspadai potensi atau ancaman bahaya lahar atau banjir lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan,&#8221; kata Ahmad Rifandi.</p>
<p>Dalam catatan PGA, letusan ini menjadi yang ke-442 sejak erupsi utama pada Desember 2023 sekaligus ke-11 pada Mei 2025 serta 6.499 kali embusan hingga hari ini.</p>
<p>Ia mengatakan jika terjadi hujan abu maka masyarakat harus menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk mencegah gangguan kesehatan.</p>
<p>Ia juga meminta masyarakat menjaga suasana kondusif, tidak menyebarkan hoaks, dan tidak terpancing isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait dengan aktivitas vulkanik gunung tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/gunung-marapi-erupsi-dua-kali-kolom-abu-capai-1-000-meter/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gunung Marapi Erupsi, Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 800 Meter</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/gunung-marapi-erupsi-lontarkan-abu-vulkanik-setinggi-800-meter/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/gunung-marapi-erupsi-lontarkan-abu-vulkanik-setinggi-800-meter/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Apr 2025 06:30:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Marapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=26426</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Padang &#8211; Pos Gunung Api (PGA) Gunung Marapi melaporkan erupsi Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Media Analis Indonesia, Padang &#8211;</p>
<p>Pos Gunung Api (PGA) Gunung Marapi melaporkan erupsi Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat melontarkan abu vulkanik setinggi 800 meter di atas puncak gunung api tersebut.</p>
<p>&#8220;Tinggi kolom abu dari erupsi Gunung Marapi pukul 11:37 WIB sekitar 800 meter di atas puncak gunung,&#8221; kata petugas PGA Gunung Marapi Teguh di Padang, Rabu.</p>
<p>Berdasarkan laporan PGA setempat kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30,1 milimeter serta berdurasi sekitar 52 detik.</p>
<p>Merujuk data PGA setidaknya terjadi sembilan kali letusan Gunung Marapi rentang 1 hingga 16 April 2025. Pada 2, 3 dan 7 April 2025 PGA mencatat gunung api 2.891 meter di atas permukaan laut (MDPL) itu mengalami erupsi sebanyak dua kali.</p>
<p>Laporan yang sama menunjukkan tinggi kolom abu vulkanik juga bervariatif antara 350 meter hingga 1.500 meter di atas permukaan gunung. Kemudian tiga kejadian letusan yakni pada 1, 7 dan 9 April ketinggian kolom abu tidak terpantau karena tertutup awan. PGA Gunung Marapi juga mencatat di periode yang sama terjadi 121 kali aktivitas berupa gempa hembusan serta delapan kali gempa letusan.</p>
<p>Saat ini Gunung Marapi berada pada status Level II (Waspada). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) juga telah mengeluarkan sejumlah rekomendasi di antaranya masyarakat, pendaki, atau pengunjung, diminta tidak memasuki atau berkegiatan di dalam wilayah radius tiga kilometer dari pusat erupsi (Kawah Verbeek) Gunung Marapi.</p>
<p>Rekomendasi selanjutnya ialah mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar lembah, aliran atau bantaran sungai-sungai yang airnya berhulu di puncak Gunung Marapi untuk selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya banjir lahar hujan yang dapat terjadi, terutama saat musim hujan.</p>
<p>Kemudian, jika terjadi hujan abu masyarakat diimbau menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (Ispa).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/gunung-marapi-erupsi-lontarkan-abu-vulkanik-setinggi-800-meter/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Erupsi Gunung Marapi Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/erupsi-gunung-marapi-lontarkan-abu-vulkanik-setinggi-1-000-meter/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/erupsi-gunung-marapi-lontarkan-abu-vulkanik-setinggi-1-000-meter/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Mar 2025 23:44:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Marapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=25411</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Padang &#8211; Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar)&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Padang</strong> &#8211; Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali erupsi pada Kamis (20/3/2025) dini hari pukul 02.29 WIB dan melontarkan abu vulkanik setinggi 1.000 meter.</p>
<p>&#8220;Terjadi erupsi Gunung Marapi pukul 02.29 WIB dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak,&#8221; kata petugas Pos Gunung Api, Gunung Marapi Teguh di Padang, Kamis (20/3/2025).</p>
<p>Berdasarkan laporan PGA Gunung Marapi kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah selatan. Erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum milimeter serta berdurasi sekitar 54 detik.</p>
<p>Saat ini, aktivitas vulkanik Gunung Marapi berada pada status level II (waspada). PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi di antaranya masyarakat, pendaki, atau pengunjung diminta tidak memasuki atau berkegiatan di dalam wilayah radius 3 kilometer dari pusat erupsi (Kawah Verbeek) Gunung Marapi.</p>
<p>Selain itu, PVMBG mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar lembah, aliran atau bantaran sungai-sungai yang airnya berhulu di puncak Gunung Marapi, selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya banjir lahar hujan yang dapat terjadi, terutama saat musim hujan.</p>
<p>Kemudian jika terjadi hujan abu masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut guna menghindari gangguan saluran pernapasan akut (ISPA). PVMBG juga meminta semua pihak menjaga suasana yang kondusif di masyarakat dengan tidak menyebarkan narasi bohong (hoaks), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/erupsi-gunung-marapi-lontarkan-abu-vulkanik-setinggi-1-000-meter/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Minggu Pagi, Gunung Marapi Kembali Erupsi</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/minggu-pagi-gunung-marapi-kembali-erupsi/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/minggu-pagi-gunung-marapi-kembali-erupsi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Mar 2025 02:22:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Marapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=25243</guid>

					<description><![CDATA[ Media Analis Indonesia, Padang &#8211; Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Gunung Marapi mencatat erupsi gunung yang berada di Kabupaten Agam&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong> Media Analis Indonesia, Padang</strong> &#8211; Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Gunung Marapi mencatat erupsi gunung yang berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) tersebut berdurasi sekitar 45 detik.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Terjadi erupsi Gunung Marapi pada 16 Maret 2025 pukul 07.00 WIB dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 800 meter di atas puncak,&#8221; kata Petugas PGA Gunung Marapi Teguh di Padang, Minggu. (16/3/2025).</p>
<p dir="ltr">Berdasarkan catatan PGA Gunung Api setempat kolom abu akibat letusan teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara. Erupsi tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 30,4 milimeter serta berdurasi sekitar 45 detik.</p>
<p dir="ltr">Sementara itu salah seorang warga Nagari Canduang, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Noviardi mengatakan letusan gunung api 2.891 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut sempat membuat warga khawatir.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Warga di tempat tinggal saya sempat keluar rumah, karena dentuman letusan kali ini lumayan keras dari kejadian sebelumnya,&#8221; kata Noviardi.</p>
<p>Saat ini, aktivitas vulkanik Gunung Marapi berada pada status Level II (Waspada). PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi antara lain masyarakat, pendaki, atau pengunjung, diminta tidak memasuki atau berkegiatan di dalam wilayah radius 3 kilometer dari pusat erupsi (Kawah Verbeek) Gunung Marapi.</p>
<p>Selain itu PVMBG mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar lembah, aliran atau bantaran sungai-sungai yang airnya berhulu di puncak Gunung Marapi, selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya banjir lahar hujan yang dapat terjadi, terutama saat musim hujan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/minggu-pagi-gunung-marapi-kembali-erupsi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Banjir Lahar Dingin Terjang Kecamatan Ampek Angkek di Kabupaten Agam</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/banjir-lahar-dingin-terjang-kecamatan-ampek-angkek-di-kabupaten-agam/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/banjir-lahar-dingin-terjang-kecamatan-ampek-angkek-di-kabupaten-agam/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 May 2024 13:40:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Lahar Dingin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=8607</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Lubuk Basung &#8211; Sebanyak 254 warga Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat terdampak banjir lahar dingin&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Lubuk Basung &#8211; </strong>Sebanyak 254 warga Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat terdampak banjir lahar dingin yang terjadi Sabtu malam (11/5/2024) dan belasan rumah dilaporkan rusak berat.</p>
<p>Camat Ampek Angkek, Rahmat Fajri, Senin, mengatakan banjir bandang yang melanda Desa Sungai Pua dan Bukik Batabuah berdampak kepada aliran Sungai Batang Aia Katiak yang melewati daerah di Ampek Angkek.</p>
<p>&#8220;Aliran Batang Katiak ini melewati lima desa kecil di Kecamatan Ampek Angkek, yaitu Ampang Gadang, Batu Taba, Balai Gurah, Biaro Gadang dan Lambah,&#8221; katanya.</p>
<p>Aliran banjir lahar dingin yang berhulu ke Gunung Marapi itu mengakibatkan delapan unit rumah di Batu Taba dan enam unit rumah di Nagari Balai Gurah mengalami rusak berat.</p>
<p>&#8220;Warga yang terdampak sebanyak 40 orang di Ampang Gadang, 154 orang di Batu Taba dan 60 orang di Balai Gurah. Total ada 254 orang warga Ampek Angkek yang terdampak,&#8221; kata Rahmat Fajri.</p>
<p>Kecamatan Ampek Angkek berada persis di bagian utara atau daerah lebih rendah bersebelahan dengan Kecamatan Canduang yang menjadi daerah terparah dampak bencana banjir bandang.</p>
<p>Warga yang rumahnya rusak berat, dievakuasi ke fasilitas umum dan rumah sanak saudara. Sebagian lainnya memilih mengungsi ke rumah ibadah.</p>
<p>&#8220;Kami bergotong royong membersihkan rumah dan aliran sungai kami memilih mengungsi ke masjid agar aman,&#8221; kata salah seorang warga, Rizal.</p>
<p>Rizal mengaku trauma dengan banjir bandang yang terjadi. Rumahnya tidak bisa ditempati dengan dua kendaraan rusak berat diterjang banjir.</p>
<p>&#8220;Hancur semuanya, bukan seperti pemukiman warga lagi di sini. Banyak kendaraan rusak dan sawah pertanian semua dilibas banjir,&#8221; kata dia. (*/red/ant)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/banjir-lahar-dingin-terjang-kecamatan-ampek-angkek-di-kabupaten-agam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bandara Minangkabau Ditutup Sementara Akibat Erupsi</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/bandara-minangkabau-ditutup-sementara-akibat-erupsi/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/bandara-minangkabau-ditutup-sementara-akibat-erupsi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Mar 2024 06:00:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Bandara Internasiinal Minangkabau]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Marapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=6214</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Padang &#8211; Kantor Otoritas Bandara Wilayah VI menutup sementara operasional Bandara Internasional Minangkabau (BIM) akibat terdampak sebaran&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Padang</strong> &#8211; Kantor Otoritas Bandara Wilayah VI menutup sementara operasional Bandara Internasional Minangkabau (BIM) akibat terdampak sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Marapi di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat.</p>
<p>&#8220;Ya betul. otoritas bandara menutup operasional BIM terhitung pukul 10.30 WIB hingga 14.00 WIB,&#8221; kata Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah VI Megi H. Helmiadi di Padang, Kamis (28/3/2024).</p>
<p>Megi mengatakan penutupan sementara tersebut untuk mengantisipasi berbagai hal terutama yang menyangkut aspek keselamatan penerbangan dari dan ke bandara itu.</p>
<p>Kebijakan penutupan bandara yang berada di Kabupaten Padang Pariaman tersebut merujuk kepada hasil pengamatan sebaran abu vulkanik Gunung Marapi, serta Notice To Airmen (Notam) atau semacam pemberitahuan bernomor B0536/24 NOTAMR B0535/24.</p>
<p>Langkah penutupan BIM tersebut dilakukan dengan pertimbangan aspek keselamatan para penumpang pesawat terbang. Sebab, jika penerbangan tetap dilakukan maka abu vulkanik berpotensi masuk ke dalam kabin pesawat.</p>
<p>Kemudian dampak buruk lainnya yaitu abu vulkanik dapat menyumbat sistem pemantau kecepatan udara yang merupakan bagian penting ketika terbang dan mendarat. Selanjutnya, dapat mengganggu navigasi dan sistem elektronik lainnya.</p>
<p>Tidak hanya itu, sebaran abu vulkanik juga menyebabkan landasan menjadi licin sehingga membahayakan aktivitas lepas landas maupun saat pesawat akan mendarat. Terakhir, abu vulkanik bisa merusak fungsi mesin (turbine compressor) pada pesawat sehingga mengurangi efisiensi.</p>
<p>Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyampaikan aktivitas Marapi dari pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB teramati asap kawah bertekanan sedang hingga kuat berwarna putih dan kelabu, dengan intensitas sedang hingga tebal serta tinggi 400-1000 meter di atas puncak kawah. Selain itu PVMBG juga mencatat letusan dengan tinggi 1000 meter dengan warna asap kelabu.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/bandara-minangkabau-ditutup-sementara-akibat-erupsi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
