<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gunung Dukono &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/gunung-dukono/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Jul 2025 06:27:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Gunung Dukono &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gunung Dukono Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/gunung-dukono-erupsi-semburkan-abu-vulkanik-setinggi-1-500-meter/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/gunung-dukono-erupsi-semburkan-abu-vulkanik-setinggi-1-500-meter/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2025 06:30:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Dukono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=29789</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Ternate &#8211; Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, melaporkan Gunung Dukono&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Ternate</strong> &#8211; Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, melaporkan Gunung Dukono pada Jumat (4/7/2025) sekitar pukul 06.30 WIT menyemburkan abu vulkanik setinggi 1.500 meter di atas puncak gunung.</p>
<p>&#8220;Iya, erupsi dengan kolom abu yang teramati setinggi 1.500 meter,&#8221; kata petugas PGA Dukono, Bambang Sugiono dalam keterangan yang diterima di Ternate, Jumat (4/7/2025).</p>
<p>Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara (Malut), kembali mengalami erupsi dan menyemburkan abu vulkanik setinggi sekitar 1,1 kilometer di atas puncak.</p>
<p>Erupsi Gunung Dukono dengan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur.</p>
<p>Dia menjelaskan erupsi gunung api setinggi 1.087 meter dari permukaan laut itu terekam pada seismogram dengan amplitudo maximum 33 mm dan durasi 62.67 detik.</p>
<p>&#8220;Saat ini kondisi Gunung Dukono masih berada pada Status Level II atau Waspada,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Oleh karena itu, lanjut dia, masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung maupun wisatawan diimbau agar tidak beraktivitas mendaki, dan mendekati kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 kilometer.</p>
<p>&#8220;Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap,&#8221; kata Bambang.</p>
<p>Dia meminta kepada masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/gunung-dukono-erupsi-semburkan-abu-vulkanik-setinggi-1-500-meter/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gunung Dukono Kembali Erupsi dan Keluarkan Abu Setinggi 4.600 Meter</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/gunung-dukono-kembali-erupsi-dan-keluarkan-abu-setinggi-4-600-meter/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/gunung-dukono-kembali-erupsi-dan-keluarkan-abu-setinggi-4-600-meter/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Nov 2024 04:55:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Dukono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=20120</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Pos Pengamatan Gunung Api Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, pada Selasa (26/11/2024) &#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Pos Pengamatan Gunung Api Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, pada Selasa (26/11/2024)  pagi pukul 09:43 Waktu Indonesia Timur (WIT) kembali erupsi dengan mengeluarkan abu setinggi 4.600 meter di atas puncak gunung.</p>
<p>&#8220;Iya erupsi dengan mengeluarkan abu setinggi kurang lebih 4.600 meter dan teramati berwarna putih hingga kelabu, dengan intensitas tebal condong ke arah barat laut,&#8221; kata petugas Pos Pengamanatan Gunung Dukono Bambang Sugiono dalam keterangan tertulis yang dipantau dari Ternate, Selasa.</p>
<p>Erupsi Gunung Dukono berhasil terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 34 dan durasi 914.11 detik dari Pos Pengamatan Gunung Dukono yang berada di Desa Mamuya, Kecamatan Galela.</p>
<p>Dia mengatakan erupsi gunung api setinggi 1.087 meter dari permukaan laut itu masih berlangsung saat laporan sedang dibuat. &#8220;Saat ini Gunung Dukono masih berada pada Status Level II atau Waspada,&#8221; ujarnya</p>
<p>Oleh karena itu masyarakat atau pengunjung maupun wisatawan diminta untuk tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah gunung.</p>
<p>&#8220;Mereka dilarang atau mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius tiga kilometer,&#8221; harapnya.</p>
<p>Dia menjelaskan saat ini letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin.</p>
<p>Dia berharap kepada masyarakat yang berada di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker dan kacamata untuk digunakan pada saat melakukan aktivitas di luar rumah, guna menghindari paparan bahaya abu vulkanik.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/gunung-dukono-kembali-erupsi-dan-keluarkan-abu-setinggi-4-600-meter/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gunung Dukono Kembali Erupsi dan Lontarkan Abu Setinggi 1.000 Meter</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/gunung-dukono-kembali-erupsi-dan-lontarkan-abu-setinggi-1-000-meter/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/gunung-dukono-kembali-erupsi-dan-lontarkan-abu-setinggi-1-000-meter/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Nov 2024 04:51:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Dukono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=20049</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Ternate &#8211; Pos pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Senin sekitar pukul&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Ternate</strong> &#8211; Pos pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Senin sekitar pukul 06.06 WIT melaporkan bahwa Gunung Dukono kembali erupsi dengan melontarkan kolom abu setinggi 1.000 meter di atas puncak gunung.</p>
<p>&#8220;Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah Barat Laut,&#8221; kata petugas Pos PGA Dukono di Halut, Bambang Sugiono dalam keterangan tertulis yang dipantau dari Ternate, Senin (25/11/2024) pagi.</p>
<p>Erupsi Gunung Dukono ini berhasil terekam pada seismogram dengan amplitudo maximum 20 mm dan durasi 240.44 detik dari Pos PGA Dukono yang berada di Desa Mamuya, Kecamatan Galela.</p>
<p>Dia mengatakan saat erupsi juga ada kilatan petir yang terlihat dan suara gemuruh terdengar lemah hingga ke Pos PGA Dukono.</p>
<p>Oleh karena itu, masyarakat atau pengunjung maupun wisatawan diminta untuk tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah gunung.</p>
<p>&#8220;Mereka dilarang mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 3 kilometer,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Hingga saat ini kondisi Gunung Api setinggi 1.087 meter dari permukaan laut itu masih berada di status Level II atau Waspada.</p>
<p>&#8220;Saat ini letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area yang dilanda abu tidak tetap,&#8221; katanya.</p>
<p>Dia meminta masyarakat yang berada di sekitar Gunung Api Dukono untuk selalu menyediakan masker dan kacamata untuk digunakan pada saat melakukan aktivitas di luar rumah guna menghindari paparan bahaya abu vulkanik.</p>
<p>Sebelumnya, Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, melaporkan pada Ahad (24/11) sekitar pukul 14.24 WIT, gunung api itu mengeluarkan kolom abu setinggi 3.000 meter di atas puncak sekitar 4.087 meter.</p>
<p>Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut.*</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/gunung-dukono-kembali-erupsi-dan-lontarkan-abu-setinggi-1-000-meter/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gunung Dukono Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 1,6 Kilometer</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/gunung-dukono-lontarkan-abu-vulkanik-setinggi-16-kilometer/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/gunung-dukono-lontarkan-abu-vulkanik-setinggi-16-kilometer/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Mar 2024 09:30:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Lainnya]]></category>
		<category><![CDATA[Abu Vulkanik]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Dukono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=5430</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan telah terjadi erupsi yang melontarkan abu vulkanik&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan telah terjadi erupsi yang melontarkan abu vulkanik setinggi lebih kurang 1,6 kilometer di Gunung Dukono yang berlokasi di Pulau Halmahera, Maluku Utara.</p>
<p>Erupsi itu terjadi dua kali dalam waktu yang berdekatan, yaitu pukul 14.46 WIT dan 14.51 WIT.</p>
<p>&#8220;Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur,&#8221; kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Dukono Heruningtyas Desi Purnamasari dalam laporan yang diterima di Jakarta, Senin (18/3/2024).</p>
<p>Gunung Dukono memiliki ketinggian 1.335 meter di atas permukaan laut. Pemukiman terdekat berada pada jarak 11 kilometer dari puncak gunung api tersebut.</p>
<p>Gunung Dukono berada sekitar 14 kilometer di sebelah barat daya Kota Tobelo yang merupakan wilayah dengan pemukiman paling padat di Halmahera Utara. Aktivitas letusan Gunung Dukono adalah hal yang biasa bagi penduduk setempat mengingat sejarah panjang letusan menerus gunung api tersebut.</p>
<p>Karakteristik erupsi gunung api tersebut bersifat eksplosif dan efusif yang menghasilkan abu, lontaran batu pijar, aliran piroklastika, dan aliran lava.</p>
<p>PVMBG mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas, mendaki, ataupun mendekati Kawah Malupang Warirang Gunung Dukono di dalam radius tiga kilometer.</p>
<p>Masyarakat direkomendasikan untuk selalu menyediakan masker guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/gunung-dukono-lontarkan-abu-vulkanik-setinggi-16-kilometer/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
