<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gencatan Senjata &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/gencatan-senjata/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Tue, 29 Jul 2025 01:44:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Gencatan Senjata &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gencatan Senjata Kamboja–Thailand Resmi Dimulai</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/gencatan-senjata-kamboja-thailand-resmi-dimulai/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/gencatan-senjata-kamboja-thailand-resmi-dimulai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jul 2025 01:45:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Gencatan Senjata]]></category>
		<category><![CDATA[Kamboja]]></category>
		<category><![CDATA[Thailand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=30801</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Istanbul &#8211; Gencatan senjata antara Kamboja dan Thailand resmi berlaku tepat pada penghujung hari Senin (29/7/2025) pukul&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia</strong>, Istanbul &#8211; Gencatan senjata antara Kamboja dan Thailand resmi berlaku tepat pada penghujung hari Senin (29/7/2025) pukul 24:00 waktu setempat menyusul pertempuran bersenjata sejak pekan lalu.</p>
<p>Perkembangan ini berlangsung setelah kedua negara yang bersengketa perbatasan tersebut menyepakati gencatan senjata &#8220;segera dan tanpa syarat&#8221; dalam negosiasi damai di Kuala Lumpur, Malaysia.</p>
<p>Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengumumkan bahwa pihak berseteru setuju mengakhiri pertempuran setelah memfasilitasi pertemuan antara PM Kamboja Hun Manet dan penjabat PM Thailand Phumtham Wechayachai.</p>
<p>Gencatan senjata tersebut tercapai setelah pertempuran bersenjata di titik perbatasan yang disengketakan menyebabkan puluhan orang, termasuk personel militer, tewas.</p>
<p>Sengketa antara kedua negara tersebut terjadi di antara Provinsi Preah Vihear di Kamboja dan Provinsi Ubon Ratchathani di Thailand yang saling berbatasan.</p>
<p>Ketegangan antara kedua negara meningkat usai bentrokan sebelumnya pada 28 Mei yang dilaporkan menewaskan seorang tentara Kamboja.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/gencatan-senjata-kamboja-thailand-resmi-dimulai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Israel Serang Lebanon Selatan, Gencatan Senjata Kembali Dilanggar</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/israel-serang-lebanon-selatan-gencatan-senjata-kembali-dilanggar/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/israel-serang-lebanon-selatan-gencatan-senjata-kembali-dilanggar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2025 02:20:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Gencatan Senjata]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Lebanon Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=29768</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Israel melancarkan serangkaian serangan udara di Nabatieh di Lebanon selatan pada Kamis (3/7/2025) malam di&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Israel melancarkan serangkaian serangan udara di Nabatieh di Lebanon selatan pada Kamis (3/7/2025) malam di tengah pelanggaran gencatan senjata, kata media Lebanon.</p>
<p>Serangan itu menargetkan wilayah antara kota Yahmar Al-Shuqayf dan Deir Seryan, serta pinggiran Zoutar al-Sharqiyah, menurut laporan kantor berita negara NNA.</p>
<p>Tentara Israel mengeklaim bahwa jet tempurnya menyerang &#8220;lokasi militer, termasuk fasilitas penyimpanan senjata, bangunan militer, dan infrastruktur milih Hizbullah.&#8221;</p>
<p>Tidak ada komentar langsung dari Hizbullah mengenai klaim Israel tersebut.</p>
<p>Pasukan Israel telah melakukan serangan hampir setiap hari di Lebanon selatan, dengan klaim menargetkan aktivitas Hizbullah meski gencatan senjata antara Israel dan Lebanon telah dicapai pada November.</p>
<p>Gencatan senjata tersebut mengakhiri perang lintas batas selama berbulan-bulan antara Israel dan kelompok perlawanan Lebanon.</p>
<p>Pihak berwenang Lebanon telah melaporkan hampir 3.000 pelanggaran gencatan senjata oleh Israel, termasuk kematian sedikitnya 225 orang dan cedera pada lebih dari 500 orang, sejak perjanjian tersebut ditandatangani.</p>
<p>Berdasarkan kesepakatan gencatan senjata, Israel seharusnya menarik diri sepenuhnya dari Lebanon selatan paling lambat 26 Januari, tetapi batas waktu diperpanjang hingga 18 Februari setelah Tel Aviv menolak mematuhinya. Israel masih mempertahankan kehadiran militer di lima pos perbatasan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/israel-serang-lebanon-selatan-gencatan-senjata-kembali-dilanggar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gencatan Senjata di Gaza Berlaku Efektif Mulai Minggu</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/gencatan-senjata-di-gaza-berlaku-efektif-mulai-minggu/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/gencatan-senjata-di-gaza-berlaku-efektif-mulai-minggu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jan 2025 05:45:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Gencatan Senjata]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=22727</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;  Perdana Menteri sekaligus Menlu Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al-Thani mengatakan kesepakatan gencatan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211;  Perdana Menteri sekaligus Menlu Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al-Thani mengatakan kesepakatan gencatan senjata di Gaza dan kesepakatan pertukaran tahanan antara Gerakan Hamas dan Israel akan berlaku efektif pada Minggu, 19 Januari 2025.</p>
<p>Pernyataan itu dia sampaikan dalam konferensi pers pada Rabu (15/1/2025), sebagaimana keterangan tertulis di laman Web Kementerian Urusan Luar Negeri Qatar.</p>
<p>Menurut kesepakatan yang dicapai berkat upaya mediasi bersama antara Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat itu Hamas akan membebaskan 33 sandera, dengan imbalan pembebasan tahanan Palestina, dan kedua pihak yang bernegosiasi sepakat untuk terus bekerja guna menyelesaikan rincian pelaksanaan.</p>
<p>Al-Thani mencatat bahwa kesepakatan gencatan senjata Gaza mengatur pertukaran tahanan dan sandera serta upaya untuk memulihkan ketenangan secara berkelanjutan, yang pada akhirnya mencapai gencatan senjata permanen antara kedua pihak.</p>
<p>Kesepakatan itu juga mencakup upaya untuk meningkatkan masuknya distribusi bantuan kemanusiaan secara aman dan efektif dalam skala besar ke seluruh Jalur Gaza, rehabilitasi rumah sakit, pusat kesehatan, dan toko roti, serta masuknya pasokan pertahanan sipil dan bahan bakar, dan membangun tempat tinggal bagi para pengungsi yang kehilangan rumah mereka akibat perang.</p>
<p>Lebih rinci, Al-Thani menjelaskan bahwa berdasarkan kesepakatan, Hamas akan membebaskan 33 tahanan Israel pada tahap pertama, termasuk perempuan sipil, tentara perempuan, anak-anak, orang tua, dan warga sipil yang sakit dan luka-luka.</p>
<p>Sebagai gantinya, sejumlah tahanan Palestina yang ditahan di penjara dan pusat penahanan Israel akan dibebaskan.</p>
<p>Al-Thani menambahkan bahwa rincian tahap kedua dan ketiga akan diselesaikan selama pelaksanaan tahap pertama.</p>
<p>Melalui kesepakatan itu, dia menekankan kepada kedua pihak yang terlibat kesepakatan untuk sepenuhnya mematuhi ketentuan perjanjian di ketiga fasenya, guna melindungi kehidupan warga sipil, menyelamatkan kawasan dari konsekuensi konflik, dan meletakkan dasar bagi perdamaian yang adil dan abadi.</p>
<p>Dia juga menambahkan bahwa Qatar akan terus bekerja sama erat dengan Mesir dan AS untuk memastikan bahwa para pihak tersebut menaati komitmen mereka dan melaksanakan tahap demi tahap lebih lanjut.</p>
<p>Selain itu, dia juga berharap agar ada upaya regional dan internasional yang terpadu untuk menyediakan bantuan kemanusiaan dan mendukung PBB dalam memberikan bantuan kepada penduduk sipil di Jalur Gaza.</p>
<p>Sementara itu, dalam kesempatan itu, Al-Thani menjelaskan bahwa sejak 8 Oktober, Qatar telah berupaya keras untuk melakukan segala sesuatu yang memungkinkan tercapainya kesepakatan tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami telah bekerja terus-menerus untuk mencapai kesepakatan yang menghentikan pertumpahan darah orang-orang tak berdosa, mengakhiri perang, dan memulihkan harapan untuk masa depan yang aman di wilayah kami, di mana kita dapat sekali lagi bercita-cita untuk masa depan yang lebih baik,&#8221; kata Al-Thani.</p>
<p>&#8220;Selama 411 hari, pertemuan terus berlanjut dengan mitra kami dan kedua pihak yang bertikai, hingga kami semua mencapai momen yang telah lama ditunggu ini,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8220;Namun, ini baru permulaan. Tanggung jawab sekarang berada di tangan para pihak terkait, dengan dukungan para mediator dan masyarakat internasional untuk bernavigasi menuju pantai perdamaian,&#8221; tambah dia.</p>
<p>Menyikapi masalah di Jalur Gaza, Al-Thani mengatakan bahwa Qatar akan terus mendukung rakyat Palestina dengan perhatian langsung dan tindak lanjut yang lebih intensif dari Yang Mulia Amir.</p>
<p>Ia juga menekankan harapannya bahwa semua pihak akan sepenuhnya berkomitmen untuk melaksanakan ketentuan perjanjian dan melanjutkan prosedur yang diperlukan sebagaimana ditetapkan.</p>
<p>Untuk mencegah pelanggaran apa pun, Al-Thani menambahkan bahwa Qatar, Mesir, dan AS akan menyepakati mekanisme tindak lanjut di Kairo, dan tim yang mewakili ketiga negara akan memantau pelaksanaan kesepakatan tersebut. Ia menambahkan akan ada mekanisme yang melaporkan potensi pelanggaran.</p>
<p>Dia menegaskan bahwa para mediator berkomitmen teguh untuk menangani masalah-masalah di masa mendatang yang timbul dari perjanjian yang rumit tersebut. Namun, dia meminta para pihak untuk menghormati dan tetap berkomitmen pada kesepakatan tersebut.</p>
<p>Mengomentari jaminan yang mencegah kesepakatan tersebut runtuh seperti gencatan senjata pada November 2023, Al-Thani mengatakan bahwa kesepakatan pada November adalah awal dari upaya membangun momentum menuju tercapainya kesepakatan jangka panjang, dan inilah yang terjadi hari ini.</p>
<p>Berbeda dengan kesepakatan pada November yang menurutnya bersifat transisi, kesepakatan kali ini memiliki mekanisme yang jelas untuk 40 hari pertama hingga tahap pertama dan kedua,</p>
<p>Dia juga menambahkan bahwa rinciannya akan dipublikasikan setelah disetujui dalam beberapa hari mendatang.</p>
<p>Menanggapi pertanyaan tentang apakah kesepakatan itu akan mencapai gencatan senjata permanen dan apakah jaminan tersebut cukup untuk memastikan pihak Israel melaksanakan semua ketentuan perjanjian, Al-Thani mengatakan jaminan terbaik adalah bahwa kedua pihak tetap berkomitmen pada kesepakatan tersebut.</p>
<p>Selain itu, dia menambahkan akan ada jaminan dari para penjamin dan mediator kesepakatan untuk melanjutkan negosiasi dan prosedur untuk tahap kedua, di mana penarikan penuh dan berakhirnya perang harus diumumkan.</p>
<p>Ia juga mengatakan bahwa banyak langkah akan diambil dalam beberapa hari mendatang untuk memperkuat dan membentengi perjanjian tersebut.</p>
<p>Dia juga menambahkan bahwa pihak-pihak terkait mengakui perjanjian tersebut memerlukan waktu beberapa hari untuk dilaksanakan dengan baik dan untuk memenuhi kewajiban tersebut.</p>
<p>Untuk itu, Al-Thani berharap agar tidak akan ada operasi militer di Jalur Gaza hingga kesepakatan tersebut berlaku pada Minggu. Ia menambahkan bahwa apa yang dialami rakyat Gaza selama 467 hari serangan yang menyebabkan kehancuran di Gaza layak mendapatkan gencatan senjata permanen.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/gencatan-senjata-di-gaza-berlaku-efektif-mulai-minggu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Israel Langgar Lagi Gencatan Senjata, 5 Tewas di Beit Lif, Lebanon</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/israel-langgar-lagi-gencatan-senjata-5-tewas-di-beit-lif-lebanon/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/israel-langgar-lagi-gencatan-senjata-5-tewas-di-beit-lif-lebanon/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Dec 2024 05:52:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Gencatan Senjata]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Lebanon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=20897</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Istambul &#8211; Lima orang tewas dan lima lainnya terluka dalam serangan udara Israel yang menghantam sebuah rumah&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Istambul</strong> &#8211; Lima orang tewas dan lima lainnya terluka dalam serangan udara Israel yang menghantam sebuah rumah di kota Beit Lif, Lebanon Selatan, pada Sabtu (7/12/2024) malam.</p>
<p>Menurut catatan Anadolu, sesuai data Kementerian Kesehatan dan Kantor Berita Nasional Lebanon, jumlah korban dari pelanggaran gencatan senjata oleh Israel di Lebanon kini mencapai 20 orang tewas dan 24 lainnya terluka.</p>
<p>Pesawat tempur Israel melancarkan serangan yang menyasar sebuah rumah di pinggiran Beit Lif, distrik Bint Jbeil, Provinsi Nabatieh, seperti dilaporkan Kantor Berita Nasional Lebanon.</p>
<p>Serangan tersebut mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka.</p>
<p>Tim penyelamat menghentikan operasi pencarian “karena kekurangan peralatan yang diperlukan untuk mengangkat puing-puing,” menurut laporan kantor berita tersebut.</p>
<p>Selain serangan itu, tentara Israel pada Sabtu (7/12) juga melakukan penghancuran rumah dan bangunan di kota Khiam, yang menyebabkan ledakan besar dan kepulan asap tebal, demikian laporan dari kantor berita Lebanon.</p>
<p>Dengan tiga pelanggaran terbaru ini, jumlah pelanggaran gencatan senjata oleh Israel sejak diberlakukan 10 hari lalu telah mencapai 158 insiden.</p>
<p>Pada 27 November, kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon mulai berlaku dengan harapan mengakhiri 14 bulan konflik antara tentara Israel dan Hizbullah.</p>
<p>Namun, gencatan senjata itu digambarkan rapuh, karena hampir 150 pelanggaran Israel telah didokumentasikan oleh pihak Lebanon.</p>
<p>Menurut ketentuan gencatan senjata, Israel diwajibkan menarik pasukannya ke selatan Garis Biru, perbatasan de facto, secara bertahap, sementara tentara Lebanon harus dikerahkan di wilayah Lebanon Selatan dalam waktu 60 hari.</p>
<p>Pelaksanaan kesepakatan itu akan diawasi oleh Amerika Serikat dan Prancis, meskipun rincian mekanisme penegakannya masih belum jelas.</p>
<p>Sejak Oktober 2023, lebih dari 4.000 orang telah tewas, lebih dari 16.500 terluka, dan lebih dari 1 juta lainnya mengungsi akibat serangan Israel di Lebanon, menurut otoritas kesehatan Lebanon.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/israel-langgar-lagi-gencatan-senjata-5-tewas-di-beit-lif-lebanon/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Netanyahu Isyaratkan Serang Kembali Lebanon Meski Gencatan Senjata</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/netanyahu-isyaratkan-serang-kembali-lebanon-meski-gencatan-senjata/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/netanyahu-isyaratkan-serang-kembali-lebanon-meski-gencatan-senjata/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Nov 2024 07:20:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Benjamin Netanyahu]]></category>
		<category><![CDATA[Gencatan Senjata]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=20294</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Kamis (28/11/2024) mengisyaratkan kemungkinan akan kembali melancarkan &#8220;perang intensif&#8221;&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Kamis (28/11/2024) mengisyaratkan kemungkinan akan kembali melancarkan &#8220;perang intensif&#8221; jika perjanjian gencatan senjata dengan Lebanon, yang berlaku sehari sebelumnya, dilanggar.</p>
<p>&#8220;Jika kesepakatan dilanggar, kita akan tingkatkan menjadi perang intensif,&#8221; ujar Netanyahu dalam wawancara dengan saluran televisi Israel, Channel 12.</p>
<p>Dia menyatakan, “Saya menyebutnya sebagai gencatan senjata karena saya tidak menyatakan perang telah berakhir.&#8221;</p>
<p>Sebelumnya, otoritas Lebanon mengatakan bahwa Israel telah melakukan serangkaian pelanggaran atas perjanjian gencatan senjata sejak Rabu.</p>
<p>Berdasarkan kesepakatan tersebut, Israel seharusnya menarik pasukannya dari selatan perbatasan <em>de facto</em> Garis Biru secara bertahap, sementara pasukan Lebanon akan mulai ditempatkan di Lebanon selatan dalam waktu 60 hari.</p>
<p>Penerapan perjanjian itu akan diawasi oleh Amerika Serikat dan Prancis.</p>
<p>Sedikitnya 3.960 orang terbunuh dan lebih dari 16.500 lainnya terluka akibat serangan Israel di Lebanon, dan lebih dari satu juta orang mengungsi sejak Oktober tahun lalu, menurut otoritas kesehatan Lebanon.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/netanyahu-isyaratkan-serang-kembali-lebanon-meski-gencatan-senjata/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Paus Fransiskus: Negosiasi Gencatan Senjata di Gaza Tidak Boleh Terhenti</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/paus-fransiskus-negosiasi-gencatan-senjata-di-gaza-tidak-boleh-terhenti/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/paus-fransiskus-negosiasi-gencatan-senjata-di-gaza-tidak-boleh-terhenti/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Sep 2024 02:37:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Gencatan Senjata]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Paus Fransiskus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=15333</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Paus Fransiskus menyatakan bahwa negosiasi gencatan senjata Gaza yang sedang berlangsung seharusnya tidak dihentikan. Pada&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Paus Fransiskus menyatakan bahwa negosiasi gencatan senjata Gaza yang sedang berlangsung seharusnya tidak dihentikan.</p>
<p>Pada hari Minggu (1/9/2024) pemimpin spiritual umat Katolik tersebut mengajukan kembali seruan untuk gencatan senjata segera, pembebasan sandera, dan bantuan kemanusiaan ke Gaza, tempat dia mengatakan banyak penyakit, termasuk polio, sedang menyebar.</p>
<p>&#8220;Biarkan ada kedamaian di Tanah Suci, biarkan ada kedamaian di Yerusalem,&#8221; katanya.</p>
<p>Ditekankan pula perlunya kota tersebut menjadi tempat pertemuan umat Kristen, Yahudi, dan muslim dihormati dan diterima.</p>
<p>Amerika Serikat (AS), Mesir, dan Qatar sedang bernegosiasi mengenai gencatan senjata dan pertukaran tahanan antara Israel dan kelompok perlawanan Palestina, Hamas.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/paus-fransiskus-negosiasi-gencatan-senjata-di-gaza-tidak-boleh-terhenti/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
