<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gelar Kehormatan &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/gelar-kehormatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Sat, 26 Jul 2025 05:59:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Gelar Kehormatan &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Resmi Bergelar KRA, Ketua Umum AMKI Tundra Meliala Diangkat Jadi Keluarga Keraton Surakarta</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/resmi-bergelar-kra-ketua-umum-amki-tundra-meliala-diangkat-jadi-keluarga-keraton-surakarta/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/resmi-bergelar-kra-ketua-umum-amki-tundra-meliala-diangkat-jadi-keluarga-keraton-surakarta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Jul 2025 05:59:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[AMKI]]></category>
		<category><![CDATA[Asosiasi Media Konvergensi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Gelar Kehormatan]]></category>
		<category><![CDATA[Keraton Surakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua AMKI]]></category>
		<category><![CDATA[Tundra Meliala]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=30646</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Surakarta -Sebuah peristiwa penting dan bersejarah terjadi di Sasono Nalendro, kediaman resmi Raja Surakarta SISKS, Pakoe Boewono&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Surakarta</strong> -Sebuah peristiwa penting dan bersejarah terjadi di Sasono Nalendro, kediaman resmi Raja Surakarta SISKS, Pakoe Boewono XIII, pada Jumat (25/7/2025).</p>
<p>Ketua Umum (Ketum) Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI), Tundra Meliala, menerima langsung anugerah gelar kehormatan dari raja sebagai bentuk penghargaan atas kiprahnya dalam dunia media dan pelestarian nilai-nilai kebudayaan bangsa.</p>
<p>Dengan prosesi adat yang berlangsung secara tertutup dan khidmat di jantung kediaman raja, Tundra kini resmi menyandang gelar Kanjeng Raden Ario (KRA). Sejak saat itu, namanya tercatat sebagai KRA. Ir. Tundra Meliala Wartonagoro, MM., dan menjadi bagian dari keluarga besar Keraton Surakarta.</p>
<p>“Saya sangat bersyukur dan merasa mendapat amanah mulia. Gelar ini bukan sekadar kebanggaan pribadi, tetapi bentuk tanggung jawab budaya. Saya akan terus menjadikan media sebagai alat pencerdas bangsa yang tetap menghargai akar tradisi,” ungkap Tundra dengan penuh haru usai penobatan.</p>
<p>Penganugerahan gelar ini merupakan bentuk pengakuan dari pihak keraton terhadap dedikasi dan integritas Ketum AMKI yang dinilai mampu menjembatani dunia modern, khususnya media digital, dengan nilai-nilai adat dan budaya lokal.</p>
<p>KRA. Samsul A. Wijoyonagoro, juru bicara resmi Karaton Kasunanan Surakarta, menegaskan bahwa proses pemberian gelar ini telah melalui pertimbangan adat yang ketat serta diskusi internal yang mendalam di lingkungan keraton.</p>
<p>“Ini bukan hanya soal kehormatan, tapi juga tentang harapan. Beliau adalah sosok pemimpin media yang berpikir kebangsaan dan menjunjung tinggi budaya. Gelar ini adalah bentuk penghormatan dari raja atas dedikasi beliau,” ujar KRA. Samsul.</p>
<p>Gelar KRA dalam adat Keraton Surakarta tidak diberikan secara sembarangan. Hanya individu yang dinilai memiliki jasa luar biasa, baik terhadap bangsa maupun Keraton, yang bisa mendapatkannya.</p>
<p>Dalam konteks ini, Ketum AMKI dipandang sebagai mitra strategis Keraton dalam membangun jembatan komunikasi budaya dan identitas bangsa melalui media.</p>
<p>Kini, KRA. Tundra Meliala bukan hanya dikenal sebagai pemimpin asosiasi media nasional, tetapi juga sebagai bagian dari bangsawan kehormatan yang memikul tanggung jawab budaya.</p>
<p>Momen ini menjadi pengingat bahwa di tengah derasnya arus konvergensi media dan digitalisasi, semangat pelestarian nilai-nilai luhur tidak boleh ditinggalkan. (red)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/resmi-bergelar-kra-ketua-umum-amki-tundra-meliala-diangkat-jadi-keluarga-keraton-surakarta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sekda Marullah Ungkap Alasan MKB Berikan Gelar Penghormatan Adat Betawi kepada Pramono Anung</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/sekda-marullah-ungkap-alasan-mkb-berikan-gelar-penghormatan-adat-betawi-kepada-pramono-anung/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/sekda-marullah-ungkap-alasan-mkb-berikan-gelar-penghormatan-adat-betawi-kepada-pramono-anung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Feb 2025 09:06:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Adat Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Gelar Kehormatan]]></category>
		<category><![CDATA[Marullah Matali]]></category>
		<category><![CDATA[MKB]]></category>
		<category><![CDATA[Pramono Anung]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda DKI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=23427</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Marullah Matali menghadiri acara penganugerahan gelar kehormatan adat Betawi&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;</strong> Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Marullah Matali menghadiri acara penganugerahan gelar kehormatan adat Betawi kepada Gubernur DKI Jakarta Terpilih periode 2025-2030 Pramono Anung Wibowo, di Pondok Pesantren Al Hamid Putra, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Sabtu (1/2). Gelar kehormatan yang diberikan oleh Majelis Kaum Betawi (MKB) kepada Pramono adalah ‘Bang Anung’.</p>
<p>Sekda Marullah mengatakan, penganugerahan gelar kehormatan adat Betawi tersebut telah melalui proses pembahasan cukup panjang dan matang. Pramono Anung dinilai layak menyandang gelar ‘Abang’ yang merupakan sebutan kaum lelaki dalam masyarakat Betawi.</p>
<p>&#8220;Ini prosesnya panjang. Para tokoh Betawi kumpul dan menyepakati penganugerahan gelar kehormatan tersebut sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah di DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Bang Anung dan Bang Doel. Kesepakatan lainnya adalah menunjuk Bang Foke (Fauzi Bowo) sebagai Ketua Dewan Adat MKB. Sehingga, semua urusan adat menjadi satu pintu melalui beliau,&#8221; kata Sekda Marullah.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-23428 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250201-WA0039-1024x683.jpg" alt="" width="640" height="427" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250201-WA0039-1024x683.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250201-WA0039-300x200.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250201-WA0039-768x512.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250201-WA0039-1536x1024.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250201-WA0039-2048x1365.jpg 2048w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250201-WA0039-scaled.jpg 900w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Sekda Marullah yang juga merupakan Ketua Majelis Amanah MKB menilai, Pramono Anung layak diberikan gelar kehormatan adat Betawi karena komitmennya untuk menjadikan Betawi sebagai tuan rumah Kota Jakarta dan mengembangkan budaya Betawi lebih baik lagi. &#8220;Beliau layak untuk menyandang gelar ‘Abang’. Mudah-mudahan keputusan ini akan terus kita jaga dan menjadi komitmen kita, anak Betawi di Jakarta, dalam rangka mendukung kesuksesan kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur yang sebentar lagi akan dilantik oleh Presiden,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Dewan Adat MKB sekaligus Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017 Fauzi Bowo mengatakan, penganugerahan ini menjadi yang pertama kali dalam sejarah Kota Jakarta, di mana seluruh warga masyarakat asli Jakarta, kaum Betawi, melalui berbagai organisasi yang bernaung di bawah Majelis Kaum Betawi, secara resmi memberikan gelar adat kepada Gubernur DKI Jakarta Terpilih Pramono Anung Wibowo.</p>
<p>&#8220;Nama panggilannya Bang Anung. Bang Anung dan Bang Doel, jangan pernah ragu, kaum Betawi mendukung sepenuhnya upaya memajukan kampung kami, Kota Jakarta, yang tidak lama lagi umurnya 500 tahun. Saat ini, kami semua paham, menghadapi berbagai masalah dan tantangan perlu kita selesaikan bersama-sama. Kami sangat menyambut baik inisiatif Bang Anung dan Bang Doel untuk memberikan warna kebetawian yang lebih kental di seluruh pelosok Jakarta,&#8221; kata Foke.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-23431 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250201-WA0021-1024x673.jpg" alt="" width="640" height="421" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250201-WA0021-1024x673.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250201-WA0021-300x197.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250201-WA0021-768x505.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250201-WA0021-1536x1010.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250201-WA0021.jpg 900w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta Terpilih Pramono Anung Wibowo menyampaikan apresiasi dan terima kasih terhadap pemberian gelar kehormatan ‘Abang’ dari MKB. Menurutnya, nama Anung merupakan panggilannya semasa kecil. &#8220;Saya tidak asing dengan panggilan itu. Mudah-mudahan nama ini membawa berkah dan manfaat, bagi saya dan Bang Doel, ketika kami berdua kerja memajukan Jakarta,&#8221; kata Pramono.</p>
<p>Ia bersama Wakil Gubernur Terpilih Rano Karno berkomitmen akan membawa warna Betawi yang lebih kental di Jakarta. Khusus pengembangan budaya Betawi, ia akan memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada Rano Karno.</p>
<p>&#8220;Mari kita bangun Jakarta bersama-sama. Budaya Betawi benar-benar akan saya jadikan simbol utama, bahkan nanti kita akan atur supaya makanan-makanan, jajan-jajan pokok Betawi, akan menjadi jajanan utama di hotel-hotel yang ada di Jakarta. Kita akan kerja keras untuk memperbaiki Jakarta,&#8221; pungkasnya. (*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/sekda-marullah-ungkap-alasan-mkb-berikan-gelar-penghormatan-adat-betawi-kepada-pramono-anung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelatih STY Diusulkan Dapat Gelar Kehormatan Warga Negara Indonesia</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/pelatih-sty-diusulkan-dapat-gelar-kehormatan-warga-negara-indonesia/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/pelatih-sty-diusulkan-dapat-gelar-kehormatan-warga-negara-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Apr 2024 07:34:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Gelar Kehormatan]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae-yong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=7825</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong (STY) diusulkan mendapatkan gelar warga negara kehormatan Indonesia karena&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong (STY) diusulkan mendapatkan gelar warga negara kehormatan Indonesia karena dinilai telah menorehkan sejarah bagi timnas sepakbola Indonesia masuk ke semifinal di ajang Piala Asia U-23 Qatar dan kini berpeluang besar lolos ke Olimpiade Paris 2024.</p>
<p>Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengusulkan agar STY mendapat gelar warga negara kehormatan dari Indonesia. Sebuah penghargaan yang hanya diberikan kepada orang-orang yang memiliki jasa besar kepada dunia, khususnya Indonesia.</p>
<p>&#8220;Coach&#8221; STY telah menulis sejarah bagi sepak bola Indonesia yang akan dikenang selamanya. Dengan visi, dedikasi, dan kepemimpinan yang luar biasa. STY telah membuktikan bahwa mimpi besar dapat diwujudkan,&#8221; kata Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto didampingi Dewan Pendiri Mi6, Hendra Kesumah dan Sekretaris Mi6, Lalu Athari Fathullah di Mataram, Minggu (28/4/2024).</p>
<p>Berpartisipasi untuk pertama kali di ajang Piala Asia U23, Indonesia kini sedang menjadi perhatian dunia. Timnas Indonesia lolos ke semifinal setelah menumbangkan raksasa sepak bola Asia Korea Selatan.</p>
<p>Timnas Indonesia kini berpeluang lolos ke Olimpiade Paris 2024 dengan mengantongi tiket playoff dan akan menghadapi Guinea, salah satu negara wakil Afrika. Bahkan, jika Timnas Indonesia mampu lolos ke partai final Piala Asia U23, maka Indonesia akan lolos otomatis ke Olimpiade Paris 2024, sebuah prestasi tingkat tinggi yang belum pernah diraih sebelumnya semenjak Indonesia merdeka.</p>
<p>Bambang Mei Finarwanto mengatakan, sesungguhnya setiap kali bermain, Timnas Indonesia tidak hanya mewakili negara, tetapi juga mewakili harapan dan impian semua masyarakat. Itulah mengapa apresiasi tinggi layak diberikan kepada Pelatih STY.</p>
<p>&#8220;Keberhasilan Timnas bukan hanya sebuah kemenangan bagi tim, tetapi juga kemenangan bagi seluruh negeri. Itulah mengapa menurut kami Mi6, &#8220;Coach&#8221; STY layak mendapat gelar Warga Negara Kehormatan,&#8221; katanya.</p>
<p>Mantan Eksekutif Daerah WALHI NTB dua periode ini menegaskan, usulan apresiasi tinggi kepada Pelatih STY ini bukan hendak menciptakan diskriminasi dalam dunia olahraga Indonesia. Mengingat di cabang olahraga yang lain, prestasi Indonesia juga tak kalah menjulangnya.</p>
<p>Namun katanya, olahraga sepak bola, memiliki karakteristik yang khas. Sebab, prestasi tinggi dalam sepak bola, terutama oleh Timnas, memiliki kemampuan yang kuat untuk menyatukan orang dari berbagai latar belakang. Itu sebabnya, kesuksesan Timnas sepak bola sering kali dipandang sebagai pencapaian nasional yang membanggakan. Memicu rasa patriotisme dan identitas nasional yang kuat di antara seluruh warga negara.</p>
<p>Itulah mengapa, kemenangan dalam olahraga ini, membawa kebanggaan dan kesenangan bagi banyak orang. Dan inilah yang terjadi di seluruh masyarakat Indonesia saat ini. Hiruk pikuk sidang sengketa Pilpres yang baru saja usai, dilupakan, dan khalayak merayakan keberhasilan Timnas secara bersama-sama sebagai satu bangsa.</p>
<p>&#8220;Prestasi besar dalam sepakbola mampu mengalihkan perhatian masyarakat dari isu politik yang sedang memanas sekalipun. Kegembiraan dan semangat positif yang terjadi selama perayaan kemenangan Timnas ini, dapat meningkatkan kebahagiaan dan kesejahteraan psikologis masyarakat secara keseluruhan,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8220;Coach&#8221; STY telah mengharumkan nama bangsa kita,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Dalam sejarah sepakbola, gelar warga negara kehormatan pernah diterima Guus Hiddink dari Pemerintah Korea Selatan, atas prestasinya yang membawa Timnas Korsel menjadi juara tiga Piala Dunia tahun 2002.</p>
<p>Tentu saja, apresiasi kepada &#8220;Coach&#8221; STY sambung Lalu Athari, tak hanya harus datang dari negara semata. Bisa juga datang dari berbagai kalangan. Dia misalnya mendorong pemerintah daerah memberikan apresiasi. Apresiasi tersebut misalnya dengan mengabadikan nama STY sebagai nama stadion.</p>
<p>&#8220;Apresiasi juga layak diberikan kalangan dunia usaha. Semisal Guus Hiddink, atas prestasinya, dia mendapat tiket gratis dari maskapai penerbangan sepanjang usianya, ketika hendak datang ke Korea Selatan. Hal serupa, bisa diberikan kepada STY, manakala pelatih asal Korea Selatan bertandang ke Indonesia,&#8221; ujar Athari.</p>
<p>Sementara Dewan Pendiri Mi6, Hendra Kesumah menambahkan sepakbola memiliki kemampuan unik untuk menyatukan orang dari berbagai latar belakang, suku, agama, dan pandangan politik. Prestasi Timnas yang besar seringkali menjadi titik fokus yang mempersatukan masyarakat dalam keragaman Indonesia.</p>
<p>&#8220;Prestasi tinggi sepakbola Timnas ini menjadi peluang untuk meningkatkan kesatuan, kebahagiaan, dan identitas nasional kita sebagai Indonesia,&#8221; katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/pelatih-sty-diusulkan-dapat-gelar-kehormatan-warga-negara-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
