<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gantung Raket &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/gantung-raket/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Fri, 29 Nov 2024 07:26:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Gantung Raket &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Zheng Si Wei Umumkan Gantung Raket Tahun Ini</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/zheng-si-wei-umumkan-gantung-raket-tahun-ini/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/zheng-si-wei-umumkan-gantung-raket-tahun-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Nov 2024 07:45:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[BWF World Tour Finals]]></category>
		<category><![CDATA[China Zheng Si Wei]]></category>
		<category><![CDATA[Gantung Raket]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=20296</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Atlet bulu tangkis ganda campuran China Zheng Si Wei mengumumkan akan gantung raket pada ajang&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Atlet bulu tangkis ganda campuran China Zheng Si Wei mengumumkan akan gantung raket pada ajang puncak tahunan BWF World Tour Finals (WTF) 2024 di Hangzhou, China, Desember.</p>
<p>“Saya berharap penggemar dapat mengerti dan mendukung keputusan saya ini. Turnamen internasional terakhir saya sebagai pasangan Zheng/Huang (Ya Qiong) adalah WTF di Hangzhou,” ungkap Zheng, dikutip dari media sosial Instagram resminya, Jumat (29/11/2024).</p>
<p>“Hangzhou adalah tempat dimana karier profesional saya dimulai, jadi rasanya tepat bagi saya untuk bertanding terakhir kalinya di sana,” ujarnya menambahkan.</p>
<p>Mengenai alasannya untuk gantung raket di usianya yang masih 27 tahun, peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 itu mengatakan keputusan ini sudah dipikirkan sejak jauh hari.</p>
<p>“Jawabannya sederhana, ini merupakan bagian dari rencana saya, terlepas dari apakah saya sudah mencapai mimpi saya di Olimpiade. Namun, masih banyak alasan lainnya yang akan saya bagikan di kemudian hari,” kata Zheng.</p>
<p>“Saya juga ingin menyeimbangkan karier dan keluarga saya, mengingat saya membangun keluarga kecil saya cukup dini, serta kami baru saja dikaruniai anak kedua. Saya ingin fokus ke keluarga saya sekarang,” ujarnya menambahkan.</p>
<p>Ia kemudian membagikan perjalanannya di bulu tangkis. Pemain ganda campuran peringkat satu dunia itu bergabung dengan tim nasional China pada November 2013.</p>
<p>Pada 2015, dengan enam medali emas di kejuaraan junior, Zheng kemudian naik kelas ke level senior dan fokus di sektor ganda campuran.</p>
<p>Kariernya melesat ketika ia berpasangan dengan Huang Ya Qiong, dimana mereka meraih gelar-gelar tertinggi di turnamen BWF, Kejuaraan Dunia, Kejuaraan Asia, Asian Games, Piala Thomas dan Sudirman, hingga Olimpiade.</p>
<p>Meski pensiun, Zheng mengatakan dirinya tidak meninggalkan bulu tangkis seutuhnya.</p>
<p>“Ini bukanlah perpisahan, kalian masih akan bisa melihat saya di arena karena saya tetap aktif di dunia bulu tangkis dan berbagi inspirasi bersama,” kata Zheng.</p>
<p>“Walaupun saya pamit, saya tidak meninggalkan bulu tangkis. Saya tahu kelebihan saya, dan tentu saja saya akan terus belajar, semangat, dan mendedikasikan hidup saya di bidang ini,” ujarnya menambahkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/zheng-si-wei-umumkan-gantung-raket-tahun-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kento Momota Gantung Raket pada Usia 29 Tahun, Ini Alasannya</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/kento-momota-gantung-raket-pada-usia-29-tahun-ini-alasannya/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/kento-momota-gantung-raket-pada-usia-29-tahun-ini-alasannya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Apr 2024 07:49:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Bulu Tangkis]]></category>
		<category><![CDATA[Gantung Raket]]></category>
		<category><![CDATA[Kento Momota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=7311</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Juara dunia dua kali Kento Momota hari ini mengumumkan pensiun dari bulu tangkis dalam usia&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Juara dunia dua kali Kento Momota hari ini mengumumkan pensiun dari bulu tangkis dalam usia 29 tahun, dengan alasan tidak lagi sama seperti dulu gara-gara mengalami kecelakaan mobil fatal empat tahun lalu.</p>
<p>Pebulutangkis asal Jepang itu pernah 11 kali mengangkat trofi juara sepanjang 2019 dan hanya kalah enam kali dari 73 pertandingan yang dia mainkan tahun itu.</p>
<p>Namun pada Januari 2020, kendaraan yang membawanya ke bandara Kuala Lumpur mengalami kecelakaan beberapa jam setelah menjuarai Malaysia Masters.</p>
<p>Pengemudi tewas, sementara Momota membutuhkan operasi untuk memperbaiki rongga matanya yang retak.</p>
<p>Ketika kembali lagi bermain setelah setahun absen, Momota mengalami penglihatan ganda dan gagal mendapatkan kembali performa gemilang yang membawanya ke peringkat satu dunia, meskipun berhasil menjuarai dua turnamen.</p>
<p>&#8220;Pada saat kecelakaan itu terjadi, saya berbohong saat saya bilang saya tak terpikir, &#8216;mengapa hal ini terjadi pada saya?&#8217;,&#8221; kata Momota dalam konferensi pers di Tokyo seperti dilaporkan AFP pada Kamis (18/4/2024).</p>
<p>Kini berperingkat 52 dan gagal lolos Olimpiade Paris, Momota menyatakan akan pensiun dari tim nasional Jepang setelah bermain dalam Piala Thomas di China akhir bulan ini.</p>
<p>Setelah itu dia hanya akan bermain dalam turnamen-turnamen domestik di Jepang dan bukan dalam tur dunia.</p>
<p>&#8220;Ada banyak masa sulit setelah kecelakaan lalu lintas itu,&#8221; ujar Momota. &#8220;Saya berusaha kembali ke cara bermain saya melalui coba-coba, namun ada kesenjangan antara perasaan dan tubuh saya.&#8221;</p>
<p>&#8220;Itu terus berlanjut dan saya tahu saya tidak akan bisa kembali ke level di mana saya bersaing dengan para pemain terbaik dunia.&#8221;</p>
<p>Banyak hadapi kesulitan</p>
<p>Tersenyum lebar sepanjang konferensi pers selama 45 menit tetapi sering berhenti sejenak untuk memilih kata-kata yang tepat, Momota mengakua &#8220;tidak menyesal&#8221; pensiun dari bulutangkis kelas atas.</p>
<p>Dia ingin mempromosikan bulu tangkis di Jepang dan berterima kasih kepada orang-orang yang berkecimpung dalam bulu tangkis karena telah membantunya melewati masa-masa kelamnya.</p>
<p>&#8220;Banyak kesulitan dan itu melelahkan saya, tapi saya tidak ingin menyalahkan masa-masa sulit itu sebagai penyebab kecelakaan itu,&#8221; kata Momota.</p>
<p>&#8220;Saya ingin bangkit dan sikap itu serta dukungan dari orang-orang di sekitar saya setidaknya membuat saya bisa mendapatkan kepercayaan diri.&#8221;</p>
<p>Momota membidik Olimpiade Paris 2024 tapi peringkat nasionalnya tidak cukup baik untuk memberinya tempat dalam tim Jepang.</p>
<p>Dia dilarang mengikuti seleksi Olimpiade Rio 2016 karena berjudi di kasino ilegal.</p>
<p>Pada edisi selanjutnya, Momota kalah pada babak pertama Olimpiade Tokyo pada 2021, sebuah kejutan besar yang dia sebut &#8220;kenangan yang membuat frustrasi.&#8221;</p>
<p>&#8220;Saya rasa saya belum sepenuhnya siap untuk itu, namun saya sudah lama memimpikan bermain dalam Olimpiade,&#8221; kata Momota.</p>
<p>Momota meminta rekan-rekan satu timnya di Jepang belajar dari kesalahannya dan tetap tenang saat melangkah ke lapangan Olimpiade Paris.</p>
<p>&#8220;Saya benar-benar merasakan betapa sulitnya melakukan hal-hal yang biasa Anda lakukan, jadi jangan pikirkan hasilnya, berikan saja yang terbaik agar Anda tidak menyesal.&#8221;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/kento-momota-gantung-raket-pada-usia-29-tahun-ini-alasannya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
