<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Era Digital &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/era-digital/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 May 2025 13:38:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Era Digital &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>AMKI dan Pushubad Jalin Kerja Sama Strategis di Era Digital</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/amki-dan-pushubad-jalin-kerja-sama-strategis-di-era-digital/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/amki-dan-pushubad-jalin-kerja-sama-strategis-di-era-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 May 2025 13:38:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[AMKI]]></category>
		<category><![CDATA[Asosiasi Media Konvergensi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Era Digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=28313</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta, &#8211; Pengurus Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat melakukan kunjungan silaturahmi dan audiensi dengan Kepala Pusat&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta, &#8211;</strong> Pengurus Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat melakukan kunjungan silaturahmi dan audiensi dengan Kepala Pusat Perhubungan Angkatan Darat (Kapushubad), Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Iroth Sonny Edhie di Kantor Pushubad, Slipi, Jakarta Barat, Senin (26/5/2025). Pertemuan ini membahas potensi kerja sama strategis antara dunia media dan institusi pertahanan negara dalam menghadapi tantangan komunikasi di era digital.</p>
<p>Audiensi dihadiri oleh Ketua Umum AMKI Pusat Tundra Meliala, Sekretaris Jenderal Dadang Rachmat, Ketua Bidang Hukum Rukmana, Humas Herdiana, dan Bidang Organisasi dan Keanggotaan R. Ario Yuniarto. Dalam forum tersebut, pengurus AMKI memperkenalkan organisasi serta memaparkan bentuk-bentuk kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama Pushubad.</p>
<p>Pada kesempatan itu, Tundra Meliala menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung TNI AD dalam memperkuat komunikasi publik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Ia pun mengusulkan kerja sama produksi konten bersama seperti podcast, video dokumenter, artikel, hingga kampanye media sosial.</p>
<p>Tundra juga menawarkan pelatihan komunikasi digital bagi personel Pushubad, meliputi literasi media, strategi pemanfaatan media sosial, hingga manajemen krisis informasi. “AMKI memiliki jaringan media yang tersebar di berbagai platform cetak, daring, elektronik, hingga multimedia yang siap mendukung diseminasi informasi strategis TNI AD secara luas,” jelasnya.</p>
<p>Tundra menjelaskan, AMKI bukan hanya berkiprah di tingkat pusat, tetapi telah tumbuh dan tersebar di berbagai daerah di seluruh Indonesia, termasuk hingga ke Papua Selatan. Ia menyebut, hal ini sebagai wujud nyata dari semangat inklusif dan nasionalis yang diusung oleh asosiasi tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami percaya, kekuatan informasi harus merata hingga ke pelosok negeri. AMKI sudah hadir di banyak daerah, termasuk Papua Selatan. Dari timur Indonesia, matahari terbit dan menyinari seluruh nusantara. Itu pula semangat kami menjadi bagian dari kebangkitan komunikasi yang visioner, inklusif, dan membangun,&#8221; kata alumnus Lemhanas PPRA 51 itu dengan penuh optimisme.</p>
<p>Ia juga menyampaikan undangan kepada Kapushubad untuk menghadiri pengukuhan pengurus AMKI yang direncanakan akan digelar di Jakarta dalam waktu dekat. Dirinya menyebut bahwa kehadiran Kapushubad akan menjadi simbol kuat dukungan atas sinergi antara media dan institusi pertahanan.</p>
<p>Sambut Baik<br />
Menanggapi hal itu, Kapushubad, Mayjen TNI Iroth Sonny Edhie, mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan inisiatif jajaran pengurus AMKI Pusat. Ia menyambut baik kehadiran asosiasi media tersebut dan mengapresiasi semangat kolaboratif yang ditawarkan. Lulusan Akademi Militer (Akmil) 1993 itu menegaskan bahwa komunikasi terbuka dan strategis sangat penting di era informasi saat ini. “Kami menyambut baik langkah ini sebagai bagian dari pembangunan sistem komunikasi pertahanan yang lebih adaptif dan modern,” ujarnya.</p>
<p>Dirinya menilai kerja sama tersebut sebagai jembatan penting dalam membangun pemahaman antara TNI AD dan masyarakat. Ia menekankan bahwa kolaborasi semacam ini harus dilandasi nilai pengabdian dan kepentingan nasional. “Kami siap menindaklanjuti inisiatif ini ke tahap berikutnya dalam waktu dekat,” pungkas jenderal bintang dua yang sebelumnya menjabat Komandan Pusat Sandi dan Siber TNI AD.</p>
<p>Hal senada disampaikan oleh Sekjen AMKI Pusat, Dadang Rachmat, dan Ketua Bidang Hukum AMKI Pusat, Rukmana. Keduanya menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara media dan institusi pertahanan guna menghadapi tantangan komunikasi di era digital saat ini. Dadang menyoroti kebutuhan komunikasi yang berkelanjutan dan strategis, sementara Rukmana menambahkan bahwa aspek hukum dan etika media harus menjadi fondasi agar informasi yang disampaikan tetap kredibel dan bertanggung jawab.</p>
<p>Sebagai penutup audiensi, kedua belah pihak saling bertukar cendera mata dan mengabadikan momen kebersamaan sebagai simbol dimulainya kolaborasi yang konstruktif. Kerja sama ini direncanakan akan ditindaklanjuti dalam bentuk nota kesepahaman (MoU), pelatihan bersama, dan program komunikasi publik lainnya.</p>
<p>Sebagai informasi, Pusat Perhubungan Angkatan Darat (Pushubad) merupakan badan pelaksana pusat TNI AD yang memiliki peran strategis dalam membangun sistem perhubungan dan komunikasi militer. Sementara itu, Asosiasi Media Konvergensi Indonesia atau disingkat AMKI merupakan wadah lintas platform media yang hadir untuk memperkuat literasi digital, menjunjung etika jurnalistik, serta mendorong peran media dalam pembangunan nasional yang inklusif dan bertanggung jawab.(*)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/amki-dan-pushubad-jalin-kerja-sama-strategis-di-era-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Halaqoh Nasional Pimpinan Ponpes Seluruh Indonesia, KH. Ilyas Marwal Tekankan Pentingnya Digital Teknologi</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/halaqoh-nasional-pimpinan-ponpes-seluruh-indonesia-kh-ilyas-marwal-tekankan-pentingnya-digital-teknologi/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/halaqoh-nasional-pimpinan-ponpes-seluruh-indonesia-kh-ilyas-marwal-tekankan-pentingnya-digital-teknologi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Dec 2024 04:23:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Digital Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Era Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Ponpes]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=21985</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Ketua Umum Forum Persaudaraan dan Kemitraan Pesantren Indonesia (FPKPI), DR.KH.M. Ilyas Marwal, menghadiri acara Halaqoh&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Ketua Umum Forum Persaudaraan dan Kemitraan Pesantren Indonesia (FPKPI), DR.KH.M. Ilyas Marwal, menghadiri acara Halaqoh Nasional Pimpinan Pondok Pesantren Seluruh Indonesia, yang berlangsung di Hotel Sunlake, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (30/12/2024), dengan tema &#8220;Penguatan Pesantren Ramah Anak di Era Digital&#8221;.</p>
<p>Ini merupakan isu yang sangat relevan dengan keadaan saat ini dan sangat penting sekali untuk dibahas secara bersama.</p>
<p>Menurut KH. Ilyas Marwal, pentingnya pondok pesantren melakukan penguatan pembelajaran terkait manfaat atau fungsi digital teknologi.<br />
Pentingnya penggunaan teknologi dalam pendidikan dan pembentukan karakter santri di era digital pada saat ini. Seperti yang ia sampaikan dalam sambutannya,</p>
<p>Bahwa era digital telah menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi pesantren dalam menjalankan fungsinya sebagai pusat pendidikan, pengembangan karakter, penguatan spritual dan membentuk kader ulama dan pemimpin masa depan.</p>
<p>&#8220;Melalui penguatan Pesantren Ramah Anak di Era Digital ini, ada tiga poin utama yang terpenting kita bahas,&#8221; ucap Ilyas Marwal.</p>
<p>Yang pertama adalah tantangan era digital terhadap pendidikan pesantren.</p>
<p>&#8220;Era digital telah mengubah pola hidup, belajar, dan bersosialisasi, khususnya di kalangan anak-anak. Kita menghadapi berbagai tantangan, seperti,<br />
Paparan konten negatif melalui internet dan media sosial, yang dapat merusak moral dan akhlak santri,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-21987 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/12/IMG-20241230-WA0160-1024x576.jpg" alt="" width="640" height="360" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/12/IMG-20241230-WA0160-1024x576.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/12/IMG-20241230-WA0160-300x169.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/12/IMG-20241230-WA0160-768x432.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/12/IMG-20241230-WA0160-1536x864.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/12/IMG-20241230-WA0160.jpg 900w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Yang kedua adalah, ketergantungan pada teknologi, yang dapat mempengaruhi kesehatan mental, emosional, dan spiritual anak-anak.</p>
<p>Dan yang ketiga adalah kesulitan kontrol lingkungan belajar, karena era digital membawa kebebasan informasi yang sulit kita bendung.</p>
<p>&#8220;Namun, sebagai pesantren, kita tidak bisa hanya mengeluh atas tantangan ini. Justru, kita harus menghadapi dan mengelolanya dengan hikmah serta strategi yang sesuai dengan nilai-nilai Islam dan kebutuhan zaman,&#8221; sambung Ilyas.</p>
<p>Dalam menyikapi tantangan di era digital, prinsip &#8220;ramah anak&#8221; harus menjadi ruh dalam pengelolaan pesantren. Pesantren ramah anak tidak hanya berarti pesantren yang menjaga fisik anak-anak, tetapi juga pesantren yang dapat memberikan pendidikan berbasis kasih sayang. Santri harus merasa dihargai, didengar, dan dibimbing dengan cara yang baik, sesuai dengan ajaran Rasulullah yang penuh kelembutan terhadap anak-anak.</p>
<p>&#8220;Lalu mengembangkan karakter dan akhlak mulia. Pesantren harus menjadi tempat di mana anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang jujur, tangguh, dan beriman.<br />
Mampu melindungi dari kekerasan. Baik kekerasan fisik, verbal, maupun kekerasan digital (seperti perundungan daring).<br />
Dan memfasilitasi kreativitas dan bakat mereka, pesantren juga harus menciptakan lingkungan yang mendukung potensi setiap para santri,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Untuk mewujudkan pesantren ramah anak di era digital, diperlukan upaya strategis yang komprehensif. Beberapa langkah yang dapat kita tempuh, antara lain:</p>
<p>Pemanfaatan Teknologi Secara Positif. Teknologi harus menjadi alat untuk mendukung pendidikan Islam, bukan menjadi ancaman. Pesantren dapat memanfaatkan platform digital untuk pembelajaran daring, dakwah interaktif, dan pengembangan literasi digital santri.</p>
<p>Peningkatan Kapasitas Pengasuh dan Guru. Para kiai, ustaz, dan pembina harus dibekali dengan kemampuan memahami psikologi anak, keterampilan komunikasi, serta wawasan tentang risiko dan peluang teknologi.</p>
<p>Kemitraan dengan Berbagai Pihak. Pesantren tidak bisa bekerja sendirian. Kita perlu bermitra dengan pemerintah, organisasi masyarakat, dan dunia usaha untuk menciptakan program-program yang mendukung pesantren ramah anak.</p>
<p>Membangun Sistem Perlindungan Anak. Setiap pesantren harus memiliki kebijakan yang jelas dan tegas dalam mencegah kekerasan serta melindungi hak-hak santri.</p>
<p>&#8220;Kita harus sadar bahwa era digital adalah kenyataan yang tidak dapat kita hindari. Oleh karena itu, pesantren sebagai institusi pendidikan Islam yang khas di Indonesia harus mampu beradaptasi tanpa kehilangan jati dirinya. Pesantren yang ramah anak bukan hanya menjadi kebutuhan, tetapi juga menjadi visi besar untuk melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan beriman di tengah perkembangan zaman.<br />
Saya optimis, dengan semangat kebersamaan dalam forum ini, kita dapat melahirkan gagasan-gagasan dan langkah-langkah nyata untuk memperkuat peran pesantren di era digital. Semoga halaqah nasional ini menjadi wasilah untuk semakin mempererat ukhuwah Islamiyah dan menjadikan pesantren sebagai pusat pendidikan Islam yang semakin relevan dan berdaya guna bagi umat,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Sebagaimana diketahui,<br />
&#8211; PKPI adalah forum yg menaungi berbagai pesantren tanpa memandang afiliasi keormasan<br />
&#8211; membentuk tim advokasi/LBH<br />
&#8211; mengkaderkan fasilitator ramah anak di tiap pesantren<br />
&#8211; papanisasi pesantren ramah anak ditiap pesantren. (*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/halaqoh-nasional-pimpinan-ponpes-seluruh-indonesia-kh-ilyas-marwal-tekankan-pentingnya-digital-teknologi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gelar Raker, Yayasan Pendidikan Islam Al Ihsan Siap Hadapi Tantangan Pendidikan di Era Digital</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/gelar-raker-yayasan-pendidikan-islam-al-ihsan-siap-hadapi-tantangan-pendidikan-di-era-digital/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/gelar-raker-yayasan-pendidikan-islam-al-ihsan-siap-hadapi-tantangan-pendidikan-di-era-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jul 2024 08:44:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Era Digital]]></category>
		<category><![CDATA[M Nuh]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Raker]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Ajaran Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Yayasan Pendidikan Islam Al Ihsan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=11976</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Mengawali tahun ajaran baru, Yayasan Pendidikan Islam Al Ihsan, yang berlokasi di Jalan Apus II,&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;</strong> Mengawali tahun ajaran baru, Yayasan Pendidikan Islam Al Ihsan, yang berlokasi di Jalan Apus II, Kota Bambu, Palmerah, Jakarta Barat, menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun Ajaran 2024/2025, pada Kamis (11/7/2024) WIB.</p>
<p>Raker yang berlangsung diruang rapat sekolah dengan tujuan untuk merancang kegiatan satu tahun ke depan, kegiatan ini diikuti oleh Kepala Sekolah Mts Al Ihsan, Zainal Fallah SPd, Kepala Sekolah Mi Al Ihsan, M Mahfudin MPdI, Kepala Sekolah Ra Al Ihsan, Neneng SPd, juga<br />
seluruh guru, pegawai serta komite di sekolah tersebut.</p>
<p>Kepala sekolah Mi Al Ihsan, M Mahfudin MPdi mengatakan, Raker tahun ini bertujuan untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam mencapai visi dan misi disekolah ini yang lebih relevan dan responsif terhadap perkembangan zaman.</p>
<p>“Dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital ini, kita perlu merumuskan kembali visi dan misi sekolah agar dapat memberikan pendidikan yang berkualitas dan relevan bagi siswa-siswa kita. Saya berharap, melalui Raker ini, kita dapat menghasilkan strategi-strategi baru yang inovatif dan implementatif,” ujar Mahfudin.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-11978 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240712-WA0023-1024x768.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240712-WA0023-1024x768.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240712-WA0023-300x225.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240712-WA0023-768x576.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240712-WA0023-1536x1152.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240712-WA0023.jpg 1600w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Ia menambahkan, berbicara tentang kebijakan dan pelaksanaan aturan dan penerapan Kurikulum Merdeka, maka siap tidak siap, semua pihak terkait dalam hal ini harus siap.</p>
<p>Berdasarkan informasi, 80% sekolah yang ada di Indonesia sudah mengadopsi Kurikulum Merdeka untuk mengganti kurikulum sebelumnya. Dimana Kurikulum Merdeka sudah dilaksanakan sejak tahun 2022.</p>
<p>Dengan implementasi Kurikulum Merdeka yang sudah dilakukan sejak lama sekitar empat tahun lalu tersebut, maka wajar bila Kurikulum Merdeka diaplikasikan pada ajaran baru tahun 2024.</p>
<p>Proses implementasi Kurikulum Merdeka menjadi kurikulum nasional penetapannya dilakukan dengan penerbitan Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan juga Pendidikan Menengah.</p>
<p>&#8220;Dengan terbitnya Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 ini maka Kurikulum Merdeka secara resmi menjadi kerangka dasar dan struktur kurikulum untuk seluruh sekolah di Indonesia, termasuk di sekolah Al Ihsan ini,&#8221; jelas Mahfudin.</p>
<p>Sementara itu Ketua Yayasan Al Ihsan HM Nuh menambahkan, kegiatan ini sangatlah penting. Menurutnya, raker adalah momentum untuk muhasabah atau evaluasi diri. “Raker ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk melihat kembali apa yang telah kita capai, mengevaluasi diri, dan merencanakan langkah-langkah ke depan agar menjadi lebih baik lagi,” kata HM Nuh.</p>
<p>Dirinya menyebutkan, tahun ajaran baru ini Alhamdulillah kelas yang kita buka sudah full terisi, yakni sebanyak 3 kelas dengan jumlah murid satu kelasnya berjumlah 30 siswa, yang berasal dari berbagai wilayah di Kota Bambu, Tomang, dan Palmerah, sekolah kami juga sudah terakreditasi dengan nilai A.</p>
<p>&#8220;Banyak dari lulusan Mi Al Ihsan yang diterima di SMP Negeri, diantaranya ada yang di SMPN 61,SMPN 111, dan lain sebagainya.<br />
Begitu juga yang dari Mts Al Ihsan banyak diterima di SMA dan SMK Negeri, bahkan ke jenjang berikutnya ada juga yang berprestasi mendapatkan kuliah gratis di luar negeri, yaitu di Kairo dan Malaysia,&#8221; jelas HM Nuh</p>
<p>Acara Raker ini ditutup dengan presentasi hasil diskusi dan rencana aksi dari masing-masing kelompok kerja. Ketua Yayasan Al Ihsan HM Nuh, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta atas partisipasi aktif dan kontribusi mereka dalam Raker ini. Dirinya juga menekankan pentingnya komitmen dan kerjasama dalam mewujudkan visi dan misi baru di Yayasan Al Ihsan.</p>
<p>Perlu diketahui, Yayasan Al Ihsan saat ini menaungi tiga jenjang pendidikan sekolah yakni, Raudhatul Athfal (Ra) Al Ihsan, Madrasah Ibtidaiyah (Mi) Al Ihsan dan Madrasah tsanawiyah (Mts) Al Ihsan, yang didirikan pada tahun 1978 dan diketuai oleh HM Nuh.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-11977 size-full" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG_20240712_153035.jpg" alt="" width="996" height="854" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG_20240712_153035.jpg 996w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG_20240712_153035-300x257.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG_20240712_153035-768x659.jpg 768w" sizes="(max-width: 996px) 100vw, 996px" /></p>
<p>Berbagai kegiatan ekstrakurikuler terdapat di sekolah ini, mulai dari Pramuka, Pencak silat, Taekwondo, juga kesenian lainnya, beberapa prestasi yang di dapat oleh sekolah ini dapat kita lihat melalui banyaknya jenis piala yang terpajang di depan etalase sekolah tersebut, diantaranya, Kejuaraan Pencak silat Piala KONI DKI yang menyabet 6 medali emas, lima perak, dan 4 perunggu, begitu juga dengan tim Taekwondonya yang juga berhasil menjadi juara di tingkat DKI, kemudian juara di salah satu program televisi swasta (Indosiar) acara Ramadhan tahun lalu, dan yang terbaru menjadi juara satu dalam pentas Muhaddoroh (baca puisi) tingkat DKI. (hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/gelar-raker-yayasan-pendidikan-islam-al-ihsan-siap-hadapi-tantangan-pendidikan-di-era-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
