<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ekuador &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/ekuador/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Sat, 07 Sep 2024 04:43:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Ekuador &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Brazil Tundukkan Ekuador 1-0 Lewat Gol Semata Wayang Rodrygo Goes</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/brazil-tundukkan-ekuador-1-0-lewat-gol-semata-wayang-rodrygo-goes/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/brazil-tundukkan-ekuador-1-0-lewat-gol-semata-wayang-rodrygo-goes/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Sep 2024 04:45:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Ekuador]]></category>
		<category><![CDATA[Kualifikasi Piala Dunia 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Rodrygo Goes]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Brazil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=15667</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Gol tunggal penyerang sayap klub Real Madrid, Rodrygo Goes, membawa tim nasional Brazil menundukkan Ekuador&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Gol tunggal penyerang sayap klub Real Madrid, Rodrygo Goes, membawa tim nasional Brazil menundukkan Ekuador pada laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Amerika Selatan Conmebol di Stadion Couto Pereira, Curitiba, Brazil, Sabtu (7/9/2024) pagi WIB.</p>
<p>Dikutip dari laman resmi FIFA di Jakarta, gol Rodrygo dilesakkan pada menit ke-30 melalui sepakan dari luar kotak penalti memanfaatkan umpan dari Lucas Paqueta.</p>
<p>Pada pertandingan itu, pelatih Brazil Dorival Junior menurunkan para pemain terbaiknya seperti kiper Alisson Becker, Marquinhos, Bruno Guimaraes, Vinicius Junior, Lucas Paqueta dan Rodrygo Goes.</p>
<p>Ekuador pun memainkan skuad terkuat yang diisi pemain ternama sebut saja Enner Valencia, Moises Caicedo dan Pervis Estupian.</p>
<p>Kedisiplinan dan organisasi permainan Ekuador membuat Brazil kesulitan mengalirkan bola ke dalam kotak penalti anak-anak asuh pelatih Sebastian Beccacece.</p>
<p>Itu membuat Brazil beberapa kali melakukan percobaan dari luar kotak penalti yang salah satunya berbuah gol Rodrygo.</p>
<p>Setelah itu, pertandingan berlangsung ketat. Kedua tim sama-sama berupaya mencetak gol tetapi tidak ada gol tambahan yang hadir sampai pertandingan tuntas.</p>
<p>Hasil tersebut membuat Brazil naik ke peringkat keempat klasemen sementara kualifikasi Conmebol dengan koleksi 10 gol dari tujuh pertandingan.</p>
<p>Sementara Ekuador bertengger di peringkat keenam dengan delapan poin dari tujuh pertandingan.</p>
<p><b>Berikut susunan pemain kedua tim.</b></p>
<p>Brazil: Alisson-kiper, Danilo (kapten), Marquinhos, Gabriel Magalhaes, Guilherme Arana (74&#8242;, Wendell), Vinicius Junior, Lucas Paqueta (74&#8242;, Lucas Moura), Luiz Henrique (62&#8242;, Estevao Willian), Bruno Guimaraes (62&#8242;, Gerson), Andre (85&#8242;, Joao Gomes), Rodrygo.</p>
<p>Ekuador: Hernan Galindez-kiper, Felix Torres, Piero Hincapie, William Pacho, Pervis Estupinan (85&#8242;, Yaimar Medina), Jeremy Sarmiento (45&#8242;, Kendry Paez), Jhegson Mendez (45&#8242;, Carlos Gruezo), Alan Franco, Moises Caicedo, Kevin Rodriguez (68&#8242;, John Mercado), Enner Valencia (68&#8242;, John Yeboah).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/brazil-tundukkan-ekuador-1-0-lewat-gol-semata-wayang-rodrygo-goes/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Argentina Melaju ke Semifinal usai Atasi Ekuador Lewat Adu Penalti 4-2</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/argentina-melaju-ke-semifinal-usai-atasi-ekuador-lewat-adu-penalti-4-2/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/argentina-melaju-ke-semifinal-usai-atasi-ekuador-lewat-adu-penalti-4-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jul 2024 09:17:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Argentina]]></category>
		<category><![CDATA[Copa America 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Ekuador]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=11496</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Tim nasional Argentina melaju ke babak semifinal Copa America 2024 setelah mengatasi perlawanan Ekuador lewat&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Tim nasional Argentina melaju ke babak semifinal Copa America 2024 setelah mengatasi perlawanan Ekuador lewat drama adu penalti dengan skor 4-2 usai kedudukan imbang 1-1 pada waktu normal dalam pertandingan perempat final yang berlangsung di NRG Stadion, Houston, Jumat (5/7/2024) pagi WIB.</p>
<p>Kemenangan ini memastikan tim asuhan Lionel Scaloni menjadi tim pertama yang melaju ke babak semifinal.</p>
<p>Sejak dimulainya pertandingan, Argentina mencoba untuk mengatur ritme permainan dan menguasai penguasaan bola melalui pergerakan pemain di lini tengah.</p>
<p>Ekuador bermain lebih menunggu di dalam kotak penalti. Pada menit keenam, Moises Caicedo melesatkan tendangan dari luar kotak penalti yang dapat diantisipasi oleh Emiliano Martinez.</p>
<p>Sembilan menit berselang melalui skema tendangan sudut, Sarmiento yang tanpa pengawalan menyundul bola ke arah gawang Martinez. Martinez yang sigap menepis bola keluar. Kendry Paez yang memperoleh bola liar melesatkan tandukan voli yang melebar dari gawang.</p>
<p>Pertahanan Argentina terus diancam melalui serangan balik pada lima belas menit awal pertandingan. Skema jebakan offside yang diterapkan tim asuhan Felix Sanzhez mampu meredam serangan dari Lionel Messi dan kawan-kawan.</p>
<p>Pada menit ke-21, Mac Allister melepaskan tembakan spekulasi dari luar kotak penalti yang di blok pertahanan Ekuador.</p>
<p>Enam menit berselang, pergerakan di sektor kiri Argentina mampu mengekspos Ekuador. Nahuel Molina mengirimkan umpan ke arah kotak penalti, Enzo yang terbebas melesatkan sundulan yang melebar dari gawang Domingiez.</p>
<p>Argentina mampu mencatatkan keunggulan pada menit ke-35. Melalui skema tendangan sudut yang dilepaskan Messi, Mac Allister menyundul bola ke arah tiang dekat yang langsung disambut sepakan Lisandro Martinez. Tim Tango unggul 1-0.</p>
<p>Pada menit ke-42, melalui pergerakan umpan satu dua, Enzo Fernandez masih belum mampu melepaskan tendangan dari dalam kotak penalti yang mengancam Dominguez.</p>
<p>Tidak ada peluang yang diciptakan oleh kedua tim hingga peluit panjang babak pertama berakhir. Skor 1-0 untuk keunggulan Argentina di masa turun minum.</p>
<p>Selama babak pertama, Argentina menguasai 62 persen penguasaan bola berbanding 38 persen di pihak Ekuador. Total Argentina melepaskan lima tembakan dan dua di antaranya mengarah ke gawang, sementara Ekuador melepaskan empat tembakan dengan dua diantaranya mengarah ke gawang.</p>
<p>Memulai babak kedua, Argentina terus mengambil inisiatif menekan melalui pergerakan di sektor dua lini sayap.</p>
<p>Pada menit ke-55, Lautaro Martinez memperoleh posisi bebas dari pengawalan dan menyundul bola hasil umpan silang. Namun sundulan Lautaro Martinez masih melebar.</p>
<p>Melalui skema tendangan sudut pada menit ke-61, Ekuador memperoleh hadiah tendangan penalti usai sundulan Enner Valencia ditahan menggunakan tangan oleh Rodrigo de Paul.</p>
<p>Enner Valencia yang menjadi algojo mengarahkan bola ke sisi kanan gawang, sementara Emi Martinez bergerak ke arah sebaliknya. Namun tembakan Valencia membentur tiang gawang.</p>
<p>Pada menit ke-65, Lionel Messi yang terbebas dari penjagaan lawan melepaskan tembakan spekulasi yang masih bisa diamankan Alexander Dominguez.</p>
<p>Ekuador berusaha untuk keluar dari tekanan Argentina lewat serangan-serangan dari lini tengah melalui skema umpan jarak jauh.</p>
<p>Pada menit ke-82, Angel Mena yang menjadi algojo tendangan bebas melepaskan tendangan keras yang di blok barisan pagar betis pemain Argentina.</p>
<p>Pada menit ke-90, pergerakan individu dari Jordy Caicedo menerobos barisan pertahanan Argentina, namun tendangan yang dilepaskan Jordy masih menyamping ke sisi kiri gawang Emi Martinez.</p>
<p>Pada masa perpanjangan waktu, Kevin Rodriguez menjadi pahlawan Ekuador setelah mampu menanduk umpan silang dari John Yeboah dan mengarahkan bola ke sisi kanam Emi Martinez dan membawa skor imbang 1-1.</p>
<p>Hingga peluit panjang babak kedua ditiup, skor imbang 1-1 bertahan dan pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti.</p>
<p>Messi yang menjadi algojo penalti pertama Argentina melepaskan tendangan yang membentur mistar gawang. Skor 0-0.</p>
<p>Emi Martinez menebak tendangan yang diarahkan oleh Angel Mina ke sisi kanan gawang untuk membuat kedudukan tetap berimbang 0-0.</p>
<p>Julian Alvarez sukses memperdaya Alexander Dominguez untuk membaea Argentina unggul 1-0.</p>
<p>Alan Minda belum mampu mengelabui Emi Martinez yang bergerak membaca bola ke sisi kiri gawang. Argentina unggul 1-0.</p>
<p>Mac Allister kian menbawa Argentina memperlebar jarak setelah tandukannya tak dapat dibendung Dominguez. Argentina unggul 2-0.</p>
<p>John Yeboah membawa Ekuador memperkecil jarak dan membuat papan skor berubah 2-1.</p>
<p>Gonzalo Montiel mengecoh Dominguez untuk membawa papan skor menjadi 3-1 untuk keunggulan Argentina.</p>
<p>Jordy Caicedo melesatkan tendangan keras yang tak mampu diblok Emi Martinez dan membuat kedudukan menjadi 3-2.</p>
<p>Nicolas Otamendi mengarahkan tendangan terukur di sudut kanan gawang untuk memastikan Argentina mengamankan tiket semifinal dengan unggul adu penalti 4-2.</p>
<p>Pada babak semifinal nanti, Messi dan kawan-kawan akan menunggu calon lawan antara pemenang dari pertandingan yang mempertemukan Venezuela menghadapi Kanada yang berlangsung pada Sabtu pagi WIB.</p>
<p>Susunan pemain:</p>
<p>Argentina (4-4-2) : Emiliano Martinez (PG), Nicolas Tagliafico, Lisandro Martinez, Cristian Romero, Nahuel Molina; Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez, Rodrigo de Paul, Nico Gonzalez; Lautaro Martinez, Lionel Messi.</p>
<p>Pelatih : Lionel Scaloni</p>
<p>Ekuador (4-1-4-1) : Alexander Dominguez (PG); Angelo Preciado, Felix Torres, Willian Pacho, Piero Hincapie; Carlos Gruezo; Kendry Paez, Alan Franco, Moises Caicedo, Jeremy Sarmiento; Enner Valencia.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/argentina-melaju-ke-semifinal-usai-atasi-ekuador-lewat-adu-penalti-4-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
