<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#ditresnarkobantb #poldantb &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/ditresnarkobantb-poldantb/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Oct 2024 07:02:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>#ditresnarkobantb #poldantb &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kapolda NTB Ungkap Keberhasilan Penanganan Kasus Narkotika, 116 Kasus Berhasil Diungkap</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/kapolda-ntb-ungkap-keberhasilan-penanganan-kasus-narkotika-116-kasus-berhasil-diungkap/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/kapolda-ntb-ungkap-keberhasilan-penanganan-kasus-narkotika-116-kasus-berhasil-diungkap/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 3]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Oct 2024 07:02:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[#ditresnarkobantb #poldantb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=18021</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia.Mataram – Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Irjen Pol. Hadi Gunawan, SH, S.I.K., didampingi Direktur Reserse Narkoba Kombes&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia.Mataram</strong> – Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Irjen Pol. Hadi Gunawan, SH, S.I.K., didampingi Direktur Reserse Narkoba Kombes Pol. Deddy Supriadi dan Kabid Humas, menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus narkotika periode Agustus hingga September 2024. Acara ini berlangsung di tribun Bhara Daksa, pada Rabu, 23 Oktober 2024.</p>
<p>Dalam keterangannya, Kombes Pol. Deddy Supriadi menjelaskan bahwa pengungkapan ini bertujuan menumbuhkan kepercayaan masyarakat serta memberikan efek jera kepada para pelaku sindikat narkotika. “Penting bagi kami untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa hingga Oktober 2024, Ditresnarkoba Polda NTB telah berhasil mengungkap 116 kasus narkotika. Jika dikaitkan dengan target pengungkapan berdasarkan DIPA Tahun Anggaran 2024, yakni 73 kasus, persentase pengungkapan mencapai 159%,” ujarnya.</p>
<p>Seluruh pengungkapan tersebut, lanjutnya, merupakan hasil dari informasi masyarakat yang diselidiki dengan cermat. “Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat terkait rencana masuknya narkotika ke NTB dan transaksi peredaran gelapnya. Kami berhasil menangkap para tersangka dan mengembangkan penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-18024" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/10/IMG-20241023-WA0010-1024x768.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/10/IMG-20241023-WA0010-1024x768.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/10/IMG-20241023-WA0010-300x225.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/10/IMG-20241023-WA0010-768x576.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/10/IMG-20241023-WA0010.jpg 900w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Kombes Pol. Deddy juga menyoroti modus operandi yang digunakan para pelaku, termasuk penggunaan jasa pengiriman barang, sistem ranjau (jaringan terputus), serta transaksi online. Selama periode September 2024, Ditresnarkoba Polda NTB berhasil mengungkap tujuh kasus dengan jumlah tersangka sepuluh orang, termasuk empat residivis. Barang bukti yang disita antara lain uang tunai Rp14.163.000, satu unit sepeda motor, dan sembilan unit telepon genggam.</p>
<p>“Para tersangka dikenakan Pasal 112 ayat (2), Pasal 114 ayat (2) dan ayat (1), serta Pasal 111 ayat (1) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman bagi mereka adalah pidana mati, penjara seumur hidup, atau paling lama 20 tahun penjara,” terang Kombes Pol. Deddy.</p>
<p>Ia juga memaparkan dampak positif dari pengungkapan ini. Berdasarkan perhitungan, sebanyak 925 orang diselamatkan dari penggunaan ganja, dengan nilai kerugian ekonomi bagi jaringan pengedar mencapai Rp10 juta. Selain itu, Ditresnarkoba juga berhasil menyita 5.000 butir ekstasi dan 5,99 kg sabu, yang diperkirakan dapat menyelamatkan hampir 30.000 orang dari bahaya narkotika.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-18025" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/10/IMG-20241023-WA0011-1024x768.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/10/IMG-20241023-WA0011-1024x768.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/10/IMG-20241023-WA0011-300x225.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/10/IMG-20241023-WA0011-768x576.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/10/IMG-20241023-WA0011.jpg 900w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Deddy turut memaparkan beberapa operasi besar yang telah dilakukan, termasuk penangkapan terduga pelaku berinisial S (27 tahun) di Suranadi pada 30 Agustus 2024. Dari tersangka, ditemukan barang bukti berupa 925 gram ganja yang dibungkus rapi untuk dijual kembali ke Bali dan Flores.</p>
<p>Penangkapan lainnya dilakukan pada 27 September 2024, terhadap tersangka IR (29 tahun) di Dermaga 2, Pelabuhan Lembar. IR diketahui menerima 998 gram sabu dari seorang pelaku di Batam untuk dikirim ke Lombok Timur dengan imbalan Rp70 juta. IR sendiri merupakan residivis narkotika yang sebelumnya ditangkap pada tahun 2019.</p>
<p>Dengan keberhasilan ini, Polda NTB berharap semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam memberikan informasi untuk memberantas peredaran narkotika di wilayah NTB. (Yyt)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/kapolda-ntb-ungkap-keberhasilan-penanganan-kasus-narkotika-116-kasus-berhasil-diungkap/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapolda NTB Paparkan Hasil Ungkap Ops Antik 2024 dan Hasil Ungkap Periode Juni 2024</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/kapolda-ntb-paparkan-hasil-ungkap-ops-antik-2024-dan-hasil-ungkap-periode-juni-2024/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/kapolda-ntb-paparkan-hasil-ungkap-ops-antik-2024-dan-hasil-ungkap-periode-juni-2024/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 3]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jul 2024 01:52:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[#ditresnarkobantb #poldantb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=12749</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia.Mataram &#8211; Kapolda NTB Irjen Pol. Dra. R. Umar Faruq SH., M. Hum., memimpin Konferensi Pers Hasil Pengungkapan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia.Mataram</strong> &#8211; Kapolda NTB Irjen Pol. Dra. R. Umar Faruq SH., M. Hum., memimpin Konferensi Pers Hasil Pengungkapan Tindak Pidana Narkotika pada Ops Antik Rinjani dan Operasi KRYD yang terjadi di wilayah Hukum Polda NTB yang dirangkaikan dengan pemusnahan Barang bukti (BB) Narkotika hasil pengungkapan.</p>
<p>Kegiatan yang dilaksanakan di Command Center Polda NTB dihadir pada Konferensi Pers Hasil Pengungkapan Pada Ops Antik Rinjani 2024 yang diselenggarakan Direktorat Resnarkoba Polda NTB tersebut : Kapolda NTB, Danrem 162/WB, Dir resnarkoba Polda NTB, Kajati NTB, BNNP NTB, Kepala Bea Cukai, Kepala BBPOM Mataram, Kabid Humas Polda NTB serta seluruh awak media Hukum Polda NTB.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-12751" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240726-WA0001-1024x682.jpg" alt="" width="640" height="426" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240726-WA0001-1024x682.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240726-WA0001-300x200.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240726-WA0001-768x512.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240726-WA0001.jpg 1280w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Dalam keterangannya saat memimpin Konferensi Pers tersebut, Kapolda NTB menyampaikan bahwa hasil ungkap kasus yang dilakukan Dir Resnarkoba Polda NTB merupakan bentuk nyata komitmen Polda NTB dalam memberantas tindak pidana Narkotika yang terjadi di wilayah Nusa Tenggara barat.</p>
<p>Tindakan hukum yang diterapkan kepada tersangka diharapkan oleh Polda NTB dapat memberi efek jera sehingga dapat mengurangi dan meminimalisir peredaran dan penyalahgunaan Narkotika di seluruh wilayah NTB.</p>
<p>Selama Periode bulan Juni 2024 polda NTB telah berhasil mengungkap 10 kasus dengan mengamankan tersangka sebanyak 11 orang, 5 diantaranya Residivis. Sementara barang bukti Narkotika yang berhasil diamankan adalah berupa Sabu seberat 394.999 gram, Ganja seberat 18.962,71 Gram, ekstasi 3 butir, serta sejumlah uang tunai.</p>
<p>Sedangkan selama Operasi Antik Rinjani dari tanggal 11 &#8211; 24 Juli 2024 Polda NTB berhasil mengungkap sebanyak 20 Kasus dengan mengamankan tersangka sebanyak 31 orang diantaranya 9 orang residivis. Dalam Operasi tersebut BB Narkotika yang diamankan sebanyak 626,518 gram sabu, 89,965 gram Ganja, 3 butir ekstasi, sejumlah uang dan HP.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-12752" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240726-WA0002-1024x682.jpg" alt="" width="640" height="426" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240726-WA0002-1024x682.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240726-WA0002-300x200.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240726-WA0002-768x512.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/07/IMG-20240726-WA0002.jpg 900w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>“Kepada para tersangka yang diamankan, penyidik menerapkan pasal 111, 114 dan atau 112 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 20 tahun penjara.</p>
<p>Sementara itu, Direktur Resnarkoba Polda NTB Kombes Pol. Dedy Supriadi SIK., menyebutkan bahwa, secara keseluruhan hasil ungkap tindak pidana Narkotika pada Operasi Antik 2024 terjadi peningkatan baik secara kualitas maupun kuantitas jika dibandingkan Ops Antik 2023 .</p>
<p>“Jadi hasil Ops Antik 2024 yang dilaksanakan Polda NTB meningkat jika dibandingkan Ops Antik 2023 lalu, “pungkasnya.</p>
<p>(Yyt)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/kapolda-ntb-paparkan-hasil-ungkap-ops-antik-2024-dan-hasil-ungkap-periode-juni-2024/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
