<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dinas KPKP DKI &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/dinas-kpkp-dki/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 Jul 2025 05:41:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Dinas KPKP DKI &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Warga Resah, BUMD Pangan DKI Diduga Edarkan Beras Oplosan</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/warga-resah-bumd-pangan-dki-diduga-edarkan-beras-oplosan/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/warga-resah-bumd-pangan-dki-diduga-edarkan-beras-oplosan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2025 05:42:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Beras Oplosan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[BUMD DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas KPKP DKI]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan Murah DKI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=30291</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Sejumlah warga di Jakarta Selatan resah dengan adanya peredaran beras oplosan yang diduga dilakukan oleh&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Sejumlah warga di Jakarta Selatan resah dengan adanya peredaran beras oplosan yang diduga dilakukan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pangan DKI Jakarta.</p>
<p>&#8220;Ya kalau dirugikan sih ada, berdampak juga kira-kira ada 10 sampai 15 persen lah pembeli yang komplain atau jadi mikir-mikir beli,&#8221; kata pedagang Pasar Kebayoran Lama bernama Nisa kepada wartawan di Jakarta, Kamis (17/7/2025).</p>
<p>Nisa mengatakan sebagai pedagang, pihaknya hanya memesan dan diantar dari distributor.</p>
<p>Dia menyayangkan seharusnya pemerintah sebagai penegak hukum yang mengawasi adanya beras oplosan lantaran berdampak pada rakyat yang dirugikan.</p>
<p>&#8220;Harusnya pemerintah yang awasi, jangan sampai rakyat yang dirugikan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Seorang warga bernama Budi juga merasa dirugikan dengan adanya peredaran beras oplosan lantaran kualitasnya yang patut dipertanyakan.</p>
<p>&#8220;Kadang beli beras di pasar, ternyata masaknya beda, rasanya juga aneh. Kita inginnya ada tindakan tegas aja, biar enggak makin banyak yang main curang,&#8221; ucap Budi.</p>
<p>Sementara, pedagang warung nasi bernama Ira Suwito juga mengaku mengonsumsi beras oplosan bisa berdampak pada kesehatan.</p>
<p>&#8220;Harusnya sih ada sanksi tegas, karena kalau sampai beras oplosan itu campur sama bahan kimia, bisa bahaya buat kesehatan,&#8221; ujar Ira.</p>
<p>Sebelumnya, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta menggunakan beras merek SP dan SR yang diproduksi FS untuk kegiatan &#8220;Penyediaan dan Pendistribusian Pangan dengan Harga Murah bagi Masyarakat Tertentu&#8221; atau yang biasa dikenal &#8220;Program Pangan Bersubsidi Beras&#8221; dengan kelas mutu premium.</p>
<p>Terhadap kedua merek tersebut, Dinas KPKP DKI Jakarta secara periodik, yakni sedikitnya 3 kali dalam setahun melakukan pengambilan sampel beras di gudang FS dan melakukan pengujian di laboratorium terakreditasi untuk memastikan kesesuaian mutunya.</p>
<p>Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta Hasudungan Sidabalok menanggapi tentang indikasi pelanggaran kualitas beras di ritel modern, FS.</p>
<p>Kini, BUMD pangan DKI itu telah memenuhi panggilan Bareskrim Polri.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/warga-resah-bumd-pangan-dki-diduga-edarkan-beras-oplosan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
