<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dendam lama &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/dendam-lama/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Sun, 11 May 2025 16:15:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>dendam lama &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pengantin Berdarah di Palembang: Dendam Lama Buyarkan Hari Bahagia</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/pengantin-berdarah-di-palembang-dendam-lama-buyarkan-hari-bahagia/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/pengantin-berdarah-di-palembang-dendam-lama-buyarkan-hari-bahagia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 May 2025 16:15:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[dendam lama]]></category>
		<category><![CDATA[hari bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[palembang]]></category>
		<category><![CDATA[pengantin berdarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=27732</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Palembang &#8211;Minggu siang, seharusnya Ahmad Anda menyambut hari paling bahagia dalam hidupnya. Di pelataran rumah calon istrinya&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="flex basis-auto flex-col -mb-(--composer-overlap-px) [--composer-overlap-px:24px] grow overflow-hidden">
<div class="relative h-full">
<div class="flex h-full flex-col overflow-y-auto [scrollbar-gutter:stable_both-edges] @[84rem]/thread:pt-(--header-height)">
<div class="@thread-xl/thread:pt-header-height mt-1.5 flex flex-col text-sm keyboard-open:pb-[calc(var(--composer-height,100px)+var(--screen-keyboard-height,0))] pb-25">
<article class="text-token-text-primary w-full" dir="auto" data-testid="conversation-turn-2" data-scroll-anchor="true">
<div class="text-base my-auto mx-auto py-5 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @[37rem]:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @[72rem]:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:32rem] @[34rem]:[--thread-content-max-width:40rem] @[64rem]:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto flex max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 text-base gap-4 md:gap-5 lg:gap-6 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden">
<div class="group/conversation-turn relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn">
<div class="relative flex-col gap-1 md:gap-3">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-5" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="f5bf2db0-c23c-41c6-b8c4-412281de4dde" data-message-model-slug="gpt-4o">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full break-words light">
<p class="" data-start="117" data-end="404"><strong>Media Analis Indonesia, Palembang</strong> &#8211;Minggu siang, seharusnya Ahmad Anda menyambut hari paling bahagia dalam hidupnya. Di pelataran rumah calon istrinya di Jalan Panca Usaha, Seberang Ulu, Palembang, pria 31 tahun itu bersiap menjalani akad nikah. Namun, belum sempat ijab kabul terucap, darah sudah menggenang di jalan.</p>
<p class="" data-start="406" data-end="784">Sekitar pukul 11.00 WIB, lima pria bersenjata tajam dan api muncul tiba-tiba. Satu di antaranya dikenal Ahmad sebagai Jono alias Ian—nama lama dalam daftar musuhnya. Tanpa banyak bicara, kelompok itu menghantam Ahmad dengan parang dan benda tumpul. Dalam sekejap, pengantin pria itu tumbang bersimbah darah. Teriakan tamu undangan berubah jadi jeritan panik. Resepsi pun buyar.</p>
<p class="" data-start="786" data-end="1018">“Saya enggak bisa lawan, hanya lari masuk ke rumah warga,” kata Ahmad dari ranjang perawatan RSUD Bari, suaranya nyaris tak terdengar. Luka bacok mengoyak kepala, lengan, dan kakinya. Ia masih dirawat intensif hingga malam harinya.</p>
<p class="" data-start="1020" data-end="1238">Ibunya, Ningcik, hanya bisa menangis. Di ruang tunggu rumah sakit, ia menggenggam baju pengantin Ahmad yang berlumuran darah. “Kami tidak tahu kenapa mereka menyerang. Baru turun dari mobil, langsung dibacok,” ucapnya.</p>
<p class="" data-start="1240" data-end="1528">Kepolisian menduga serangan dipicu dendam lama. Ajun Komisaris Polisi Herri, Kapolsek Seberang Ulu I, menyebut Ahmad dan Jono pernah berselisih pada 2019. Kala itu, Jono menuduh Ahmad sebagai informan polisi. “Kami sudah kantongi identitas pelaku, pengejaran sedang berlangsung,” katanya.</p>
<p>Akibat kejadian ini, seluruh rangkaian acara pernikahan dibatalkan. Tamu yang semula datang membawa doa pulang membawa trauma. Polisi terus menggali keterangan saksi dan menelusuri keberadaan para pelaku. Di sisi lain, keluarga Ahmad berharap keadilan bisa ditegakkan sebelum dendam kembali memakan korban. (imh)</p>
<p class="" data-start="1838" data-end="1889">
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>
</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/pengantin-berdarah-di-palembang-dendam-lama-buyarkan-hari-bahagia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
