<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Candi Borobudur &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/candi-borobudur/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Jul 2025 05:28:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Candi Borobudur &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ribuan Umat Buddha Hadiri Tipitaka Chanting dan Asalha Mahapuja di Borobudur</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/ribuan-umat-buddha-hadiri-tipitaka-chanting-dan-asalha-mahapuja-di-borobudur/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/ribuan-umat-buddha-hadiri-tipitaka-chanting-dan-asalha-mahapuja-di-borobudur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2025 05:45:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Candi Borobudur]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Tipitaka Chanting]]></category>
		<category><![CDATA[Umat Buddha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=29782</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Sebanyak 2.007 umat Buddha mengikuti Indonesia Tipitaka Chanting (ITC) dan Asalha Mahapuja 2569 tahun 2025&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Sebanyak 2.007 umat Buddha mengikuti Indonesia Tipitaka Chanting (ITC) dan Asalha Mahapuja 2569 tahun 2025 di Taman Lumbini, kompleks Candi Borobudur Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.</p>
<p>Ketua pelaksana kegiatan, Tonny Coasan, di Magelang, Jumat, menyampaikan kegiatan ini berlangsung pada 4-6 Juli 2025.</p>
<p>Ia menyampaikan sejak 2015 ITC telah menjadi kegiatan rutin yang menarik umat Buddha baik dari dalam maupun luar negeri untuk datang ke Candi Borobudur.</p>
<p>Umat Buddha dari luar negeri, antara lain berasal dari Kamboja, Thailand, Srilanka, Myanmar, Singapura, Malaysia, Australia, Amerika Serikat, dan Inggris. Mereka berpartisipasi dalam acara tersebut.</p>
<p>Ia mengatakan teks-teks Tipitaka yang dibaca tahun ini, yakni Suttapitake Majjhimanikaye Majjhimapannasapali Bhikkuvaggo, yang maknanya akan kembali dibedah oleh Biksu Santacitto dan Biksu Dhammadhiro Mahathera.</p>
<p>Pada hari kedua, Sabtu (5/7/2025), pukul 16.30 WIB, juga akan dilaksanakan kegiatan pradaksina di stupa agung Candi Borobudur.</p>
<p>Ia menuturkan puncak acara akan dilaksanakan pada Minggu (6/7/2025), pukul 16.00 WIB diawali prosesi puja yatra di Candi Mendut, Candi Pawon, dan Taman Lumbini Candi Borobudur yang dihadiri sekitar 9.000 umat Buddha.</p>
<p>Pada ITC dan Asalhamahapuja 2569 tahun 2025, Biksu Sri Panavaro Mahathera kembali merancang kereta kencana baru sehingga akan terdapat empat kereta kencana dalam prosesi Candi Mendut hingga Borobudur.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/ribuan-umat-buddha-hadiri-tipitaka-chanting-dan-asalha-mahapuja-di-borobudur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akrab di Borobudur, Prabowo Antar Macron Keliling Sambil Cerita Sejarah</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/akrab-di-borobudur-prabowo-antar-macron-keliling-sambil-cerita-sejarah/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/akrab-di-borobudur-prabowo-antar-macron-keliling-sambil-cerita-sejarah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 May 2025 01:47:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Candi Borobudur]]></category>
		<category><![CDATA[Emmanuel Macron]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=28459</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan momen kedekatan Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan momen kedekatan Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron terlihat saat Prabowo menceritakan tentang sejarah Candi Borobudur.</p>
<p>Momen tersebut, kata Seskab Teddy, terjadi saat Presiden Prabowo mengemudikan sendiri mobil golf boogie yang membawa Presiden Macron, Brigitte Macron dan putra Presiden Prabowo, Didit Hediprasetyo dari pelataran Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, menuju tangga utama candi itu.</p>
<p>&#8220;Keakraban keduanya tampak jelas terlihat dari percakapan santai dan penjelasan Prabowo tentang sejarah serta keistimewaan Borobudur,&#8221; kata Seskab Teddy, seperti dikutip dari salah satu unggahan melalui akun resmi Instagramnya @sekretariat.kabinet pada Jumat (30/5/2025).</p>
<p>Seskab Teddy menjelaskan momen kedekatan kedua kepala negara itu juga terlihat saat berjabat tangan erat ketika foto bersama di pelataran Candi Borobudur.</p>
<p>Adapun Presiden Prabowo dan Presiden Macron memberikan pernyataan terkait kunjungan mereka ke Candi Borobudur usai berkeliling dari pelataran hingga menaiki puncak selama sekitar 45 menit.</p>
<p>&#8220;Adalah kehormatan bagi saya sebagai Presiden Republik Indonesia untuk hari ini menemani sahabat saya, Presiden Republik Prancis,&#8221; kata Presiden Prabowo dalam pernyataan di pelataran Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (29/5).</p>
<p>Presiden menyambut kedatangan Presiden Macron dan delegasi di Candi Borobudur yang merupakan mahakarya dari peradaban wangsa Syailendra.</p>
<p>Di depan para tamu, Presiden menekankan bahwa Borobudur telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia yang kaya akan sejarah dan makna spiritual.</p>
<p>&#8220;Indonesia sebagai bangsa yang mempunyai filosofi, dasar negara adalah Pancasila menghormati semua agama dan semua kepercayaan,&#8221; kata Presiden.</p>
<p>Kunjungan Presiden Macron, Brigitte Macron dan delegasi ke Candi Borobudur pada Kamis (29/5) ini menjadi penutup dari rangkaian kunjungan resmi Presiden Macron selama di Indonesia sejak 27-29 Mei 2025.</p>
<p>Setelah Indonesia, Presiden Macron melanjutkan lawatan kenegaraannya ke Singapura, sebagai bagian dari kunjungan resmi di kawasan Indo-Pasifik.*</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/akrab-di-borobudur-prabowo-antar-macron-keliling-sambil-cerita-sejarah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Borobudur Harus Dilindungi, Dharmapala Nusantara Tolak Pemasangan Stairlift</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/borobudur-harus-dilindungi-dharmapala-nusantara-tolak-pemasangan-stairlift/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/borobudur-harus-dilindungi-dharmapala-nusantara-tolak-pemasangan-stairlift/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 May 2025 15:40:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Candi Borobudur]]></category>
		<category><![CDATA[Emmanuel Macron]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prancis]]></category>
		<category><![CDATA[Umat Buddha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=28442</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Forum aktivis Buddhis Dharmapala Nusantara menyampaikan keprihatinan atas rencana pemasangan stairlift di struktur Candi Borobudur.&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta </strong>&#8211; Forum aktivis Buddhis Dharmapala Nusantara menyampaikan keprihatinan atas rencana pemasangan <em>stairlift</em> di struktur Candi Borobudur. Dalam pernyataan sikap resminya di Jakarta, Rabu (28/5), organisasi ini menekankan bahwa Candi Borobudur bukan tempat untuk uji coba teknologi yang berisiko merusak kesakralan dan keutuhan candi.</p>
<p>“Borobudur bukan laboratorium eksperimen. Ini adalah warisan dunia, tempat suci, dan monumen hidup yang harus dijaga dengan hormat,” tegas Ketua Umum Dharmapala Nusantara, Kevin Wu dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (28/5/2025).</p>
<p>Mereka mempertanyakan urgensi intervensi fisik tersebut, meskipun diklaim bersifat non-permanen dan tidak merusak. Menurut Kevin, alasan aksesibilitas, bahkan untuk kunjungan kenegaraan, tidak sebanding dengan potensi risiko terhadap situs budaya yang memiliki nilai spiritual, moral, dan simbolis tinggi ini.</p>
<p>Dharmapala Nusantara menilai, solusi aksesibilitas seharusnya tidak mengorbankan prinsip konservasi.</p>
<p>“Teknologi seperti Virtual Reality dan Augmented Reality bisa menjadi jawaban. Tanpa menyentuh batuannya, kita tetap bisa membuka pemahaman yang mendalam tentang Borobudur,” tambah Kevin didampingi Sekjen Eko Nugroho R dan Pengurus Dharmapala Nusantara lainnya.</p>
<p>Organisasi ini juga mengkritik pendekatan yang cenderung teknokratis dan terburu-buru dalam penanganan situs budaya. Menurut mereka, pengalaman mendaki Borobudur bukan hanya soal mencapai puncak, tetapi memahami makna setiap relief melalui pradaksina. Tanpa itu, kunjungan hanya menjadi wisata biasa tanpa nilai kontemplatif.</p>
<p>Sebagai langkah lanjutan, Dharmapala Nusantara mengeluarkan seruan terbuka kepada Presiden Republik Indonesia, Istana Kepresidenan, Menteri Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri BUMN, dan Komisi VIII DPR RI. Mereka meminta agar rencana pemasangan stairlift dihentikan, serta mendesak agar Borobudur dijaga sesuai prinsip pelestarian warisan dunia.</p>
<p>Seruan ini juga ditembuskan kepada berbagai pihak strategis, termasuk Kepala Perwakilan UNESCO di Indonesia, Balai Konservasi Borobudur, PT Injourney, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Ditjen Bimas Buddha, Kedutaan Besar Prancis, media nasional, dan seluruh masyarakat pemerhati cagar budaya.</p>
<p>“Borobudur telah bertahan lebih dari seribu tahun. Jangan biarkan ia dikompromikan demi kenyamanan sesaat. Tanggung jawab kita hari ini adalah menjaga agar generasi mendatang masih bisa menyaksikannya dalam keutuhan aslinya,” tutup Kevin.(***)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/borobudur-harus-dilindungi-dharmapala-nusantara-tolak-pemasangan-stairlift/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siti Elda Hierrera Raih Gelar Doktor di Binus University Berkat Karya Metaverse Candi Borobudur</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/siti-elda-hierrera-raih-gelar-doktor-di-binus-university-berkat-karya-metaverse-candi-borobudur/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/siti-elda-hierrera-raih-gelar-doktor-di-binus-university-berkat-karya-metaverse-candi-borobudur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Feb 2025 14:55:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Binus University]]></category>
		<category><![CDATA[Candi Borobudur]]></category>
		<category><![CDATA[Doktor]]></category>
		<category><![CDATA[Metaverse]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=24388</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Siti Elda Hiererra, S.Kom, MMSI, CDMS, CME Sukes meraih gelar doktor usai dinyatakan lulus dalam&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Siti Elda Hiererra, S.Kom, MMSI, CDMS, CME Sukes meraih gelar doktor usai dinyatakan lulus dalam Ujian Promosi Program Doctor of Computer Science pada Rabu (19/2/2025) dengan meraih nilai A, lewat karya penelitiannya yang berjudul &#8220;Metaverse Based Sustainable Smart Tourism Destinations Model&#8221; membawa Elda meraih gelar doktor di kampus Binus University, Anggrek, Rawa Belong, Jakarta Barat.<br />
Hal ini menjadikannya Doktor ke- 101, Departemen Ilmu Komputer Binus University.</p>
<figure id="attachment_24383" aria-describedby="caption-attachment-24383" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-24383 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250224-WA0074-1024x798.jpg" alt="" width="640" height="499" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250224-WA0074-1024x798.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250224-WA0074-300x234.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250224-WA0074-768x598.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/02/IMG-20250224-WA0074.jpg 900w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-24383" class="wp-caption-text">Siti Elda Hiererra bersama keluarga serta perwakilan Dinas Pariwisata &amp; Ekonomi Kreatif Pemprov DKI Jakarta &amp; Ketua Forum Jurnalis Betawi.</figcaption></figure>
<p>Perempuan yang biasa di sapa Elda ini merupakan anak pasangan dari Ahmad Darwin dan Lela Sugiarti, sebuah keluarga asli Jakarta (Betawi) yang tinggal di kawasan Rawa Belong, Jakarta Barat, atau berjarak hanya beberapa ratus meter saja dari kampus Binus university.</p>
<p>Elda menikah dengan Yudha Wira Afianto dan dikaruniai seorang putra yang bernama Muhammad Sahir Hakim Wira Afianto.</p>
<p>Elda menamatkan pendidikan SMA di Al Azhar Kemang Pratama 4 Bekasi, jurusan IPA, kemudian melanjutkan kuliah S1 di Universitas Bina Nusantara jurusan komputerisasi, akuntansi atau sistem informasi pada tahun 2004-2008.</p>
<p>Selesai S1 Elda bekerja di salah satu perusahaan IT, kemudian melanjutkan S2 di Universitas yang sama mengambil jurusan magister manajemen sistem informasi.</p>
<p>Tidak hanya sampai disitu, Elda terus melanjutkan pendidikannya untuk menempuh gelar S3 nya. Sebuah penelitian yang ia lakukan dengan tema Metaverse Borobudur di Binus University yang di promotori oleh Prof.Dr.Ir Meyliana, S.Kom.,MM, IPU, SDMS, CBDMP, CME, Ko-Promotor 1 Dr.Arief Ramadhan dan Ko-Promotor 2 Dr. Fredy Purnomo, berakhir dengan mulus dengan pencapaian nilai A.</p>
<p>Menurut Siti Elda Hiererra, penelitiannya tentang metaverse Borobudur adalah sebagai bagian dari inisiatif dalam menggabungkan teknologi terbaru dengan pendidikan dan pariwisata. Melalui proyek ini, kita memperlihatkan kesungguhan dalam menjawab tantangan dan peluang yang ditawarkan di era digital sekarang ini.<br />
&#8220;Metaverse Borobudur tidak hanya menjadi sebuah pengalaman virtual biasa, tetapi juga sebuah langkah nyata untuk memanfaatkan teknologi terbaru guna menciptakan pengalaman berwisata yang lebih mendalam, interaktif, dan edukatif bagi masyarakat,&#8221; kata Elda.</p>
<p>Teknologi ini bertujuan meningkatkan kepuasan wisatawan, memberikan pengalaman imersif, dan meningkatkan pemahaman tentang sejarah budaya lokal selama berwisata.</p>
<p><strong>Metaverse Candi Borobudur</strong></p>
<p>Riset dan penelitian Elda berfokus pada destinasi wisata Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah. Berbekal problem penurunan permukaan tanah Candi Borobudur setiap tahun, Elda membuat metaverse Candi Borobudur, supaya para pengunjung yang tidak bisa naik ke puncak candi dapat melihat dan menikmati puncaknya lewat metaverse yang dibuatnya. Sebab pengelola Candi Borobudur membatasi jumlah pengunjung yang ingin naik ke puncak candi setiap hari, sedangkan jumlah pengunjung setiap hari sekitar 2.000 orang.</p>
<p>Berkat keberhasilannya tersebut kini Elda Hiererra tengah bersiap untuk melakukan hal yang sama di wilayah Indonesia lainnya, seperti di Danau Toba dan Labuan Bajo.</p>
<p>Selamat atas pencapaiannya, semoga ini bisa memberikan motivasi bagi putra dan putri Betawi lainnya dalam memajukan Bangsa.(*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/siti-elda-hierrera-raih-gelar-doktor-di-binus-university-berkat-karya-metaverse-candi-borobudur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden Jokowi Tandatangani Perpres 101/2024 untuk Pelestarian Borobudur</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/presiden-jokowi-tandatangani-perpres-101-2024-untuk-pelestarian-borobudur/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/presiden-jokowi-tandatangani-perpres-101-2024-untuk-pelestarian-borobudur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Sep 2024 03:00:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Cagar Budaya Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Candi Borobudur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=16493</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 101 Tahun 2024 tentang Tata Kelola&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 101 Tahun 2024 tentang Tata Kelola Kompleks Candi Borobudur sebagai upaya penataan dan pelestarian cagar budaya Indonesia.</p>
<p>Berdasarkan berkas salinan aturan tersebut yang diunduh dari laman Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Sekretariat Negara di Jakarta, Senin (23/9/2024), aturan itu berlaku sejak diteken Presiden Jokowi pada 20 September 2024.</p>
<p>Pertimbangan Presiden menerbitkan aturan itu sebab kompleks Candi Borobudur merupakan kawasan cagar budaya nasional dan warisan dunia yang penting untuk pemahaman agama, sejarah, dan kebudayaan. Oleh karena itu, kelestariannya perlu dijaga untuk generasi mendatang.</p>
<p>Presiden Jokowi menimbang Keppres Nomor 1 Tahun 1992 sudah tidak relevan dengan perkembangan hukum dan kebutuhan masyarakat saat ini, sehingga perlu diperbarui untuk efektivitas yang lebih baik.</p>
<p>Pasal 2 aturan itu menetapkan tata kelola Kompleks Candi Borobudur melalui pembagian zona dan penerapan manajemen destinasi tunggal. Pendekatan ini mengintegrasikan pengelolaan berbagai aspek candi untuk menjaga keutuhannya.</p>
<p>Pemerintah pusat menugaskan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (PT TWC) untuk melaksanakan pengelolaan ini, bertujuan menjadikan Candi Borobudur sebagai warisan budaya yang berkelanjutan dan menarik bagi wisatawan.</p>
<p>Pada pasal 3 disebutkan Kompleks Candi Borobudur dibagi ke dalam lima zona, yakni zona 1 seluas 256.795 meter persegi meliputi struktur candi, pelataran sisi barat, termasuk area selatan pos pengamanan pelataran Candi Borobudur, Taman Lumbini, Taman Bhumisambhara, Taman Aksobya, Bukit Jaten, Taman Kinara, dan Taman Gunadharma.</p>
<p>Zona 2 yang merupakan Taman Arkeologi seluas 608.987 meter persegi terdiri atas Taman Bhumisambhara, Lapangan Kinara, Dagi Abhinaya, Taman Samudraraksa, Area Museum Kapal Samudraraksa, Taman Karmawibhangga, Taman Abhaya, Taman Padma, dan Taman Lumbini.</p>
<p>Selanjutnya zona 3, 4, dan 5 merupakan lanskap budaya kompleks Candi Borobudur, terdiri atas area pemanfaatan lahan terbatas seluas 1000 hektare lebih, area pengendalian bentang pandang seluas 2,6 hektare lebih, dan area taman arkeologi nasional seluas 7,5 hektare lebih.</p>
<p>Pemerintah melalui Perpres tersebut juga mengatur tata kelola kompleks Candi Borobudur dengan melibatkan berbagai pihak. Dalam pasal 13, TWC diperbolehkan untuk bekerja sama dengan pihak ketiga, sesuai ketentuan hukum yang berlaku.</p>
<p>Kerja sama ini akan mengutamakan berbagai entitas, termasuk koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), industri kecil dan menengah, artisan, serta badan usaha milik daerah dan desa.</p>
<p>Informasi selengkapnya seputar Perpres Nomor 101 Tahun 2024 dapat dilihat pada link JDIH Setneg.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/presiden-jokowi-tandatangani-perpres-101-2024-untuk-pelestarian-borobudur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perayaan Waisak di Candi Borobudur Ditutup dengan Festival Lampion</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/perayaan-waisak-di-candi-borobudur-ditutup-dengan-festival-lampion/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/perayaan-waisak-di-candi-borobudur-ditutup-dengan-festival-lampion/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 May 2024 01:18:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Buddha Mahanikaya Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Candi Borobudur]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Lampion]]></category>
		<category><![CDATA[Waisak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=9243</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Perayaan Waisak Nasional 2568 BE/2024 bertempat di Lapangan Marga Utama Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Perayaan Waisak Nasional 2568 BE/2024 bertempat di Lapangan Marga Utama Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, ditutup dengan festival lampion yang diorganisasi oleh Majelis Agama Buddha Mahanikaya Indonesia (MBMI).</p>
<p>Berdasarkan pantauan di Magelang, Kamis malam, sebelum melepas lampion para umat Buddha melakukan sesi meditasi terlebih dahulu dibimbing oleh biksu sangha, setelah itu para umat diperlihatkan tata cara melepaskan lampion.</p>
<p>Lampion yang dilepaskan terbuat dari bahan yang ramah lingkungan dan akan terurai habis seluruh bahannya setelah melayang di udara, sehingga tidak menimbulkan limbah apapun di lingkungan.</p>
<p>Hal ini terbukti dalam pelepasan lampion Waisak tahun 2023 lalu di mana tidak ada klaim asuransi atau aduan masyarakat. MBMI telah mengantisipasi berbagai hal dengan teliti seperti mempersiapkan asuransi, pemadam kebakaran, ambulans, dan lainnya.</p>
<p>Sebagaimana diketahui, Tri Suci Waisak memperingati tiga peristiwa penting yakni kelahiran Pangeran Siddharta, Pangeran Siddharta mencapai Penerangan Agung dan menjadi Buddha; serta Buddha Gautama parinibbana (wafat).</p>
<p>Adapun detik-detik Waisak jatuh pada hari Kamis, pukul 20.52 WIB. Kegiatan Waisak Nasional 2024 dipusatkan di Candi Borobudur-Magelang, Jawa Tengah.</p>
<p>Tema Waisak Nasional pada tahun 2024 adalah &#8220;Untuk Hidup Bahagia Sebagai Makhluk dan Manusia, Marilah Kita Meningkatkan Kesadaran Yang Diajarkan Oleh Sang Buddha&#8221;, dengan sub-tema &#8220;Hindarilah Keserakahan Duniawi, Kebodohan, Kemarahan, dan Kebencian&#8221;.</p>
<p>&#8220;Pelepasan lampion Waisak merupakan acara yang ditunggu-tunggu setiap tahun oleh masyarakat. Pelepasan lampion ini sudah menjadi ikon Waisak Nasional di Candi Borobudur,&#8221; kata Koordinator Lampion Waisak Nasional 2568 BE/2024 Fatmawati yang juga Ketua Umum Wanita Buddha Mahanikaya Indonesia.</p>
<p>Setiap tahun, katanya, masyarakat dari seluruh Indonesia dan mancanegara, baik umat Buddha yang melakukan ritual maupun turis hadir ke Candi Borobudur untuk ikut acara atau menyaksikan pelepasan lampion yang merupakan simbol penerangan, kedamaian batin, ketenangan, kebahagiaan, dan tercapainya harapan, doa, cita-cita yang baik serta impian peserta yang ditulis khusus pada stiker yang dapat diterbangkan bersama lampionnya.</p>
<p>Ia menyampaikan bahwa tahun ini terdapat dua sesi pelepasan lampion untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam pelepasan lampion.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/perayaan-waisak-di-candi-borobudur-ditutup-dengan-festival-lampion/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
