<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bulan Ramadan &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/bulan-ramadan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Sat, 01 Mar 2025 05:33:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Bulan Ramadan &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Masjid Tertua Samarinda Sajikan Bubur Peca Khas Setiap Ramadan</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/masjid-tertua-samarinda-sajikan-bubur-peca-khas-setiap-ramadan/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/masjid-tertua-samarinda-sajikan-bubur-peca-khas-setiap-ramadan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Mar 2025 05:35:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Bulan Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid Shiratal Mustaqiem]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=24608</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Masjid Shiratal Mustaqiem yang merupakan masjid tertua Kota Samarinda secara khusus menghidangkan bubur peca yang&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakart</strong>a &#8211; Masjid Shiratal Mustaqiem yang merupakan masjid tertua Kota Samarinda secara khusus menghidangkan bubur peca yang hanya disajikan pada setiap berbuka puasa selama bulan Ramadan.</p>
<p>&#8220;Bubur peca adalah makanan khas Kampung Masjid Samarinda yang diwariskan turun-temurun. Resep ini dari nenek moyang kami dulu,&#8221; ujar juru masak bubur peca Masjid Shiratal Mustaqiem, Mardiyana atau akrab disapa Alus di Samarinda, Sabtu (1/3/2025).</p>
<p>Juru masak yang telah 22 tahun melestarikan tradisi itu mengatakan bahwa bubur peca memiliki tekstur sangat lembut, hasil perpaduan nasi, santan, kaldu ayam kampung, dan rempah-rempah. Selain cita rasa gurihnya, bubur ini dipercaya memiliki khasiat kesehatan, terutama bagi penderita penyakit maag.</p>
<p>&#8220;Banyak jamaah yang mengatakan bubur ini bagus untuk kesehatan,&#8221; kata Alus.</p>
<p>Bubur peca bagi warga sekitar masjid bersejarah berusia lebih dari seabad, yang terletak di Jalan Pangeran Bendahara, Kelurahan Masjid, telah menjadi pusat tradisi kuliner yang mempererat tali persaudaraan warga.</p>
<p>Proses pembuatan bubur peca membutuhkan waktu dan kesabaran. Alus dan timnya mulai memasak sejak pukul delapan pagi, mengaduk adonan selama lima jam agar teksturnya lembut dan bumbu meresap sempurna.</p>
<p>Resep bumbu diracik dengan komposisi khusus yang dirahasiakan, terdiri dari berbagai rempah seperti bawang merah, bawang putih, jahe, dan kayu manis, dengan santan kental dan kaldu ayam kampung sebagai bahan utama.</p>
<p>Dalam satu hari, 25 kilogram beras diolah menjadi bubur peca. Sepuluh kilogram disajikan untuk berbuka puasa di masjid, sementara 15 kilogram dibagikan kepada jamaah untuk dibawa pulang.</p>
<p>Lauk yang disajikan bervariasi setiap harinya, mulai dari ayam bistik, ayam suwir, hingga telur bumbu merah, agar jamaah tidak bosan.</p>
<p>Menjelang waktu berbuka, masjid dipenuhi jamaah yang antusias menanti hidangan khas ini. Ratusan porsi bubur peca ludes setiap hari.</p>
<p>Menurut Alus, tradisi berbuka dengan bubur peca di Masjid Shiratal Mustaqiem bukan sekadar tentang rasa, tetapi juga tentang kebersamaan dan nilai-nilai Ramadhan. Setiap jamaah membawa wadah dari rumah untuk diisi bubur peca, yang akan disantap bersama keluarga.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/masjid-tertua-samarinda-sajikan-bubur-peca-khas-setiap-ramadan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pesona Kue Putu Mayang, Kuliner Khas Betawi yang Cocok Buat Hidangan Buka Puasa</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/pesona-kue-putu-mayang-kuliner-khas-betawi-yang-cocok-buat-hidangan-buka-puasa/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/pesona-kue-putu-mayang-kuliner-khas-betawi-yang-cocok-buat-hidangan-buka-puasa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Feb 2025 14:16:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Budayawan Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Bulan Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Khas Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Putu Mayang]]></category>
		<category><![CDATA[Takjil]]></category>
		<category><![CDATA[Yahya Andi Saputra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=24499</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Bulan Ramadan biasanya identik dengan penjual takjil yang mudah kita jumpai di pinggir jalan, berbagai&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;</strong> Bulan Ramadan biasanya identik dengan penjual takjil yang mudah kita jumpai di pinggir jalan, berbagai aneka hidangan takjil khas Ramadan banyak dijajakan oleh para pedagang takjil musiman, salah satunya kue putu mayang.<br />
Kudapan yang satu ini merupakan salah satu kuliner tradisional khas Betawi, yang mempunyai bentuk seperti mie bergulung-gulung. Kue ini berbahan dasar dari tepung beras, putu mayang biasanya disajikan dengan siraman gula merah cair dicampur santan.</p>
<p>Warna asli dari kuliner ini adalah putih, akan tetapi biar terlihat semakin menarik, kini kue putu mayang sudah banyak memiliki corak warnanya.</p>
<p>Jika ditanya mengenai sejarah putu mayang, belum ada catatan pasti mengenai kapan kue ini muncul. Namun menurut budayawan Betawi, Yahya Andi Saputra, yang meyakini bahwa kue ini punya keterkaitan erat dengan cerita-cerita rakyat Betawi. Salah satunya cerita rakyat Jampang Mayangsari.</p>
<p>&#8220;Terkait dari sisi penamaannya, Mayang itu sesuatu yang bergelombang indah. Bentuk putu mayang yang bergelombang menyerupai mie inilah yang kemudian dikaitkan dengan sosok perempuan yang bernama Mayangsari tersebut,&#8221; jelas Yahya.</p>
<p>&#8220;Kue putu mayang telah berada dan identik dengan kebudayaan Betawi sejak lama sekali. Nenek saya waktu itu masih hidup, setiap kita mau buka puasa dia selalu usahakan bawa kue putu mayang. Kue ini memang sangat terkenal di Betawi. Tapi putu mayang yang ori ya, warnanya putih doang, kayak warna beras aja,&#8221; pungkas Yahya.</p>
<p>Hal lain menurut para orang tua dahulu khususnya warga Betawi, nilai yang terkandung dalam makanan tradisional putu mayang adalah nilai budaya penyambung silaturahmi yang sudah dilakukan secara turun-temurun.</p>
<p>Biasanya putu mayang ini oleh masyarakat Betawi di jadikan hantaran kepada sanak keluarga atau para tetangganya, rasanya yang manis menyimbolkan sebuah hubungan yang manis, warnanya yang warna warni menyimbolkan keceriaan, namun itu hanyalah sebuah perumpamaan saja, dan yang pasti semuanya untuk santapan berbuka puasa.</p>
<p>Karena biasanya masyarakat untuk santapan berbuka di awali dengan makanan ringan dahulu, hal ini bertujuan agar ibadah sholat tarawihnya tidak terganggu akibat kekenyangan. (hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/pesona-kue-putu-mayang-kuliner-khas-betawi-yang-cocok-buat-hidangan-buka-puasa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polres Metro Tangerang Kota Larang Warga Nyalakan Petasan dan Sahur on the Road </title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/polres-metro-tangerang-kota-larang-warga-nyalakan-petasan-dan-sahur-on-the-road/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/polres-metro-tangerang-kota-larang-warga-nyalakan-petasan-dan-sahur-on-the-road/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Mar 2024 20:57:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Bulan Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Metro Tangerang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Sahur on the Road]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=5053</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Tangerang &#8211; Polres Metro Tangerang Kota melarang menyalakan petasan hingga &#8220;sahur on the road&#8221; selama bulan Ramadan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Tangerang</strong> &#8211; Polres Metro Tangerang Kota melarang menyalakan petasan hingga &#8220;sahur on the road&#8221; selama bulan Ramadan 1445 Hijriah.</p>
<p>Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Zain Dwi Nugroho di Tangerang Rabu (13/3/2024) mengatakan kegiatan konvoi <em>sahur on the road</em> selama Ramadan 1445 Hijriah atau 2024 Masehi ditiadakan.</p>
<p>&#8220;Kegiatan balap liar, tawuran, perang sarung hingga bermain petasan pun dilarang. Ini untuk menjaga keamanan, kenyamanan dan ketertiban selama Ramadhan,&#8221; kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Zain.</p>
<p>Ia pun menjelaskan, dalam aturan yang telah ditetapkan ini, ada konsekuensi hukum bila melakukan tawuran, balap liar, perang sarung dan menyalakan petasan yang dapat membahayakan keselamatan orang lain. Walau demikian, pihak kepolisian akan terus mengutamakan tindakan persuasif lebih dulu.</p>
<p>“Saya meminta agar seluruh masyarakat Kota Tangerang selama bulan Ramadhan untuk melakukan kegiatan yang produktif. Kegiatan konvoi <em>sahur on the road</em> banyak hal negatif yang dapat ditimbulkan. Saya minta ditiadakan dan dihentikan. Kegiatan ini, berpotensi terjadi gesekan maupun aksi tawuran di jalan,” kata dia.</p>
<p>Sementara itu, jajaran kepolisian juga akan berkolaborasi dengan Satpol PP dan Disbudpar Kota Tangerang dalam menaati atau kepatuhan pelaku usaha tempat hiburan malam.</p>
<p>Sesuai dengan Surat Edaran Walikota Tangerang No:556/2658-Disbudpar/2024 tanggal 6 Maret 2024 tentang Pengaturan Jam Buka Rumah Makan dan Penghentian Sementara Jasa Usaha Hiburan Umum pada Ramadhan.</p>
<p>Dalam surat edaran menegaskan, penutupan jasa usaha hiburan seperti karaoke, sauna, spa, <em>massage</em> dan biliar selama Ramadan dimulai dua hari sebelum bulan suci Ramadhan sampai dengan dua hari setelah Hari Raya Idul Fitri.</p>
<p>Selain itu, pemilik rumah makan, kafe, restoran dan sejenisnya dalam membuka usahanya dengan menggunakan tirai tertutup sampai dengan pukul 17.00 WIB.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/polres-metro-tangerang-kota-larang-warga-nyalakan-petasan-dan-sahur-on-the-road/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tempat Hiburan Malam di Bogor Ditutup Total Selama Ramadan</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/tempat-hiburan-malam-di-bogor-ditutup-total-selama-ramadan/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/tempat-hiburan-malam-di-bogor-ditutup-total-selama-ramadan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Mar 2024 12:15:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bima Arya Sugiarto]]></category>
		<category><![CDATA[Bulan Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat Hiburan Malam]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=4956</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Kota Bogor -Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, mengimbau kepada seluruh tempat hiburan malam di wilayah Bogor untuk&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Kota Bogor</strong> -Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, mengimbau kepada seluruh tempat hiburan malam di wilayah Bogor untuk tidak beroperasi selama bulan Ramadan 1445 Hijriah.</p>
<p>Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan hal ini dilakukan untuk menjaga kondusivitas dan menghormati bulan suci Ramadan.</p>
<p>Tempat hiburan malam yang dimaksud ialah seperti tempat karaoke, arena bernyanyi atau sejenisnya, panti pijat dan sejenisnya.</p>
<p>“Seperti tradisi setiap tahun, kami minta semua menghormati. Tempat hiburan ditutup total semua. Tidak boleh ada yang nakal,” kata Bima Arya Sugiarto di Bogor, Selasa (12/3/2024).</p>
<p>Ia mengatakan, Pemkot Bogor melalui Satpol PP, camat, dan lurah di wilayah akan memantau dan mengawasi tempat hiburan malam, serta dibantu oleh unsur TNI-Polri.</p>
<p>“Karena kami akan terus patroli, kepala Satpol PP beserta anggotanya, unsur TNI-Polri akan terus mengawasi itu. Kemudian teman-teman di wilayah, camat lurah akan memantau,” jelasnya.</p>
<p>Seperti tahun-tahun sebelumnya, dia menyebut, kegiatan sahur di jalan dan permainan perang sarung juga dilarang.</p>
<p>“Kalau sahur bersama ya silakan. Tapi nggak usah iring-iringan, tidak usah arak-arakan. Sudah pasti akan kami tertibkan,” ujarnya.</p>
<p>Selain itu, dia juga meminta rumah makan yang tetap buka selama Ramadhan untuk menghormati umat Islam yang sedang berpuasa.</p>
<p>Imbauan itu telah dia sampaikan kepada pihak terkait melalui Surat Edaran Nomor: 100.3.4/1173-Hukham tentang kesiagaan dalam mengantisipasi gangguan ketentraman dan ketertiban umum selama Ramadhan 1445 Hijriah/2024 di Bogor.</p>
<p>“Kami meminta yang akan tetap buka seperti rumah makan dan lain-lain betul-betul menghormati. Secara teknis kita serahkan, tapi hormati yang puasa,” kata dia.</p>
<p>Di samping itu, demi menjaga kebersamaan Bima juga meminta camat dan lurah untuk terus berkeliling dan silaturahmi kepada warga.</p>
<p>“Saya minta camat lurah untuk terus turun berkeliling silaturahmi ketika tarawih, berbuka, kepada warga untuk terus menjaga kebersamaan,” ucapnya.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Bogor, Atang Trisnanto, menyerahkan sepenuhnya perihal keamanan selama bulan Ramadhan kepada Pemkot Bogor dan TNI-Polri.</p>
<p>“Ada koridor-koridor yang selama ini kami sepakati bersama. Mudah-mudahan itu semuanya bisa dijalankan,” kata dia. (*/red/ant)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/tempat-hiburan-malam-di-bogor-ditutup-total-selama-ramadan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
