<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Beky Mardani &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/beky-mardani/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Sun, 13 Jul 2025 06:50:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Beky Mardani &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>DPP Permata MHT Gelar Pelatihan Seni Budaya Pantun, Dihadiri 150 Peserta</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/dpp-permata-mht-gelar-pelatihan-seni-budaya-pantun-dihadiri-150-peserta/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/dpp-permata-mht-gelar-pelatihan-seni-budaya-pantun-dihadiri-150-peserta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Jul 2025 06:49:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Beky Mardani]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[H. Supli Ali]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Kebudayaan Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Pantun Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Permata MHT]]></category>
		<category><![CDATA[Yahya Andi Saputra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=30116</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Organisasi Kemasyarakatan Persatuan Masyarakat Jakarta Mohammad Husni Thamrin (DPP Permata MHT), menggelar kegiatan pelatihan seni&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Organisasi Kemasyarakatan Persatuan Masyarakat Jakarta Mohammad Husni Thamrin (DPP Permata MHT), menggelar kegiatan pelatihan seni budaya pantun sebagai wujud nyata dalam melestarikan seni budaya khususnya kebudayaan Betawi, kegiatan ini berlangsung selama dua hari 11-12 Juli 2025, yang berlokasi di Hotel Horison Arcadia Mangga Dua, Jakarta Pusat.</p>
<p>Sebanyak 150 orang peserta hadir mengikuti kegiatan ini, mereka berasal dari pengurus DPC dan Korwil permata MHT di lima wilayah DKI dan Kepulauan Seribu.</p>
<p>Dalam kegiatan pelatihan ini menghadirkan dua orang narasumber utama, yakni Drs. Yahya Andi Saputra, M.Hum, seorang budayawan Betawi, yang akan membahas sejarah dan kebiasaan berpantun di tanah Betawi, serta Drs. Zahrudin, M.Hum, atau biasa dikenal sebagai raja pantun, yang akan memberikan tehnik atau cara membuat pantun dengan baik dan benar. Kedua narasumber tersebut akan di pandu oleh H.Beky Mardani, Ketua Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) yang bertindak sebagai moderator.</p>
<p>Ketua harian DPP Permata MHT, HM Nuh, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Permata MHT terus berkomitmen dalam melestarikan kebudayaan Betawi, sebagai wujud nyata dalam mendukung program Pemprov DKI, menuju lima abad menjadikan Jakarta sebagai kota global dan berbudaya.</p>
<p>Jakarta merupakan kota yang sangat kaya akan budaya, salah satunya adalah pantun Betawi, kota ini dapat memperkuat posisinya sebagai kota global yang dinamis dan semakin menarik jika kearifan lokalnya selalu dijaga dengan baik.</p>
<p>&#8220;Kita berterima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta, Bang Anung (Pramono Anung) dan Wagub Rano Karno, yang terus berkomitmen mau menjadikan budaya Betawi, sebagai budaya yang di banggakan di kota Jakarta ini,&#8221; ucap HM Nuh.</p>
<figure id="attachment_30119" aria-describedby="caption-attachment-30119" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-30119 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0020-1024x536.jpg" alt="" width="640" height="335" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0020-1024x536.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0020-300x157.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0020-768x402.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0020-1536x804.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0020-2048x1073.jpg 2048w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0020-scaled.jpg 1800w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-30119" class="wp-caption-text">Para pengurus DPP Permata MHT foto bersama usai acara</figcaption></figure>
<p>Banyak sekali kegiatan budaya terutama budaya Betawi yang kembali di populerkan oleh Bang Anung dan Bang Rano, pada saat ini, diantaranya ada Festival Bandeng, Andilan Potong Kebo, bahkan kuliner khas Betawi berupa bir pletok yang kini menjadi hidangan wajib di Balaikota DKI Jakarta.</p>
<p>Ia menambahkan, ucapan terimakasih juga diberikan kepada Dewan Pembina Permata MHT, Bang Fauzi Bowo dan Ketua Umum DPP Permata MHT, H Marullah Matali, yang terus memberikan arahannya agar Permata MHT terus memberikan kontribusinya kepada masyarakat Jakarta, dalam mendukung program pemerintah DKI.</p>
<p>Senada dengannya, Sekjen Permata MHT, H Supli Ali, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai ajang pelatihan keterampilan berpantun, tetapi juga sebagai media sosialisasi pentingnya pelestarian budaya lisan (pantun) di tengah arus globalisasi.</p>
<p>&#8220;Saya sangat mengapresiasi kerja sama seluruh panitia yang telah berkontribusi secara maksimal demi kesuksesan acara pada hari ini,&#8221; ujar H Supli Ali.</p>
<figure id="attachment_30117" aria-describedby="caption-attachment-30117" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="wp-image-30117 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0024-768x1024.jpg" alt="" width="640" height="853" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0024-768x1024.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0024-225x300.jpg 225w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0024-1152x1536.jpg 1152w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0024-1536x2048.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0024-scaled.jpg 1350w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-30117" class="wp-caption-text">Sekjen DPP Permata MHT, H Supli Ali (kiri) menyerahkan sertifikat kepada narasumber Yahya Andi Saputra.</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, salah satu narasumber acara Yahya Andi Saputra, menjelaskan bahwa pantun telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) pada sesi ke-15 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage tanggal 17 Desember 2020. Dengan demikian, pantun menjadi tradisi budaya Indonesia ke-11 yang masuk daftar warisan budaya tak benda yang diakui dunia.</p>
<p>Pemerintah Republik Indonesia juga secara resmi telah menetapkan tanggal 17 Desember sebagai Hari Pantun Nasional, lewat Keputusan Menteri Kebudayaan RI Nomor 163/M/2025 yang ditandatangani langsung oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon, pada 7 Juli 2025.</p>
<p>Penetapan ini menjadi momen penting dalam upaya pelestarian pantun sebagai bagian dari warisan budaya lisan yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Melayu dan Nusantara secara luas, termasuk Betawi.</p>
<p>Ia menambahkan, pantun memiliki berbagai jenis berdasarkan isi dan tujuannya. Beberapa jenis pantun yang umum dikenal antara lain pantun jenaka, pantun nasihat, pantun teka-teki, pantun kiasan, pantun agama, pantun peribahasa, pantun perkenalan, pantun percintaan, dan pantun anak-anak.</p>
<p>&#8220;Pantun memiliki ciri khas, yaitu tiap baitnya selalu terdiri atas empat baris, yang terdiri dari 8-12 suku kata di tiap barisnya, pantun harus memiliki sampiran dan isi bersajak atau berima a-b-a-b,&#8221; jelas Yahya.</p>
<p><strong>Pantun Nasihat di Tradisi Palang Pintu di Acara Pernikahan</strong></p>
<p>Bagi sebagian besar masyarakat Betawi, tradisi palang pintu dalam sebuah acara pernikahan sering kita saksikan selain seni beladiri diri pencak silat,<br />
berbalas pantun menjadi ciri khas lainnya.<br />
Menurut Yahya Andi Saputra, sekarang ini sudah banyak yang salah dalam melaksanakan tatacara berpantun dalam acara pernikahan tersebut.</p>
<p>&#8220;Pernikahan itu adalah acara yang sakral, seharusnya kita menggunakan pantun nasihat, menyesuaikan dengan situasi dan kondisi acara.<br />
Gunakan bahasa yang santun dan sopan, meskipun ada unsur jenaka, tapi jangan berlebihan, misalnya melorotin celana, menampar muka, tempeleng kepala, dan lain sebagainya, karena itu bukan ciri khas dari palang pintu, itu sudah menjurus kepada lenong.<br />
Juga usahakan pantun yang disampaikan mudah dipahami dan enak didengar dengan bahasa yang halus dan sopan,&#8221; tegas Yahya.</p>
<p>Pernyataan ini diamini oleh Ketua Lembaga Kebudayaan Betawi, H Beky Mardani, menurutnya apa yang dikatakan Bang Yahya adalah benar, pernikahan adalah acara yang sangat sakral.</p>
<p>&#8220;Jadi sebaiknya dalam acara palang pintu jangan ada unsur tambahan seperti yang di katakan Bang Yahya, mari kita perbaiki, kita kembalikan sesuai dengan pakemnya,&#8221; harap Ketua LKB.</p>
<p>Palang pintu merupakan sebuah acara tradisi pernikahan adat Betawi, sebagai simbol diplomasi dan mufakat antara pihak laki-laki dan perempuan.<br />
Tradisi palang pintu telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda dari Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2016, menandakan pentingnya tradisi ini dalam budaya Betawi.<br />
Dengan demikian, palang pintu bukan hanya sekadar prosesi, tetapi juga merupakan bagian penting dari pernikahan adat Betawi yang sarat dengan makna dan filosofi kehidupan.</p>
<figure id="attachment_30118" aria-describedby="caption-attachment-30118" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="wp-image-30118 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0022-768x1024.jpg" alt="" width="640" height="853" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0022-768x1024.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0022-225x300.jpg 225w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0022-1152x1536.jpg 1152w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0022-1536x2048.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250713-WA0022-scaled.jpg 900w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-30118" class="wp-caption-text">Ketua Harian DPP Permata MHT, HM Nuh (kanan) menyerahkan sertifikat kepada salah satu narasumber Drs Zahrudin</figcaption></figure>
<p>Narasumber lainnya yakni Drs. Zahrudin atau yang lebih dikenal sebagai raja pantun mencoba berbagi ilmu tentang seni budaya pantun.<br />
Menurutnya, setiap orang bisa untuk melakukan seni berpantun tetapi butuh kesabaran dan ketekunan juga kecepatan otak untuk berpikir dalam menyusun kalimat pantun tersebut.</p>
<p>&#8220;Pantun memiliki empat baris dalam satu bait. Dua baris pertama adalah sampiran, berfungsi sebagai pengantar atau pembuka. Dua baris terakhir adalah isi, yang berisi maksud atau pesan pantun. Rima pantun biasanya berpola a-b-a-b atau a-a-a-a.<br />
Kemudian rajin berlatih membuat contoh-contoh sederhana. Pilih tema yang mudah, lalu buat isi pantun terlebih dahulu sebelum menentukan sampirannya, maka kita akan mudah dan cepat dalam membuat pantun,&#8221; terang Zahrudin.</p>
<p>Sebelumnya, acara di buka oleh Wakil Kadis Kebudayaan DKI, Puspa Dirjaya, yang menekankan pentingnya pelestarian budaya di setiap daerah.</p>
<p>&#8220;Budaya daerah merupakan identitas bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan. Pelestarian budaya daerah penting untuk mempertahankan warisan leluhur, memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta menjadi aset wisata yang berharga, termasuk budaya lisan (pantun) yang hari ini sedang mengadakan kegiatan pelatihan oleh DPP Permata MHT,&#8221; pungkas Puspa Dirjaya.</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris Kota (Seko) Jakarta Pusat, Denny Ramdany, mengatakan, dengan adanya undang-undang yang baru soal Jakarta, harusnya kita bisa meniru yang ada di Bali, yaitu adanya Pecalang.</p>
<p>Pecalang bukan hanya sekadar petugas keamanan biasa, melainkan juga menjadi representasi dari kearifan lokal dan pelestari nilai-nilai budaya di wilayah tersebut.</p>
<p>&#8220;Salah satu faktor yang dinilai sebagai kota global berdasarkan Global Cities Index (GCI) salah satunya adalah kearifan lokal, dalam hal ini budaya dan kesenian Betawi yang harus di perkuat,&#8221; ungkap Denny.</p>
<p>Ia menambahkan, bahwa Gubernur DKI Jakarta sudah berkomitmen untuk melestarikan dan menjadikan budaya Betawi sebagai identitas utama Jakarta sebagai kota global.</p>
<p>&#8220;Sekarang Betawi jadi jagoannya, karena alas hukumnya sudah ada, komandonya juga ada, ayo sama-sama kita jalani,&#8221; tutup Denny, diiringi tepuk tangan para peserta yang hadir.</p>
<p>Beberapa pengurus Permata MHT yang juga turut hadir dalam kegiatan ini antara lain, H Hamzah, H Naman Setiawan, Ustadz Zaini Hamdan, H Yusron Sjarief, Ustadz Hazami, dan para pengurus DPC masing-masing wilayah.(hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/dpp-permata-mht-gelar-pelatihan-seni-budaya-pantun-dihadiri-150-peserta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>HUT ke-498, Ketum LKB Sebut Jakarta sebagai Mozaik Keberagaman Paling Representatif di Indonesia</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/hut-ke-498-ketum-lkb-sebut-jakarta-sebagai-mozaik-keberagaman-paling-representatif-di-indonesia/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/hut-ke-498-ketum-lkb-sebut-jakarta-sebagai-mozaik-keberagaman-paling-representatif-di-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2025 02:41:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Beky Mardani]]></category>
		<category><![CDATA[HUT Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Kebudayaan Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[LKB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=29374</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Menyambut HUT Jakarta ke-498, Ketua Umum Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB), Beky Mardani, menyebut Jakarta sebagai&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;</strong> Menyambut HUT Jakarta ke-498, Ketua Umum Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB), Beky Mardani, menyebut Jakarta sebagai mozaik keberagaman paling representatif di Indonesia.</p>
<p>Hal itu, kata Beky, menjadi modal yang bagus bagi Jakarta, saat hendak memposisikan diri sebagai kota global. Keistimewaan dalam meramu dan menjaga keberagaman selama ratusan tahun ini jarang dimiliki oleh daerah lain di Indonesia.</p>
<p>Sebagai mozaik keberagaman, di Jakarta tumbuh budaya lokal, nasional, dan global. Mulai dari pementasan lenong, pameran kuliner nusantara, hingga festival jazz internasional. Jakarta setiap hari tidak hanya menyapa warganya, tapi juga warga seluruh Indonesia yang berinteraksi bisnis dan jasa di Jakarta, dan warga dunia yang menjadi pelancong dan tamu negara.</p>
<p>Fonemena itu bahkan sudah ada sejak Jakarta masih bernama Sunda Kalapa, pelabuhan besar yang berada di bawah pengaruh Kerajaan Pajajaran. Hal yang terus dipertahankan hingga kini dan insyaallah kelak, ketika usia kota ini mencapai 5 abad, dua tahun mendatang.</p>
<p>Sebagai mozaik keberagaman, bukan hanya semua suku, ras, dan agama, ada di Jakarta. Pemandangan kontras gedung pencakar langit dan gang-gang sempit pun menjadi bagian dari romantika Jakarta. Di sisi lain, tradisi lokal Betawi dipertahankan, meski terus digempur globalisasi dan glokalisasi yang sulit dihindarkan.</p>
<p>&#8220;Sebagai orang Betawi, saya bangga Jakarta bisa berkembang sejauh ini, memberi makna yang amat dalam pada konsep kerukunan, keharmonisan, dan keberagaman bangsa,&#8221; tegas Beky, melalui keterangan tertulisnya, pada Minggu (22/6/2025).</p>
<figure id="attachment_29369" aria-describedby="caption-attachment-29369" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-29369 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250623-WA0001-1024x678.jpg" alt="" width="640" height="424" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250623-WA0001-1024x678.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250623-WA0001-300x199.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250623-WA0001-768x508.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250623-WA0001-1536x1017.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250623-WA0001.jpg 900w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-29369" class="wp-caption-text">Ketua Umum Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB), Beky Mardani dan Wagub DKI Rano Karno</figcaption></figure>
<p>Seraya menambahkan, hal itu tidak lepas dari peran orang Betawi yang dikenal egaliter, toleran, dan menyadari betul pentingnya menjaga keberagaman.</p>
<p>Di hari ulang tahun Jakarta ke-498, Beky mengajak masyarakat Betawi dan segenap warga Jakarta untuk terus menjaga keindahan mozaik keberagaman itu, yang telah menjadi jati diri mereka sejak zaman dahulu kala.</p>
<p>&#8220;Selamat ulang tahun buat warga Jakarta, semoga dapat selalu hidup rukun dan harmoni dalam tradisi, serta siap menyambut tantangan baru sebagai warga kota global, mendunia tanpa kehilangan jati diri,&#8221; tutup Beky.(*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/hut-ke-498-ketum-lkb-sebut-jakarta-sebagai-mozaik-keberagaman-paling-representatif-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seniman Betawi Mak Tonah dan Munaroh Jadi Sasaran Selfie Warga saat Perayaan HUT Permata MHT</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/seniman-betawi-mak-tonah-dan-munaroh-jadi-sasaran-selfie-warga-saat-perayaan-hut-permata-mht/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/seniman-betawi-mak-tonah-dan-munaroh-jadi-sasaran-selfie-warga-saat-perayaan-hut-permata-mht/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jun 2025 22:38:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Beky Mardani]]></category>
		<category><![CDATA[Ketum LKB]]></category>
		<category><![CDATA[Mak Tonah]]></category>
		<category><![CDATA[Munaroh]]></category>
		<category><![CDATA[Permata MHT]]></category>
		<category><![CDATA[Seniman Betawi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=29135</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Artis senior yang juga sebagai seniman Betawi, Hj Tonah dan Munaroh (Maryati Tohir) menjadi magnet&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Artis senior yang juga sebagai seniman Betawi, Hj Tonah dan Munaroh (Maryati Tohir) menjadi magnet tersendiri di tengah kemeriahan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Organisasi Persatuan Masyarakat Jakarta Mohammad Husni Thamrin (Permata MHT) ke-49 di kawasan Kantor Walikota Jakarta Barat, Puri Kembangan, pada Minggu (15/6/2025) pagi WIB.</p>
<p>Kedua artis seniman senior asli Betawi yang melejit namanya berkat aktingnya dalam sinetron serial &#8220;Si Doel Anak Sekolahan&#8221; yang pertama kali tayang pada 16 Januari 1994 di stasiun televisi RCTI.</p>
<figure id="attachment_29138" aria-describedby="caption-attachment-29138" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-29138 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250618-WA0001-1024x996.jpg" alt="" width="640" height="623" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250618-WA0001-1024x996.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250618-WA0001-300x292.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250618-WA0001-768x747.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250618-WA0001.jpg 900w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-29138" class="wp-caption-text">Munaroh (Maryati Tohir) tengah, dikelilingi penggemar.</figcaption></figure>
<p>Keduanya menjadi sasaran selfie para pengunjung yang mengikuti kegiatan lomba jalan sehat dalam rangka HUT Permata MHT.</p>
<p>Tampak mereka berdua masih mempunyai tempat tersendiri dihati para penggemarnya hingga kini.<br />
Salah satu penggemarnya adalah Mak Ida (58) yang datang bersama rombongan dari Duri Kosambi Cengkareng, Jakarta Barat.</p>
<p>Melihat kedua idolanya didepan mata sontak saja Mak Ida minta foto bersama.<br />
&#8220;Bu Hj Tonah boleh foto bareng ya,&#8221; ucap Mak Ida.</p>
<p>Sambil senyum ramah Mak Tonah meladeni para penggemarnya bersama Munaroh, untuk foto bersama.</p>
<figure id="attachment_29137" aria-describedby="caption-attachment-29137" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-29137 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250618-WA0002-1024x892.jpg" alt="" width="640" height="558" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250618-WA0002-1024x892.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250618-WA0002-300x261.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250618-WA0002-768x669.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250618-WA0002.jpg 900w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-29137" class="wp-caption-text">Mak Tonah, Munaroh dan Istri Walikota Jakarta Barat, Lisniawati Uus Kuswanto (hijab abu-abu) saat mengikuti jalan sehat Permata MHT</figcaption></figure>
<p>Usai foto bersama Mak Ida melakukan candaan dengan gaya khas Betawi, kepada kedua idolanya tersebut.<br />
&#8220;Ternyata baik orangnya ngga galak kaya di sinetron,&#8221; ucap Mak Ida sambil tersenyum.</p>
<p>Mendengar itu Mak Tonah dan Munaroh pun tersenyum sumringah.</p>
<figure id="attachment_29136" aria-describedby="caption-attachment-29136" style="width: 1006px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-29136 size-full" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250618-WA0003.jpg" alt="" width="1006" height="997" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250618-WA0003.jpg 1006w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250618-WA0003-300x297.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250618-WA0003-150x150.jpg 150w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250618-WA0003-768x761.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1006px) 100vw, 1006px" /><figcaption id="caption-attachment-29136" class="wp-caption-text">Munaroh, Beky Mardani (Ketua LKB) dan Mak Tonah</figcaption></figure>
<p><strong>Sekilas biografi Mak Tonah dan Munaroh:</strong></p>
<p>Hj. Siti Alfatonah, atau yang lebih dikenal sebagai Tonah Nasir, memulai kariernya sejak kecil sebagai seniman lenong, teater tradisional Betawi.</p>
<p>Terlahir pada 17 April 1962 di Jakarta, tepatnya di kawasan TMII dalam keluarga seniman, Tonah tumbuh dengan warisan budaya yang kuat dari kakeknya (pendiri grup tanjidor Gajen) dan ayahnya (pemimpin orkes Melayu Bumi Agung).</p>
<p>Kariernya menanjak ketika dipercaya memerankan Mpok Ipah (Emaknya Zaenab) dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan (1994 &#8211; 2003) dan versi filmnya, menjadi karakter ikonik dengan gaya bicara lantang khas Betawi yang sangat kuat hingga banyak penggemar lebih mengenalnya sebagai Emak Zaenab daripada nama aslinya.</p>
<p>Reputasinya sebagai artis nasional semakin mantap saat ia tampil dalam FTV dan sinetron lain, termasuk Bajaj Bajuri.Meski telah berusia hampir 60 tahun, Hj Tonah tetap aktif berakting.</p>
<p>Di era 2021 &#8211; 2022, ia kembali hadir main sinetron dengan judul Amanah Wali 4 dan 5, bersama Tarsan, serta aktif menjaga dan melestarikan seni budaya Betawi lewat grup tanjidor Bumi Agung dan lenong Sinar Jaya.</p>
<p>Karakternya yang tegas pernah menimbulkan reaksi emosional dari penggemar bahkan sanggup melayangkan tamparan kepadanya dalam satu peristiwa di Jakarta Fair yang menegaskan betapa kuatnya perannya dalam ingatan publik.</p>
<p>Kesetiaannya pada akar budaya, kualitas akting, serta kemampuannya menyatu dengan karakter membuat Hj Tonah tetap relevan di industri hiburan Indonesia hingga kini.</p>
<p>Sebagai informasi tambahan, Maryati Tohir atau yang lebih dikenal sebagai Munaroh ini merupakan saudara ipar Emak Zaenab (Hj Tonah Nasir). Mereka berdua berasal dari keluarga seniman Betawi yang hingga kini masih terus mereka jaga. (hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/seniman-betawi-mak-tonah-dan-munaroh-jadi-sasaran-selfie-warga-saat-perayaan-hut-permata-mht/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sarasehan ke-III Kaukus Muda Betawi, Ketum LKB: Ini Bukan Soal Kepentingan Segelintir Pihak, tapi&#8230; </title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/sarasehan-ke-iii-kaukus-muda-betawi-ketum-lkb-ini-bukan-soal-kepentingan-segelintir-pihak-tapi/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/sarasehan-ke-iii-kaukus-muda-betawi-ketum-lkb-ini-bukan-soal-kepentingan-segelintir-pihak-tapi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2025 11:55:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Beky Mardani]]></category>
		<category><![CDATA[Kaukus Muda Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Ketum LKB]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Kebudayaan Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Pelestarian Budaya Betawi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=28552</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bersama Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menghadiri kegiatan Sarasehan ke-III&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;</strong> Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bersama Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menghadiri kegiatan Sarasehan ke-III Kaukus Muda Betawi bertema “Menyongsong 498 Tahun Kota Jakarta dan Lembaga Adat Masyarakat Betawi Tahun 2025”. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, pada Senin (2/6/2025).</p>
<p>Gubernur Pramono menyambut antusias terselenggaranya acara ini karena merupakan langkah penting menuju usia ke-500 tahun Kota Jakarta. Menurutnya, forum ini menjadi ruang untuk memperkuat rasa kebersamaan, membangun dialog, dan meneguhkan toleransi di tengah keragaman warga Jakarta.</p>
<p>“Menurut saya, ini bagian dari komitmen kita untuk menyelesaikan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024, di mana Jakarta kini tengah bertransformasi menjadi kota global dan pusat ekonomi nasional. Jadi, kalau tidak sekarang diselesaikan, menurut saya kita akan mengalami kesulitan. Bahkan, Ketua DPRD-nya punya komitmen, serta teman-teman sekalian di sini berkeinginan untuk itu juga,” ujar Gubernur Pramono.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-28555 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250602-WA0042-1024x683.jpg" alt="" width="640" height="427" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250602-WA0042-1024x683.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250602-WA0042-300x200.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250602-WA0042-768x512.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250602-WA0042.jpg 900w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Ia menilai sarasehan ini juga menjadi momen strategis bagi para tokoh, budayawan, seniman, pelaku ekonomi, serta seluruh lapisan masyarakat untuk bertukar gagasan, sekaligus merumuskan langkah konkret dalam memperkuat peran lembaga adat sebagai penjaga dan penggerak budaya Betawi.</p>
<p>“Maka, saya meminta Dinas Kebudayaan serta para wali kota dan bupati agar budaya Betawi kita menjadi naik kelas. Kita juga sudah melakukan kerja sama dengan sepuluh hotel berbintang lima untuk budaya Betawi, itu menjadi budaya utama ketika kita datang ke hotel. Kita mulai contohnya di Hotel Borobudur; selama dua bulan, Borobudur akan menyajikan makanan khas Betawi setiap hari,” jelas Gubernur Pramono.</p>
<p>Lebih lanjut, ia mengatakan, budaya Betawi memiliki peran penting sebagai identitas kultural Jakarta. Oleh karena itu, budaya Betawi perlu terus dirawat, dilestarikan, dan dikembangkan melalui kolaborasi antarpemangku kepentingan yang dikenal dengan semangat “Betawi Cultural Collaboration.”</p>
<p>Menurut Gubernur Pramono, masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan budaya. Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta menempatkan lembaga kebudayaan dan organisasi masyarakat Betawi sebagai mitra utama dalam merawat nilai-nilai luhur, sekaligus mendorong kemajuan budaya Betawi.</p>
<p>“Sebagai bentuk komitmen nyata, saya bersama Bang Doel menetapkan peningkatan pariwisata melalui promosi budaya Betawi sebagai program prioritas dalam 100 hari pertama pemerintahan kami. Sejumlah kegiatan seperti Festival Bandeng, Andilan Potong Kebo, pagelaran seni budaya, Lebaran Betawi, hingga silaturahmi dengan para tokoh kami dorong sebagai bagian dari upaya pelestarian yang nyata. Ke depan, kami akan terus memperkuat budaya Betawi ini,” pungkasnya.</p>
<p><strong>Pelestarian Kebudayaan Betawi</strong></p>
<p>Salah satu fokus penting dalam Sarasehan III adalah dorongan untuk merevisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pelestarian Kebudayaan Betawi. Revisi ini dinilai penting untuk memperluas ruang partisipasi dan memperkuat perlindungan, pemanfaatan, pengembangan, serta pembinaan budaya Betawi secara komprehensif.</p>
<p>Hal yang sama juga di ungkapkan oleh Pembina Kaukus Muda Betawi, Beky Mardani, menurutnya, Sarasehan ini merupakan forum silaturahmi dan tukar gagasan yang sangat dibutuhkan dalam proses memajukan budaya Betawi di tengah dinamika Jakarta sebagai kota global.</p>
<p>“Saat ini Jakarta sedang menata diri sebagai kota global yang berbudaya. Maka penting bagi kita membangun sinergi lintas komponen Betawi agar memiliki satu orientasi dan perspektif yang sama dalam menjaga dan memajukan budaya kita,” jelas Beky yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB)</p>
<p>Beky menekankan revisi Perda 4/2015 tidak boleh hanya menjadi kepentingan birokratis, tetapi harus menjadi bagian dari cita-cita bersama masyarakat Betawi. Terlebih, dua tahun ke depan, Jakarta akan memasuki usia ke-5 abad, momen penting yang harus dimanfaatkan untuk memperkuat identitas dan ketahanan budaya lokal.</p>
<p>“Komitmen bersama dari seluruh elemen Betawi adalah kunci untuk mendorong percepatan revisi Perda ini. Ini bukan soal kepentingan segelintir pihak, tapi kehormatan budaya kita,” tutup Beky.</p>
<figure id="attachment_28553" aria-describedby="caption-attachment-28553" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-28553 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250602-WA0115-1024x683.jpg" alt="" width="640" height="427" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250602-WA0115-1024x683.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250602-WA0115-300x200.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250602-WA0115-768x512.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250602-WA0115-1536x1024.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250602-WA0115-2048x1365.jpg 2048w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/06/IMG-20250602-WA0115-scaled.jpg 900w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-28553" class="wp-caption-text">Ketua Umum Forum Betawi Rempug (FBR), KH Lutfi Hakim</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Forum Betawi Rempug (FBR), KH Lutfi Hakim juga menegaskan keabsahan regulasi daerah terkait Lembaga Adat Masyarakat Betawi akan diuji dan didiskusikan melalui forum ini. Sejumlah akademisi yang hadir sebagai narasumber untuk memberikan masukan objektif, konstruktif, dan strategis.</p>
<p>“Di usia ke-498 ini, Jakarta membutuhkan peta jalan budaya yang kuat. Baik regulasi maupun pimpinan adat Betawi sudah terbentuk. Maka perlu diperkuat dengan kebijakan yang adaptif dan berpihak,” jelasnya.</p>
<p>(*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/sarasehan-ke-iii-kaukus-muda-betawi-ketum-lkb-ini-bukan-soal-kepentingan-segelintir-pihak-tapi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sarasehan di Setu Babakan Bahas Upaya Pelestarian Budaya Betawi Seiring Perkembangan Teknologi</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/sarasehan-di-setu-babakan-bahas-upaya-pelestarian-budaya-betawi-seiring-perkembangan-teknologi/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/sarasehan-di-setu-babakan-bahas-upaya-pelestarian-budaya-betawi-seiring-perkembangan-teknologi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Sep 2024 04:12:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Beky Mardani]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Kebudayaan Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Pelestarian Budaya Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Setu Babakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=16121</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Dalam rangka memperingati ulang tahun ke-24 Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Dalam rangka memperingati ulang tahun ke-24 Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, menggelar acara sarasehan, pada Sabtu (14/9/2024).</p>
<p>Hadir dalam acara ini, Diennaryati Tjokrosuprihatono, mantan Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Ekuador pada periode 2017-2020.<br />
Menurutnya, budaya Betawi terbukti dapat go international jika dikelola secara profesional dan dikemas dengan baik.</p>
<p>&#8220;Dalam menyambut Jakarta sebagai kota global, budaya Betawi perlu beradaptasi dan berkembang meskipun banyak yang harus dibenahi,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Dienny menceritakan, bahwa ketika mengadakan halal bihalal bersama masyarakat Indonesia dan umat muslim Ekuador, usai melaksanakan shalat Ied bersama di Masjid As-salam yang ada di Quito, ia menampilkan budaya Betawi.<br />
Dalam acara open house dan halal bihalal bersama masyarakat Indonesia dan sahabat Indonesia dari Ekuador di Wisma Duta itu hadir sejumlah pejabat pemerintah Ekuador, pebisnis, seniman, perwakilan sahabat muslim Ekuador serta chef ternama dari Ekuador.</p>
<p>Dirinya menambahkan, bahwa hidangan yang disiapkan pun khas kuliner Betawi. &#8220;Saya orang Betawi sehingga setiap aktivitas kehidupan mengamalkan nilai-nilai Budaya Betawi,&#8221; ungkapnya.<br />
Ia juga menceritakan, bagaimana masyarakat Indonesia dan seluruh tamu asing yang hadir menyerbu hidangan mulai dari lontong, opor ayam, rendang, sate Betawi, bakso, otak-otak, kerupuk sampai berbagai kue-kue manis pun laris dinikmati tamu yang umumnya belum mengenal berbagai masakan khas Indonesia.</p>
<p>Dalam acara ini tampil sebagai pembicara adalah Ketua Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) Beky Mardani, serta dosen Institut Sains dan Teknologi Nasioal (ISTN) Daisy Radnawati, dengan moderator wartawan senior, Lahyanto Nadie.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-16123 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/09/IMG-20240915-WA0012-1024x576.jpg" alt="" width="640" height="360" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/09/IMG-20240915-WA0012-1024x576.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/09/IMG-20240915-WA0012-300x169.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/09/IMG-20240915-WA0012-768x432.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/09/IMG-20240915-WA0012.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p><strong>MENGIKUTI TREND</strong></p>
<p>Dalam sambutannya Beky Mardani mengatakan, bahwa upaya pelestarian budaya Betawi pengemasannya harus mengikuti trend, mengikuti perkembangan teknologi mutakhir, termasuk kecerdasan buatan (A.I.,Artificial Intelligence) dengan memaksimalkan peran media sosial yang menjadi pusat rujukan generasi masa kini. Tanpa menghilangkan esensi nilai nilai yang melekat pada kebudayaan Betawi.</p>
<p>Ketua Umum LKB tersebut dengan penuh semangat menyampaikan idenya dalam sarasehan yang bertajuk &#8220;Benteng Utama Budaya Betawi Siap Mendukung Jakarta sebagai Kota Global&#8221;.</p>
<p>Acara sarasehan berlangsung di tengah kemeriahan menyambut milad (ulang tahun) Perkampungan Betawi ke-24, yang jatuh 15 September 2024 ini. Pada tahun 2000, 15 September, Gubernur Sutiyoso memulai pembangunan kawasan ini.<br />
Sarasehan mengkaji beragam wacana, konsep dan aktivitas keseharian budaya Betawi di masa kini dan masa depan. ”Kampung Betawi ini memiliki empat fungsi, pelestarian, pembinaan, pemanfaatan dan pengembangan budaya Betawi.  Hari ini kita syukuri, sambil terus dibenahi, ” kata Beky Mardani.</p>
<p><strong>TEMPAT STUDI</strong></p>
<p>Perkampungan Betawi di Srengseng Sawah, kata Beky, kini telah menjadi tempat studi budaya bagi mahasiswa yang berkampus di sekitarnya, seperti Universitas Pancasila, UI, ISTN dan lainnya dan kawasan di ibukota lainnya. “Dari penelitian, 72% yang datang untuk wisata budaya” katanya, sembari kunjungan anak anak sekolah juga rutin berdatangan. ”Di sini bisa dilihat, prototip rumah Betawi pinggir, tengah dan pesisir, ada lengkap,&#8221; papar Beky Mardani, yang juga mantan aktifis mahasiswa dan jurnalis teve swasta ini.</p>
<p>Merujuk pada gagasan pembangunannya, Kampung Betawi di Setu Babakan tak cuma menjadi lokasi wisata budaya melainkan juga edukasi pengembangan budaya. Dengan luas lahan 289 hektare, terdiri daratan dan air (setu) yang menyatu dengan pemukiman warga, Kampung Budaya Betawi memiliki kelebihan dan kekurangan. “Kami berharap agar warga di sekitar ini juga merasa memiliki kampung Betawi ini dan mendapat manfaat dari keberadaan kampung budaya ini,&#8221; ucap Beky.</p>
<p>Merespon pada perkembangan terkini, setelah Jakarta tak lagi menjadi ibukota, Kampung Betawi dan Setu Babakan siap menjadi ikon global, dengan menawarkan gagasan; menyelenggarakan festival budaya sebagai agenda tahunan, meningkatkan diplomasi budaya dan kolaborasi dengan seniman internasional dan terus ‘branding’ masyarakat Betawi sebagai masyarakat terbuka dan kaya akan keberagaman.</p>
<p>Menyadari perkembangan teknologi informasi yang efektif dan fungsional, Beky berharap Situs Perkampungan Betawi juga bisa dihadirkan secara virtual, ”Supaya bisa dilihat oleh mereka yang tidak bisa datang ke sini. Ada semacam tour virtual budaya Betawi,&#8221; ucap Beky.</p>
<p>”Sarana ada, pelaku ada . Tinggal action,&#8221; paparnya.</p>
<p><strong>MODIFIKASI ELEMEN BETAWI</strong></p>
<p>Pembicara ke dua, Dr. Daisy Radnawati, S.T., M.Si., pakar arsitektur lanskap dari ISTN, menyatakan terjadi distrupsi luar biasa dalam perkembangan budaya, tak hanya Betawi melainkan juga seluruh budaya tradisional di dunia global.<br />
“Rasanya perlu diselenggarakan seminar international tentang Budaya Betawi – fokus membahas budaya Betawi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Pengaruh budaya Tionghoa,  Arab yang berbaur menjadi Betawi seperti apa nantinya?<br />
Wakil rektor ISTN ini menyebut tantangan semua pihak terkait, bagaimana menjaga keseimbangan modernisasi dan menjaga tradisi.</p>
<p>“Saya dibesarkan di Betawi, lahir dan besar di wilayah Betawi. Dulu ada tradisi warga bareng ke mushala. Sekarang, warga jalan bareng masih ada tapi sudah bukan ke mushala, ” kenangnya.</p>
<p>Daisy mengaku telah buku Peran Batik dalam Pelestarian Budaya dan menawarakan desain yang menghadirkan elemen budaya betawi di berbagai perabotan rumah, sebagai karya kreasi dan modifikasi, tanpa melanggar nilai budaya dan simbol sakral di dalamnya.<br />
Sependapat dengan Beky Mardani, Daisy menyatakan perlunya memanfaatkan dan belajar dengan A.I. (artificial intelligence) dan dunia digital untuk mempromosikan Budaya Betawi ke kancah global.</p>
<p>”Saya sudah coba, bikin lagu pakai AI satu menit bisa. Yang penting promt-nya sesuai dengan khas Betawi,&#8221; pungkasnya. (*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/sarasehan-di-setu-babakan-bahas-upaya-pelestarian-budaya-betawi-seiring-perkembangan-teknologi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketum LKB Beky Mardani Sambut Gembira Penetapan Delapan Budaya Betawi Menjadi WBTb</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/ketum-lkb-beky-mardani-sambut-gembira-penetapan-delapan-budaya-betawi-menjadi-wbtb/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/ketum-lkb-beky-mardani-sambut-gembira-penetapan-delapan-budaya-betawi-menjadi-wbtb/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Aug 2024 13:54:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Beky Mardani]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Kebudayaan Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[LKB]]></category>
		<category><![CDATA[Warisan Budaya tak Benda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=15004</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Ketua Umum Lembaga Kebudayan Betawi (LKB) Beky Mardani menyambut gembira penetapan delapan budaya Betawi menjadi&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Ketua Umum Lembaga Kebudayan Betawi (LKB) Beky Mardani menyambut gembira penetapan delapan budaya Betawi menjadi Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia 2024.</p>
<p>“Penetapan ini menunjukkan betapa kaya dan beragamnya budaya Betawi. Sekaligus pengakuan atas eksistensi budaya asli yang berkembang di Jakarta, yang telah menjadi ibu kota negara selama berpuluh tahun,” ujarnya.</p>
<p>Dirinya menambahkan, sejauh ini sudah puluhan budaya Betawi yang tercatat dan diakui sebagai WBTb Indonesia asal Jakarta.</p>
<p>“Setiap tahun itemnya selalu bertambah,” tambah Beky sumringah. Secara khusus dia mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi DKI Jakarta, Iwan Henry Wardhana, yang telah membantu LKB mengawal penetapan WBTb tahun ini. Dia juga mengapresiasi kerja tim di LKB yang mempersiapkan kajian dan berbagai kelengkapan penunjang.</p>
<p>Diketahui, baru-baru ini Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi DKI Jakarta bersama Lembaga Kebudayaan Betawi sukses menghantarkan delapan budaya Betawi untuk ditetapkan sebagai WBTb Indonesia 2024. Penetapan itu disampaikan oleh Ketua Tim Ahli WBTb Indonesia Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) G.R. Lono Lastoro Simatupang dan Sekretaris Tim Ahli WBTb Toto Sucipto di Jakarta.</p>
<figure id="attachment_15005" aria-describedby="caption-attachment-15005" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-15005 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/08/IMG-20240826-WA0003-1024x576.jpg" alt="" width="640" height="360" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/08/IMG-20240826-WA0003-1024x576.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/08/IMG-20240826-WA0003-300x169.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/08/IMG-20240826-WA0003-768x432.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/08/IMG-20240826-WA0003-1536x864.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/08/IMG-20240826-WA0003.jpg 1600w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-15005" class="wp-caption-text">Suasana sidang penetapan delapan budaya Betawi menjadi Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia 2024</figcaption></figure>
<p>Penetapan ini menandai akhir proses panjang yang telah dilakukan sejak Januari 2024 lalu. Masing-masing karya budaya yang diajukan harus lulus tiga tahap penilaian tim ahli, diakhiri sidang penetapan oleh Tim Ahli WBTb Indonesia Kemdikbudristek pada 19-22 Agustus 2024 di Hotel Holiday Inn &amp; Suites, Jakarta.</p>
<p>Delapan karya budaya Betawi yang ditetapkan sebagai WBTb Indonesia 2024 yaitu Nyorog, Kopi Jahe Betawi, Si Pitung, Rias Bakal, Bahasa Kreol Tugu, Oblog, Musik Sampyong, dan Gambus Betawi.</p>
<p>Tahun ini, Kemendikbudristek menilai 272 karya budaya dari 31 provinsi. Pemprov DKI Jakarta sendiri kiwari telah memiliki 85 WBTb Indonesia yang ditetapkan sejak 2013 hingga tahun 2024.</p>
<p>Lebih jauh, Beky Mardani sepakat dan mendukung pernyataan Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek Hilmar Farid, yang meminta agar warisan budaya yang telah dicatatkan atau ditetapkan itu dapat segera dimasukkan dalam proses belajar-mengajar. Baik dalam pendidikan formal, informal, maupun non formal sebagai sumber pembelajaran kebudayaan.</p>
<p>Jadi, kata Beky, seharusnya memang tidak berhenti pada upaya mendapatkan sertifikat saja. Melainkan lebih dar itu, bagaimana mengupayakan agar setelah penetapan, karya-karya budaya tersebut dapat terus eksis di tengah-tengah masyarakat.</p>
<p>Beky juga berharap dukungan dari berbagai pihak, khususnya yang bergerak di bidang pendidikan dan budaya, agar bersama-sama LKB menggali lebih dalam budaya Betawi.</p>
<p>&#8220;Lewat riset dan penelitian-penelitian, sehingga lebih banyak lagi karya budaya Betawi yang dapat dicatat, dilestarikan, dan dikembangkan,” ajak Beky, yang juga Ketua PMI Kota Jakarta Barat ini. (*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/ketum-lkb-beky-mardani-sambut-gembira-penetapan-delapan-budaya-betawi-menjadi-wbtb/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jaga Tradisi Lebaran, Ketua LKB Gelar Halal Bihalal di Kediamannya</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/jaga-tradisi-lebaran-ketua-lkb-gelar-halal-bihalal-di-kediamannya/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/jaga-tradisi-lebaran-ketua-lkb-gelar-halal-bihalal-di-kediamannya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Apr 2024 01:21:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Beky Mardani]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Halal Bihalal]]></category>
		<category><![CDATA[Ketum LKB]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi Lebaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=7397</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;   Ketua umum Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) sekaligus Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Barat,&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; </strong>  Ketua umum Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) sekaligus Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Barat, H Beky Mardani, menggelar acara halal bihalal di kediamannya, Kavling DKI Meruya Utara, Jl Penyelesaian Tomang 1 Blok 35/27, Jakarta Barat, pada Sabtu (20/4/2024) pagi WIB.</p>
<p>Beberapa tamu yang hadir diantaranya dari anggota LKB, anggota PMI Jakarta Barat, serta rekan jurnalis yang tergabung dalam Forum Jurnalis Betawi (FJB) tampak memenuhi tenda yang terpasang di halaman rumah H Beky, selain itu hadir pula H Naman, Camat Kebon Jeruk, yang juga Ketua Ormas Permata MHT, Jakarta Barat, serta Ketua harian Permata MHT, H M Nuh.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-7398 size-full" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/04/IMG-20240420-WA0006-scaled.jpg" alt="" width="2560" height="1444" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/04/IMG-20240420-WA0006-scaled.jpg 2560w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/04/IMG-20240420-WA0006-300x169.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/04/IMG-20240420-WA0006-1024x578.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/04/IMG-20240420-WA0006-768x433.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/04/IMG-20240420-WA0006-1536x866.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/04/IMG-20240420-WA0006-2048x1155.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></p>
<p>Menurut H Beky, ini merupakan tradisi rutin setiap tahun dalam rangka Idul Fitri 1 Syawal 1445 H (2024 M) “Ya inilah tradisi Lebaran ketika Lebaran, kita saling kunjung, saling bersilaturahmi dan kita menjaga tradisi itu,” ujarnya.</p>
<p>Dirinya menambahkan, usai berlebaran dengan keluarga untuk silaturahmi dan bermaafan, tentunya kita juga harus bersilaturahmi dengan rekan sejawat lainnya.</p>
<p>&#8220;Lebaran membawa berkah, selain bisa silaturrahmi tentu saja kita bisa bertemu dengan keluarga, teman yang sudah lama tidak bertemu untuk saling sapa, tanya kabar, dan tentunya saling mendoakan satu sama lain,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-7400 size-full" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/04/IMG-20240420-WA0008-scaled.jpg" alt="" width="2560" height="1443" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/04/IMG-20240420-WA0008-scaled.jpg 2560w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/04/IMG-20240420-WA0008-300x169.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/04/IMG-20240420-WA0008-1024x577.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/04/IMG-20240420-WA0008-768x433.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/04/IMG-20240420-WA0008-1536x866.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/04/IMG-20240420-WA0008-2048x1154.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></p>
<p>Dalam acara ini tampak hidangan makanan menu khas Betawi mendominasi di halaman rumah, seperti kerak telor, ketupat laksa, selendang mayang dan lain sebagainya, tak ketinggalan group musik Gambang Kromong menemani kita sambil menyantap hidangan tersebut. (hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/jaga-tradisi-lebaran-ketua-lkb-gelar-halal-bihalal-di-kediamannya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LKB Bagikan Kartu BPJS Ketenagakerjaan bagi 1.000 Seniman Betawi</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/lkb-bagikan-kartu-bpjs-ketenagakerjaan-bagi-1-000-seniman-betawi/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/lkb-bagikan-kartu-bpjs-ketenagakerjaan-bagi-1-000-seniman-betawi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Apr 2024 16:52:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Beky Mardani]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Ketenagakerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Kebudayaan Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[LKB]]></category>
		<category><![CDATA[Seniman Betawi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=6729</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) memberikan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada para seniman yang dibinanya. Total ada&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;</strong> Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) memberikan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada para seniman yang dibinanya. Total ada sekitar 1.000 seniman yang mendapat kartu BPJS Ketenagakerjaan sebagai bantuan asuransi sosial.</p>
<p>Penyerahan kartu BPJS kepada seniman Betawi itu dilakukan secara simbolis oleh Ketua Umum LKB H Beky Mardani kepada perwakilan seniman Hj Tonah, Bang Burhan,dan Bang Madit, dalam acara buka puasa bersama di Jakarta, Kamis (4/4/2024).</p>
<p>Hadir pula memeriahkan buka puasa bersama ini Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Firmansyah Wahi, serta perwakilan Dinas kebudayaan Pemprov DKI Jakarta, Dinas Parekraf.</p>
<p>Ketua Umum LKB H Beky Mardani menjelaskan, kartu BPJS Ketenagakerjaan ini diberikan kepada 1.000 seniman Betawi yang berkegiatan kesenian di sanggar masing-masing. Misalnya sanggar gambang kromong, seluruh pemain musiknya dapat kartu dengan manfaat jaminan kematian bagi keluarga atau ahli warisnya. Kartu BPJS Ketenagakerjaan ini diberikan selama satu tahun.</p>
<p>&#8220;Ini tahun kedua dengan dukungan dari Dinas Kebudayaan Pemprov Jakarta untuk jaminan kematian,&#8221; ujar Beky Mardani.</p>
<p>Menurutnya, pemberian jaminan sosial ini sudah berjalan untuk tahun kedua. Dan manfaatnya sudah dirasakan oleh keluarga seniman yang dikelola oleh Hj Tonah. Total manfaat yang diterima keluarganya sekitar Rp 40 juta.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-6731 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/04/IMG-20240406-WA0020-1024x493.jpg" alt="" width="640" height="308" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/04/IMG-20240406-WA0020-1024x493.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/04/IMG-20240406-WA0020-300x144.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/04/IMG-20240406-WA0020-768x370.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/04/IMG-20240406-WA0020-1536x739.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/04/IMG-20240406-WA0020.jpg 1600w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Seniwati Betawi Hj Tonah mengakui manfaat kartu BPJS Ketenagakerjaan yang diterimanya.</p>
<p>&#8220;Ada anggota yang meninggal dunia, bermanfaat bagi keluarga almarhum,&#8221; ujarnya di acara yang sama.</p>
<p>Selain buka puasa bersama, LKB juga memberikan paket sembako kepada para pengurus dan sanggar.</p>
<p><strong>FGD UU Daerah Khusus Jakarta</strong></p>
<p>Pada kesempatan sama, Beky juga mengungkapkan renvana LKB membuat kelompok diskusi terarah atau focus group discussion (FGD) mengenai UU Daerah Khusus Jakarta (DKJ) yang baru saja disahkan pada akhir Maret lalu. UU ini perlu dicermati oleh LKB dan para seniman Betawi sebagai payung hukum baru pembangunan kota Jakarta yang tidak lagi berstatus ibukota negara.</p>
<p>&#8220;Saya mengajak seniman Betawi mneningkatkan kualitas dan daya kreativitasnya karena UU DKJ membuat ruang itu semakin terbuka. Mari kita kawal UU DKJ ini dan turunannya, seperti peraturan daerah (perda) Pemajuan Budaya Betawi,&#8221; pungkas Beky. (*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/lkb-bagikan-kartu-bpjs-ketenagakerjaan-bagi-1-000-seniman-betawi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apresiasi Pengesahan RUU DKJ, Ketum LKB Minta DPRD-Pemprov Jakarta Siapkan 2 Aturan Turunan</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/apresiasi-pengesahan-ruu-dkj-ketum-lkb-minta-dprd-pemprov-jakarta-siapkan-2-aturan-turunan/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/apresiasi-pengesahan-ruu-dkj-ketum-lkb-minta-dprd-pemprov-jakarta-siapkan-2-aturan-turunan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Mar 2024 21:15:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Beky Mardani]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Kebudayaan Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[LKB]]></category>
		<category><![CDATA[RUU DKJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=6271</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Ketua Umum Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB), Beky Mardani, mengapresiasi pengesahan Rancangan Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;</strong> Ketua Umum Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB), Beky Mardani, mengapresiasi pengesahan Rancangan Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (RUU DKJ) oleh DPR, Kamis (28/3). Langkah ini diyakini akan membuka peluang pengembangan lembaga masyarakat Betawi, termasuk upaya pelestarian dan pemajuan kebudayaannya.</p>
<p>&#8220;LKB menyambut baik UU DKJ ini dan melihatnya sebagai peluang sekaligus tantangan dalam aspek kelembagaan masyarakat Betawi dan juga dalam upaya pelestarian, pembinaan, pemajuan, dan pengembangan budaya Betawi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Setelah teregistrasi, ia berharap DPRD dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta segera menyusun regulasi turunannya. Sebab, sesuai isi Pasal 31 RUU DKJ yang telah disahkan setidaknya memandatkan penyusunan dua peraturan daerah (perda).</p>
<p>&#8220;Setidaknya ada dua perda yang harus disiapkan, yakni Perda tentang Lembaga Adat Betawi dan Perda Pemajuan Budaya Betawi,&#8221; jelasnya.</p>
<p>&#8220;Masyarakat Betawi di-challenge untuk memberikan masukan untuk kedua perda ttersebut. Elemen organisasi kebetawian harus bersatu dan bersama-sama merumuskannya,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Beky berharap rumusan perda dapat memberikan perlindungan, pembinaan, pengembangan, dan pemanfaatan dari budaya Betawi. Apalagi, UU DKJ memandatkan Jakarta sebagai kota global.</p>
<p>&#8220;Karenanya, Pemprov Jakarta juga harus mereview dan mengevaluasi terhadap strategi pemajuan kebudayaan. Kalau diperlukan, harus melihat kembali pokok-pokok pikiran pemajuan kebudayaan yang ada dan merumuskan kembali strategi pencapaiannya. Secara indeks, pemajuan kebudayaan Jakarta masih relatif rendah, terutama dalam aspek ekspresi budaya serta kelembagaan dan ekonomi budaya,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sebagai kota global Jakarta beruntung mempunyai budaya inti betawi yg inklusif dan nilai2 budaya yg demokratis, egaliter serta humanis. Nilai-nilai budaya ini perlu trus di sosialisasikan dan di kembangkan. Nilai-nilai tersebut akan menjadi oase dalam kemajuan Jakarta.</p>
<p>Selain itu, keberadaan budaya Betawi akan menjadi kekhasan tersendiri sebagai Provinsi dengan empat kekhususannya dan aglomerasi akan menjadi perekat dengan adanya budaya betawi di dalamnya.(*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/apresiasi-pengesahan-ruu-dkj-ketum-lkb-minta-dprd-pemprov-jakarta-siapkan-2-aturan-turunan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kadis CPTRP DKI Angkat Bicara soal Polemik Pembangunan Cluster di PBB Setu Babakan</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/kadis-cptrp-dki-angkat-bicara-soal-polemik-pembangunan-cluster-di-pbb-setu-babakan/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/kadis-cptrp-dki-angkat-bicara-soal-polemik-pembangunan-cluster-di-pbb-setu-babakan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Mar 2024 16:41:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Beky Mardani]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas CPTRP]]></category>
		<category><![CDATA[LKB]]></category>
		<category><![CDATA[Perkampungan Budaya Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Setu Babakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=5272</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Polemik pembangunan cluster di Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan terus berlanjut. Dinas Cipta Karya,&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;</strong> Polemik pembangunan cluster di Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan terus berlanjut. Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (CPTRP) Pemprov DKI Jakarta menyatakan hal itu menjadi tanggung jawab Kepala Dinas Kebudayaan.</p>
<p>&#8220;Pelaksananya Dinas Kebudayaan,  Pak Iwan Henry Wardhana yang bertanggung jawab soal ini. Saya hanya menyiapkan Panduan Rancang Kota Kawasan Setu Babakan,&#8221; kata Kepala Dinas CPTRP Heru Hermawanto, Jumat, (15 /3/ 2024).</p>
<p>Menurut Heru, Walikota Jakarta Selatan harus menjadikan kawasan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan menjadi Kegiatan Strategis Daerah (KSD). &#8220;Jika perlu sampai ke gubernur,&#8221; katanya lagi.</p>
<p>Ia mengatakan hal tersebut menindaklanjuti protes Ketua Lembaga Kebudayan Betawi (LKB) Beky Mardani yang menyatakan bahwa PBB Setu Babakan dapat gagal seperti di Condet lantara banyak cluster yang dibangun di kawasan itu.</p>
<p>Kegundahan Beky lantaran kondisi PBB Setu Babakan makin memprihatinkan. Ia mencontohkan bahwa makin banyak cluster yang marak dibangun. &#8220;Saat ini saja sudah lebih dari 60 cluster, satu pun tidak ada yang bernuansa Betawi&#8221; ujarnya.</p>
<p>Rumah cluster merupakan jenis perumahan yang dibangun di lingkungan yang sama, dengan bentuk bangunan berdesain modern yang serupa. Meskipun terdapat sejumlah rumah yang modelnya sama, namun jumlah unit pada komplek tersebut biasanya terbatas.<br />
Padahal PBB Setu Babakan dirancang oleh Pemerintah DKI Jakarta sebagai kawasan yang berfungsi melestarikan dan mengembangkan budaya Betawi.</p>
<p>&#8220;Rumah yang ada di kawasan ini harus seluruhnya berarsitektur Betawi, sesuai Pergub Nomor 151 tahun 2007,&#8221; tegasnya.</p>
<p><strong>BAHAS BERSAMA</strong></p>
<p>Heru menjelaskan bahwa strategi yang paling utama adalah kepedulian. &#8220;Disbud peduli nggak? Kalau nggak peduli pasti tidak akan jalan,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia menyarankan jika ada kesulitan dalam pembangunan PBB Setu Babakan para pemangku kepentingan perlu membahas bersama sehingga hasilnya baik. Dinas CKTRP membuat Panduan Rancang Kota yang dapat diubah.</p>
<p>&#8220;Ini bukan kitab suci yang tidak bisa diubah,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Menurut Heru, Walikota Jakarta Selatan Munjirin juga harus peduli terhadap pengembangan PBB Setu Babakan.</p>
<p>&#8220;Pak Wali selanjutnya akan menugaskan Bapeko dan Pak Kadisbud yang menjadi leading sector-nya.&#8221;</p>
<p>Soal cluster tumbuh dan berkembang di PBB Setu Babakan, menurut Heru, tak dapat dihindari karena izin dari PTSP tetap keluar. Di kawasan seluas 289 hektare itu tak semuanya milik Pemprov DKI Jakarta sehingga lahan milik penduduk dapat izin bagi pengembang untuk membangun cluster.</p>
<p><strong>IZIN DARI PTSP</strong></p>
<p>Rudi Saputra, Ketua RW 09, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, mengungkapkan bahwa yang menjadi persoalan ini adalah akibat dari PTSP memberikan izin.</p>
<p>Pelayanan Terpadu Satu Pintu adalah kegiatan penyelenggaraan suatu perizinan dan non perizinan yang mendapat pendelegasian wewenang dari instansi yang memiliki kewenangan yang proses pengelolaannya dimulai dari tahap permohonan sampai dengan tahap terbitnya dokumen yang dilakukan dalam satu tempat.</p>
<p>Menurut Rudi, pengembang mengurus izin melalui online kemudian izin diberikan. &#8220;Bisa saja pengembang mengelabui PTSP,&#8221; katanya, Rabu, (13/3/ 2024).</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa mungkin saja PTSP memberikan izin karena persyaratan sudah terpenuhi. Namun di lapangan tak seusai gambar untuk mengajukan perizinan. &#8220;Ini merusak dan jelas tidak boleh ada cluster di kawasan PBB Setu Babakan,&#8221; katanya.</p>
<p>Rudi menjelaskan bahwa pembangunan cluster di wilayahnya juga akibat campur tangan anggota DPRD. Misalnya, warga keberatan atas pembangunan cluster itu, tapi anggota DPRD melakukan intervensi sehingga proyek dapat berjalan terus.</p>
<p>Hal itu dapat terjadi karena permohonan izin dari pengembang tidak melalui RT dan RW sehingga langsung ke PTSP secara online.</p>
<p>&#8220;Jika melalui RT dan RW maka pengawasan dari warga lebih ketat.&#8221;<br />
Pengajian secara online sudah sesuai dan tentu akan dapat mendapatkan izin, tapi di lapangan harus diawasi oleh Dinas Citata. Namun Kepala Dinas Citata mengatakan hal itu bukan wewenangnya.</p>
<p>&#8220;Saya hanya &#8216;koki&#8217; yang membuat PRK,&#8221; kata Heru. (*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/kadis-cptrp-dki-angkat-bicara-soal-polemik-pembangunan-cluster-di-pbb-setu-babakan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
