<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Banjir &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/banjir/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Jul 2025 00:21:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Banjir &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Banjir Masih Rendam 9 RT di Jakarta, Ketinggian Capai 1 Meter</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/banjir-masih-rendam-9-rt-di-jakarta-ketinggian-capai-1-meter/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/banjir-masih-rendam-9-rt-di-jakarta-ketinggian-capai-1-meter/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2025 00:20:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Info Banjir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=29937</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Sembilan Rukun Tetangga (RT) di Jakarta Barat dan Jakarta Utara yang masih terendam banjir dengan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Sembilan Rukun Tetangga (RT) di Jakarta Barat dan Jakarta Utara yang masih terendam banjir dengan ketinggian mulai 30 centimeter (cm) hingga satu meter.</p>
<p>&#8220;Saat ini genangan terjadi di sembilan RT dan dua ruas jalan,&#8221; kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa Adji di Jakarta, Rabu (9/7/2025).</p>
<p>Data hingga pukul 05.00 WIB itu menyebutkan banjir masih terjadi di tujuh RT yang berada di Jakarta Barat (Jakbar) dan dua RT di Jakarta Utara (Jaktim).</p>
<p>Untuk penyebab banjir di tujuh RT Jakarta Barat dikarenakan curah hujan tinggi dan meluapnya Kali Angke yang melintas di wilayah tersebut.</p>
<p>Sementara untuk banjir di Jakarta Timur dikarenakan curah hujan tinggi dan banjir rob sehingga air masih menggenangi kawasan tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berikut data RT yang masih terendam banjir di Jakarta hingga Rabu pagi:</p>
<p><strong>Jakarta Barat terdapat 7 RT yang terdiri:</strong></p>
<p>Kelurahan Duri Kosambi: 2 RT<br />
Ketinggian  : 30-40 cm<br />
Penyebab   : Luapan Kali Angke</p>
<p>Kelurahan Rawa Buaya: 2 RT<br />
Ketinggian: 60 cm<br />
Penyebab  : Curah hujan tinggi dan luapan Kali Angke</p>
<p>Kelurahan Kembangan Selatan: 2 RT<br />
Ketinggian: 35 hingga 40 cm<br />
Penyebab  : Luapan Kali Angke</p>
<p>Kelurahan Kembangan Utara: 1 RT<br />
Ketinggian  : 100 cm<br />
Penyebab   : Curah hujan tinggi dan luapan Kali Angke</p>
<p><strong>Jakarta Utara terdapat 2 RT yang terdiri:</strong></p>
<p>Kelurahan Kapuk Muara : 2 RT<br />
Ketinggian  : 25-30 cm<br />
Penyebab    : Curah hujan tinggi dan rob</p>
<p>Dua ruas jalan yang masih terendam banjir terdiri dari:</p>
<p>1. Jalan Bojong Indah Raya, Kelurahan Rawa Buaya, Jakarta Barat<br />
Ketinggian: 15 cm.</p>
<p>2. Jalan Pulo Indah Raya Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat<br />
Ketinggian: 10 cm.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/banjir-masih-rendam-9-rt-di-jakarta-ketinggian-capai-1-meter/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Pesan Gubernur Pramono saat Pimpin Apel Siaga Antisipasi Banjir di Rawajati Pancoran</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/ini-pesan-gubernur-pramono-saat-pimpin-apel-siaga-antisipasi-banjir-di-rawajati-pancoran/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/ini-pesan-gubernur-pramono-saat-pimpin-apel-siaga-antisipasi-banjir-di-rawajati-pancoran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jul 2025 07:09:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur DKI]]></category>
		<category><![CDATA[Pramono Anung]]></category>
		<category><![CDATA[Siaga Banjir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=29904</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memimpin apel siaga antisipasi banjir di Jalan Bina warga, Rawajati,&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;</strong> Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memimpin apel siaga antisipasi banjir di Jalan Bina warga, Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Selasa (8/7/2025) pagi. Dalam kesempatan itu, Gubernur Pramono memberikan arahan sekaligus menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak atas dedikasi mereka menangani persoalan banjir di Ibu Kota.</p>
<p>“Pagi ini saya meminta jajaran untuk mengadakan apel siaga guna mengantisipasi banjir seperti yang terjadi dua hari lalu,” ujar Pramono.</p>
<p>Ia menegaskan, penanganan banjir di Jakarta harus dilakukan secara cepat dan tepat, dengan perencanaan matang serta antisipasi terhadap kemungkinan di luar prediksi.</p>
<p>“Saya minta wali kota dan dinas-dinas terkait siaga 24 jam dalam menangani banjir. Walaupun ada hujan dan banjir kiriman, dampaknya tidak boleh separah sebelumnya. Kemarin malam, air banjir bisa langsung diflushing ke laut karena permukaan laut sedang surut,” jelasnya.</p>
<p>Dirinya menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi agar langkah antisipatif berjalan efektif, dengan keselamatan warga sebagai prioritas utama.</p>
<p>“Kita harus punya rencana antisipatif agar dampak banjir tidak meluas dan tidak menimbulkan korban. Itu yang sedang kita siapkan,” tegasnya.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-29905 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250708-WA0029-1024x682.jpg" alt="" width="640" height="426" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250708-WA0029-1024x682.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250708-WA0029-300x200.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250708-WA0029-768x512.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250708-WA0029-1536x1023.jpg 1536w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2025/07/IMG-20250708-WA0029.jpg 900w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Dalam apel tersebut, Gubernur Pramono juga menyampaikan terima kasih kepada para petugas yang telah bekerja di lapangan, seperti personel Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Pasukan Pelangi yang terdiri dari Pasukan Oranye (Dinas Lingkungan Hidup), Pasukan Biru (Dinas Sumber Daya Air), Pasukan Kuning (Dinas Bina Marga), dan Pasukan Hijau (Dinas Pertamanan dan Hutan Kota).</p>
<p>“Saya mengapresiasi kerja keras Saudara semua yang menjadi garda terdepan dalam penanganan banjir. Saya tahu banyak yang menggigil karena bekerja seharian, terutama pasukan oranye, biru, dan hijau. Bekerjalah dengan hati,” pesannya.</p>
<p>Gubernur Pramono juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang terdampak banjir. Ia berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem drainase dan mengatasi berbagai sumbatan saluran agar daya tampung air di Jakarta semakin optimal.</p>
<p>“Saya mohon maaf kepada warga yang masih terdampak banjir kemarin. Kami akan bekerja keras dan menyiapkan langkah-langkah konkret untuk penanganan ke depannya,” pungkasnya. (*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/ini-pesan-gubernur-pramono-saat-pimpin-apel-siaga-antisipasi-banjir-di-rawajati-pancoran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pencarian Bocah yang Jatuh di Kali Sodong Pulogadung, Jasad Alif Ditemukan Sudah Tak Bernyawa</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/pencarian-bocah-yang-jatuh-di-kali-sodong-pulogadung-jasad-alif-ditemukan-sudah-tak-bernyawa/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/pencarian-bocah-yang-jatuh-di-kali-sodong-pulogadung-jasad-alif-ditemukan-sudah-tak-bernyawa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2025 08:11:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Bocah Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Kali Sodong]]></category>
		<category><![CDATA[Pencarian]]></category>
		<category><![CDATA[Tim SAR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=29861</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Tim pencarian dan penyelamatan (search and rescue/SAR) menemukan jenazah bocah di Kali Sodong, Pulogadung, Jakarta&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; </strong>Tim pencarian dan penyelamatan (search and rescue/SAR) menemukan jenazah bocah di Kali Sodong, Pulogadung, Jakarta Timur.</p>
<p>&#8220;Kami melakukan pencarian korban atas nama Alif, kurang lebih radius 1,3 kilometer, pukul 09.00 WIB alhamdulillah korban berhasil ditemukan di bawah jembatan Kali Sodong,&#8221; kata Komandan Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jakarta Zulfikri di Jakarta TImur, Senin (7/7/2025).</p>
<p>Awalnya, Tim SAR mendapatkan laporan adanya anak berusia sekitar 5-7 tahun terjatuh ke Kali Sodong, Jakarta Timur pada Minggu (6/7) pukul 16.30 WIB.</p>
<p>Saat itu korban sedang bermain di pinggir sungai bersama temannya, Baim. Lalu, korban terpeleset dan jatuh ke sungai.</p>
<p>&#8220;Jadi, korban sedang bermain bersama temannya bernama Baim di pinggiran Kali Sodong, tiba-tiba keduanya terpeleset dan jatuh,&#8221; ujar Zulfikri.</p>
<p>Alif tenggelam karena tidak bisa berenang dan terbawa arus air kali yang pada saat itu debitnya sedang tinggi karena hujan deras. Warga sekitar hanya dapat menyelamatkan Baim.</p>
<p>&#8220;Cuaca pada saat itu info yang kami dapatkan adalah hujan dan debit air sungainya pun lumayan tinggi,&#8221; ucap Zulfikri.</p>
<p>Kemudian, Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban dengan menelusuri aliran kali tersebut. Upaya pencarian korban kembali dilakukan pada Senin sekitar pukul 07.00 WIB.</p>
<p>Selama dua jam, Tim SAR gabungan akhirnya berhasil temukan korban mengambang di bawah kolong jembatan Kali Sodong.</p>
<p>Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga Senin pagi pukul 06.00 WIB sebanyak 91 rukun tetangga (RT) di Jakarta Barat, Timur, Pusat, dan Selatan masih terendam banjir karena meluapnya sungai dan juga hujan intensitas tinggi.</p>
<p>Banjir Jakarta terjadi sejak Minggu (6/7) dini hari dan hingga Senin pukul 10.00 WIB. Sejumlah wilayah di Jakarta Timur, Pusat, Barat dan Selatan masih banjir.</p>
<p>Berikut 42 RT di Jakarta Timur yang masih terdampak banjir:</p>
<p>&#8211; Kel. Bidara Cina</p>
<p>Jumlah: 14 RT</p>
<p>Ketinggian: 80 s.d 130 cm</p>
<p>&#8211; Kel. Cipinang Muara</p>
<p>Jumlah: 2 RT</p>
<p>Ketinggian: 40 s.d 50 cm</p>
<p>&#8211; Kel. Kampung Melayu</p>
<p>Jumlah: 4 RT</p>
<p>Ketinggian: 80 cm</p>
<p>&#8211; Kel. Cawang</p>
<p>Jumlah: 7 RT</p>
<p>Ketinggian: 80 cm</p>
<p>&#8211; Kel. Cipinang Melayu</p>
<p>Jumlah: 15 RT</p>
<p>Ketinggian: 150 cm (*)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/pencarian-bocah-yang-jatuh-di-kali-sodong-pulogadung-jasad-alif-ditemukan-sudah-tak-bernyawa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hujan Deras dan Luapan Kali Krukut Rendam 29 RT di Kebayoran Baru</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/hujan-deras-dan-luapan-kali-krukut-rendam-29-rt-di-kebayoran-baru/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/hujan-deras-dan-luapan-kali-krukut-rendam-29-rt-di-kebayoran-baru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jun 2025 23:30:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kebayoran Baru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=29141</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia Jakarta &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 29 RT di Kelurahan Petogogan Kebayoran&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia Jakarta</strong> &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 29 RT di Kelurahan Petogogan Kebayoran Baru Jakarta Selatan terendam banjir pada Rabu (18/6/2025) dinihari.</p>
<p>“Update info terkini genangan air hingga pukul 03.00 WIB tercatat di 29 RT yang terendam banjir,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan di Jakarta, Rabu (18/6/2025).</p>
<p>Ia mengatakan ketinggian air di 29 RT yang ada di Kelurahan Petogogan ini mencapai 60 centimeter.</p>
<p>“Penyebab banjir akibat curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut yang membuat daerah setempat banjir,” kata dia.</p>
<p>Menurut dia, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan air</p>
<p>Lalu, memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik dan bersama dengan para lurah dan camat setempat menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas.</p>
<p>“Genangan ditargetkan surut dalam waktu cepat,” kata dia</p>
<p>Selain itu BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan.</p>
<p>“Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,” kata dia.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/hujan-deras-dan-luapan-kali-krukut-rendam-29-rt-di-kebayoran-baru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gegara Banjir, Sebuah Mobil Nyebur ke Selokan di Kawasan Jelambar</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/gegara-banjir-sebuah-mobil-nyebur-ke-selokan-di-kawasan-jelambar/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/gegara-banjir-sebuah-mobil-nyebur-ke-selokan-di-kawasan-jelambar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 May 2025 11:06:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Avanza]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Gulkarmat Jakarta Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Jelambar]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil]]></category>
		<category><![CDATA[Selokan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=28106</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Sebuah mobil jenis minibus bernomor polisi B 1715 WFF &#8220;nyungsep&#8221; (masuk) ke selokan di Jalan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Sebuah mobil jenis minibus bernomor polisi B 1715 WFF &#8220;nyungsep&#8221; (masuk) ke selokan di Jalan Hadiah Utama 1, Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, lantaran pengendara tidak bisa melihat batas jalan yang tertutup luapan banjir pada Rabu (21/5/2025).</p>
<p>Beruntung pengendara tidak terluka akibat kejadian tersebut.</p>
<p>&#8220;Pengendaranya aman-aman saja, tidak terluka,&#8221; ucap Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syarifudin saat dihubungi di Jakarta, Rabu.</p>
<p>Awalnya, kata Syarif, kondisi hujan deras mengakibatkan Jalan Hadiah Utama 1 tergenang banjir sehingga batas jalan dengan selokan tidak terlihat pengendara.</p>
<p>&#8220;Kondisi hujan lebat sehingga jalan tergenang air. Itu membuat pengemudi tidak mengetahui batas jalan. Lalu, karena posisi mobil terlalu ke kiri, jadi terperosok ke saluran air,&#8221; katanya.</p>
<p>Pihaknya pun telah mengevakuasi mobil tersebut dengan menurunkan dua unit kendaraan penarik dan sejumlah personel.</p>
<p>&#8220;Sudah kita evakuasi. Kita kerahkan dua unit kendaraan evakuasi dan delapan personel,&#8221; ujar Syarif. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/gegara-banjir-sebuah-mobil-nyebur-ke-selokan-di-kawasan-jelambar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Banjir Menggenangi Jalan Outer Ring Road Kembangan, Lalu Lintas Tersendat</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/banjir-menggenangi-jalan-outer-ring-road-kembangan-lalu-lintas-tersendat/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/banjir-menggenangi-jalan-outer-ring-road-kembangan-lalu-lintas-tersendat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Apr 2025 11:14:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Outer Ring Road]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=26021</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta -Banjir melanda Jalan Outer Ring Road, Kembangan, Jakarta Barat, hingga ketinggian mencapai 30 sentimeter (cm) pada&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> -Banjir melanda Jalan Outer Ring Road, Kembangan, Jakarta Barat, hingga ketinggian mencapai 30 sentimeter (cm) pada Senin.</p>
<p>Camat Kembangan, Joko Suparno mengatakan, banjir yang melanda Jalan Outer Ring Road diakibatkan intensitas hujan yang cukup deras pada Minggu (6/4/2025) malam, sementara saluran tidak dapat menampung air yang mengalir.</p>
<p>&#8220;Kemudian aliran Kali Angke juga meluap, akibatnya air menggenangi jalan,&#8221; kata Joko dikonfirmasi di Jakarta, Senin.</p>
<p>Hingga saat ini, lanjjut dia, pihaknya masih melakukan penanganan untuk mengatasi banjir di jalan tersebut.</p>
<p>&#8220;Pompa sudah disiapkan hanya saja perlu waktu untuk menyedot air yang menggenangi jalan karena Kali Angke yang masih meluap,&#8221; ujar Joko.</p>
<p dir="ltr">Banjir yang menggenangi Jalan Outer Ring Road, Kembangan itu juga menyebabkan sejumlah kendaraan roda dua mogok.</p>
<p>Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebut masih ada dua rukun tetangga (RT) di Jakarta Barat yang terendam banjir hingga Senin sore dengan ketinggian berkisar 90 centimeter (cm).</p>
<p>&#8220;Banjir yang terjadi karena luapan Kali Angke setelah hujan intensitas tinggi,&#8221; kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.</p>
<p>Menurut dia, hujan yang melanda wilayah DKI Jakarta pada Minggu (6/4/2025) sore hingga malam menyebabkan sejumlah pos pantau masuk dalam kondisi waspada dan bahaya.</p>
<p>Bahkan pada Minggu malam hingga Senin pagi pagi kata Yohan, banjir sempat melanda sejumlah daerah di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/banjir-menggenangi-jalan-outer-ring-road-kembangan-lalu-lintas-tersendat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab Bekasi Dukung Percepatan Pengendalian Banjir di Wilayah Sungai Bekasi-Cikeas-Cileungsi</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/pemkab-bekasi-dukung-percepatan-pengendalian-banjir-di-wilayah-sungai-bekasi-cikeas-cileungsi/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/pemkab-bekasi-dukung-percepatan-pengendalian-banjir-di-wilayah-sungai-bekasi-cikeas-cileungsi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Mar 2025 10:36:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Cikeas]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=25443</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi berkomitmen mendukung percepatan pengendalian banjir dan pengadaan tanah di sepanjang&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Kabupaten Bekasi –</strong> Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi berkomitmen mendukung percepatan pengendalian banjir dan pengadaan tanah di sepanjang aliran Sungai Bekasi-Cikeas-Cileungsi. Dukungan ini disampaikan dalam rapat koordinasi bersama Direktorat Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Jakarta, Rabu (19/03/2025).</p>
<p>Rapat tersebut dipimpin oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Lilik Retno Cahyadiningsih, serta dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryarman, dan jajaran pemerintah daerah terkait.</p>
<p>Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi, menegaskan bahwa Pemkab Bekasi siap berkoordinasi dalam percepatan normalisasi sungai dan pengadaan lahan bagi warga di sempadan sungai sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir yang lebih efektif.</p>
<p>&#8220;Kami berkomitmen mendukung percepatan penanganan revitalisasi Kali Bekasi. Jika dibutuhkan pengadaan lahan, kami siap berkoordinasi sesuai dengan proyek yang telah ditetapkan, khususnya di wilayah Babelan dan Tambun Utara,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dedy menyampaikan bahwa Kementerian PUPR telah menjalankan proyek ini sejak 2020, dengan inventarisasi lahan yang diperbarui hingga 2023. Pemkab Bekasi juga siap mengalokasikan anggaran daerah sesuai kebutuhan guna memastikan kelancaran proyek.</p>
<p>&#8220;Seandainya dibutuhkan pengadaan lahan guna kegiatan ini, Kabupaten Bekasi masuk dalam kegiatan pembangunan paket 6 dan 7 dari Kementerian PUPR, di Kecamatan Babelan dan Tambun Utara. Kami berharap percepatan ini dapat segera direalisasikan tanpa kendala di wilayah Kabupaten Bekasi,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Selain normalisasi sungai, Pemkab Bekasi juga akan melakukan penertiban bangunan liar yang menghambat aliran air, terutama di Kecamatan Sukawangi, Babelan, dan Tambun Utara. Surat edaran telah disiapkan untuk menginstruksikan penertiban kepada Satpol PP, camat, kepala desa, serta RT dan RW.</p>
<p>&#8220;Kami mengutamakan pendekatan persuasif agar masyarakat sadar dan bersedia membongkar bangunan secara mandiri, berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) melalui surat peringatan satu hingga tiga sebelum penertiban bangunan liar,&#8221; tambah Dedy.</p>
<p>Selain proyek normalisasi sungai yang dilakukan pemerintah pusat, Pemkab Bekasi juga akan mengawal pembangunan bendung serta lebih dari 111 kegiatan revitalisasi lainnya. Pemerintah daerah menegaskan bahwa semua proses harus dilakukan secara profesional dan transparan, tanpa keterlibatan oknum yang dapat menghambat proyek.</p>
<p>&#8220;Sebagai langkah konkret, setelah Idul Fitri 2025 Pemkab Bekasi akan menertibkan sejumlah bangunan yang menghambat aliran sungai. Kami bersyukur karena sebagian masyarakat sudah memiliki kesadaran untuk mendukung upaya ini,&#8221; tutup Dedy.</p>
<p>Dengan adanya komitmen dan koordinasi antara pemerintah pusat, Pemprov Jawa Barat, serta Pemkab Bekasi, diharapkan percepatan pengendalian banjir dan normalisasi sungai dapat segera terealisasi. Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi risiko banjir, tetapi juga meningkatkan kualitas lingkungan dan infrastruktur wilayah. Pemkab Bekasi menegaskan bahwa setiap tahapan akan dilakukan secara profesional, transparan, dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat guna memastikan keberlanjutan program ini. (Sar/Red)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/pemkab-bekasi-dukung-percepatan-pengendalian-banjir-di-wilayah-sungai-bekasi-cikeas-cileungsi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BPBD DKI Jakarta: 29 RT di Jakarta Terendam  Banjir</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/bpbd-dki-jakarta-29-rt-di-jakarta-terendam-banjir/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/bpbd-dki-jakarta-29-rt-di-jakarta-terendam-banjir/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Mar 2025 04:10:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Ciliwung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=25334</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebutkan sebanyak 29 rukun tetangga (RT) di Jakarta&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebutkan sebanyak 29 rukun tetangga (RT) di Jakarta Timur, Barat dan Selatan, kembali terendam banjir dengan ketinggian air hingga mencapai 2,5 meter.</p>
<p>&#8220;Data pada Selasa pagi genangan terjadi di 29 RT,&#8221; kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (17/3/2025).</p>
<p>Menurut dia, banjir yang melanda sebagian daerah di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur serta Jakarta Barat tersebut menerjang kawasan yang berada di bantaran Sungai Ciliwung.</p>
<p>Ia menjelaskan dari data yang ada bahwa banjir paling tinggi berada di Kelurahan Cililitan, dan Cawang, Jakarta Timur dengan ketinggian mencapai 2,3 meter hingga 2,5 meter.</p>
<p>Yohan mengatakan, banjir kali ini dikarenakan hujan yang melanda wilayah DKI Jakarta pada Senin (17/3/2025) dan beberapa daerah lainnnya sekitar Jakarta.</p>
<p>&#8220;Sehingga, menyebabkan kenaikan Pos Pantau Krukut Hulu menjadi siaga 3 atau waspada pada Senin (17/3/2025) malam pukul 22.00 WIB,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain itu, kata Yohan, pos Pantau Pesanggrahan menjadi siaga 3 atau waspada pukul 22.00 WIB, Pos Pantau Sunter Hulu menjadi siaga 3 (waspada) Pukul 22.00 WIB, Pos Pantau Angke Hulu menjadi siaga 3 (waspada) Pukul 23.00 WIB.</p>
<p>Kemudian Pos Pantau Depok siaga 3 (waspada) pada Selasa dini hari pukul 00.10 WIB dan Pos Pantau Sunter Hulu menjadi siaga 1 (bahaya) Pukul 01.00 WIB.</p>
<p>&#8220;Akibatnya, terjadi beberapa genangan di wilayah DKI Jakarta,&#8221; katanya.</p>
<p>Berikut 29 RT di Jakarta Timur, Jakarta Barat dan Jakarta Selatan yang terendam banjir:</p>
<p>Jakarta Timur terdapat di 23 RT yang terdiri dari:<br />
Kelurahan Lubang Buaya, 1 RT, ketinggian air 30 sentimeter (cm)</p>
<p>Kelurahan Bidara Cina<br />
Jumlah: 3 RT<br />
Ketinggian: 160 sampai 175 cm</p>
<p>Kelurahan Kampung Melayu<br />
Jumlah: 4 RT<br />
Ketinggian: 160 cm</p>
<p>Kelurahan Balekambang<br />
Jumlah: 3 RT<br />
Ketinggian: 130 hingga 170 cm</p>
<p>Kelurahan Cawang<br />
Jumlah: 7 RT<br />
Ketinggian: 30 hingga 230 cm</p>
<p>Kelurahan Cililitan<br />
Jumlah: 2 RT<br />
Ketinggian: 230 hingga 250 cm</p>
<p>Kelurahan Cipinang Melayu<br />
Jumlah: 3 RT<br />
Ketinggian: 30 sampai 40 cm</p>
<p>Penyebab curah hujan tinggi dan meluapnya Sungai Ciliwung.</p>
<p>Jakarta Barat terdapat dua RT di Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, dengan ketinggian air mencapai 35 cm dan disebabkan curah hujan tinggi dan luapan Kali Angke</p>
<p>Sementara, Jakarta Selatan terdapat empat RT di Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, dengan ketinggian air mencapai 135 hingga 195 cm<br />
dan disebabkan curah hujan tinggi dan luapan Sungai Ciliwung.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/bpbd-dki-jakarta-29-rt-di-jakarta-terendam-banjir/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Grobogan Kembali Dilanda Banjir Akibat Tanggul Sungai Tuntang Jebol</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/grobogan-kembali-dilanda-banjir-akibat-tanggul-sungai-tuntang-jebol/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/grobogan-kembali-dilanda-banjir-akibat-tanggul-sungai-tuntang-jebol/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Mar 2025 06:00:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Grobokan]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=24942</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Grobokan &#8211; Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, kembali dilanda banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Desa Baturagung,&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Grobokan</strong> &#8211; Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, kembali dilanda banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Desa Baturagung, Kabupaten Grobogan, sehingga mengakibatkan sejumlah rumah terdampak.</p>
<p>&#8220;Kami mencatat ada tiga desa yang terdampak, mulai Desa Baturagung, Tambakan, dan Ringinkidul,&#8221; kata Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan Masrikan di Kudus, Minggu (9/3/2025).</p>
<p>Ia mengungkapkan luapan air Sungai Tuntang tersebut juga menggenangi pemukiman warga, namun data sementara yang mengungsi dari Desa Baturagung.</p>
<p>Sebelum tanggul jebol pada Minggu (9/3) pukul 06.00 WIB, kata dia, warga Desa Baturagung terlebih dahulu mengungsi, karena sebelumnya juga jebol, sehingga ketika mengetahui air sungai sampai di bibir tanggul warga mengungsi.</p>
<p>Hanya saja, kata dia, pihaknya belum mengetahui jumlah pastinya karena banyak yang mengungsi secara mandiri. Namun, pengungsi disediakan lokasi di Balai Desa Baturagung dan masjid setempat yang aman dari banjir.</p>
<p>Jebolnya tanggul Sungai Tuntang, kata dia, tercatat sudah empat kali selama tahun 2025. Sedangkan yang keempat ini tidak berdampak pada arus lalu lintas di Jalan Grobogan-Semarang.</p>
<p>BPBD Grobogan juga menerjunkan tiga tim penyelamat untuk membantu evakuasi warga yang dimungkinkan hendak mengungsi karena air dari jebolan sungai masih deras, meskipun debit dari Bendungan Gelapan mulai turun.</p>
<p>&#8220;Hanya saja, penurunan debit air dari bendungan diperkirakan membutuhkan waktu delapan jam, sehingga di lokasi jebolan juga ikut surut,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Upaya lainnya, yakni memberikan bantuan karung plastik untuk peninggian tanggul yang airnya mulai limpas maupun penguatan tanggul agar tidak jebol.</p>
<p>&#8220;Kami juga melakukan droping bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak banjir,&#8221; ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/grobogan-kembali-dilanda-banjir-akibat-tanggul-sungai-tuntang-jebol/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Langkah Menangani Motor yang Terdampak Banjir</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/langkah-menangani-motor-yang-terdampak-banjir/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/langkah-menangani-motor-yang-terdampak-banjir/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Mar 2025 05:12:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Motor Terdampak Banjir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=24890</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Spesialis teknis Pertamina Lubricants Tri Purwanto menyampaikan langkah-langkah yang perlu dijalankan dalam menangani sepeda motor&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Spesialis teknis Pertamina Lubricants Tri Purwanto menyampaikan langkah-langkah yang perlu dijalankan dalam menangani sepeda motor yang terdampak banjir.</p>
<p>Dia menganjurkan pemilik motor yang tidak sempat mengamankan kendaraan mereka semasa banjir untuk segera mengecek kondisi oli mesin guna mengetahui kemungkinan air masuk dan bercampur dengan pelumas.</p>
<p>&#8220;Air dapat mengubah karakter pelumas, menyebabkan pelumas itu kehilangan kemampuannya dalam mengurangi gesekan antar komponen mesin,&#8221; kata Tri sebagaimana dikutip dalam siaran pers perusahaan di Jakarta, Sabtu (8/3/2025).</p>
<p>Menurut dia, warna oli akan berubah kalau bercampur dengan air banjir.</p>
<p>&#8220;Tandanya dapat terlihat dari warna olinya, yang sudah berubah kecoklatan dan berbusa seperti susu,&#8221; katanya.</p>
<p>Agar tidak sampai menyebabkan keausan komponen mesin dan meningkatkan risiko kerusakan kendaraan, ia menyampaikan, oli mesin yang sudah bercampur dengan air harus segera dikuras dan diganti.</p>
<p>&#8220;Oli yang sudah tercampur air harus segera dikuras atau di-flushing untuk memastikan tidak ada air tersisa pada mesin sebelum mengisi oli baru,&#8221; katanya.</p>
<p>Selain itu, sepeda motor yang terdampak banjir perlu diperiksa ruang bakar dan businya untuk memastikan tidak ada air di dalamnya.</p>
<p>Kondisi filter udara dan knalpot juga mesti diperiksa. Pemilik kendaraan harus memastikan kedua komponen ini kering.</p>
<p>Penting pula bagi pemilik kendaraan untuk memeriksa komponen kelistrikan pada kendaraan guna mencegah kemungkinan terjadi korsleting ketika sepeda motor digunakan.</p>
<p>PT Pertamina Lubricants menyediakan layanan ganti oli gratis bagi pemilik kendaraan beroda dua yang terdampak banjir di Jakarta, Bogor, dan Bekasi.</p>
<p>Layanan itu disediakan dari Sabtu hingga Minggu (9/3) di Perumahan Pondok Gede Permai di Jalan Nusa Indah, Bekasi; Masjid Baiturrahman di Cisarua, Bogor; dan Kantor Kelurahan Cawang di Jakarta Timur.</p>
<p>&#8220;Kami memahami bahwa banjir berdampak pada berbagai aspek kehidupan, termasuk kendaraan yang menjadi sarana mobilitas utama,&#8221; kata Wakil Presiden Pemasaran PT Pertamina Lubricants, Nugroho Setyo Utomo.</p>
<p>&#8220;Melalui Program Ganti Oli Gratis ini, kami ingin meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga performa kendaraan agar tetap optimal,&#8221; katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/langkah-menangani-motor-yang-terdampak-banjir/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
