<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Banjir Rob &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/banjir-rob/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Jul 2025 01:41:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Banjir Rob &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Banjir Rob Masih Rendam Kapuk Muara, Air Bertahan di Ketinggian 25-30 Cm</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/banjir-rob-masih-rendam-kapuk-muara-air-bertahan-di-ketinggian-25-30-cm/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/banjir-rob-masih-rendam-kapuk-muara-air-bertahan-di-ketinggian-25-30-cm/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2025 01:20:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Rob]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=29942</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebutkan dua Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Kapuk Muara,&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebutkan<span style="color: #ed5565;"> </span>dua Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, masih terendam banjir hingga Rabu (9/7/2025) pagi.</p>
<p>&#8220;Informasi ketinggian gengan air hingga Rabu pukul 04.00 WIB air masih merendam sejumlah wilayah termasuk Jakarta Utara,&#8221; kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji di Jakarta.</p>
<p>Ia mengatakan, ketinggian banjir di dua RT di Kelurahan Kapuk Muara mencapai 25-30 centimeter (cm).</p>
<p>Ketinggian air sudah menurun dibandingkan  Selasa (8/7) pagi sekitar pukul 06.00 WIB dengan ketinggian sekitar 65 cm. &#8220;Sementara saat ini satu RT di Kelurahan Pluit banjir sudah surut,&#8221; kata dia.</p>
<p>Banjir di Kapuk Muara ini disebabkan curah hujan yang tinggi disertai adanya banjir pesisir atau banjir rob.</p>
<p>Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)<span style="color: #ed5565;"> </span>telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir (rob) pada 4-13 Juli 2025 akibat adanya pasang maksimum air laut bersamaan dengan fase Perigee dan bulan baru.</p>
<p>Aktivitas pasang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum di wilayah pesisir utara Jakarta yang menyebabkan Pintu Air Pasar Ikan Siaga/Siaga 2 pada Senin (7/7/2025) pukul 14.00 WIB.</p>
<p>Selain itu, hujan yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya menyebabkan kenaikan Pos Pantau Angke Hulu Waspada/Siaga 3 pada Senin (7/7/2025) pukul 05.00 WIB naik menjadi Siaga 2/ Siaga pada pukul 20.00 WIB. Kemudian naik menjadi Siaga 1/Bahaya pada pukul 22.00 WIB.</p>
<p>Pos Pantau Sunter Hulu Waspada/Siaga 3 pada Senin (7/7) pukul 14.00 WIB naik menjadi Siaga 2/Siaga pada pukul 21.00 WIB.</p>
<p>Bendung Katulampa Waspada/Siaga 3 pada Senin (7/7) pukul 19.00 WIB dan Pintu Air Manggarai Waspada/Siaga 3 pada Senin (7/7) Pukul 21.00 WIB.</p>
<p>Pintu Air Karet Waspada/Siaga 3 pada Senin (7/7) pukul 21.00 WIB naik menjadi Siaga 2/Siaga pada pukul 22.00 WIB yang menyebabkan terjadinya beberapa genangan di wilayah DKI Jakarta.</p>
<p>BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk melakukan penyedotan genangan.</p>
<p>Selain itu memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. &#8220;Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,&#8221; kata dia.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/banjir-rob-masih-rendam-kapuk-muara-air-bertahan-di-ketinggian-25-30-cm/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rob dan Hujan Lebat, Dua RT di Jakut Terendam Banjir hingga 65 Cm</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/rob-dan-hujan-lebat-dua-rt-di-jakut-terendam-banjir-hingga-65-cm/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/rob-dan-hujan-lebat-dua-rt-di-jakut-terendam-banjir-hingga-65-cm/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jul 2025 01:06:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Rob]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Deras]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Lebat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=29892</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia  Jakarta &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat dua RT di Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia  Jakarta</strong> &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat dua RT di Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara terendam banjir akibat curah hujan tinggi disertai banjir rob atau banjir pesisir, pada Selasa (8/7/2025) pagi.</p>
<p>&#8220;Hingga pukul 06.00 WIB dua RT tercatat terendam banjir dengan ketinggian hingga 65 sentimeter (cm),&#8221; kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji di Jakarta, Selasa (8/7/2025).</p>
<p>Ia mengatakan berdasarkan keterangan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terdapat peringatan dini banjir pesisir (rob) pada tanggal 4 Juli hingga 13 Juli 2025.</p>
<p>Fenomena banjir rob ini akibat adanya pasang maksimum air laut bersamaan dengan fase Perigee dan Bulan Baru yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum di wilayah pesisir utara Jakarta.</p>
<p>Kondisi itu menyebabkan Pintu Air Pasar Ikan Siaga atau Siaga 2 pada Senin (7/7) pukul 14.00 WIB.</p>
<p>Selain itu, hujan yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya menyebabkan kenaikan Pos Pantau Angke Hulu Waspada/Siaga 3 pada Senin (7/7/2025) pukul 05.00 WIB naik menjadi Siaga 2/ Siaga pada pukul 20.00 WIB naik menjadi siaga 1 atau bahaya pada pukul 22.00 WIB.</p>
<p>Pos Pantau Sunter Hulu Waspada/Siaga 3 pada Senin (7/7/2025) pukul 14.00 WIB naik menjadi Siaga 2/Siaga pada pukul 21.00 WIB.</p>
<p>Bendung Katulampa Waspada/Siaga 3 pada Senin (7/7/2025) pukul 19.00 WIB, Pintu Air Manggarai Waspada/Siaga 3 pada Senin (7/7/2025) pukul 21.00 WIB.</p>
<p>Lalu, Pintu Air Karet Waspada/Siaga 3 pada Senin (7/7/2025) pukul 21.00 WIB naik menjadi Siaga 2/ Siaga pada pukul 22.00 WIB yang menyebabkan terjadinya beberapa genangan di wilayah DKI Jakarta.</p>
<p>BPBD DKI Jakarta mencatat hingga Selasa pagi ada 46 RT masih terendam banjir akibat curah hujan tinggi hingga banjir rob di Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Utara.</p>
<p>BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas.</p>
<p>&#8220;Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,&#8221; kata Isnawa.</p>
<p>Selain itu dirinya mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan.</p>
<p>&#8220;Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112 dan layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,&#8221; ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/rob-dan-hujan-lebat-dua-rt-di-jakut-terendam-banjir-hingga-65-cm/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Banjir Rob Kembali Genangi Pluit, Ketinggian Air Capai 55 Cm</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/banjir-rob-kembali-genangi-pluit-ketinggian-air-capai-55-cm/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/banjir-rob-kembali-genangi-pluit-ketinggian-air-capai-55-cm/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Jun 2025 22:50:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Rob]]></category>
		<category><![CDATA[Muara Angke]]></category>
		<category><![CDATA[Pluit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=29355</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Banjir rob kembali merendam pemukiman warga di RW 22 Kelurahan Pluit Kecamatan Penjaringan Kota Jakarta&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Banjir rob kembali merendam pemukiman warga di RW 22 Kelurahan Pluit Kecamatan Penjaringan Kota Jakarta Utara pada Minggu (22/6/2025).</p>
<p>&#8220;Banjir rob kembali merendam pemukiman warga, air datang sekitar pukul 17.00 WIB, kata Ketua RW 22 Kelurahan Pluit Penjaringan Bani di Jakarta, Senin (23/6/2025).</p>
<p>Ia mengaku banjir kali ini lebih besar yang membuat ketinggian air di depan pos RW 22 terendam air cukup tinggi.</p>
<p>&#8220;Kemarin juga banjir tapi malam ini lebih gede,&#8221; kata dia.</p>
<p>Sementara itu warga RW 22 Saepudin mengatakan, banjir rob kali ini cukup tinggi merendam pemukiman warga.</p>
<p>Ia menyebutkan ketinggian air mencapai 55 sentimeter dan air masuk ke pemukiman warga sejak pukul 21.00 WIB.</p>
<p>Sampai saat ini, rob di Muara Angke masih merendam pemukiman warga dan perlahan surut ketika tengah malam atau dini hari dan ketika pagi harinya biasanya kawasan Muara Angke sudah kembali kering.</p>
<p>Ia mengatakan, ini merupakan malam pertama rob kembali datang.</p>
<p>&#8220;Ini merupakan malam pertama setelah empat hari enggak rob,&#8221; kata dia</p>
<p>Sementara Kepala Satuan Tugas BPBD Wilayah Jakarta Utara Ariesta membenarkan banjir rob yang terjadi di pesisir utara Jakarta.</p>
<p>Menurut dia banjir rob diprediksi melanda pesisir utara Jakarta pada tanggal 21 Juni hingga 29 Juni 2025.</p>
<p>&#8220;Iya terjadi rob saat ini,&#8221; kata dia.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/banjir-rob-kembali-genangi-pluit-ketinggian-air-capai-55-cm/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua RT di Pluit Terendam Banjir Rob, Air Capai 55 cm</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/dua-rt-di-pluit-terendam-banjir-rob-air-capai-55-cm/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/dua-rt-di-pluit-terendam-banjir-rob-air-capai-55-cm/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 May 2025 00:42:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Rob]]></category>
		<category><![CDATA[Pluit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=28456</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Dua lokasi Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, terendam banjir rob&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;</strong> Dua lokasi Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, terendam banjir rob atau banjir pesisir pada Jumat (30/5/2025) pagi.</p>
<p>&#8220;Info terkini genangan air hingga pukul 06.00 WIB masih ada dua RT yang terendam banjir,&#8221; kata Kepala Pusat Data Informasi (Pusdatin) Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohammad Yohan di Jakarta.</p>
<p>Ia mengatakan, ketinggian air akibat banjir rob ini merendam kawasan tersebut setinggi 25 hingga mencapai 55 centimeter.</p>
<p>BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat.</p>
<p>&#8220;Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,&#8221; kata dia.</p>
<p>Sebelumnya, satu RT di Kelurahan Pluit dan satu ruas jalan di Jalan RE Martadinata Papanggo Tanjung Priok juga terdampak banjir rob tapi pada pagi ini air telah surut.</p>
<p>BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan.</p>
<p>&#8220;Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112 yang gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,&#8221; katanya.</p>
<p>Ketua RW 22 Kelurahan Pluit, Bani mengatakan, banjir rob datang pada Kamis malam ke kawasan Muara Angke.</p>
<p>&#8220;Banjir rob ini diperparah hujan yang melanda Jakarta Utara selama tiga jam pada Kamis malam. Jadi ketinggian air meningkat,&#8221; kata dia.</p>
<p>Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini banjir pesisir atau banjir rob pada 24-31 Mei 2025.</p>
<p>Banjir rob ini diprediksi terjadi akibat adanya fenomena Super New Moon atau fase bulan perigee dan bulan baru yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum berupa banjir rob di wilayah pesisir utara Jakarta.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/dua-rt-di-pluit-terendam-banjir-rob-air-capai-55-cm/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BPBD DKI Imbau Warga Pesisir Waspadai Banjir Rob akibat Supermoon 24–31 Mei 2025</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/bpbd-dki-imbau-warga-pesisir-waspadai-banjir-rob-akibat-supermoon-24-31-mei-2025/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/bpbd-dki-imbau-warga-pesisir-waspadai-banjir-rob-akibat-supermoon-24-31-mei-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 May 2025 23:40:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Rob]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD DKI Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=28370</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta mengimbau masyarakat di pesisir Jakarta Utara mewaspadai&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta mengimbau masyarakat di pesisir Jakarta Utara mewaspadai banjir rob akibat fenomena &#8220;supermoon&#8221; pada 24 Mei-31 Mei 2025.</p>
<p>&#8220;Waspada menghadapi fenomena supermoon dari mulai 24 sampai 31 Mei 2025,&#8221; ujar Kepala Satuan Pelaksana Pengolahan Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Kristian Gottam Marudut Sihombing di Jakarta, Selasa (27/5/2025).</p>
<p>BPBD DKI Jakarta juga mengimbau warga agar selalu menjaga lingkungan di sekitar agar sampah-sampah yang berada itu tidak tergenang dan menjadi sumber penyakit.</p>
<p>Dia dalam &#8220;Dialog Tanggap Bencana Kentongan&#8221; mengatakan, fenomena alam &#8220;supermoon&#8221; akan berdampak sangat besar terhadap pasang surut air.</p>
<p>&#8220;Supermoon&#8221; adalah saat bulan tampak lebih dekat dan besar dari biasanya. Biasanya terjadi saat bulan berada lebih tinggi dari bumi, menutupi permukaan bumi. Waktu terjadinya fenomena ini dalam setahun tak bisa diprediksi.</p>
<p>Dampak utama &#8220;supermoon&#8221; adalah peningkatan ketinggian air laut yang dapat menyebabkan banjir rob di wilayah pesisir.</p>
<p>Banjir rob bisa mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan kerugian ekonomi serta korban jiwa bagi masyarakat di wilayah pesisir pantai.</p>
<p>Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama pemerintah pusat saat ini berupaya untuk melakukan perbaikan infrastruktur di wilayah pesisir dan menanam mangrove di wilayah-wilayah pesisir untuk mengurangi dampak banjir rob.</p>
<p>Pemprov DKI juga mengembangkan sistem peringatan dini bencana berbasis digital (Disaster Warning System/DWS) sebagai alat penyampai informasi kepada warga di daerah rawan banjir.</p>
<p>&#8220;Saat ini Pemprov DKI Jakarta berusaha menambah jumlah DWS agar memang peringatan dini bisa lebih maksimal,&#8221; kata Kristian.</p>
<p>Pemprov DKI Jakarta juga mengupayakan cara lain untuk melindungi warga, yakni melalui program pembangunan rumah apung. Dengan begitu, ketika terjadi banjir rob, rumah-rumah tidak terlalu tergenang tapi bisa mengikuti arah air.</p>
<p>&#8220;Kami menyosialisasikan untuk pembangunan itu kepada masyarakat,&#8221; kata Kristian.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/bpbd-dki-imbau-warga-pesisir-waspadai-banjir-rob-akibat-supermoon-24-31-mei-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Banjir Rob Rendam Satu RT di Pluit, BPBD DKI Jakarta Ungkap Kondisi Terkini</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/banjir-rob-rendam-satu-rt-di-pluit-bpbd-dki-jakarta-ungkap-kondisi-terkini/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/banjir-rob-rendam-satu-rt-di-pluit-bpbd-dki-jakarta-ungkap-kondisi-terkini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Apr 2025 01:10:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Rob]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Pluit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=27065</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebut satu RT di Kelurahan Pluit Penjaringan Jakarta&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebut satu RT di Kelurahan Pluit Penjaringan Jakarta Utara masih terendam banjir rob atau banjir pesisir pada Selasa (29/4/2025) pagi.</p>
<p>&#8220;Ada satu RT dan satu ruas jalan yang masih terendam banjir rob pagi ini,&#8221; kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan di Jakarta, Selasa (29/4/2025)</p>
<p>Ia mengatakan banjir yang merendam pemukiman warga ini cukup tinggi dengan ketinggian air mencapai 25 centimeter (cm).</p>
<p>Sementara itu satu ruas jalan yang masih terendam banjir rob ada di Jalan Pluit Karang Ayu Barat atau di depan Depan Green Bay Kelurahan Pluit Penjaringan, Jakarta Utara.</p>
<p>&#8220;Untuk ketinggian air di sini mencapai 15 cm,&#8221; kata dia.</p>
<p>Sementara Jalan RE Martadinata di depan Jakarta International Stadium (JIS) Papanggo, Tanjung Priok yang tadinya terendam pada pagi ini sudah surut.</p>
<p>Sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini banjir pesisir atau banjir rob pasa 27 April hingga 4 Mei 2025 akibat adanya fenomena <em>super new moon</em> (fase bulan baru atau<em> perigee</em>).</p>
<p>Fenomena ink berpotensi meningkatkan ketinggian air laut  berupa banjir pesisir (rob) di wilayah pesisir utara Jakarta.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terkait kejadian ini  Pintu Air Pasar Ikan meningkatkan status menjadi Siaga 2 pada Senin (28/04) pukul 18.00 WIB yang menyebabkan terjadinya beberapa genangan di wilayah utara DKI Jakarta.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/banjir-rob-rendam-satu-rt-di-pluit-bpbd-dki-jakarta-ungkap-kondisi-terkini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pramono Anung Peringatkan Potensi Banjir Rob Akhir Maret</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/pramono-anung-peringatkan-potensi-banjir-rob-akhir-maret/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/pramono-anung-peringatkan-potensi-banjir-rob-akhir-maret/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Mar 2025 04:15:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Rob]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Pramono Anung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=25020</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis indonesia, Jakarta &#8211; Gubernur Jakarta Pramono Anung membeberkan adanya potensi banjir rob di wilayah Jakarta Utara pada 28-29&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Gubernur Jakarta Pramono Anung membeberkan adanya potensi banjir rob di wilayah Jakarta Utara pada 28-29 Maret 2025 oleh karenanya sudah menginstruksikan seluruh jajaran untuk mengaktifkan kembali pompa-pompa pengendali banjir.</p>
<p>&#8220;Dapat laporan 28-29 (Maret 2025) kemungkinannya banjir rob. Lebih baik saya diinformasikan untuk kita antisipasi agar pompa-pompa yang ada di utara akan kita aktifkan kembali seperti yang kemarin,&#8221; kata dia di Balai Kota Jakarta, Selasa (11/3/2025).</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Maruli Sijabat mengatakan potensi banjir rob tersebut terkait pasang tertinggi pada bulan Maret.</p>
<p>Wilayah yang kemungkinan terdampak yakni di pesisir utara seperti Pluit, Muara Angke, Muara Baru, dan Cilincing.</p>
<p>Pemprov DKI termasuk BPBD DKI sudah menginformasikan kepada warga di pesisir utara Jakarta seraya menyiapkan langkah-langkah antisipasi lainnya termasuk sarana evakuasi dan lokasi pengungsian.</p>
<p>&#8220;Apabila diperlukan adanya pengungsian, maka kami akan siapkan sarana untuk evakuasi dengan menggunakan perahu. Juga bisa kita maksimalkan sarana-sarana yang sudah ada,&#8221; ujar Maruli.</p>
<p>Dia menambahkan pemenuhan kebutuhan dasar warga di lokasi pengungsian juga termasuk yang akan disiapkan.</p>
<p>Sebelumnya, terkait upaya meminimalkan banjir rob, Pemprov DKI menyatakan kesiapan untuk membangun tanggul mitigasi di beberapa titik antara lain di Muara Angke, Pluit, Muara Baru, Sunda Kelapa, Marunda (Rumah Si Pitung), dan Jalan RE Martadinata.</p>
<p>Tanggul mitigasi tersebut dibangun sambil menunggu pembangunan tanggul laut atau Pengembangan Terpadu Pesisir Ibu Kota Negara (PTPIN/NCICD) rampung pada 2030.</p>
<p>Adapun NCICD atau PTPIN merupakan salah satu program strategis nasional di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA), Kementerian Pekerjaan Umum (PU).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/pramono-anung-peringatkan-potensi-banjir-rob-akhir-maret/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akses Pelabuhan Muara Angke Terendam Rob Kembali pada Minggu Pagi</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/akses-pelabuhan-muara-angke-terendam-rob-kembali-pada-minggu-pagi/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/akses-pelabuhan-muara-angke-terendam-rob-kembali-pada-minggu-pagi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Jan 2025 02:15:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Rob]]></category>
		<category><![CDATA[Muara Angke]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=22516</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Akses Pelabuhan Muara Angke kembali terendam rob atau banjir akibat pasang laut di Jalan Dermaga Ujung Muara&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Akses Pelabuhan Muara Angke kembali terendam rob atau banjir akibat pasang laut di Jalan Dermaga Ujung Muara Angke Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara pada Minggu pagi</p>
<p>&#8220;Air mulai masuk sejak pukul 06.00 WIB pagi, menggenangi jalan dan rumah warga,&#8221; kata Ketua RT006 RW022 Penjaringan  Wirya di Jakarta, Minggu (12/1/2025).</p>
<p>Ia mengatakan ketinggian banjir mencapai 10 hingga 30 centimeter yang menggenangi Jalan menuju Dermaga Kali Adem Pelabuhan Muara Angke.</p>
<p>Menurut dia, rencananya pada hari ini warga akan melakukan gotong royong tetapi fenomena alam ini membuat kegiatan ini tidak dapat diselenggarakan.</p>
<p>&#8220;Pos RW 22 juga ikut terendam banjir rob hingga saat ini,&#8221; kata dia.</p>
<p>Sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini adanya banjir pesisir atau banjir rob pada 9-17 Januari 2025 akibat adanya fenomena pasang maksimum air laut bersamaan dengan fase bulan baru yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir di wilayah pesisir utara Jakarta.</p>
<p>Selain itu pasang air laut menyebabkan status Pintu Air Pasar Ikan ditingkatkan menjadi  Bahaya/ Siaga 1 pada Sabtu (11/01) pukul 07.00 WIB yang menyebabkan terjadinya beberapa genangan di wilayah DKI Jakarta.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/akses-pelabuhan-muara-angke-terendam-rob-kembali-pada-minggu-pagi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemprov DKI Gerak Cepat Tangani Banjir Rob dan Salurkan Bantuan kepada Warga Terdampak</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/pemprov-dki-gerak-cepat-tangani-banjir-rob-dan-salurkan-bantuan-kepada-warga-terdampak/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/pemprov-dki-gerak-cepat-tangani-banjir-rob-dan-salurkan-bantuan-kepada-warga-terdampak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Dec 2024 09:35:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Air Laut Pasang]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Rob]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov DKI]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=21257</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;  Pemprov DKI Jakarta bergerak cepat menangani banjir rob yang melanda di Marunda Pulo dan Pluit,&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; </strong><br />
Pemprov DKI Jakarta bergerak cepat menangani banjir rob yang melanda di Marunda Pulo dan Pluit, Jakarta Utara. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, banjir rob telah berangsur surut. Bantuan pun telah disalurkan kepada warga terdampak.</p>
<p>“Saat ini, banjir rob sudah berangsur surut. Di Marunda Pulo, kami pastikan air sudah surut pada pukul 13.50 WIB, sehingga aktivitas masyarakat sudah kembali normal. Sedangkan, di Jl. Dermaga Ujung, Muara Angke, Kelurahan Pluit, hingga pukul 15.00 WIB, air masih menggenang di tiga RT, yaitu RT 005, RT 010, dan RT 002, yang terletak di RW 022. Namun, tidak ada pengungsi di kedua wilayah yang terdampak rob tersebut,” papar Isnawa, di Jakarta, pada Senin (16/12).</p>
<p>Lebih lanjut, Isnawa menjelaskan, personel BPBD Provinsi DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya (SDA) Provinsi DKI Jakarta, Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam menangani banjir rob ini. “Kami juga menyiagakan satu perahu karet dan perahu/sekoci PE (polyethylene) untuk transportasi warga setempat di Muara Angke,” imbuhnya.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-21253 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/12/IMG-20241217-WA0060-1024x768.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/12/IMG-20241217-WA0060-1024x768.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/12/IMG-20241217-WA0060-300x225.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/12/IMG-20241217-WA0060-768x576.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/12/IMG-20241217-WA0060.jpg 1280w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Sementara itu, Plt. Kepala Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum memaparkan, pihaknya menyiagakan pompa polder, pompa mobile, pompa stasioner, dan satgas perbantuan untuk mempercepat penanganan banjir rob. “Kami juga menyiagakan personel untuk mengoperasikan pompa dan optimalisasi saluran drainase agar rob cepat surut,” tuturnya.</p>
<p>Tak hanya itu, Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta juga bergerak cepat menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji untuk warga terdampak. Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta Premi Lasari mengungkapkan, Suku Dinas Sosial Jakarta Utara mendistribusikan bantuan berupa makanan siap saji sebanyak 2.100 nasi boks dan air mineral setiap hari, yang dibagikan untuk makan pagi, siang, dan malam.</p>
<p>“Pendistribusian makanan siap saji dan air mineral ini telah dilakukan sejak 12 Desember lalu. Tim kami juga akan terus memastikan warga terdampak banjir rob tetap terpenuhi kebutuhan dasarnya,” pungkasnya. (*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/pemprov-dki-gerak-cepat-tangani-banjir-rob-dan-salurkan-bantuan-kepada-warga-terdampak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fenomena Banjir Rob di Pesisir Jakarta, Ini Penjelasan Plt. Kepala Dinas SDA DKI</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/fenomena-banjir-rob-di-pesisir-jakarta-ini-penjelasan-plt-kepala-dinas-sda-dki/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/fenomena-banjir-rob-di-pesisir-jakarta-ini-penjelasan-plt-kepala-dinas-sda-dki/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Dec 2024 09:14:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Air Laut Pasang]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Rob]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov DKI]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=21252</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Fenomena banjir rob yang terjadi di pesisir Jakarta beberapa waktu belakangan membuat sejumlah wilayah terendam&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;</strong> Fenomena banjir rob yang terjadi di pesisir Jakarta beberapa waktu belakangan membuat sejumlah wilayah terendam air dengan ketinggian hingga 100 sentimeter. Bukan karena curah hujan yang tinggi, banjir rob terjadi bersamaan dengan fase bulan purnama yang mengakibatkan pasang air laut meningkat secara maksimum. Sehingga, air laut pasang tersebut meluap ke daratan yang menyebabkan banjir rob.</p>
<p>Plt. Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum menjelaskan, pasang air laut dipengaruhi oleh gravitasi bulan dan matahari. Ketika bulan berada di titik purnama (posisi bulan terlihat bulat sempurna dengan seluruh permukaannya terlihat terang). Inilah yang kemudian dapat memicu banjir rob di wilayah pesisir pantai.</p>
<p>&#8220;Ini merupakan fenomena alam yang berkaitan dengan pasang air laut. Saat pasang tinggi, terutama pada fase bulan purnama atau bulan baru, permukaan air laut naik dan bisa mencapai daratan rendah yang berada dekat dengan garis pantai,&#8221; jelas Ika di Jakarta, pada Senin (16/12).</p>
<p>Ika menambahkan, durasi banjir rob yang terjadi dapat bervariasi tergantung beberapa faktor, seperti siklus pasang surut, topografi wilayah, dan kondisi cuaca. Banjir rob biasanya berlangsung sekitar dua hingga enam jam saat pasang. Untuk mengatasinya, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta mengoptimalkan penggunaan pompa untuk mengalirkan air ke laut, bahkan saat air tidak mampu mengalir secara gravitasi.</p>
<p>&#8220;Kondisi rob juga dipengaruhi faktor topografi wilayah. Di wilayah pesisir dengan permukaan tanah rendah atau di bawah permukaan laut, air rob bisa terperangkap lebih lama. Sehingga kami mengoptimalkan operasional pompa stasioner maupun mobile untuk dapat mengalirkan air dan optimalisasi saluran drainase agar air dapat mengalir dengan lancar,&#8221; tambah Ika.</p>
<p>Sementara itu, langkah jangka panjang yang dilakukan untuk mengantisipasi banjir rob adalah terus menggenjot pembangunan tanggul pengaman pantai melalui program National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) Fase A sepanjang 39 kilometer yang merupakan program sinergi dengan Kementrian PU untuk mencegah air laut masuk ke daratan saat pasang laut terjadi. Selain itu, dibangun pula sistem polder pengendali rob yang dilengkapi bendung karet untuk menahan air laut supaya tidak melimpas kembali ke daratan.</p>
<p>&#8220;Upaya pengendalian penurunan muka tanah (land subsidence) juga terus digaungkan, salah satunya dengan pembatasan penggunaan air tanah melalui Zona Bebas Air Tanah yang akan diperluas wilayahnya,&#8221; terang Ika.</p>
<p>Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta juga terus mengembangkan teknologi untuk memprediksi dan mitigasi kejadian banjir rob. Sehingga dapat memperingatkan warga kota ketika ada potensi akan terjadi banjir. Selain itu, dilakukan pula pendekatan berbasis alam dengan penanaman mangrove yang merupakan kerja sama perangkat daerah terkait dengan pihak swasta.</p>
<p>Upaya ini juga membutuhkan peran warga untuk menjaga infrastruktur di pesisir seperti tanggul, serta tidak membuang sampah sembarangan dan menggunakan jaringan air perpipaan untuk kebutuhan sehari-hari agar bisa mengurangi penurunan permukaan tanah. (*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/fenomena-banjir-rob-di-pesisir-jakarta-ini-penjelasan-plt-kepala-dinas-sda-dki/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
