<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bamus Suku Betawi 1928 &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/bamus-suku-betawi-1928/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Sun, 07 Jul 2024 14:45:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Bamus Suku Betawi 1928 &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ini Sejumlah Nama yang Diusulkan Bamus Suku Betawi 1982 Sebagai Cagub-Cawagub Pilkada Jakarta</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/ini-sejumlah-nama-yang-diusulkan-bamus-suku-betawi-1982-sebagai-cagub-cawagub-pilkada-jakarta/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/ini-sejumlah-nama-yang-diusulkan-bamus-suku-betawi-1982-sebagai-cagub-cawagub-pilkada-jakarta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jul 2024 14:44:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Bamus Suku Betawi 1928]]></category>
		<category><![CDATA[Cagub-Cawagub]]></category>
		<category><![CDATA[Dailami Firdaus]]></category>
		<category><![CDATA[Marullah Matali]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=11637</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Badan Musyawarah (Bamus) Suku Betawi 1982 mengusulkan lima nama untuk dicalonkan sebagai kandidat calon gubernur&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta </strong>&#8211; Badan Musyawarah (Bamus) Suku Betawi 1982 mengusulkan lima nama untuk dicalonkan sebagai kandidat calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2024.</p>
<p>&#8220;Nama-nama yang diusulkan diantaranya Marullah Matali, Lutfi Hakim, Zainuddin, Dailami Firdaus dan Moh. Ihsan. Nama-nama tersebut akan diusulkan kepada para pimpinan partai politik,&#8221; kata Ketua Umum Bamus Suku Betawi 1982, Zainuddin dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (7/7/2024).</p>
<p>Marullah Matali merupakan Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Budaya dan Pariwisata, Lutfi Hakim merupakan Ketua Umum FBR, Dailami Firdaus merupakan anggota DPD RI dapil Jakarta, Moch Ihsan merupakan Ketua Umum FORKABI dan Zainuddin merupakan Ketua Umum Bamus Suku Betawi 1982.</p>
<p>Menurut dia, usulan nama-nama ini lahir dari hasil konsolidasi dengan para sesepuh dan tokoh adat, dalam rangka menyongsong sukses Pilkada 2024.</p>
<p>Mereka menekankan bahwa usulan tersebut harus dipandang, demi keberlanjutan peradaban Betawi, yang telah turun-temurun sejak 3.000 tahun lalu.</p>
<p>Zainuddin menuturkan Suku Betawi yang merupakan salah satu suku asli Nusantara dengan jumlah sekitar 7 juta jiwa, kini berada pada urutan keenam dari 1.340 suku di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Di Jakarta sendiri, suku Betawi menempati urutan kedua, dengan jumlah sekitar 3 juta jiwa atau 27 persen dari total populasi ibu kota,&#8221; kata dia dalam jumpa pers dengan tema &#8220;Suku Betawi Menyongsong Sukses Pilkada 2024 di Jakarta&#8221;</p>
<p>Di dalam sistem demokrasi Indonesia, kata dia, suara suku Betawi memiliki peran yang sangat menentukan, dalam pemilihan presiden (pilpres), pemilihan legislatif (pileg), dan pemilihan kepala daerah (pilkada).</p>
<p>&#8220;Hal ini menjadi semakin relevan, setelah disahkannya UU Nomor 2 Tahun 2024 Tentang Daerah Khusus Jakarta (DKJ), yang menegaskan kedudukan suku Betawi sebagai Putra Asli Daerah, dan menempatkan budaya Betawi sebagai prioritas, bersama suku-suku lain yang tinggal di Jakarta,&#8221; paparnya.</p>
<p>Dengan kedudukan tersebut, tambah Zainuddin, suku Betawi kini memiliki hak untuk mendapat ruang, dan pelibatan langsung dalam spektrum politik dan pemerintahan.</p>
<p>&#8220;Semangat Vox Betawi Vox Dei, No Betawi No Party (Betawi Adalah Suara Tuhan, Tanpa Betawi Tidak Ada Pesta &#8216;Demokrasi&#8217;) menjadi seruan utama,&#8221; katanya.</p>
<p>Melalui usulan ini, suku Betawi berharap dapat berperan lebih, dalam menentukan arah masa depan Jakarta, serta memastikan budaya dan nilai-nilai Betawi tetap terjaga, dan dihormati dalam setiap aspek kehidupan. (*/red)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/ini-sejumlah-nama-yang-diusulkan-bamus-suku-betawi-1982-sebagai-cagub-cawagub-pilkada-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masyarakat Betawi Berharap Kawasan Marunda Jadi Kampung Budaya Betawi Pesisir</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/masyarakat-betawi-berharap-kawasan-marunda-jadi-kampung-budaya-betawi-pesisir/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/masyarakat-betawi-berharap-kawasan-marunda-jadi-kampung-budaya-betawi-pesisir/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Mar 2024 09:20:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Astrabi]]></category>
		<category><![CDATA[Bamus Suku Betawi 1928]]></category>
		<category><![CDATA[Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Pitung]]></category>
		<category><![CDATA[Silat Betawi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=4902</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Bamus Suku Betawi 1928 bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta dan Asosiasi Tradisi Pencak&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Bamus Suku Betawi 1928 bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta dan Asosiasi Tradisi Pencak Silat Betawi (Astrabi) menggelar Acara Rowahan Betawi Pesisir 2024 di Situs Rumah Pitung Marunda Jakarta Utara, Sabtu (9/03/24).</p>
<p>Kegiatan ini merupakan tradisi orang Betawi dalam menyambut bulan suci Ramadhan sebagai bentuk kegembiraan menyambut bulan yang penuh dengan keberkahan dan kemuliaan sekaligus mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah Tuhan yang Maha Kuasa.</p>
<p>Tradisi Rowahan yang diisi dengan acara Nyorog, Festival Oblok, Seni Tari dan Festival Pencak Silat ini dibuka oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah Bamus Suku Betawi 1982 Jakarta Utara Muhammad Ichwan Ridwan yang sering disapa Boim.</p>
<p>Dalam sambutannya Ketua Bamus Suku Betawi 1982 Jakarta Utara Ichwan Ridwan (Boim) menyambut baik acara Rowahan Betawi pesisir 2024, ” Rowahan merupakan tradisi masyarakat betawi dalam rangka menyambut bulan suci ramadan sebagai bentuk rasa syukur, ” kata Boim.<br />
Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan &#8220;Prosesi Nyorog&#8221; atau penyerahan makanan khas betawi yaitu bebek oblok makanan khas Jakarta Utara dari Ketua DPD Bamus Betawi 1982, Boim kepada Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara, Abdul Khalit didampingi Pak Puspa dari Dinas kebudayaan DKI Jakarta dan Suwardi Satpel Rumah si Pitung serta lurah Marunda sebagai bentuk tradisi betawi yang dinamakan nyorog merupakan simbol penghormatan kepada orang tua atau orang yang dituakan.</p>
<p>Diketahui, tradisi ruwahan atau rowahan merupakan kegiatan yang diawali dengan pembacaan tahlil, tahmid maulid dan doa untuk arwah orang tua, sanak keluarga atau tokoh-tokoh yang telah tiada dengannya mengundang tetangga menandakan persiapan menuju Ramadhan. Sebagian masyarakat Betawi juga mengartikan ruwahan sebagai kegiatan sedekahan.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-4903 size-full" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/IMG-20240311-WA0039.jpg" alt="" width="1280" height="960" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/IMG-20240311-WA0039.jpg 1280w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/IMG-20240311-WA0039-300x225.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/IMG-20240311-WA0039-1024x768.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/IMG-20240311-WA0039-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>Penampilan musik Hadroh dan Gambus AlZaidan yang juga memandu pembacaan Maulid dan doa, juga ada  Ondel-ondel dari tim Shar mengawali acara sambil menunggu hadirnya pengunjung, kemudian Tari Ngarojeng dari Sanggar Si Pitung membuka acara sambut para tamu, disamping penampilan pencak silat dari berbagai sanggar perguruan silat serta penampilan Gambang Kromong menambah kemeriahan kegiatan Rowahan Betawi Pesisir kali ini.</p>
<p>Boim berharap &#8220;kegiatan seperti ini dapat menjadi kegiatan rutin tiap tahun yang bisa dilakukan oleh pemerintah dengan melibatkan partisipasi masyarakat. Selain itu tokoh Betawi ini menyampaikan aspirasi masyarakat untuk pemerintah daerah agar daerah Marunda Pulo menjadi kawasan Perkampungan Budaya Betawi Pesisir sehingga para wisatawan dapat melihat dan mempelajari kultur Betawi Pesisir tidak hanya mengunjungi museum rumah Pitung atau masjid Al-A&#8217;lam Marunda yang sudah ditetapkan menjadi Cagar budaya. Dengan menjadi Perkampungan Budaya Betawi Pesisir yang mengoptimalkan seni dan dan budaya sektor ekonomi kreatif akan tumbuh di masyarakat baik kuliner khas Betawi , cinderamata atau kerajinan Betawi , bahkan fashion atau pakaian seperti batik, sadariah, pangsi, kebaya dan lain sebagainya&#8221; Jelas Boim menutup sambutannya. (*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/masyarakat-betawi-berharap-kawasan-marunda-jadi-kampung-budaya-betawi-pesisir/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
