<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Aryna Sabalenka &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/aryna-sabalenka/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Tue, 25 Mar 2025 00:47:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Aryna Sabalenka &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sabalenka Kalahkan Collins dan Melaju ke Perempat Final Miami Open</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/sabalenka-kalahkan-collins-dan-melaju-ke-perempat-final-miami-open/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/sabalenka-kalahkan-collins-dan-melaju-ke-perempat-final-miami-open/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Mar 2025 00:47:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Aryna Sabalenka]]></category>
		<category><![CDATA[Miami Open]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=25614</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Unggulan teratas Aryna Sabalenka mengakhiri usaha unggulan ke-14 Danielle Collins untuk mempertahankan gelar, dengan skor&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Unggulan teratas Aryna Sabalenka mengakhiri usaha unggulan ke-14 Danielle Collins untuk mempertahankan gelar, dengan skor 6-4, 6-4 dalam waktu satu jam 18 menit, untuk melaju ke perempat final Miami Open.</p>
<p>Sabalenka tidak pernah kehilangan kendali atas pertandingan, dengan 23 pukulan<em> winner</em> (termasuk tujuh <em>ace</em>) dibanding 17 pukulan Collins. Petenis No.1 dunia ini juga hanya melakukan 12 kesalahan sendiri, sementara Collins kalah dengan total 30 pukulannya.</p>
<p>&#8220;Saya akan mengatakan bahwa di Australian Open saya melakukan servis yang tidak terlalu bagus,&#8221; kata Sabalenka, seperti disiarkan WTA, Selasa (25/3/2025).</p>
<p>&#8220;Jadi setelah Open, kami banyak melatih servis saya untuk mengembalikan pukulan, untuk kembali ke jalur servis. Saya sangat senang dengan cara saya melakukan servis saat ini, dan saya pikir saat melawan Danielle saya melakukan servis dengan sangat cerdas,&#8221; katanya pula.</p>
<p>&#8220;Pada suatu saat saya hanya berusaha sekuat tenaga, dan saya membuat wajah-wajah seperti itu, tetapi sebagian besar saya pikir itu adalah servis yang cukup cerdas dari saya. Ya, saya senang melihat servis saya kembali,&#8221; ujar petenis berusia 26 tahun itu lagi.</p>
<p>Sabalenka melaju ke perempat final Miami Open ketiga dalam kariernya. Ia belum melangkah lebih jauh di Miami, setelah kalah dari Ashleigh Barty pada 2021 dan Sorana Cirstea pada tahun 2023.</p>
<p>Di perempat final, Sabalenka akan bertemu Zheng Qinwen yang menahan upaya <em>comeback</em> Ashlyn Krueger untuk menang 6-2, 7-6(3) dalam waktu satu jam 29 menit.</p>
<p>Rekor dominan Sabalenka atas Zheng tercermin dalam skor pertemuan mereka sebelumnya serta hasil akhirnya, yakni di satu-satunya pertemuan mereka di kandang Zheng &#8212; 6-3, 5-7, 6-3 yang dimenangi Sabalenka di final Wuhan tahun lalu.</p>
<p>Selain itu, Sabalenka belum kehilangan satu set pun dari Zheng. Bahkan, ia hanya kehilangan 20 gim dalam empat pertandingan <em>head to head</em> mereka, termasuk pertandingan terakhir mereka di WTA Finals Riyadh 2024.</p>
<p>Setiap kemenangan Zheng sejauh ini di Miami tahun ini mengikuti pola yang hampir identik, yakni dominasi set pertama yang berat sebelah, dan set kedua yang lebih rumit. Di babak kedua, ia unggul atas Lauren Davis 6-1, 3-1 sebelum menang 6-1, 7-5. Di set ketiga, ia mengalahkan petenis kualifikasi Taylor Townsend 6-1, 7-6 (3).</p>
<p>Petenis berusia 22 tahun itu juga tampil gemilang melawan petenis peringkat 40 dunia Krueger selama satu setengah set, dengan memenangi tujuh gim berturut-turut untuk memimpin 6-2, 3-0.</p>
<p>Namun, Krueger berhasil bangkit dengan mematahkan servis Zheng dengan sepasang pukulan pengembalian bola yang bersih pada gim kelima set kedua, dan sejak saat itu pertandingan berlangsung ketat.</p>
<p>Selanjutnya, Zheng berhasil mengatasi <em>tiebreak</em> untuk memenangi pertandingan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/sabalenka-kalahkan-collins-dan-melaju-ke-perempat-final-miami-open/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Langkah Pasti Sabalenka Menuju Perempat Final Australian Open</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/langkah-pasti-sabalenka-menuju-perempat-final-australian-open/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/langkah-pasti-sabalenka-menuju-perempat-final-australian-open/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jan 2025 03:30:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Aryna Sabalenka]]></category>
		<category><![CDATA[Australia Open]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=22806</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka melenggang mulus ke perempat final Australian Open ketiganya berturut-turut&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka melenggang mulus ke perempat final Australian Open ketiganya berturut-turut setelah menang 6-1, 6-2 atas Mirra Andreeva di Rod Laver Arena, Melbourne, Minggu (19/1/2025).</p>
<p>Memanfaatkan kondisi lapangan yang cepat di bawah terik matahari, menurut statistik WTA, Sabalenka mencatat 15 pukulan winner dengan 11 kesalahan sendiri, dan juga tiga servis ace. Kesuksesan mengalahkan Andreeva adalah kemenangannya yang ke-18 berturut-turut dalam Australian Open.</p>
<p>&#8220;Selalu sulit melawan Mirra, dia sangat muda tetapi sangat dewasa dan bermain tenis dengan sangat hebat,&#8221; kata Sabalenka setelah pertandingan, seperti disiarkan WTA.</p>
<p>&#8220;Saya sangat senang bisa melewati pertandingan sulit ini dengan tiga set langsung.</p>
<p>&#8220;Hari ini, saya keluar ke lapangan dan mencoba untuk mengembalikan bola dan bola itu melesat seperti roket. Saya sangat senang dengan level hari ini, dan saya harap kondisinya membantu saya dan saya harap akan tetap sama hingga akhir turnamen,&#8221; ujar juara Australian Open dua kali itu.</p>
<p>Sabalenka, yang kalah dari Andreeva pada satu-satunya pertemuan mereka dalam Grand Slam &#8211;French Open musim semi lalu &#8212; mematahkan servis petenis berusia 17 tahun itu empat kali dan tidak pernah kehilangan servisnya sendiri dalam perjalanan memperbaiki catatannya menjadi 4-1 dalam pertandingan head to head mereka secara keseluruhan.</p>
<p>Dua kemenangan Sabalenka melawan Andreeva terjadi dalam tiga pekan pertama musim ini. Ia juga mengalahkannya pada semifinal di Brisbane dalam perjalanannya untuk memenangi gelar juara turnamen WTA 500 itu dua pekan lalu.</p>
<p>Dalam pertandingan babak keempat Australian Open, Sabalenka menyelamatkan keseluruhan tiga break point yang ia hadapi dalam pertandingan tersebut, yang semuanya terjadi pada gim keenam set kedua. Itu satu-satunya gim pada servis Sabalenka yang mencapai deuce.</p>
<p>Sabalenka kini memiliki catatan menang kalah 9-0 untuk memulai musimnya, dan 18 kemenangan beruntunnya di Melbourne Park telah menyamai rekor kemenangan berturut-turut terpanjang yang dipegang Victoria Azarenka dalam Australian Open dekade ini.</p>
<p>Sejak 2020, Sabalenka telah mencapai perempat final atau lebih baik pada 11 dari 15 turnamen Grand Slam yang ia ikuti, termasuk sembilan kali berturut-turut.</p>
<p>Setelah tidak kehilangan satu set pun dalam perjalanan memenangi gelar tahun lalu, dan bangkit dari ketertinggalan satu set untuk mengalahkan Elena Rybakina di final 2023, Sabalenka kini telah memenangi dua lusin pertandingan straight set di Melbourne.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/langkah-pasti-sabalenka-menuju-perempat-final-australian-open/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sabalenka Awali Musim 2025 dengan Raih Gelar Brisbane International</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/sabalenka-awali-musim-2025-dengan-raih-gelar-brisbane-international/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/sabalenka-awali-musim-2025-dengan-raih-gelar-brisbane-international/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jan 2025 04:40:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Aryna Sabalenka]]></category>
		<category><![CDATA[WTA Tour 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=22258</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Petenis putri nomor satu dunia Aryna Sabalenka meraih gelar Brisbane International keduanya untuk mengawali musim WTA&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Petenis putri nomor satu dunia Aryna Sabalenka meraih gelar Brisbane International keduanya untuk mengawali musim WTA Tour 2025.</p>
<p>Sabalenka bangkit untuk mengalahkan petenis kualifikasi berusia 21 tahun Polina Kudermetova 4-6, 6-3, 6-2 di final, Minggu (5/1/2025), untuk mengamankan gelar ke-18 dalam kariernya.</p>
<p>Sabalenka memenangi gelar Brisbane pertamanya pada 2023 saat ajang tersebut diadakan di Adelaide. Pada saat itu, ia mengalahkan petenis kualifikasi Linda Noskova di final. Tahun lalu, ia kalah tipis dari Elena Rybakina di final.</p>
<p>Brisbane adalah gelar keempat Sabalenka di Australia. Ia selanjutnya akan membawa kepercayaan dirinya itu ke Melbourne, di mana ia adalah juara bertahan Australian Open dua kali.</p>
<p>Petenis berusia 26 tahun itu berusaha menjadi perempuan pertama yang memenangi tiga gelar Australian Open berturut-turut setelah Martina Hingis mendominasi ajang tersebut dari 1997 hingga 1999.</p>
<p>&#8220;Saya benar-benar merasakan permainan saya dengan cukup baik,&#8221; kata Sabalenka, dikutip dari WTA, Senin.</p>
<p>&#8220;Secara mental, fisik, saya akan siap untuk tampil di Australian Open. Sangat senang dengan jalannya pekan ini. Membawa trofi ini ke turnamen <em>major</em>, itu sangat penting.&#8221;</p>
<p>Sementara itu, Kudermetova lolos kualifikasi dan melewati sederet petenis tangguh untuk mencapai final WTA pertamanya. Ia menorehkan kemenangan Top 10 pertama dalam kariernya pekan ini ketika ia bangkit untuk mengalahkan No. 9 Daria Kasatkina 1-6, 6-2, 7-5 di babak 16 besar.</p>
<p>Ia mengalahkan Wang Xinyu, Liudmila Samsonova, Ashlyn Krueger, dan Anhelina Kalinina untuk memenangi lima pertandingan berturut-turut untuk pertama kalinya dalam karier WTA-nya.</p>
<p>Paolina Kudermetova yang merupakan adik perempuan dari mantan petenis No. 9 Veronika Kudermetova menunjukkan tanda-tanda perkembangan pesat sejak akhir musim 2024.</p>
<p>Ia berhasil mencapai perempat final di Seoul sebagai kualifikasi dan kemudian menyelesaikan musim WTA-nya dengan semifinal di Merida untuk mendorong peringkatnya tepat di luar Top 100.</p>
<p>Kudermetova menunjukkan ketenangan dalam pertandingan terbesar dalam kariernya. Petenis berusia 21 tahun itu menolak untuk menyerah setelah Sabalenka meraih<em> break</em> di awal, mempertahankan posisi <em>baseline </em>agresifnya untuk terus melakukan reli guna menekan petenis No. 1 dunia itu.</p>
<p>Saat servis tertinggal 5-4, Sabalenka bermain terlalu pasif, dan Kudermetova melakukan <em>break </em>pada <em>set point </em>keduanya untuk mencuri set pertama.</p>
<p>&#8220;Saya melakukan <em>break</em> pada set pertama. Saya mencoba bermain terlalu konservatif, menurut saya,&#8221; kata Sabalenka.</p>
<p>&#8220;Saya tidak mengikuti rencana. Saat itulah semuanya berjalan lancar untuknya dan dia seperti memukul bola dengan keras. Sepertinya semuanya berjalan lancar. Saya seperti, saya tidak bisa berbuat banyak dalam situasi ini.&#8221;</p>
<p>Namun setelah kalah pada set pertamanya di turnamen tersebut, Sabalenka dengan cepat mengatur ulang dirinya untuk memastikan dia tidak akan kalah pada set kedua.</p>
<p>Ia hanya kehilangan lima poin dari servisnya di set kedua yang memungkinkannya menyerang balik dan memperbaiki permainan <em>baseline</em>-nya.</p>
<p>Setelah memaksakan pertandingan ke set penentu, Sabalenka mendominasi untuk menutup kemenangan pada pertandingan yang berjalan satu jam 47 menit itu.</p>
<p>&#8220;Di set kedua, saya hanya memberinya sedikit tekanan,&#8221; ujar Sabalenka.</p>
<p>&#8220;Saya melihat cara dia bereaksi, cara dia bermain. Dia banyak terburu-buru. Saya seperti, saya akan tetap agresif, terus menekan, terus mengayunkan bola, dan mudah-mudahan saya bisa membalikkan permainan ini.&#8221;</p>
<p>Sementara itu, di sektor ganda, peraih medali perak Olimpiade Paris 2024 Mirra Andreeva dan Diana Shnaider meraih gelar WTA Tour pertama mereka dengan mengalahkan Anna Kalinskaya dan Priscilla Hon 7-6(6), 7-5.</p>
<p>Ini adalah gelar ganda pertama bagi kedua pemain, baik sebagai tim maupun individu.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/sabalenka-awali-musim-2025-dengan-raih-gelar-brisbane-international/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sabalenka Pimpin Daftar Peserta Brisbane International</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/sabalenka-pimpin-daftar-peserta-brisbane-international/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/sabalenka-pimpin-daftar-peserta-brisbane-international/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Dec 2024 04:07:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Aryna Sabalenka]]></category>
		<category><![CDATA[Brisbane International WTA 500]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=20663</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Petenis peringkat satu dunia Aryna Sabalenka menjadi adalah satu dari empat Top 10 dalam daftar&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Petenis peringkat satu dunia Aryna Sabalenka menjadi adalah satu dari empat Top 10 dalam daftar peserta untuk ajang Brisbane International WTA 500 2025, yang dimulai pada 29 Desember.</p>
<p>Juara bertahan Australian Open dan US Open Sabalenka menjadi <em>runner-up</em> di Brisbane pada 2024. Tahun depan, ia akan bergabung dengan Jessica Pegula, Emma Navarro, dan Daria Kasatkina.</p>
<p>Dikutip dari laman resmi WTA, Kamis (5/12/2024), dua juara Grand Slam lainnya juga masuk dalam daftar peserta turnamen tersebut, yakni peraih gelar Australian Open dua kali Victoria Azarenka dan mantan juara Roland Garros Jelena Ostapenko.</p>
<p>Azarenka, yang mengangkat trofi Brisbane pada 2009 dan 2016, adalah satu-satunya mantan juara yang akan mengikuti edisi 2025.</p>
<p>Finalis turnamen major kali Ons Jabeur juga akan kembali beraksi di Brisbane, setelah tidak bertanding karena cedera sejak US Open.</p>
<p>Peserta terkenal lainnya termasuk semifinalis Roland Garros berusia 17 tahun Mirra Andreeva, juara empat kali WTA Tour Diana Shnaider, semifinalis Australian Open 2024 Dayana Yastremska, dan perempat finalis Australian Open 2024 Linda Noskova, Marta Kostyuk, dan Anna Kalinskaya.</p>
<p>Sementara itu di Selandia Baru, empat juara Grand Slam, yakni Naomi Osaka, Emma Raducanu, Sloane Stephens, dan Sofia Kenin, masuk dalam daftar entri awal untuk ajang ASB Classic WTA 250 2025, yang dimulai pada 30 Desember di Auckland.</p>
<p>Stephens, pemenang 2016, adalah satu-satunya mantan juara yang diterima langsung dalam undian ajang 2025. Ia akan tampil untuk keempat kalinya dalam turnamen tersebut.</p>
<p>Osaka, yang mencapai perempat final 2017, dan Raducanu, yang lolos ke babak kedua 2024, keduanya akan berkompetisi di Auckland untuk kedua kalinya.</p>
<p>Kuartet peraih gelar major tersebut akan bergabung dengan <em>runner-up</em> US Open 2017 Madison Keys dan mantan semifinalis Grand Slam Elise Mertens dan Amanda Anisimova.</p>
<p>Perempat finalis Wimbledon Lulu Sun akan bermain di turnamen tersebut sebagai petenis nomor 1 Selandia Baru untuk pertama kalinya.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/sabalenka-pimpin-daftar-peserta-brisbane-international/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sabalenka Juarai US Open 2024 usai Kalahkan Jessica Pegula</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/sabalenka-juarai-us-open-2024-usai-kalahkan-jessica-pegula/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/sabalenka-juarai-us-open-2024-usai-kalahkan-jessica-pegula/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Sep 2024 02:15:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Aryna Sabalenka]]></category>
		<category><![CDATA[Jessica Pegula]]></category>
		<category><![CDATA[US Open 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=15702</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Aryna Sabalenka mengatakan dia merasa &#8220;sangat bangga&#8221; memenangi US Open, sekaligus mengklaim gelar Grand Slam&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Aryna Sabalenka mengatakan dia merasa &#8220;sangat bangga&#8221; memenangi US Open, sekaligus mengklaim gelar Grand Slam ketiganya dengan kemenangan atas Jessica Pegula pada babak final Sabtu (7/9/2024) waktu setempat atau Minggu  (8/9/2024) WIB.</p>
<p>Sabalenka yang merupakan petenis nomor dua dunia menang 7-5, 7-5 untuk menambah gelar US Open ke dalam kemenangan beruntun di Australian Open.</p>
<p>Namun, Pegula yang kalah dalam pertarungan, bangkit dari ketertinggalan 0-3 dan <em>break point </em>untuk memimpin 5-3 di set kedua sebelum Sabalenka menang.</p>
<p>Petenis asal Belarus itu menang dengan 40 <em>winner </em>untuk menjadi petenis putri pertama sejak Angelique Kerber pada 2016 yang memenangi dua turnamen <em>major </em>lapangan keras di musim yang sama.</p>
<p>&#8220;Saya ingat semua kekalahan berat di masa lalu di sini dan kedengarannya mudah, tetapi jangan pernah menyerah pada impian Anda dan teruslah mencoba, teruslah bekerja keras,&#8221; kata Sabalenka, <em>runner-up </em>tahun lalu dan semifinalis pada 2022 dan 2023, seperti disiarkan AFP, Minggu.</p>
<p>&#8220;Saya tidak bisa berkata-kata sekarang. Sering kali saya pikir saya sudah sangat dekat untuk mendapatkan gelar US Open. Itu selalu menjadi impian saya dan akhirnya saya mendapatkan trofi yang indah ini.&#8221;</p>
<p>&#8220;Saya sangat bangga dengan diri saya sendiri. Saya juga sangat bangga dengan tim saya,&#8221; ujar petenis berusia 26 tahun itu.</p>
<p>Sementara itu, Pegula tiba di New York dengan gelar di Toronto dan posisi <em>runner-up</em> di bawah Sabalenka di Cincinnati.</p>
<p>Ia telah memenangi 15 dari 16 pertandingan di lapangan keras musim panas Amerika Utara.</p>
<p>&#8220;Saya berharap ia setidaknya membiarkan saya menang satu set. Kami memiliki pertandingan yang sulit di Cincinnati beberapa minggu lalu dan ia adalah salah satu yang terbaik di dunia,&#8221; kata Pegula.</p>
<p>&#8220;Ia sangat kuat dan tidak akan memberi Anda apa pun. Ia dapat merebut raket dari tangan Anda.&#8221;</p>
<p>&#8220;Saya senang bisa bertahan di sana dan terus memanfaatkan peluang,&#8221; ujar petenis AS itu.</p>
<p>Sabalenka mengucapkan terima kasih kepada penonton setelah secara tidak langsung menyindir atmosfer yang dihadapinya saat mengalahkan Emma Navarro kelahiran New York di semifinal.</p>
<p>&#8220;Sejujurnya, terima kasih. Saya mendengar banyak dukungan. Anda menyemangati saya pada saat-saat indah itu, tetapi tentu saja saya berharap Anda menyemangati Jessica. Saya tidak akan normal jika Anda menyemangati saya,&#8221; kata Sabalenka.</p>
<p>&#8220;Terima kasih banyak atas semua dukungan selama dua minggu yang luar biasa ini.&#8221;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/sabalenka-juarai-us-open-2024-usai-kalahkan-jessica-pegula/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengejutkan, Sabalenka dan Gauff Tersingkir dari Stuttgart Open</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/mengejutkan-sabalenka-dan-gauff-tersingkir-dari-stuttgart-open/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/mengejutkan-sabalenka-dan-gauff-tersingkir-dari-stuttgart-open/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Apr 2024 05:02:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Aryna Sabalenka]]></category>
		<category><![CDATA[Coco Gauff]]></category>
		<category><![CDATA[Iga Swiatek]]></category>
		<category><![CDATA[Stuttgart Open]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=7350</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Saingan Iga Swiatek untuk mempertahankan gelar Stuttgart Open Aryna Sabalenka dan Coco Gauff secara mengejutkan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Saingan Iga Swiatek untuk mempertahankan gelar Stuttgart Open Aryna Sabalenka dan Coco Gauff secara mengejutkan tersingkir pada perempat final, Jumat (19/4/2024) waktu setempat.</p>
<p>Juara bertahan Wimbledon Marketa Vondrousova mengalahkan peringkat dua dunia dan <em>runner up</em> Stuttgart tiga kali Sabalenka 3-6, 6-3, 7-5.</p>
<p>Sementara, seperti disiarkan AFP, Sabtu, juara US Open Gauff, peringkat tiga dunia, kalah 6-3, 4-6, 6-7 (6/8) dari petenis Ukraina Marta Kostyuk.</p>
<p>Vondrousova mencapai semifinal pertamanya sejak merebut gelar Wimbledon Juli lalu ketika ia mengejutkan Sabalenka.</p>
<p>Unggulan keenam asal Ceko itu merayakan kemenangan pertamanya atas Sabalenka dalam enam tahun setelah kalah empat kali berturut-turut antara 2018 hingga 2023.</p>
<p>Juara Australian Open Sabalenka berusaha mencapai final Stuttgart untuk tahun keempat berturut-turut.</p>
<p>Petenis asal Belarus itu mencatatkan 35 <em>winner</em> berbanding 17 <em>winner </em>milik Vondrousova, namun ia melakukan 48 <em>unforced error </em>dibandingkan dengan 19 <em>unforced error</em> yang dilakukan Vondrousova.</p>
<p>Vondrousova secara krusial mengonversi tujuh dari delapan <em>break point</em> sementara Sabalenka hanya memanfaatkan enam dari 15 peluang.</p>
<p>Petenis berusia 24 tahun itu akan menghadapi Kostyuk untuk memperebutkan satu tempat di final pada Minggu setelah petenis peringkat 27 asal Ukraina itu membalas kekalahannya di perempat final Australian Open dari Gauff.</p>
<p>Kostyuk membutuhkan lebih dari tiga jam untuk mengalahkan Laura Siegemund di babak pertama sebelum menyelamatkan lima <em>match point</em> untuk melewati Zheng Qinwen di babak 16 besar.</p>
<p>Pada perempat final, ia bangkit dari kedudukan 2-4 pada set kedua dan tertinggal 1-3 pada set ketiga, sementara Gauff harus menyelamatkan total tujuh <em>match point.</em></p>
<p>Petenis berusia 21 tahun itu mencatatkan 21 <em>break point</em> secara keseluruhan dan mencetak 35 <em>winner</em> saat ia mencapai semifinal ketiganya pada 2024.</p>
<p>&#8220;Ya, tentu saja sangat berarti karena untuk konsisten dalam tenis dibutuhkan kerja keras dan disiplin,&#8221; ujar Kostyuk.</p>
<p>&#8220;Segala sesuatu di sekitar Anda harus bekerja dengan sangat baik.&#8221;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/mengejutkan-sabalenka-dan-gauff-tersingkir-dari-stuttgart-open/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
