<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Argentina &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/argentina/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Mar 2025 21:59:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Argentina &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Messi Absen Bela Timnas Argentina Hadapi Uruguay dan Brazil</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/messi-absen-bela-timnas-argentina-hadapi-uruguay-dan-brazil/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/messi-absen-bela-timnas-argentina-hadapi-uruguay-dan-brazil/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2025 22:00:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Argentina]]></category>
		<category><![CDATA[Brazil]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Messi]]></category>
		<category><![CDATA[Uruguay]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=25321</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Lionel Messi absen membela Timnas Argentina untuk pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Uruguay dan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Lionel Messi absen membela Timnas Argentina untuk pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Uruguay dan Brazil.</p>
<p>Berdasarkan laporan Fabrizio Romano pada Senin, Messi dicoret pelatih Lionel Scaloni dari daftar pemainnya karena mengalami cedera otot ringan area adduktor.</p>
<p>Cedera itu dialami Messi usai tampil dalam pertandingan menghadapi Atlanta United dalam  MLS 2025 pada Minggu (16/3/2025) waktu setempat.</p>
<p>Messi mencetak gol individu saat membawa Inter Miami menang 2-1 atas Atalanta United.</p>
<p>Megabintang berusia 37 tahun itu awalnya masuk daftar skuad sementara Argentina yang berisikan 33 pemain pada 2 Maret lalu.</p>
<p>Absennya Messi menjadi kerugian besar bagi Argentina dalam jeda internasional kali ini.</p>
<p>Scaloni juga dipastikan tidak bisa memanggil Paulo Dybala untuk menggantikan Messi karena pemain AS Roma itu juga menderita cedera yang membuatnya absen selama sebulan.</p>
<p>Argentina saat ini berada di puncak klasemen kualifikasi Piala Dunia zona CONMEBOL dengan 25 poin dari 12 pertandingan.</p>
<p>La Albiceleste dijadwalkan bertandang ke Uruguay pada Sabtu (22/3) sebelum menjamu Brasil empat hari kemudian.</p>
<p><strong>Daftar pemain Timnas Argentina untuk jeda internasional Maret:</strong></p>
<p>Kiper: Emiliano Martínez (Aston Villa), Gerónimo Rulli (Olympique Marseille), Walter Benítez (PSV Eindhoven)</p>
<p>Bek: Nahuel Molina (Atletico Madrid), Gonzalo Montiel (River Plate), German Pezzella (River Plate), Leonardo Balerdi (Olympique Marseille), Juan Foyth (Villarreal), Nicolás Otamendi (Benfica), Facundo Medina, (Lens), Nicolás Tagliafico (Olympique Lyon)</p>
<p>Gelandang: Leandro Paredes (Roma), Enzo Fernández (Chelsea), Rodrigo de Paul (Atletico Madrid), Exequiel Palacios (Bayer Leverkusen), Alexis Mac Allister (Liverpool), Maximo Perrone (Como), Giuliano Simeone (Atletico Madrid), Benjamín Domínguez (Bologna), Thiago Almada (Olympique Lyon)</p>
<p>Penyerang: Nicolas Gonzalez (Juventus), Nicolás Paz (Como), Claudio Echeverri (Manchester City), Julian Alvarez (Manchester City), Lautaro Martínez (Inter Milan), Santiago Castro (Bologna), Angel Correa (Atletico Madrid)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/messi-absen-bela-timnas-argentina-hadapi-uruguay-dan-brazil/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prancis Melangkah ke Semifinal Usai Kalahkan Argentina 1-0</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/prancis-melangkahkan-ke-semifinal-usai-kalahkan-argentina-1-0/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/prancis-melangkahkan-ke-semifinal-usai-kalahkan-argentina-1-0/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Aug 2024 00:02:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Argentina]]></category>
		<category><![CDATA[Prancis]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Prancis U-23]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=13311</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Timnas Prancis U-23 berhasil melangkah ke semifinal setelah mengalahkan Argentina U-23 dengan skor tipis 1-0&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Timnas Prancis U-23 berhasil melangkah ke semifinal setelah mengalahkan Argentina U-23 dengan skor tipis 1-0 dalam laga perempat final di Nouveau Stade de Bordeaux pada Sabtu (3/8/3024) dini hari WIB.</p>
<p>Prancis sudah memimpin 1-0 di awal pertandingan berkat gol Jean-Philippe Mateta. Para pemain kedua tim sempat terlihat keributan yang terjadi setelah pertandingan berakhir, demikian yang dilansir dari laman resmi Olimpiade 2024.</p>
<p>Tim tuan rumah langsung membuka skor saat laga baru berjalan lima menit. Proses gol terjadi lewat sepak pojok Michael Olise yang kemudian disundul Jean Philippe Mateta. Bola tidak bisa diamankan kiper Geronimo Rulli sehingga skor menjadi 1-0 untuk Prancis.</p>
<p>Setelah gol tersebut, Prancis memiliki peluang melalui Enzo Millot pada menit ke-12 dan Mateta dua menit kemudian.</p>
<p>Prancis lebih tampil pasif setelah memimpin. Skuad asuhan Thierry Henry bermain bertahan sambil menunggu peluang untuk melancarkan serangan balik.</p>
<p>Argentina mendapatkan peluang emas pada menit ke-35. Dalam posisi bebas, Giuliano Simeone gagal mengarahkan bola sundulannya ke gawang Prancis.</p>
<p>Pasukan Javier Mascherano kesulitan untuk menebus pertahanan Prancis dan skor 1-0 bertahan hingga turun minum.</p>
<p>Argentina berupaya menyerang dengan lebih intensif pada babak kedua. Bahkan pemain-pemain Tim Tango mengurung Prancis di daerah pertahanan sendiri.</p>
<p>Prancis beberapa kali mendapatkan kesempatan untuk melakukan serangan balik kerap gagal memaksimalkannya menjadi menciptakan peluang untuk mencetak gol kedua.</p>
<p>Argentina yang berupaya membongkar pertahanan lawan justru harus kebobolan lagi. Michael Olise mencetak gol pada menit ke-86, tetapi gol itu dianulir karena pemain Prancis Maghnes Akliouche melakukan pelanggaran sebelum gol terjadi.</p>
<p>Wasit harus mengecekan VAR sebelum memutuskan menganulir gol tersebut dan Akliouche mendapat kartu kuning.</p>
<p>Injury time 10 menit menghadirkan drama tersendiri bagi kedua kesebelasan yang terus berusaha mencetak gol.</p>
<p>Argentina berusaha sekuat tenaga mencetak gol penyeimbang. Hampir seluruh pemain berada di area permainan Prancis.</p>
<p>Namun, Prancis berhasil mempertahankan keunggulan mereka hingga pertandingan berakhir dam berhak tampil di babak semifinal menghadapi Mesir.</p>
<p>Selepas pertandingan, pemain-pemain dari kedua tim terlibat keributan. Para pemain yang berasal dari bangku cadangan turun ke lapangan dan saling dorong satu sama lain.</p>
<p>Wasit pun memantau kejadian tersebut dan kemudian memberikan kartu merah kepada pemain Prancis Enzo Millot.</p>
<p>Setelah berada di lapangan, para pemain dari kedua kubu masuk ke lorong menuju ruang ganti. Setelah beberapa saat, para pemain Prancis kemudian kembali ke lapangan dan merayakan kemenangan bersama suporter yang ada di tribune.</p>
<p>Laga Prancis vs Argentina memang dipanaskan dengan insiden nyanyian bernada rasial yang dilakukan pemain Timnas Argentina senior usai mereka memenangi Copa America 2024 beberapa waktu lalu.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/prancis-melangkahkan-ke-semifinal-usai-kalahkan-argentina-1-0/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Argentina Juara Copa America setelah Kalahkan Kolombia di Extra Time</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/argentina-juara-copa-america-setelah-kalahkan-kolombia-di-extra-time/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/argentina-juara-copa-america-setelah-kalahkan-kolombia-di-extra-time/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jul 2024 07:02:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Argentina]]></category>
		<category><![CDATA[Copa America 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Kolombia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=12125</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Argentina keluar sebagai juara Copa America 2024 Amerika Serikat setelah mereka mengalahkan Kolombia dengan skor&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Argentina keluar sebagai juara Copa America 2024 Amerika Serikat setelah mereka mengalahkan Kolombia dengan skor 1-0 pada babak tambahan waktu (112&#8242;) melalui gol Lautaro Martinez di Stadion Sun Life, Florida, Minggu waktu setempat atau Senin (15/7/2024) pagi WIB.</p>
<p>Ini merupakan gelar ke-16 Argentina di Copa America dan mengukuhkan mereka sebagai negara yang memenangi turnamen ini paling banyak setelah Uruguay dengan 15 gelar.</p>
<p>Raihan juara ini juga menjadikan mereka memenangi tiga turnamen besar beruntun setelah sebelumnya menjadi kampiun Copa America 2021 dan Piala Dunia 2022.</p>
<p>Pada babak pertama, jual beli serangan dipamerkan kedua tim di mana Kolombia di bawah asuhan Nestor Lorenzo tampil sedikit lebih berbahaya. Sayap mereka Luis Diaz mengawali peluang pada menit ke-5 dengan tendangannya yang masih diselamatkan kiper Emiliano Martinez.</p>
<p>Pada menit-12, sepak pojok James Rodriguez membuahkan peluang lagi untuk Kolombia. Namun, hasilnya masih sama di mana sundulan rekan setimnya masih dapat dengan mudah ditangkap Martinez.</p>
<p>Argentina tak tinggal diam. Mereka yang sedang mengincar gelar ke-16-nya, memperoleh peluang pada menit ke-19.</p>
<p>Lionel Messi mendapatkan umpan cut back dari rekannya, tapi sayangnya tendangannya masih membentur bek Kolombia sehingga datangnya bola ke gawang menjadi lemah.</p>
<p>Pada menit ke-32, penentu kemenangan Kolombia di semifinal Jefferson Lerma mencoba keberuntungan melalui tendangan jarak jauh. Namun, masih tipis di samping gawang Argentina. Skor babak pertama berakhir dengan 0-0.</p>
<p>Memasuki babak kedua, Tricolor mengancam pada menit-menit awal melalui tendangan keras Santiago Arias pada menit ke-47 yang masih tipis di samping kanan gawang yang dikawal Martinez.</p>
<p>La Albiceleste lalu membalas peluang itu 10 menit kemudian melalui akselerasi Angel Di Maria di sisi kanan pertahanan Kolombia di mana tendangannya masih mampu diselamatkan oleh Camilo Vargas.</p>
<p>Di sisa babak kedua, kedua tim saling berburu gol. Namun, masih tak ada gol yang tercipta sehingga skor imbang kacamata di waktu normal bertahan.</p>
<p>Argentina memasuki babak tambahan waktu tanpa pemain bintangnya, Messi setelah sang bintang menderita cedera dan ditarik keluar pada menit ke-66.</p>
<p>Tak hanya Messi, Gonzalo Montiel juga menjadi korban tingginya tensi di final setelah dirinya juga ditarik keluar karena cedera pada menit ke-72.</p>
<p>Meski ditinggal dua pemainnya yang cedera, Argentina memasuki babak tambahan waktu dengan permainan tetap solid.</p>
<p>Lione Scaloni sebagai pelatih lalu memasukkan dua pemainnya pada babak ini, tepatnya pada menit ke-97 dengan menggantikan Julian Alvarez dan Enzo Fernandez untuk memasukkan Lautaro Martinez dan Giovani Lo Celso.</p>
<p>Pergantian ini berjalan tepat karena kedua pemain ini saling bekerja sama dalam gol kemenangan Argentina pada menit ke-112 yang dicetak sang top skor Lautaro Martinez dengan total lima golnya setelah striker milik Inter Milan itu mendapatkan assist cantik dari Lo Celso sebelum menaklukkan Vargas yang gemilang pada laga ini.</p>
<p>Gol ini menjadi satu-satunya gol yang tercipta dan Argentina keluar sebagai juara Copa America edisi 2024.</p>
<p><strong>Berikut susunan pemain kedua tim:</strong></p>
<p><strong>Argentina: </strong>Emiliano Martinez, Gonzalo Montiel, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Nicolas Tagliafico, Angel Di Maria, Rodrigo de Paul, Enzo Fernandez, Alexis Max Allister, Lionel Messi, Julian Alvarez<br />
Pelatih: Lionel Scaloni</p>
<p><strong>Kolombia: </strong>Camilo Vargas, Santiago Arias, Davinson Sanchez, Carlos Cuesta, Johan Mojica, Richard Rios, Jefferson Lerma, Jhon Arias, James Rodriguez, Jhon Cordoba, Luis Diaz<br />
Pelatih: Nestor Lorenzo</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/argentina-juara-copa-america-setelah-kalahkan-kolombia-di-extra-time/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Argentina Melaju ke Semifinal usai Atasi Ekuador Lewat Adu Penalti 4-2</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/argentina-melaju-ke-semifinal-usai-atasi-ekuador-lewat-adu-penalti-4-2/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/argentina-melaju-ke-semifinal-usai-atasi-ekuador-lewat-adu-penalti-4-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jul 2024 09:17:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Argentina]]></category>
		<category><![CDATA[Copa America 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Ekuador]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=11496</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Tim nasional Argentina melaju ke babak semifinal Copa America 2024 setelah mengatasi perlawanan Ekuador lewat&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Tim nasional Argentina melaju ke babak semifinal Copa America 2024 setelah mengatasi perlawanan Ekuador lewat drama adu penalti dengan skor 4-2 usai kedudukan imbang 1-1 pada waktu normal dalam pertandingan perempat final yang berlangsung di NRG Stadion, Houston, Jumat (5/7/2024) pagi WIB.</p>
<p>Kemenangan ini memastikan tim asuhan Lionel Scaloni menjadi tim pertama yang melaju ke babak semifinal.</p>
<p>Sejak dimulainya pertandingan, Argentina mencoba untuk mengatur ritme permainan dan menguasai penguasaan bola melalui pergerakan pemain di lini tengah.</p>
<p>Ekuador bermain lebih menunggu di dalam kotak penalti. Pada menit keenam, Moises Caicedo melesatkan tendangan dari luar kotak penalti yang dapat diantisipasi oleh Emiliano Martinez.</p>
<p>Sembilan menit berselang melalui skema tendangan sudut, Sarmiento yang tanpa pengawalan menyundul bola ke arah gawang Martinez. Martinez yang sigap menepis bola keluar. Kendry Paez yang memperoleh bola liar melesatkan tandukan voli yang melebar dari gawang.</p>
<p>Pertahanan Argentina terus diancam melalui serangan balik pada lima belas menit awal pertandingan. Skema jebakan offside yang diterapkan tim asuhan Felix Sanzhez mampu meredam serangan dari Lionel Messi dan kawan-kawan.</p>
<p>Pada menit ke-21, Mac Allister melepaskan tembakan spekulasi dari luar kotak penalti yang di blok pertahanan Ekuador.</p>
<p>Enam menit berselang, pergerakan di sektor kiri Argentina mampu mengekspos Ekuador. Nahuel Molina mengirimkan umpan ke arah kotak penalti, Enzo yang terbebas melesatkan sundulan yang melebar dari gawang Domingiez.</p>
<p>Argentina mampu mencatatkan keunggulan pada menit ke-35. Melalui skema tendangan sudut yang dilepaskan Messi, Mac Allister menyundul bola ke arah tiang dekat yang langsung disambut sepakan Lisandro Martinez. Tim Tango unggul 1-0.</p>
<p>Pada menit ke-42, melalui pergerakan umpan satu dua, Enzo Fernandez masih belum mampu melepaskan tendangan dari dalam kotak penalti yang mengancam Dominguez.</p>
<p>Tidak ada peluang yang diciptakan oleh kedua tim hingga peluit panjang babak pertama berakhir. Skor 1-0 untuk keunggulan Argentina di masa turun minum.</p>
<p>Selama babak pertama, Argentina menguasai 62 persen penguasaan bola berbanding 38 persen di pihak Ekuador. Total Argentina melepaskan lima tembakan dan dua di antaranya mengarah ke gawang, sementara Ekuador melepaskan empat tembakan dengan dua diantaranya mengarah ke gawang.</p>
<p>Memulai babak kedua, Argentina terus mengambil inisiatif menekan melalui pergerakan di sektor dua lini sayap.</p>
<p>Pada menit ke-55, Lautaro Martinez memperoleh posisi bebas dari pengawalan dan menyundul bola hasil umpan silang. Namun sundulan Lautaro Martinez masih melebar.</p>
<p>Melalui skema tendangan sudut pada menit ke-61, Ekuador memperoleh hadiah tendangan penalti usai sundulan Enner Valencia ditahan menggunakan tangan oleh Rodrigo de Paul.</p>
<p>Enner Valencia yang menjadi algojo mengarahkan bola ke sisi kanan gawang, sementara Emi Martinez bergerak ke arah sebaliknya. Namun tembakan Valencia membentur tiang gawang.</p>
<p>Pada menit ke-65, Lionel Messi yang terbebas dari penjagaan lawan melepaskan tembakan spekulasi yang masih bisa diamankan Alexander Dominguez.</p>
<p>Ekuador berusaha untuk keluar dari tekanan Argentina lewat serangan-serangan dari lini tengah melalui skema umpan jarak jauh.</p>
<p>Pada menit ke-82, Angel Mena yang menjadi algojo tendangan bebas melepaskan tendangan keras yang di blok barisan pagar betis pemain Argentina.</p>
<p>Pada menit ke-90, pergerakan individu dari Jordy Caicedo menerobos barisan pertahanan Argentina, namun tendangan yang dilepaskan Jordy masih menyamping ke sisi kiri gawang Emi Martinez.</p>
<p>Pada masa perpanjangan waktu, Kevin Rodriguez menjadi pahlawan Ekuador setelah mampu menanduk umpan silang dari John Yeboah dan mengarahkan bola ke sisi kanam Emi Martinez dan membawa skor imbang 1-1.</p>
<p>Hingga peluit panjang babak kedua ditiup, skor imbang 1-1 bertahan dan pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti.</p>
<p>Messi yang menjadi algojo penalti pertama Argentina melepaskan tendangan yang membentur mistar gawang. Skor 0-0.</p>
<p>Emi Martinez menebak tendangan yang diarahkan oleh Angel Mina ke sisi kanan gawang untuk membuat kedudukan tetap berimbang 0-0.</p>
<p>Julian Alvarez sukses memperdaya Alexander Dominguez untuk membaea Argentina unggul 1-0.</p>
<p>Alan Minda belum mampu mengelabui Emi Martinez yang bergerak membaca bola ke sisi kiri gawang. Argentina unggul 1-0.</p>
<p>Mac Allister kian menbawa Argentina memperlebar jarak setelah tandukannya tak dapat dibendung Dominguez. Argentina unggul 2-0.</p>
<p>John Yeboah membawa Ekuador memperkecil jarak dan membuat papan skor berubah 2-1.</p>
<p>Gonzalo Montiel mengecoh Dominguez untuk membawa papan skor menjadi 3-1 untuk keunggulan Argentina.</p>
<p>Jordy Caicedo melesatkan tendangan keras yang tak mampu diblok Emi Martinez dan membuat kedudukan menjadi 3-2.</p>
<p>Nicolas Otamendi mengarahkan tendangan terukur di sudut kanan gawang untuk memastikan Argentina mengamankan tiket semifinal dengan unggul adu penalti 4-2.</p>
<p>Pada babak semifinal nanti, Messi dan kawan-kawan akan menunggu calon lawan antara pemenang dari pertandingan yang mempertemukan Venezuela menghadapi Kanada yang berlangsung pada Sabtu pagi WIB.</p>
<p>Susunan pemain:</p>
<p>Argentina (4-4-2) : Emiliano Martinez (PG), Nicolas Tagliafico, Lisandro Martinez, Cristian Romero, Nahuel Molina; Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez, Rodrigo de Paul, Nico Gonzalez; Lautaro Martinez, Lionel Messi.</p>
<p>Pelatih : Lionel Scaloni</p>
<p>Ekuador (4-1-4-1) : Alexander Dominguez (PG); Angelo Preciado, Felix Torres, Willian Pacho, Piero Hincapie; Carlos Gruezo; Kendry Paez, Alan Franco, Moises Caicedo, Jeremy Sarmiento; Enner Valencia.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/argentina-melaju-ke-semifinal-usai-atasi-ekuador-lewat-adu-penalti-4-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelatih Legendaris Argentina Cesar Luis Menotti Meninggal Dunia</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/pelatih-legendaris-argentina-cesar-luis-menotti-meninggal-dunia/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/pelatih-legendaris-argentina-cesar-luis-menotti-meninggal-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 May 2024 09:12:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Argentina]]></category>
		<category><![CDATA[Cesar Luis Menotti]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia 1979]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=8220</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Pelatih legendaris Cesar Luis Menotti yang membawa Argentina juara Piala Dunia 1978 meninggal dunia dalam&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Pelatih legendaris Cesar Luis Menotti yang membawa Argentina juara Piala Dunia 1978 meninggal dunia dalam usia 85 tahun pada Minggu (5/5/2024).</p>
<p>&#8220;Asosiasi Sepak Bola Argentina dengan sangat menyesal melaporkan kematian Cesar Luis Menotti, mantan pelatih juara dunia Argentina,” demikian pernyataan Argentine Football Association (AFA) pada Senin (6/5/2024).</p>
<p>Menotti yang dijuluki <em>El Flaco </em>(si kurus) merupakan seorang perokok berat yang melatih 11 klub dan dua timnas (Argentina dan Meksiko) dalam karier kepelatihannya yang berlangsung selama 37 tahun.</p>
<p>Selain menangani klub domestik Boca Juniors dan River Plate, pelatih kelahiran Rosario Argentina itu juga pernah melatih klub Eropa antara lain, Barcelona, Atletico Madrid, dan Sampdoria.</p>
<p>Puncak kariernya terjadi saat membawa Argentina juara Piala Dunia 1978 dengan mengalahkan Belanda 3-1 berkat dua gol Mario Kempes dan satu gol Ricardo Bertoni. Satu gol untuk Belanda dicetak Willem Nanninga menjelang akhir babak kedua.</p>
<p>Salah satu keputusan kontroversial Menotti adalah tidak menyertakan pemain fenomenal berusia 17 tahun Diego Maradona di Piala Dunia 1978, kendati Menotti sendiri yang memasukkan Maradona dalam skuad Argentina pada 1977.</p>
<p>Pemain legendaris Argentina Lionel Messi pun menyampaikan kabar duka itu di <em>Instagram Story </em>dengan menuliskan, &#8220;Salah satu contoh hebat untuk sepak bola kami telah meninggalkan kami. Belasungkawa untuk keluarga dan orang yang dicintainya.&#8221;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/pelatih-legendaris-argentina-cesar-luis-menotti-meninggal-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
