<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Air Laut Pasang &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/air-laut-pasang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Dec 2024 09:18:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Air Laut Pasang &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemprov DKI Gerak Cepat Tangani Banjir Rob dan Salurkan Bantuan kepada Warga Terdampak</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/pemprov-dki-gerak-cepat-tangani-banjir-rob-dan-salurkan-bantuan-kepada-warga-terdampak/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/pemprov-dki-gerak-cepat-tangani-banjir-rob-dan-salurkan-bantuan-kepada-warga-terdampak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Dec 2024 09:35:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Air Laut Pasang]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Rob]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov DKI]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=21257</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;  Pemprov DKI Jakarta bergerak cepat menangani banjir rob yang melanda di Marunda Pulo dan Pluit,&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; </strong><br />
Pemprov DKI Jakarta bergerak cepat menangani banjir rob yang melanda di Marunda Pulo dan Pluit, Jakarta Utara. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, banjir rob telah berangsur surut. Bantuan pun telah disalurkan kepada warga terdampak.</p>
<p>“Saat ini, banjir rob sudah berangsur surut. Di Marunda Pulo, kami pastikan air sudah surut pada pukul 13.50 WIB, sehingga aktivitas masyarakat sudah kembali normal. Sedangkan, di Jl. Dermaga Ujung, Muara Angke, Kelurahan Pluit, hingga pukul 15.00 WIB, air masih menggenang di tiga RT, yaitu RT 005, RT 010, dan RT 002, yang terletak di RW 022. Namun, tidak ada pengungsi di kedua wilayah yang terdampak rob tersebut,” papar Isnawa, di Jakarta, pada Senin (16/12).</p>
<p>Lebih lanjut, Isnawa menjelaskan, personel BPBD Provinsi DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya (SDA) Provinsi DKI Jakarta, Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam menangani banjir rob ini. “Kami juga menyiagakan satu perahu karet dan perahu/sekoci PE (polyethylene) untuk transportasi warga setempat di Muara Angke,” imbuhnya.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-21253 size-large" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/12/IMG-20241217-WA0060-1024x768.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/12/IMG-20241217-WA0060-1024x768.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/12/IMG-20241217-WA0060-300x225.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/12/IMG-20241217-WA0060-768x576.jpg 768w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/12/IMG-20241217-WA0060.jpg 1280w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Sementara itu, Plt. Kepala Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum memaparkan, pihaknya menyiagakan pompa polder, pompa mobile, pompa stasioner, dan satgas perbantuan untuk mempercepat penanganan banjir rob. “Kami juga menyiagakan personel untuk mengoperasikan pompa dan optimalisasi saluran drainase agar rob cepat surut,” tuturnya.</p>
<p>Tak hanya itu, Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta juga bergerak cepat menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji untuk warga terdampak. Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta Premi Lasari mengungkapkan, Suku Dinas Sosial Jakarta Utara mendistribusikan bantuan berupa makanan siap saji sebanyak 2.100 nasi boks dan air mineral setiap hari, yang dibagikan untuk makan pagi, siang, dan malam.</p>
<p>“Pendistribusian makanan siap saji dan air mineral ini telah dilakukan sejak 12 Desember lalu. Tim kami juga akan terus memastikan warga terdampak banjir rob tetap terpenuhi kebutuhan dasarnya,” pungkasnya. (*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/pemprov-dki-gerak-cepat-tangani-banjir-rob-dan-salurkan-bantuan-kepada-warga-terdampak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fenomena Banjir Rob di Pesisir Jakarta, Ini Penjelasan Plt. Kepala Dinas SDA DKI</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/fenomena-banjir-rob-di-pesisir-jakarta-ini-penjelasan-plt-kepala-dinas-sda-dki/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/fenomena-banjir-rob-di-pesisir-jakarta-ini-penjelasan-plt-kepala-dinas-sda-dki/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Dec 2024 09:14:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Air Laut Pasang]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Rob]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov DKI]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=21252</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Fenomena banjir rob yang terjadi di pesisir Jakarta beberapa waktu belakangan membuat sejumlah wilayah terendam&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;</strong> Fenomena banjir rob yang terjadi di pesisir Jakarta beberapa waktu belakangan membuat sejumlah wilayah terendam air dengan ketinggian hingga 100 sentimeter. Bukan karena curah hujan yang tinggi, banjir rob terjadi bersamaan dengan fase bulan purnama yang mengakibatkan pasang air laut meningkat secara maksimum. Sehingga, air laut pasang tersebut meluap ke daratan yang menyebabkan banjir rob.</p>
<p>Plt. Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum menjelaskan, pasang air laut dipengaruhi oleh gravitasi bulan dan matahari. Ketika bulan berada di titik purnama (posisi bulan terlihat bulat sempurna dengan seluruh permukaannya terlihat terang). Inilah yang kemudian dapat memicu banjir rob di wilayah pesisir pantai.</p>
<p>&#8220;Ini merupakan fenomena alam yang berkaitan dengan pasang air laut. Saat pasang tinggi, terutama pada fase bulan purnama atau bulan baru, permukaan air laut naik dan bisa mencapai daratan rendah yang berada dekat dengan garis pantai,&#8221; jelas Ika di Jakarta, pada Senin (16/12).</p>
<p>Ika menambahkan, durasi banjir rob yang terjadi dapat bervariasi tergantung beberapa faktor, seperti siklus pasang surut, topografi wilayah, dan kondisi cuaca. Banjir rob biasanya berlangsung sekitar dua hingga enam jam saat pasang. Untuk mengatasinya, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta mengoptimalkan penggunaan pompa untuk mengalirkan air ke laut, bahkan saat air tidak mampu mengalir secara gravitasi.</p>
<p>&#8220;Kondisi rob juga dipengaruhi faktor topografi wilayah. Di wilayah pesisir dengan permukaan tanah rendah atau di bawah permukaan laut, air rob bisa terperangkap lebih lama. Sehingga kami mengoptimalkan operasional pompa stasioner maupun mobile untuk dapat mengalirkan air dan optimalisasi saluran drainase agar air dapat mengalir dengan lancar,&#8221; tambah Ika.</p>
<p>Sementara itu, langkah jangka panjang yang dilakukan untuk mengantisipasi banjir rob adalah terus menggenjot pembangunan tanggul pengaman pantai melalui program National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) Fase A sepanjang 39 kilometer yang merupakan program sinergi dengan Kementrian PU untuk mencegah air laut masuk ke daratan saat pasang laut terjadi. Selain itu, dibangun pula sistem polder pengendali rob yang dilengkapi bendung karet untuk menahan air laut supaya tidak melimpas kembali ke daratan.</p>
<p>&#8220;Upaya pengendalian penurunan muka tanah (land subsidence) juga terus digaungkan, salah satunya dengan pembatasan penggunaan air tanah melalui Zona Bebas Air Tanah yang akan diperluas wilayahnya,&#8221; terang Ika.</p>
<p>Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta juga terus mengembangkan teknologi untuk memprediksi dan mitigasi kejadian banjir rob. Sehingga dapat memperingatkan warga kota ketika ada potensi akan terjadi banjir. Selain itu, dilakukan pula pendekatan berbasis alam dengan penanaman mangrove yang merupakan kerja sama perangkat daerah terkait dengan pihak swasta.</p>
<p>Upaya ini juga membutuhkan peran warga untuk menjaga infrastruktur di pesisir seperti tanggul, serta tidak membuang sampah sembarangan dan menggunakan jaringan air perpipaan untuk kebutuhan sehari-hari agar bisa mengurangi penurunan permukaan tanah. (*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/fenomena-banjir-rob-di-pesisir-jakarta-ini-penjelasan-plt-kepala-dinas-sda-dki/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sebanyak 6 RT di Kelurahan Marunda dan Pluit Masih Terdampak Banjir Rob</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/sebanyak-6-rt-di-kelurahan-marunda-dan-pluit-masih-terdampak-banjir-rob/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/sebanyak-6-rt-di-kelurahan-marunda-dan-pluit-masih-terdampak-banjir-rob/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Dec 2024 09:12:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Air Laut Pasang]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Rob]]></category>
		<category><![CDATA[Marunda]]></category>
		<category><![CDATA[Pluit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=21170</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Enam Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Marunda dan Pluit masih terdampak banjir rob atau banjir&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;</strong> Enam Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Marunda dan Pluit masih terdampak banjir rob atau banjir pesisir di Jakarta Utara pada Minggu (15/12/2024) siang.</p>
<p>&#8220;BPBD mencatat genangan saat ini terjadi di enam RT dan dua ruas jalan,&#8221; kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa Adji dalam keterangan di Jakarta.</p>
<p>Dari total enam RT tersebut masing-masing tiga RT di Kelurahan Marunda dan tiga RT di Kelurahan Pluit sebanyak 3 sebanyak RT.</p>
<p>Dalam info terkini hingga pukul 11.00 WIB, BPBD DKI mencatat ketinggian banjir mencapai 40 centimeter (cm) di tiga RT yang berada di Kelurahan Marunda.</p>
<p>Sedangkan di Kelurahan Pluit, ketinggian banjir mencapai 80-90 cm yang berdampak pada tiga RT di wilayah tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain enam RT, dua ruas jalan tergenang setinggi 25-30 cm yang berlokasi di Jalan RE Martadinata atau di depan JIS, Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok. Selain itu Jalan Lodan Raya, Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.</p>
<p>Sedangkan Jalan Cipeucang, Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, yang sebelumnya tergenang, kini sudah surut dan bisa dilintasi kendaraan.</p>
<p>Terjadinya banjir rob ini diakibatkan air laut pasang sehingga menyebabkan pintu air Pasar Ikan dalam status &#8220;Bahaya&#8221; atau &#8220;Siaga 1&#8221; pada Minggu pagi pukul 08.00 WIB.</p>
<p>BPBD mencatat tidak ada pengungsi akibat banjir rob ini. Namun, BPBD mengimbau masyarakat yang berada di wilayah pesisir tetap waspada, mengingat fenomena pasang maksimum air laut bersamaan dengan fase bulan baru.</p>
<p>Berdasarkan peringatan dari BMKG, banjir pesisir atau banjir rob terjadi pada kurun waktu 11-20 Desember 2024 karena fenomena fase bulan baru itu. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/sebanyak-6-rt-di-kelurahan-marunda-dan-pluit-masih-terdampak-banjir-rob/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
