<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ahok &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/ahok/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Dec 2024 13:41:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Ahok &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Para Mantan Gubernur DKI Ngumpul di Balai Kota, Pj Gubernur Teguh Setyabudi: Peristiwa Bersejarah, Sangat Membahagiakan</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/para-mantan-gubernur-dki-ngumpul-di-balai-kota-pj-gubernur-teguh-setyabudi-peristiwa-bersejarah-sangat-membahagiakan/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/para-mantan-gubernur-dki-ngumpul-di-balai-kota-pj-gubernur-teguh-setyabudi-peristiwa-bersejarah-sangat-membahagiakan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Dec 2024 13:41:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Ahok]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan]]></category>
		<category><![CDATA[Fauzi Bowo]]></category>
		<category><![CDATA[Mantan Gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[Mantan Gubernur DKI]]></category>
		<category><![CDATA[Sutiyoso]]></category>
		<category><![CDATA[Teguh Setyabudi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=22029</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Dalam rangka menyongsong lima abad Kota Jakarta pada 2027, Pemprov DKI Jakarta mengadakan Bentang Harapan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211;</strong><br />
Dalam rangka menyongsong lima abad Kota Jakarta pada 2027, Pemprov DKI Jakarta mengadakan Bentang Harapan Jakarta (JakASA), di Pendopo Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, pada Selasa (31/12). Acara ini turut dihadiri oleh para Gubernur DKI Jakarta periode 1997-2024. Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi mengapresiasi kehadiran para Gubernur terdahulu, sehingga suasana menjadi semakin guyub.</p>
<p>“Sungguh sore ini adalah suatu peristiwa yang bersejarah. Sangat membahagiakan, kita sangat mensyukuri, dan suasana sore ini sangat menyejukkan hati dengan hadirnya para Gubernur periode sebelumnya. Bersama kita menyongsong lima abad Kota Jakarta,” ungkap Pj. Gubernur Teguh.</p>
<p>Adapun para Gubernur terdahulu yang hadir, yaitu Letjen TNI (Purn.) Sutiyoso (Gubernur Periode 1997-2007), Fauzi Bowo (Gubernur Periode 2007-2012), Basuki Tjahaya Purnama (Gubernur Periode 2014-2017), Djarot Syaiful Hidayat (Gubernur Periode 2017), Sumarsono (Plt. Gubernur Periode 2016-2017), dan Anies Baswedan (Gubernur Periode 2017-2022).</p>
<p>Kegiatan ini juga dihadiri oleh Menteri Agama RI Nazarudin Umar; Wakil Gubernur periode 2020-2022 sekaligus Wakil Menteri Desa dan Daerah Tertinggal RI Ahmad Riza Patria; para peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024, yakni Suswono, Kun Wardhana, Pramono Anung, dan Rano Karno; para perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi DKI Jakarta; dan Anggota DPD RI Perwakilan Jakarta, Happy Djarot.</p>
<p>Dalam kesempatan ini, Pj. Gubernur Teguh mengatakan, Jakarta telah melalui perjalanan sejarah yang panjang. Dimulai dari pelabuhan kecil bernama Sunda Kelapa hingga menjadi Daerah Khusus Jakarta.</p>
<p>&#8220;Dengan segala perubahannya, kota ini tetap menjadi pusat perekonomian nasional, pusat keberagaman budaya, serta titik temu peradaban yang dinamis masyarakatnya. Tak lama lagi, Jakarta akan mencapai usia 500 tahun. Pada malam penghujung tahun 2024 ini, kita berkumpul di Balai Kota untuk menyampaikan aspirasi, gagasan, dan harapan untuk kota kita tercinta dalam rangkaian Bentang Harapan Jakarta (JakASA),&#8221; ujar Pj. Gubernur Teguh.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-22030 size-full" src="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/12/IMG-20241231-WA0085.jpg" alt="" width="900" height="600" srcset="https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/12/IMG-20241231-WA0085.jpg 900w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/12/IMG-20241231-WA0085-300x200.jpg 300w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/12/IMG-20241231-WA0085-1024x682.jpg 1024w, https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/12/IMG-20241231-WA0085-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /></p>
<p>Selain itu, Pj. Gubernur Teguh juga berharap, seluruh warga DKI Jakarta dapat bersama-sama menjaga kualitas Kota Jakarta meski ke depan bukan berstatus sebagai Ibu Kota Negara. Hal ini justru akan memberikan peluang agar Jakarta semakin berkembang menggapai status kota global.</p>
<p>&#8220;Sebentar lagi kita akan menyambut lima abad Kota Jakarta, tepatnya pada 22 Juni 2027. Kita ingin menyejukkan dan membahagiakan warga Jakarta. Saya sangat bersyukur kita semuanya, bersama para Gubernur terdahulu dan para tokoh masyarakat bisa hadir di sini, kemudian menorehkan harapan-harapan tentang Jakarta pada masa depan,&#8221; ungkap Pj. Gubernur Teguh.</p>
<p>Kemudian, Pj. Gubernur Teguh juga menjelaskan, kegiatan JakASA ini juga menjadi ajang bersilaturahmi dengan para Gubernur yang telah memimpin kemajuan Jakarta, serta para tokoh masyarakat yang selalu mendukung berbagai program Pemprov DKI Jakarta. Harapan yang ditulis di acara ini akan dibuka kembali saat usia Jakarta tepat 500 tahun pada 22 Juni 2027.</p>
<p>&#8220;Semoga semua harapan yang dituliskan menjadi langkah awal menuju perubahan nyata bagi Kota Jakarta. Mari berkontribusi, bersinergi, dan berinovasi untuk mengantarkan Jakarta menjadi kota yang mendunia, berdaya saing tinggi, serta tetap berakar pada nilai-nilai budaya dan keberlanjutan. Kain untuk menuliskan harapan-harapan tadi panjangnya 500 meter dan ini menunjukkan usia 500 tahun Kota Jakarta. Mari kita wujudkan harapan-harapan itu untuk Jakarta yang lebih baik,&#8221; pungkas Pj. Gubernur Teguh.(*/hel)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/para-mantan-gubernur-dki-ngumpul-di-balai-kota-pj-gubernur-teguh-setyabudi-peristiwa-bersejarah-sangat-membahagiakan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PDIP: Anies Masuk Bursa Cagub Sebelum Ahok Jadi Pengurus Partai</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/pdip-anies-masuk-bursa-cagub-sebelum-ahok-jadi-pengurus-partai/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/pdip-anies-masuk-bursa-cagub-sebelum-ahok-jadi-pengurus-partai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Nov 2024 06:15:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ahok]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan]]></category>
		<category><![CDATA[Basuki Tjahaja Purnama]]></category>
		<category><![CDATA[PDIP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=19504</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Ahmad Basarah mengatakan bahwa Anies Baswedan sudah masuk ke dalam&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Ahmad Basarah mengatakan bahwa Anies Baswedan sudah masuk ke dalam bursa calon gubernur DKI Jakarta dari PDIP sejak bulan Juni 2024, jauh sebelum Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dilantik sebagai pengurus DPP PDIP pada 5 Juli 2024.</p>
<p>Pernyataan tersebut disampaikan Basarah untuk membantah pernyataan Ahok yang sebelumnya menyebut DPP PDIP tidak pernah memasukkan Anies Baswedan sebagai kandidat calon gubernur usulan partai berlambang banteng moncong putih itu pada Pilkada DKI Jakarta 2024.</p>
<p>“Pada tanggal 8 Juni 2024 itu, saya ditugaskan oleh DPP PDIP untuk menjalin komunikasi dengan PKB. Saya lalu bertemu dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. PDIP dan PKB lalu bersepakat menjalin kerja sama di Pilkada Jakarta. PKB akan mendukung Anies Baswedan sebagai calon gubernur, kami meminta posisi wakil gubernur,” kata Basarah dalam keterangannya diterima di Jakarta, Minggu (17/11/2024).</p>
<p>Menurut Basarah, PDIP menjajaki kerja sama politik dengan PKB pada Juni lalu lantaran bersikap realistis tidak dapat mengusung sendiri pasangan calon. Hal ini dikarenakan perolehan kursi kedua partai di DPRD DKI Jakarta tidak mencapai 20 persen: PDIP hanya 15 kursi, sementara PKB hanya 10 kursi.</p>
<p>“Atas dasar fakta itu, kami berniat menjalin kerja sama politik dengan PKB. Waktu itu ‘kan PDIP belum bisa mengajukan calon sendiri sebab Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 60 yang membolehkan kami mengajukan calon sendiri belum ada,” tambah dia.</p>
<p>Pada perkembangannya, MK melalui Putusan Nomor 60/PUU-XXI/2024 mengubah ambang batas pencalonan kepala daerah, dari semula 25 persen perolehan suara atau 20 persen perolehan kursi di DPRD menjadi hanya antara 6,5 sampai 10 persen perolehan suara tergantung jumlah daftar pemilih tetap.</p>
<p>“Putusan MK itu memang mengubah peta politik pilkada secara nasional dan PDIP pun akhirnya dapat mengusung sendiri pasangan calonnya di Pilkada Jakarta,” kata Basarah melanjutkan.</p>
<p>Menurut Basarah, sejumlah pimpinan DPP PDIP juga pernah menyampaikan bahwa Anies Baswedan dilirik untuk dicalonkan sebagai gubernur DKI Jakarta, di antaranya ditegaskan oleh Ketua DPP PDI Puan Maharani dan Eriko Sotarduga, serta Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto.</p>
<p>Bahkan, imbuh dia, Ketua DPP PDIP Bidang Sumber Daya Said Abdullah pernah menyebut PDIP telah mempertimbangkan mantan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi untuk mendampingi Anies Baswedan di Pilkada DKI Jakarta 2024.</p>
<p>“Pertemuan pasca-Putusan MK Nomor 60 antara Anies Baswedan dengan saya dan Pak Said Abdullah bahkan telah membicarakan kerja sama ideologis bagaimana mencari titik temu antara pandangan kelompok Islam dan kaum Nasionalis Soekarnois yang acapkali sering dibenturkan akibat dampak politik desoekarnoisasi di era Orde Baru dulu,” katanya pula.</p>
<p>Basarah pun menyebut Anies Baswedan sepakat untuk menjadi jembatan silaturahmi dengan kelompok Islam. “Khususnya para pendukungnya, agar tercipta persaudaraan kebangsaan yang kokoh antara kelompok Islam dan kalangan Nasionalis Soekarnois, khususnya dengan PDIP,” sambung dia.</p>
<p>Meski akhirnya PDIP tidak mengusung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta, menurut Basarah, Anies mengakui gagasan dan rencana baik untuk menjadi jembatan silaturahmi antara kelompok Islam dan kalangan Nasionalis Soekarnois akan terus dijalankan karena hal itu menjadi kebutuhan dan kepentingan bangsa Indonesia.</p>
<p>“Dalam pertemuan saya bersama Hasto Kristiyanto, Mas Anies Baswedan menegaskan bahwa pilkada bukan sekadar urusan seremonial lima tahunan, tapi tugas menyatukan bangsa Indonesia adalah tugas sejarah yang harus kita kerjakan bersama-sama,” ujarnya menjelaskan.</p>
<p>Di samping itu, Basarah menyoroti &#8216;Markas Komando Jakarta Menyala untuk Perubahan&#8217; di kawasan Cilandak, Pasar Minggu, Jakarta Selatan yang dibuka oleh Juru Bicara Anies Baswedan, Sahrin Hamid.</p>
<p>Markas dimaksud merupakan salah satu bentuk dukungan Anies Baswedan kepada Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Nomor Urut 3, Pramono Anung-Rano Karno, yang diusung oleh PDIP.</p>
<p>“Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas dukungan Mas Anies Baswedan dan timnya itu,” imbuh Basarah.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/pdip-anies-masuk-bursa-cagub-sebelum-ahok-jadi-pengurus-partai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RK Tunggu Waktu Bertemu Anies dan Ahok</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/rk-tunggu-waktu-bertemu-anies-dan-ahok/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/rk-tunggu-waktu-bertemu-anies-dan-ahok/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Sep 2024 02:25:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Ahok]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan]]></category>
		<category><![CDATA[Basuki Tjahaja Purnama]]></category>
		<category><![CDATA[Ridwan Kamil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=16075</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Bakal calon gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil (RK) mengaku sudah berkirim pesan dengan dua mantan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Bakal calon gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil (RK) mengaku sudah berkirim pesan dengan dua mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Anies Baswedan dan sedang menunggu waktu untuk bertemu.</p>
<p>&#8220;Sudah mengirimkan pesan ke pak Ahok dan pak Anies juga. Cuman perlu mencocokkan waktunya, tanggal yang tepat belum ada, sedang dipikirkan,&#8221; kata Ridwan di Markas PKS Jakarta Pusat, Kemayoran, Sabtu (14/9/2024).</p>
<p>Ridwan mengaku kalau dirinya sudah menjalin komunikasi dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo (Foke) dan Sutiyoso (bang Yos).</p>
<p>&#8220;Komunikasi-komunikasi dengan mantan gubernur Jakarta juga sudah dilakukan, Pak Foke sudah, Bang Yos juga sudah,&#8221; ujar Ridwan.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Ridwan juga menyebut nama ketua tim sukses pemenangan pasangan Ridwan Kamil bersama Suswono di Pilkada Jakarta 2024, yakni mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta di era kepemimpinan Anies Baswedan yakni Riza Patria.</p>
<p>&#8220;Kalau namanya sudah Insyaallah Pak Riza Patria,&#8221; ucap Ridwan.</p>
<p>Lalu, Ridwan juga akan mengumumkan secara resmi nama Riza Patria sebagai ketua tim sukses pemenangan RIDO dan nama-nama lain dalam struktur pemenangan pada pekan depan.</p>
<p>&#8220;Pengumuman (nama Riza Patria) digabungkan dengan tim sukses (timses) yang 70 persen Insyaallah isinya anak muda. Jadi mungkin di awal minggu ini sesuai dengan kesepakatan nanti kita umumkan ke media,&#8221; ucap Ridwan.</p>
<p>Pemilihan anak muda tersebut untuk mempersiapkan lima tahun mendatang mengingat Generasi Z menjadi penduduk mayoritas di DKI Jakarta.</p>
<p>&#8220;Ya kan warga Jakarta dalam rentang sampai 2045 ini kan anak-anak muda, sehingga kami ingin mereka ikut mendesain bersama RIDO masa depannya dimulai dari wajah timses pasangan kami,&#8221; ujar Ridwan.</p>
<p>Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan ketiga pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta telah memenuhi syarat administratif untuk maju di Pilkada DKI Jakarta.</p>
<p>Ketiga pasangan calon (paslon) tersebut antara lain Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel), Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/rk-tunggu-waktu-bertemu-anies-dan-ahok/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
