<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ahmad Sahroni &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<atom:link href="https://mediaanalisindonesia.com/read/tag/ahmad-sahroni/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<description>Fakta &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Sun, 16 Feb 2025 02:49:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.3</generator>

<image>
	<url>https://mediaanalisindonesia.com/images/2024/03/favico-1-150x150.png</url>
	<title>Ahmad Sahroni &#8211; Media Analis Indonesia</title>
	<link>https://mediaanalisindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ahmad Sahroni, Sultan Tanjung Priok, Terungkap Harta Kekayaan Mencapai Rp315 Miliar</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/ahmad-sahroni-sultan-tanjung-priok-terungkap-harta-kekayaan-mencapai-rp315-miliar/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/ahmad-sahroni-sultan-tanjung-priok-terungkap-harta-kekayaan-mencapai-rp315-miliar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Feb 2025 02:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Sahroni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=24020</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni baru-baru ini menarik perhatian publik setelah data Laporan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni baru-baru ini menarik perhatian publik setelah data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) miliknya dipublikasikan secara terbuka.</p>
<p>Laporan tersebut memberikan gambaran tentang total kekayaan yang dimiliki oleh politisi yang dikenal dengan julukan Sultan Tanjung Priok ini, yang mencakup berbagai jenis aset, seperti properti, kendaraan, dan investasi.</p>
<p>Menurut data yang tertera di laman resmi e-lhkpn, yang terakhir kali diperbarui pada 31 Desember 2023, jumlah keseluruhan harta kekayaan Ahmad Sahroni tercatat mencapai angka Rp315.391.429.360 atau setara dengan lebih dari Rp315 miliar.</p>
<p>Rincian harta kekayaan Ahmad Sahroni</p>
<p><b>A. Tanah dan Bangunan &#8211; Rp139.264.309.000</b></p>
<p>Ahmad Sahroni memiliki sejumlah properti yang tersebar di berbagai lokasi strategis, termasuk Jakarta dan Bali. Beberapa di antaranya adalah:</p>
<p>Jakarta Utara: Beberapa unit properti dengan luas berkisar 100 m² hingga 208 m², dengan nilai masing-masing antara Rp825 juta hingga Rp3,5 miliar.<br />
Jakarta Pusat: Properti dengan nilai tertinggi mencapai Rp20,9 miliar dan tanah seluas 4,27 m² yang bernilai Rp4,95 miliar.<br />
Jakarta Selatan: Properti mewah dengan nilai mencapai Rp23,18 miliar.<br />
Bali (Badung): Sebuah properti bernilai fantastis, Rp15,95 miliar.<br />
Total nilai seluruh aset properti yang dimiliki Ahmad Sahroni mencapai Rp139,2 miliar.</p>
<p><b>B. Alat transportasi dan mesin &#8211; Rp34.132.000.000</b></p>
<p>Sebagai kolektor kendaraan mewah dan klasik, Ahmad Sahroni memiliki berbagai mobil dan motor dengan total nilai mencapai Rp34,1 miliar. Beberapa kendaraan mewah yang masuk dalam koleksinya antara lain:</p>
<p>Ferrari 366 tahun 2012 &#8211; Rp2,5 miliar<br />
Porsche 9E3 RS tahun 2016 &#8211; Rp6,6 miliar<br />
Tesla X75D tahun 2018 &#8211; Rp2,8 miliar<br />
Porsche 911 Sport Classic tahun 2016 &#8211; Rp14 miliar<br />
Harley Davidson Road Glide tahun 2022 &#8211; Rp1,66 miliar<br />
Koleksi mobil klasik, termasuk Mustang 1967, Mercedes-Benz 560 SEL 1990, dan Volkswagen Beetle 1963.</p>
<p><b>C. Harta bergerak lainnya &#8211; Rp107.733.500.000</b></p>
<p>Selain kendaraan, Ahmad Sahroni juga memiliki berbagai aset bergerak lainnya senilai lebih dari Rp107,7 miliar.</p>
<p><b>D. Surat berharga &#8211; Rp60.000.000</b></p>
<p>Ia juga tercatat memiliki surat berharga senilai Rp60 juta.</p>
<p><b>E. Kas dan setara kas &#8211; Rp76.713.750.000</b></p>
<p>Harta dalam bentuk kas dan setara kas yang dimiliki Ahmad Sahroni mencapai Rp76,7 miliar.</p>
<p>Dengan total harta kekayaan sebesar Rp 357,9 miliar sebelum dikurangi utang, serta total utang mencapai Rp 42,5 miliar, kekayaan bersih Ahmad Sahroni tercatat sebesar Rp315,3 miliar. Dengan nilai sebesar itu, tidak heran ia dijuluki sebagai sultan Tanjung Priok, mengingat aset-aset mewahnya yang tersebar di berbagai sektor.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/ahmad-sahroni-sultan-tanjung-priok-terungkap-harta-kekayaan-mencapai-rp315-miliar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ahmad Sahroni Jadi Ketua Tim Pemenangan Ridwan Kamil-Suswono</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/ahmad-sahroni-jadi-ketua-tim-pemenangan-ridwan-kamil-suswono/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/ahmad-sahroni-jadi-ketua-tim-pemenangan-ridwan-kamil-suswono/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Sep 2024 05:53:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Sahroni]]></category>
		<category><![CDATA[Ridwan Kamil]]></category>
		<category><![CDATA[Sufmi Dasco Ahmad]]></category>
		<category><![CDATA[Suswono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=15707</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Politisi dari Partai NasDem Ahmad Sahroni ditunjuk untuk menjadi Ketua Tim Pemenangan bagi bakal pasangan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Politisi dari Partai NasDem Ahmad Sahroni ditunjuk untuk menjadi Ketua Tim Pemenangan bagi bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ridwan Kamil-Suswono, dalam Jakarta 2024.</p>
<div></div>
<div>Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan penunjukan Ahmad Sahroni sudah disetujui oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus. Adapun pasangan itu didukung oleh 12 partai politik saat pendaftaran ke KPU Jakarta.</div>
<div></div>
<div>&#8220;Gabungan Partai Koalisi KIM Plus menunjuk Ahmad Sahroni menjadi Ketua tim pemenangan RK &#8211; Siswono di DKI Jakarta,&#8221; kata Dasco kepada wartawan di Jakarta, Minggu (8/9/2024).</div>
<div></div>
<div>Ridwan Kamil pun sebelumnya telah menyampaikan bahwa ketua tim pemenangannya akan segera diumumkan. Sahroni pun kini merupakan legislator yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI yang berasal dari Daerah Pemilihan (dapil) DKI Jakarta III (Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu).</div>
<div></div>
<div>Sebelumnya, pasangan Ridwan Kamil-Suswono mendaftarkan diri untuk mengikuti Pilkada Jakarta ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Rabu (28/8).</div>
<div></div>
<div>
<p>Mereka pun menyatakan bahwa pasangan bernama &#8220;Rido&#8221; yang merupakan singkatan dari Ridwan Kamil-Suswono.</p>
<p>Ridwan menjelaskan Rido juga dimaksud ridho Allah SWT sebagai niat baik untuk membangun bangsa jika terpilih untuk memimpin Jakarta.</p>
</div>
<div></div>
<div>Dia berharap demokrasi dan kerja mereka mampu mendukung kemajuan Indonesia, khususnya Jakarta. Dia pun semakin yakin untuk bisa memimpin Jakarta karena telah didampingi 12 dari 15 partai pendukung.</div>
<div></div>
<div>
<p>Pasangan RK-Suswono maju Pilkada DKI Jakarta dengan dukungan koalisi gemuk dari sejumlah partai politik, yaitu Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, Partai Demokrat, PSI, PKB, NasDem, PPP, dan Perindro.</p>
<p>Pasangan itu juga menerima dukungan parpol nonparlemen, yakni Partai Gelora, Partai Garuda, Partai Bulan Bintang, PRIMA, dan Partai Kebangkitan Nusantara.</p>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/ahmad-sahroni-jadi-ketua-tim-pemenangan-ridwan-kamil-suswono/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KPK Periksa Ahmad Sahroni soal Aliran Uang Tersangka SYL ke NasDem</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/kpk-periksa-ahmad-sahroni-soal-aliran-uang-tersangka-syl-ke-nasdem/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/kpk-periksa-ahmad-sahroni-soal-aliran-uang-tersangka-syl-ke-nasdem/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Mar 2024 04:45:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Sahroni]]></category>
		<category><![CDATA[Aliran Dana]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Partai NasDem]]></category>
		<category><![CDATA[Syahrul Yasin Limpo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=5948</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni diperiksa soal&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni diperiksa soal dugaan aliran uang dari tersangka Syahrul Yasin Limpo (SYL) ke Partai NasDem.</p>
<p>&#8220;Ahmad Sahroni (Anggota DPR RI), hadir dan dikonfirmasi antara lain dugaan adanya aliran uang dari tersangka SYL untuk kepentingan partai dimana tersangka dimaksud adalah salah satu kadernya,&#8221; kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (25/3/2024).</p>
<p>Ali juga mengatakan tim penyidik turut memeriksa Sahroni soal pengembalian uang sebesar Rp800 juta dari SYL.</p>
<p>&#8220;Tim penyidik juga mendalami adanya pengembalian uang melalui saksi sebesar Rp800an juta,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Meski demikian Ali belum memberikan keterangan lebih lanjut soal detail temuan tim penyidik dalam pemeriksaan tersebut.</p>
<p>Untuk diketahui, Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik KPK pada Jumat (22/3/2024) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.</p>
<p>Sahroni diperiksa penyidik sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).</p>
<p>KPK sebelumnya mengumumkan telah memulai penyidikan perkara dugaan TPPU terhadap eks Mentan Syahrul Yasin Limpo sebagai pengembangan dari kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Pertanian.</p>
<p>Menteri Pertanian periode 2019-2023 Syahrul Yasim Limpo (SYL) saat ini tengah menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.</p>
<p>SYL didakwa melakukan pemerasan serta menerima gratifikasi dengan total Rp44,5 miliar dalam kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan) RI dalam rentang waktu 2020-2023.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/kpk-periksa-ahmad-sahroni-soal-aliran-uang-tersangka-syl-ke-nasdem/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ahmad Sahroni Penuhi Panggilan Penyidik KPK</title>
		<link>https://mediaanalisindonesia.com/read/ahmad-sahroni-penuhi-panggilan-penyidik-kpk/</link>
					<comments>https://mediaanalisindonesia.com/read/ahmad-sahroni-penuhi-panggilan-penyidik-kpk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Mar 2024 05:00:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Sahroni]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Syahrul Yasin Limpo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mediaanalisindonesia.com/?p=5759</guid>

					<description><![CDATA[Media Analis Indonesia, Jakarta &#8211; Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni hari ini memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Media Analis Indonesia, Jakarta</strong> &#8211; Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni hari ini memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).</p>
<p>&#8220;Mungkin KPK bertanya kan kapasitas saya sebagai Bendahara Umum, apakah ada keterlibatan di Partai secara langsung maupun tidak langsung, ya itu mungkin yang akan ditanya. Jadi saya sebagai Bendum hadir terkait dengan apa yang dilakukan Pak SYL,&#8221; kata Sahroni di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (22/3/2024).</p>
<p>Sahroni membenarkan bahwa ada transfer uang dari SYL sebesar Rp40 juta ke Partai NasDem. Menurutnya uang tersebut adalah sumbangan dari SYL untuk korban gempa di Cianjur, Jawa Barat.</p>
<p>&#8220;Iya, memang bener ada, Rp40 juta ya, dua kali transfer ke fraksi NasDem itu buat bantuan sumbangan bencana gempa di Cianjur. Itu saja,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sahroni juga menyebut pihaknya telah menerima uang sebesar Rp800 juta sebagai sumbangan, namun uang tersebut akhirnya tidak digunakan dan dikembalikan ke rekening penampung.</p>
<p>&#8220;Rp800 juta itu sumbangan juga tapi enggak dipakai, kita kembalikan, sudah dikembalikan ke rekening penampung,&#8221; ucap dia.</p>
<p>Namun, kata Sahroni, uang sebesar Rp800 juta tersebut akhirnya dikembalikan sekitar tiga bulan yang lalu.</p>
<p>&#8220;Tapi yang pertama Rp800 juta sudah dipulangin, jadi ada dua, Rp800 juta dengan Rp40 juta. Yang Rp800 juta sudah tiga bulan lalu kalau nggak salah, sudah dipulangin,&#8221; kata Sahroni.</p>
<p>Namun, dia menegaskan seluruh aktivitas keuangan tersebut tercatat di Partai NasDem. Sahroni juga mengatakan pihaknya siap mengembalikan seluruh uang tersebut apabila diminta oleh KPK.</p>
<p>&#8220;Tercatat, tercatat (di NasDem) diterima tapi nggak dipakai, duitnya dikembaliin, kan kita nggak tahu kalau yang bersangkutan uang-nya entah dari mana gitu, tapi udah kita kembalikan. Tinggal yang Rp40 juta, tinggal nunggu perintah dari KPK. Kalau KPK suruh kembalikan segera, kita kembalikan,&#8221; tuturnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mediaanalisindonesia.com/read/ahmad-sahroni-penuhi-panggilan-penyidik-kpk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
